NovelToon NovelToon
Janda Seksi Idaman Sang CEO

Janda Seksi Idaman Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Anak Genius / Janda / Cinta pada Pandangan Pertama / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:33k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Ciluk ba...

"Ha yo... Om mau mendekati Mamaku ya?" seru seorang gadis cilik dengan rambut keritingnya.

"Enggak. Siapa juga yang mau mendekati Mamamu yang janda itu?" tanya seorang laki-laki yang tak lain adalah atasan dari Ibu gadis cilik itu, Luis Marshal Gena.

"Om suka lilik-lilik Mama. Ndak boleh ya, Om. Nanti matanya bintitan," ucap gadis cilik itu lagi.

Seorang janda atau single mom bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan. Kata orang-orang, dirinya disebut sebagai janda seksi. Padahal menurut sang empu, dia biasa saja.

Luis yang merupakan atasannya, begitu kagum dengan sosok sekretarisnya yang mandiri dan tegas. Bahkan berulangkali terpergok melihatnya. Namun perjalanan Luis mendekati sekretarisnya sangat terjal karena anaknya yang tampak tak suka dengannya.

Mampukah Luis meraih hati si janda seksi dan anaknya itu? Lalu bagaimana dengan mantan suami dari sekretarisnya yang tiba-tiba datang dan menjadi penghalang mereka untuk bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketakutan Aiko

"Kakek beluban, ayo beli cat tembok. Kebulu tutup nanti tokona. Beli yang walna pink dan hijau ya. Jangan yang walna hitam, Aiko ndak suka." seru Aiko yang kini menarik tangan Kakek Regan agar segera bersiap pergi.

Padahal waktu masih menunjukkan pukul 5 pagi, namun Aiko langsung menyerobot masuk ke dalam kamar hotel Kakek Regan. Semalam memang Kakek Regan dan Papa Lucas memilih menginap di hotel yang sama dengan Luis. Padahal awalnya mereka menginap di villa keluarga sendiri.

Saat Emma masih tidur, Aiko menyelinap keluar. Beruntung Kim dan pengawal lainnya tidak berjaga di depan pintu. Tak lupa dengan pintu kamar Kakek Regan yang ternyata tidak dikunci. Alhasil Aiko berhasil masuk dengan leluasa.

"Tokonya belum buka, Aiko." ucap Kakek Regan yang kini sudah duduk bersandar pada dashboard ranjang dengan wajah bantalnya.

"Masa? Ayo cek dulu. Kita halus gelak cepat. Kalau pagi kan lamai olang belangkat kelja, ntal dapat uangna banyak." ucap Aiko mengatakan alasannya mengapa harus pergi mencari cat pagi-pagi.

"Aiko mau uang berapa?" tanya Kakek Regan mencoba untuk bernegosiasi. Ia tak mungkin mau dijadikan sebagai pengamen di perempatan lampu merah.

"Selatus libu," seru Aiko dengan antusiasnya.

"Seratus ribu?" tanya Kakek Regan dengan tatapan tak percayanya dan diangguki oleh Aiko.

Kakek Regan pikir Aiko ingin mendapatkan uang besar hingga menyuruh empat orang laki-laki untuk mengamen di lampu merah. Namun ternyata Aiko hanya meminta uang seratus ribu saja. Yang baginya, uang seratus ribu itu sangat mudah untuknya didapatkan. Kakek Regan menghela nafasnya pelan kemudian menatap Aiko. Ia juga mengambil dompetnya dan memperlihatkan isinya pada Aiko.

"Aiko bisa ambil uang sebanyak apapun di dompet Kakek. Mau seratus ribu, dua ratus, atau satu juta. Ambil semuanya, sesuka hati Aiko," ucap Kakek Regan membuat Aiko terdiam sambil menghitung berapa banyak lembaran uang merah di dompet Kakeknya itu.

"Jadi ndak pelu beli cat sama jadi manusia silvel?" tanya Aiko dengan tatapan polosnya.

