NovelToon NovelToon
Laman Kosong

Laman Kosong

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: UlanZu

Kau membuatku gila saat kau yang aku rasa berbeda telah pergi. Dan lebih menggilanya lagi aku tak pernah menemukanmu. Aira! Datanglah padaku, aku menunggumu. -Arka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UlanZu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

penculikan Aira

Di gang kecil belakang perumahan elit. Seperti mengulang cerita saat Aira kabur dari Arka saat pemerkosaan terjadi dan perasaan ingin tidak lagi berususan dengan Arka kini kembali lagi.

Beberapa orang berkurumun terkejut sesosok gadis kecil tergeletak pingsan di atas pavingan perumahan, membuat bertanya tanya siapa gadis ini dan rumahnya di mana, kebisingan setiap orang membuat sepasang paman dan bibi dari perumahan yang paling elit dikawasan itu keluar dari pintu belakang dan segera menengok penasaran siapa yang tengah pingsan.

Raut wajah mereka berdua begitu amat terkejut, karena ini Nona Aira seorang gadis yang sudah seperti adik bagi Tuannya yang nggak lain adalah Fay. Segera mereka berdua meminta bantuan tetangga untuk membawakannya ke dalam rumah yang amat mewah itu.

Ditidurkannya Aira dalam kamar tamu yang begitu mewah juga tak kalah dengan Kamar lainnya dengan nuansa Tosca. Seusai membersihkan tubuh Nona Aira mereka segera menelfon dokter yang biasa Fay panggil, paman dan bibi juga memberi kabar ke Fay tentang keadaan Aira saat ini.

Seakan terpaan Angin yang begitu menderai mendengar berita tersebut, yang beberapa hari ini Fay susah sekali menghubungi Aira. Dengan segala pekerjaannya saat ini, tidak ada yang lebih penting dari pada kondisi Aira. Tanpa persiapan apapun dan mewakilkan pekerjaannya pada asistennya, Fay segera berangkat kembali pulang ke negera A.

6 jam perjalanan. Di tengah malam yang gelap, Fay yang sudah sampai rumah tanpa istirahat langsung menuju kamar Aira yang masih terlentang tidur dengan letih dan lelahnya dia, tanpa menghidupkan lampu kamar terdahulu Fay menggeser tempat duduk untuk duduk lebih dekat disisi samping ranjang Aira, menggenggam erat tangan Aira ... Fay menundukkan kepalanya dalam tangan Aira, kenapa selalu begini ... maaf aku terlambat.

Dengan rasa kangen yang dalam takterelakkan, Fay memposisikan tidur menemani Aira disamping Aira tapi masih terasa sangat menjaga jarak antara dirinya dan Aira tapi genggaman Fay masih begitu erat sampai Fay tertidur lelap didekat Aira.

******

Pagi hari di jam kerja, Asisten Leon lari tergopoh-gopoh dengan handphone yang dibawanya, segera menemui Leon di ruang kerjanya. Leon yang duduk tenang dengan layar digital di depannya terhenti terheran heran dengan sikap asistennya yang begitu ceroboh masuk dan berlari tanpa mengetuk pintu. Segera mendekat ke Leon dan dengan cepat menyodorkan handphonenya yang ada foto Arka dan Aira tersebar di grub-grub kantor Arka.

Secepat kilat tangan Leon merebut handphone asistennya itu dan segera menggeser geser setiap foto yang sudah terlanjur tersebar saat itu, siapa yang berani melakukan ini, bagaimana bisa sampai detik ini Arka tidak tahu sama sekali

Nggak mau semakin terlambat, Leon menelfon sang kakak dengan rasa penasaran yang dia bawa. Memberi tahu setiap detail foto yang tersebar, dan menanyakan setiap kejanggalan yang ada ... telfon Leon sungguh membuat Arka begitu geram dengan raut wajah menggelap dengan menggertakkan setiap gigi giginya dan napas yang naik turun begitu cepat dengan beraninya ada orang yang merusak ketenangannya dan mengusik Aira dengan cara yang amat licik.

