NovelToon NovelToon
Untuk Lolita (MCW2)

Untuk Lolita (MCW2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:13.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Indri Antika

• No Plagiat
• Budayakan Vote dan Like setelah baca
• Budayakan sabar

Happy reading semua🤗


Sequel dari My Crazy Wife, menceritakan hubungan Aldi dan Lolita setelah mempunyai anak pertama mereka yang di beri nama Aksa Randian Putra.

Bagaimana kehidupan Aldi dan Lolita yang sudah berganti status menjadi papa muda dan mama muda?

Akankah mereka tetap bisa mempertahankan hubungan mereka di kehidupan selanjutnya? Dengan status Aldi yang masih mahasiswa dan menjadi incaran semua para cewek?

.
.
.
.
.

gas baca kuyyy!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indri Antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyesal

Waktu kini sudah menunjukkan pukul 02.13 WIB. Namun Aldi masih saja terjaga bersama dengan kesunyian dan suara jam yang terus berputar.

Ntah apa yang sedang dipikirkan oleh laki laki itu, tetapi rasanya matanya sulit sekali untuk dipejamkan.

Aldi merubah posisinya yang tadinya membelakangi Lolita kini menjadi telentang dengan kedua lengannya ditaruh dibelakang kepala sebagai bantalan.

Aldi menatap langit kamarnya, dan sesekali ia menghela nafas panjang saking lelahnya.

Aldi menoleh kearah Lolita, wanitanya itu kini sedang tidur dengan sangat pulas setelah ia ajak perang setelah Aksa kembali tertidur.

Melihat itu, Aldi kembali merubah posisinya menjadi menghadap kearah Lolita.

Aldi menatap dengan intens wajah pulas Lolita, tangannya bergerak untuk menyingkirkan anak rambut yang menutupi sebagian rambutnya.

Merasa ada yang menyentuh wajahnya, Lolita pun mengerjapkan matanya.

"Kok belum tidur, kenapa?" Tanya Lolita dengan suara serak khas orang bangun tidur.

"Nggak, cuma belum ngantuk aja" Jawab Aldi lembut.

"Capek ya, mau di pijit?" Tawar Lolita.

"Boleh deh kalau dipijit itunya" ucap Aldi sambil tersenyum menggoda Lolita.

"Hish ngeselin" Ucap Lolita sambil memukul pelan dada bidan Aldi yang tak terbungkus sehelai benang pun.

"Kenapa kamu kebangun, tidur aja lagi" Ucap Aldi.

"Hmm" Balas Lolita, gadis itu kemudian memeluk pinggang Aldi, mencari tempat ternyata di balik dada bidang Aldi lalu memejamkan matanya.

Aldi yang melihat tingkah manja Lolita itupun hanya tersenyum, ia kemudian mencium puncak kepala Lolita dan mengelus rambut Lolita.

Aldi tiba tiba melamun, tiba tiba ia kepikiran masa dimana ia menjadi alasan Lolita bersedih, menangis, kecewa, tersenyum di balik ribuan luka hingga mengancam hubungannya dengan Lolita nyaris berkahir.

Ahh,,, rasanya Aldi tak mampu untuk menyakiti Lolita lagi, ia tidak akan melakukan kesalahan yang sama meskipun itu hanya sekedar menolong.

Menolong pun sewajarnya, tidak perlu sampai membawa bawa hubungan baru, karena itu bisa merusak hubungan yang lama.

🌼

"Papa kapan ada pertemuan dengan Om Putra atau Aldi?" Tanya Rere.

Pagi ini keluarga Rere sedang melakukan sarapan bersama diruang keluarga, apalagi sekarang weekend.

"Kurang tahu, nanti coba papa tanya sama sekretaris papa" Jawab Tuan Hans.

"Papa, sekarang sudah satu minggu dan papa masih belum bisa membantu Rere buat jadian sama Aldi" Ucap Rere dengan kesal.