"Tidak perlu. Kakek sudah kaya. Ini buat Aiko saja," ucap Kakek Regan membuat Aiko segera mengambil satu lembar uang kertas seratus ribuan itu.

"Kok ambilnya satu saja? Nggak mau sepuluh atau dua puluh?" tanya Kakek Regan saat melihat Aiko menempelkan uang yang diambilnya ke atas dahinya.

"Aiko tadi mintana cuma satu, Kakek beluban. Ndak boleh ambil dua. Satu saja, Aiko ndak mau dipukul kalau ambil dua."

Eh...

Siapa yang berani memukul kamu?

Ucapan Aiko itu membuat Kakek Regan marah sekaligus bingung. Siapa yang berani memukul Aiko hanya karena mengambil uang lebih dari satu lembar? Jika mengambil di toko atau mencopet, itu kemungkinan akan dipukul orang.

Permasalahannya adalah dia yang menawarinya agar Aiko mengambil lebih banyak. Aiko melihat ke arah sekitarnya dan itu sangat aneh bagi Kakek Regan. Aiko seperti tengah mencari sesuatu yang mungkin saja membahayakannya. Tatapannya juga terlihat ketakutan.

"Aiko, kamu cari siapa? Di sini hanya ada Kakek dan kamu," tanyanya lagi pada Aiko.

"Aiko takut kalau mengadu sama olang, nanti Mama dipukuli lagi." ucap Aiko dengan raut wajah ketakutannya.

Ha?

"Iya, Kek. Mama dipukul sama mantan suamina waktu minta uang lebih dali satu lembal. Habis itu Aiko lapol sama tetangga bial dibantu, malah olang itu pukul Mama lagi. Aiko takut..." ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Calon cucu menantu dan cicitku yang malang...

Kakek Regan segera menarik Aiko untuk masuk dalam pelukannya. Kedua tangannya mengepal dengan erat. Ia sendiri yang akan menghadapi ayah kandung Aiko jika bertemu nantinya. Ia tak menyangka kalau Aiko dan Emma pernah melewati masa kelam itu. Hanya karena ingin meminta uang dua lembar, Emma harus dipukuli.

Aiko kecil yang melihat Mamanya dipukul, langsung berlari keluar rumah untuk meminta tolong dan menangis. Namun melihat adanya tetangga yang datang, Harry semakin bringas memukuli tangan dan kaki Emma. Sehingga tetangga itu juga kebingungan bagaimana akan membantu Emma dan Aiko.

"Mulai sekarang, tidak akan ada yang berani untuk memukul kamu dan Mama. Kalau ada yang memukul kalian, bilang sama Kakek. Bial Kakek pukul balik itu orangnya," ucap Kakek Regan mencoba meyakinkan Aiko bahwa ia akan melindunginya.

"Memangna Kakek belani? Dulu tetangga Aiko ndak belani lho soalna takut kalau dipukul juga," tanya Aiko dengan tatapan penasarannya.

"Berani dong. Masa cuma lawan orang aja nggak berani. Kakek cuma takut kalau melawan Tuhan dan setan," ucap Kakek Regan sambil terus mengeratkan pelukannya pada Aiko.

"Kam..."

Aiko... Aiko...

Mama cali Aiko, Kakek.

Aiko balik dulu ya. Aiko ndak mau buat Mama khawatil,

Iya. Kalau ada apa-apa, langsung teriak ya.

Siap...

Aku takkan membiarkan kalian terluka lagi, terutama Aiko. Aku akan membalas perlakuan keji laki-laki itu dengan tanganku sendiri,

***

"Kamu ngapain keluar dari kamar, Aiko? Bikin Mama khawatir aja. Kalau nanti diculik gimana?" seru Emma dengan raut wajah paniknya.