Dengan nada penekanan diliputi amarah Arka menyuruh Leon menghampiri Aira, sesudah memutuskan telefonnya. Leon tak pikir panjang lagi dengan meninggalkan semua pekerjaannya saat ini segera keluar meninggal semua pekerjaannya dan diserahkan semua ke asistennya yang masih berdiri kaku didekatnya.

Sebelum tahu semua ini ulah siapa Arka meninggalkan beberapa meeting yang amat sangat penting dengan relasi Luar negeri yang dijadwalkan hari ini, Tak ingin lagi kehilangan Aira kedua kalinya Arka lebih baik kehilangan omsetnya yang miliaran dari pada seorang gadis kecil yang sangat Arka cintai.

Tapi teman teman Arka tidak ingin menyerah begitu saja, mereka akhirnya sepakat kalau Key yang memimpin semua meeting yang akan segera dimulai karna Key mempunyai banyak pengalaman dunia Luar dan diikuti pembawaannya yang santai yang sepertinya mampu menggantikan Arka.

Dengan kesepakatan yang cepat Arka segera mengiyakan Key yang memimpin semua pertemuan yang ada, dan tak mau lama lama Glen menyiapkan segala keperluan pulang ke negara A dengan sedikit gugup dalam hatinya.

*****

Karyawan Arka terheran heran dengan datangnya Leon yang tanpa menyuruh bodyguarnya mencari Aira tapi Leon sendiri yang mencari Aira diruang kerjanya hingga tak menemukan Aira ... Leon langsung bergegas ke Apartement Aira. Di sana Leon menemukan sebagian Pakaian Aira sudah dibereskan, Leon mencubit pangkal hidungnya yang terasa pening memikirkan Arka dan Aira. Tak bisa membayangkan kalau Arka tau Aira sudah pergi meninggalkanya.

*****

Arka sesampai di bandara mendapatkan kabar tersebut dari Leon, Arka menyuruh Leon menelpon Agensi di mana Fay jadi salah satu anak emas agensi tersebut untuk meminta nomor pribadinya dan kabar terbaru Fay saat ini dan memerintahkah para bodyguardnya berjaga di perumah elit Milik Fay, Arka menginginkan penculikan untuk Aira tanpa membuat kerusuhan berhadapan langsung dengan sepupunya yang bagaikan malaikat kebaikannya.

hanya mengandalkan insting Arka bahwa kemungkinan Fay akan pulang dari New York saat tahu Aira ada masalah, karena Arka sedari awal sudah menyelidiki tentang berita kedekatan Aira dan Fay. Leon benar-benar terkejut atas suruhan Arka mengenai Fay, itu berarti Arka sudah tahu hubungan Fay dan Aira selama di New York. Tidak terlalu banyak bertanya dan mungkin dibahas lain waktu, Leon dengan cepat mendapat kontak pribadi Fay dengan mengadalkan kuasa kakaknya sesama Agensi ternama.

********

Kedipan mata yang masih berkabut, Aira berusaha mengedipkan dan perlahan membuka matanya yang masih terlihat membengkak sayu. Tapi, tangan Aira sangat terasa jemarinya terjalin dengat erat oleh tangan lembut yang belum Aira sadari itu siapa. Fay yang sedari tadi sudah bangun masih menggenggam erat tangan kecil Aira dan mengamati setiap gerak dan raut wajah Aira saat ini.

“Kak Fay ...!!!” mata Aira terkejut membelalak dan membulat dengan sempurna lantas posisi Aira langsung terduduk cepat. Fay langsung memeluk erat tubuh kecil Aira sedikit terdiam dalam keterkejutan Aira ... dan secara tiba tiba Fay mengungkapkan isi hatinya, "Aku sangat merindukanmu ... maaf aku terlambat. Tapi, untuk saat ini waktuku hanya untukmu ....”