Hans yang mendengar itu pun menghela napasnya, ia meletakkan sendok dan garpu yang sedang dipegangnya lalu menatap kearah putri semata wayangnya yang duduk di kirinya.

"Sabar sayang, papa juga sedang berusaha" Ucap Tuan Hans.

"Berusaha tapi sampai sekarang belum dapatkan Aldi juga, awas aja kalau sampai papa gagal. Ingat kan ucapan Rere yang waktu itu" Rere meletakkan sendok dan garpu yang dipegangnya itu dengan kasar kemudian beranjak dari meja makan dan berjalan ke kamarnya.

"Rere sayang...." Ucap mamanya sambil menatap kearah Rere yang berjalan semakin menjauh.

🌼

"Gimana sama undangan ini, kalian setuju?" Tanya Putra pada Aldi dan Lolita yang kini sedang duduk bersama di ruang kerja milik Putra.

"Suka kok Yah, ini juga bagus" Ucap Lolita sambil melihat lihat isi salah satu dari undangan tersebut.

"Em yah, tapi kenapa disini tidak dijelaskan perayaan Anniversary?" Tanya Lolita sambil menatap kearah Ayah iparnya itu.

"Iya, sengaja dicetak seperti itu" Jawab Putra.

"Aldi sih oke oke aja pa, semua kan papa yang ngatur" Timpal Aldi.

"Oke, kalau kalian sudah setuju maka undangan ini akan disebarkan hari ini juga" Tutur Ayah Putra.

"Iya Yah, Loli mah ikut aja" Saut Lolita.

🌼

Sebuah mobil mewah terlihat sedang berhenti didepan sebuah gerbang yang menjulang tinggi berwarna hitam.

"Masuk ngga ya" Gumam seseorang dibalik kemudi dengan kacamata hitam yang membungkus kedua matanya.

Sambil mengetuk ngetuk stir kemudinya ia menatap gerbang yang ada didepannya.

Namun tiba tiba gerbang terbuka dan keluarlah seorang satpam.

Melihat itu, laki laki itupun membuka kacanya. "Maaf mas cari siapa ya?" Tanya satpam itu.

Laki laki yang ada di dalam mobil itu pun membuka kacamatanya.

"Loh mas Kevin, silahkan masuk mas" ucap satpam itu.

Ya laki laki yang sedaritadi berada didalam mobil adalah Kevin.

"Ah iya pak, terimakasih" Ucap Kevin, ia kembali menutup kacanya dan membawa mobilnya itu masuk ke halaman rumah Lolita.

Ya. Rumah Lolita.

Sedangkan satpam tersebut kembali menutup gerbangnya.

Kevin memarkirkan mobilnya di halaman rumah Lolita, laki laki itu kemudian membuka pintu mobilnya lalu keluar.

Dengan ragu Kevin mengetuk pintu bercat coklat itu.

Tok

Tok

Tok

"Iya sebentar" sahut orang dari dalam. Tak lama pintu pun terbuka dan menampilkan sosok Nita. Mama Lolita.

"Assalamualaikum tante" ucap Kevin kemudian menyalami mama Lolita.

"Waalaikumsalam salah, oh nak Kevin" Ucap Nita sambil tersenyum.

"Iya tante" Balas Kevin sambil ternyata.

"Silahkan masuk nak" ucap Nita mempersilahkan.

Kevin pun menurut dan ia pun masuk kedalam rumah orang tua Lolita.

"Silahkan duduk nak Kevin biar tante ambilkan minum terlebih dahulu" Ucap Nita mempersilahkan Kevin untuk duduk. Kevin pun menurut dan mendudukkan dirinya.

"Tidak usah repot-repot Tan, Kevin kesini hanya mau mencari Lolita kok Tan" Ucap Kevin. "Lolitanya ada nggak Tan?" Imbuh Kevin.

"Oo sayang sekali, Lolita sedang tidak ada disini" Jawab Nita dengan nada bicara yang sangat disayangkan.