Sedikit melepaskan pelukan kak Fay, Aira memandang bingung dengan mata bertanya tanya, “Maksud kak Fay apa?” jemari Fay menyibakan lembut setiap untaian rambut Aira yang tergerai kusut lalu berhenti dan meneruskan memandang lembut wajah Aira ... “Kau boleh tidak memanggilku kakak lagi, panggil aku Fay.” tangan Fay memegang kedua sisi bahu Aira “Aku mencintaimu, jadilah bagian dalam hidupku, maukah kamu menerima pernyataan ku?”

Dengan terpaku dalam resahnya kedua tangan Aira meremas kuat celana tidur yang digantikan oleh bibi kemaren, memikirkan semua kejadian dengan Arka selama ini ... Aira tidak mungkin bisa berharap jadi perempuan yang pantas buat kak Fay, dan selama ini Aira sudah sangat dekat dengannya sebagai kakak adik meski sempat terlintas untuk menyukai Fay waktu di New York.

Dengan hati yang bergemuruh Aira memberanikan diri menjawab pernyataan kak Fay, “A-aku akan tetap jadi adik kak Fay sampai saat ini, tentang pernyataan kak Fay barusan ... Aira belum bisa menjawab sekarang,"

“Kak Fay tidak ingin membebanimu dengan ungkapan ku tadi. Tapi ... Kak Fay akan buktikan kalau pernyataan ku ini benar adanya.” kembali Fay memeluk erat Aira.

****

Setelah kepulangan Arka yang di jemput beberapa mobil mewah yang sebagian bodyguard Arka, malam ini Arka memerintahkan setiap bodyguard nya mengawasi dari segala sisi menunggu hingga kemungkinan Fay keluar rumah tapi tampaknya Fay tidak minat untuk keluar rumah, di perjalanan sepulang Bandara Arka sudah mengantongi kontak pribadi Fay dari Leon.

Menunggu Fay tak berujung keluar juga, Arka akhirnya bertindak sendiri setelah 8 tahun tidak saling kontak dan untuk Mendapatkan Aira ... Arka mengundang Fay melaui selulernya untuk datang ke cafe yang tidak jauh dari perumahan elit Fay, beralasan ada hal penting yang ingin dibicarakan dan membuat alasan kalau Arka merindukan sepupunya itu.

Setelah bercakap-cakap lewat handphone mereka, Fay yang sebenarnya masih ingin bersama Aira akhirnya menyempatkan diri keluar sebentar menemui Arka tanpa ada rasa curiga sedikitpun bahwa ada mata mata mengintai kediamannya yang berencana menculik Aira saat Fay keluar rumah dan mereka harus bergerak cepat karena kemungkinan Fay hanya keluar sebentar.

Mobil mewah berwarna merah Ferrari F12 berlinetta tampak keluar dari pintu gerbang rumah Fay, ketika sudah nampak jauh.

Dengan cepat dan sigap bodyguard bodyguard itu berlari menggerebek rumah Fay yang hanya 3 orang Paman, Bibi dan Aira. Dan sangat amat terkejut paman dan bibi mendapati orang orang yang bertubuh kekar dan sangar berdatangan ke rumah Tuannya tanpa belum bisa berkata kata apapun paman dan bibi di bungkam dengan bius dan menidurkan mereka ke sofa sofa yang begitu luas di ruang tamu, karna mereka sama sekali tidak diijinkan menyakiti siapapun yang ada di kediaman Fay atas seruan Bos mereka Arka Max.

Segera mencari cari di setiap kamar akhirnya mereka menemukan Aira yang masih lemas terduduk di ranjangnya dan yang jelas Aira sangat terkejut badannya yang masih lunglai bergerak mundur tapi semua itu tak ada gunanya, para tubuh kekar itu dengan hati hati mengikat tangan Aira yang meronta ronta ingin terlepas dan berteriak minta tolong tapi tak ada daya dan gunanya Aira berteriak, karena segera dengan perlahan dan hati hati mereka membungkam mulut Aira dengan kain dan diikatkan ke belakang kepala Aira lalu dengan cepat membawa Aira keluar dari rumah Fay menuju apartement Arka.

*******

Arka duduk dengan santai tangannya memegang segelas cangkir kopi dengan menghirup aromanya dan menyesap kopi blue montain tersebut.

“Sangat lama kita tidak bertemu, aku sedikit merindukanmu,” Arka.

“Kenapa mendadak sekali, ada hal penting apa?" Fay.

“Aku mendengar kau baru pulang dari New York hari ini jadi aku sedikit tidak sabar ingin bertemu denganmu, seharusnya kau senang kan? beberapa Artisku kebanyakan perempuan, aku rasa kalau ada kehadiranmu maka akan sedikit akan lebih fresh untuk perkembangan karirmu dan juga karirku ... Apalagi kau tidak akan salah memilih agensi dariku."

“Aku belum ada niat untuk menjalani keartisanku dulu.”

“Lalu kau pulang kesini, ada yang ingin kau temui? Orang yang kamu suka mungkin?"

“Heh- itu hal pribadi Arka ... Tapi, aku rasa iya karena aku tidak ragu lagi mengungkapkan nya di depan publik nantinya.”

Arka menggenggam erat pegangan cangkir di tangannya seraya menahan rasa yang bercampur aduk saat ini, terlihat sebuah pesan dari bawahannya Glen kalau nona Aira sudah di kamar apartement Arka. Tampak senyuman sinis yang menandakan keberhasilannya menculik Aira .. Arka begitu puas.

“Apa rasa kangenmu itu sudah terobati? Ada seseorang yang menungguku di rumah, aku tidak ingin terlalu lama di sini.” Fay

“Ah ... baiklah, kasihan orang itu pasti lelah menunggumu,”

Bersambung ... jangan lupa like ya...

1
My atee
Luar biasa
Winsulistyowati
Alhamdulillah.. Happy Ending Y Thor..Trenyuh Critanya Sedih.Asiik n Kecewa seneng jd 1.. Bgitulah Cinta♥️
Sehat n Sukses Slalu y Thor To Pean..👍👍🖐️💪💪
Winsulistyowati
Hmm...Brcinta♥️😍😘
Winsulistyowati
Asiiik..Ambyar..Thor👍💪🖐️
Winsulistyowati
Asiik Ketemu lg kn Thor..Jodoh nai Yo..
Winsulistyowati
Assalamualaikum.Mampir aku Thor🖐️
||KYU🕊️: waalaikum salam, kak ngikuti novel aku kah😅itu udah revisi, mungkin gak ada romantis2nya🙏 itu novel gak terlalu bagus juga rangkaian katanya kak😅 makasi udah baca y, aku kasih laman kosong cz menurutku novelnya gak recommended
total 1 replies
Nonasan_34
Ceritanya seruuu...knpa masih sepiiii
black lady
he..hee baca dah berulang kali sampe adegan panas yg disensor apal loh.. banyak banget part yg dihapus ya thor. sayang banget. beneran dech
Pie Buah
kok gak mati2 ditusuk pisau dan ditembak di dada? itu kan tempat2 fatal...malah masih berkelahi dan ngobrol...gak masuk akal bgt🤔
Pie Buah
kurang hot lah...novel dewasa tanpa adegan hot...kurang greget lah
Pie Buah
terlalu gampangan seh Aira...gak tegas sama fay...makanya jgn sok jual mahal juga kalau emang cinta...sok2an nolak arka, sekarang malah ngejar2 kaya gitu
Pie Buah
gak seru ahh..kurang hot...anak kecil ya gak usah baca novel dewasalah...baca aja komik doraemon😒
Pie Buah
paling suka kalau baca novel tuh visualnya gambar manga, lbh pas gitu rasanya...kdg kalau foto asli suka gak cocok sm imajinasi
Syefiero Satria Suhaeri
itu Kim Hyun Joong thor....
Titin Puspita
terharu,jadi baper bacanya sambil berkaca2
Kristina Ida
kok key jahat bngt y
Tri Wulandari
penuh misteri.
Toshio Inge
kurang detil thor🤣
Toshio Inge
keren visual nya
Althofunnisa putri
q mampir,ninggalin jejak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!