"Kemana ya Tan Lolita kira kira?" Tanya Kevin.

"Tante juga kurang tahu ya Vin" Jawab Nita.

"Oh ya udah Tan, kalau begitu Kevin pamit dulu ya Tan" ucap Kevin sambil beranjak berdiri diikuti dengan Nita.

Nita pun mengantarkan Kevin sampai ke depan pintu. "Ya udah ya Tan, Kevin pulang dulu" pamit Kevin lalu mencium tangan Nita. "Yaudah Kevin hati-hati di jalan ya" ucap Nita. Kevin pun mengangguk lalu masuk ke dalam mobilnya.

Sedangkan Nita hanya menatap nanar mobil Kevin yang mulai melaju meninggalkan halaman rumahnya.

Sebenarnya Nita tidak berniat untuk membohongi Kevin. Nita itu seorang ibu jelas saja Nita tidak ingin anaknya terluka, apalagi Nita tahu semua tentang masalalu Lolita dan Kevin. Dan lagi Nita juga tahu kalau Lolita sangat mencintai Aldi, ia tidak ingin rumah tangga putrinya itu berantakan seperti dulu ditambah lagi keberadaan Aksa. Nita rasanya tidak bisa melihat keluarga kecil putrinya itu hancur dan berimbas kepada cucunya.

❤️

"Jadi tadi lo baru saja dari rumah Lolita?" Tanya Ethan. "Iya" Jawab Kevin yang sedang duduk bersebelahan dengan Ethan ditepi ranjang kamar Ethan.

"Gue kok ngga yakin ya kalau lo bisa buat Lolita kembali sama Lo" Jeda Ethan. "Secara kan lo udah sakitin dia dengan berkhianat dengan sahabatnya sendiri, dan lo juga pacaran secara terang terangan dihadapan Lolita tanpa memikirkan perasaannya" Imbuh Ethan.

"Tapi gue yakin gue bisa dapetin Lolita kembali, Lolita itu cinta banget sama gue" Jawab Kevin dengan percaya dirinya.

"Halah mimpi lo dicintai Lolita kembali, orang lo aja waktu pindah di SMA dia malah diinjak injak kan harga diri lo" Ceplos Ethan.

Kevin yang mendengar itu pun seketika merubah posisinya menjadikan menatap Ethan.

"Halah itu paling dia gengsi, dia malu ngakuin kalau dia itu sebenarnya punya rasa sama gue" Bantah Kevin. Laki laki itu terus saja meyakinkan dirinya sendiri bahwa Lolita itu masih mencintai dirinya.

"Lagian kenapa sih Lo sampai hianati Lolita?" Tanya Ethan.

Kevin kembali menatap kedepan. "Ya gue bosen aja sama dia, setiap hari dia itu ngikutin gue kemanapun gue pergi udah seperti anak ayam sama induknya, Lolita juga **** banget, terlalu polos juga dan dia kalah cantik sama hmm itu tau sendiri kan" Jelas Kevin.

"Hanya karena Lo bosen dan Lolita ngikutin lo terus dan kalah cantik sama mantan Lo, Lo tinggalkan dia?" Tanya Ethan dengan nada tak percaya.

"Iya" Jawab Kevin singkat.

"****, Lo tau nggak, setiap hubungan itu pasti ada aja masalahnya, dan bosen adalah salah satu penyebab retaknya suatu hubungan, bosen adalah cara tuhan untuk menguji seberapa kesetiaan kita terhadap pasangan kita, dan Lo ninggalin Lolita hanya karena bosan. Itu sih bukan cinta namanya man" Jeda Ethan sekedar untuk menggambarkan nafas.

"Dan lagi, karena dia sering ngikutin lo. Itu karena dia takut kehilangan lo, seharusnya lo yakinkan Lolita agar bisa percaya dengan Lo, bukan malah lo tinggalkan"

"Kalau Lolita kalah cantik, itu sih lo aja yang mandang fisik, Lolita **** tapi lo cerdas kan?. Pakai lah otak Lo kalau begitu!."

"Tuhan itu menciptakan manusia-manusia dengan segala kekurangan, dan kita sebagai pasangan seharusnya saling melengkapi, bukan malah meninggalkan hanya karena sebuah rasa bosan dan juga karena adanya kekurangan" Nasehat Ethan panjang lebar.

"Tau ah gue pusing, Lo bukannya kasih solusi malah ceramah unfaedah" Jawan Kevin sambil menjatuhkan tubuhnya diatas ranjang dengan kedua tangan yang dilipat kebelakang dan kaki yang menggantung.

"Bukannya ceramah, tapi gue sebagai teman lo yang baik itu mengingatkan, karena penyesalan itu selalu datang di akhir. Dan sekarang lo sedang dalam fase itu, fase dimana lo menyesali semua kesalahan lo"

"Lolita itu orangnya tulus, dia juga perhatian dan selalu ada untuk Lo, mandiri juga, pinter masak juga. Eh malah di sia sia kan dan lebih milih cewek manja dan matre" Ucap Ethan membandingkan Lolita dan mantan sahabat Lolita.

"Udah belum ceramahnya?" Tanya Kevin sambil memejamkan matanya.

"Belum, masih panjang, ini baru sampai di pasar belum sampai di mall" Ucap Ethan.

"Terserah" Jawab Kevin dengan malas.

"Yeee dasar keras kepala" Balas Ethan sambil memukul wajah Kevin menggunakan guling.

.

.

.

.

.

Jangan lupa jejaknya❤️

Ini dikit kalau menurut kalian, tapi dibalik kata yang sedikit itu ada saya yang susah payah merangakainya hehehehe😂

Hari ini cuma dapat satu, semampu otak saya kerja, ngga mau dipaksa, karena dipaksa itu tidak enak wkwkwk.

Author nya bucin maklum ABG remaja SMA mah suka ngebucin 😂😂

1
Novia
si bocil nya Lolita sudah tau ngambek, 🤣🤣🤣gn tidak bisa di lwan
Novia
hmmmm
Novia
harusnyaa kn cuci darah loh
Novia
jdi pelakor ja bnga ya re, tpi gagal terus🤣🤣🤣
Novia
ngeri si Rere tetep maju walaupun si aldi udah tau menikah dengan Lolita tetep ja maju
Novia
labil pake bnget ya
penyuka ultra milk 😋
wkwk tpi kita sama an
Windi Rasyid
Lumayan
Neneng Yuningsih
suka banget sama cerita nya 💖💖💖
Liiee
udah pernah baca,, tapi tetep nangiss pasbacalagi
kadek15
oooh pantes pas lolita sama aldi belum akur si evan kq baik²in loli ternyata benar dugaanku evan ada rasa wkt itu sama loli😂😂😂
kavena ayunda
skit ginjal yang di donorin jantung 🙄 baru tau jantung bs nrima pendonor bukannya harus nunggu mati dlu baru ba donorin jantung ya kalo cangkok hati baru q paham
Uul Fajriyah
rasa nya pgn bantui si lolita jmbak rmbut pelakor
Marlita Indriana
kek nya loli pergi karna hasil pemeriksaan ginjal nya dech,dh mulai skt2 jado gak pengen jadi beban buat aldi...yg sabar ya loli..kamu pasti bisa
Marlita Indriana
knp juga aldi sama felisha gak jujur cerita sebenernya ke loli,klo semua hanya sandiwara dan loli pasti ngerti gak harus buat loli luka ke sekian kali nya...tapi semua di tangan author sih so suka2 author donk😁😁
Gita Oktasari
aku nangis Thor bacanya 😭😭😭😭
💜_Vicka Villya_💜
ouhh bengeek 🤣🤣
Annisa Pasila
luar biasa
Sary Bhulank
👍
Monah
PD sekali dia gak tau aja kalau Aldi udah punya istri dan anak 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!