Saat bangun tidur, Emma langsung panik karena anaknya tidak ada di kamar. Bahkan saat ia mencari keluar dari kamarnya, Emma tidak melihat keberadaan Aiko. Kim yang baru saja kembali dari membeli kopi, begitu terkejut melihat Aiko dan Emma berpelukan di lorong kamar.

"Apa ada sesuatu yang terjadi, Nona?" tanya Kim yang melihat mata Emma berkaca-kaca.

"Tidak ada, Tuan Kim. Tadi Aiko keluar dari kamar, makanya saya panik." ucap Emma yang kemudian membawa Aiko ke dalam gendongannya.

"Maaf, Mama. Tadi aku ke kamal Kakek beluban. Mau pelgi ke toko cat," jawab Aiko membuat Kim langsung memelototkan matanya.

Deg...

"Tapi ndak jadi, Aiko sudah dapat uang dali Kakek beluban. Katana ndak pelu kita ngamen di lampu melah, tapi dikasihna Aiko uang selatus libu." lanjutnya membuat Kim langsung menghela nafasnya lega.

Kim tak menyangka jika perbincangan kemarin itu bukan candaan semata. Sepertinya memang para orang dewasa itu tidak boleh berbicara asal jika berada di depan Aiko. Aiko masih ingat dengan keinginannya kemarin. Padahal Kim pikir itu hanya keinginan sesaat. Namun ia dan lainnya beruntung, Aiko tidak jadi menyuruh mereka menggunakan cat karena Kakek Regan sudah memberinya uang.

"Sudah bilang terimakasih belum sama Kakek?" tanya Emma dengan senyum lembutnya.

"Sudah dong, Ma." seru Aiko dengan antusiasnya.

"Ini buat Mama, disimpan ya. Tenang saja, dapat uang ini ndak pelu pakai dipukul kok kaki dan tanganna. Mama tenang saja, semuana aman." lanjutnya dengan polos.

Deg...

Emma...

Aiko...

Ngapain kalian di sini? Kalian bisa menginap di hotel yang bagus sekali darimana?

Mama...

Siapa kalian?

1
Keysha Aurelie
parah banget kelakuan mantan suami nya Emma , jadi penasaran dengan keluarganya Emma ,sebenarnya apa yang di butuhkan Harry atau siapa itu dari Emma ,kok ingin mengambi Aiko
Keysha Aurelie
hahaha rasakan itu Kek 🤣 jangan bercanda sama Aiko yang berlebihan nanti malah jadi kenyataan🤣
ini buktinya🤣🤣
Mifta Afandi
lanjut kak selalu d nanti
Keysha Aurelie
si kecil yang cerewet dan menggemaskan ini sangat paham tentang cinta dan kasih sayang karena pernah ditolak sama anak kelas sebelah🤣🤣 anak cowok yang sering digodain Aico🤣🤣🤣 hahaha
dengan itu om bos ,kalau gak tertarik mending buat kakek Regan aja😂
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
skakmat si luis
suryanti1989
💖💖💖
neny
cerita nya bagus,,semangat terus kak othor 💪
Penulis Eli: terimakasih kak 🙏😊
total 1 replies
Keysha Aurelie
semakin seru aja ini calon keuarga yang berbahagia🤭
Emma lihat tuh kak Luis dan Aiko sangat kompak bukan ,sangat pantas dan cocok jadi suami mu 😂
Luis kapan ngajakin nikah 🤣
serius aku nanya😂
Mifta Afandi
lanjut kakakkk
ririen handayani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ bulet bgt dong
Keysha Aurelie
hahaha dapat bonus lho kalian dari calon papa nya Aiko😂
Dewiendahsetiowati
Kim Jodohin sama Celine biar ketularan gesreknya
Keysha Aurelie
hahaha Aiko lucu sekali mau menjodohkan Kim sama Celine 😂
nanti tambah gak tumbuh tumbuh rambut nya Kim kalau sama Celine hahaha
tapi bener juga siapa tau cocok😂
Dewi kunti
siapa tuch
Mifta Afandi
lanjut kak AQ menunggu
Keysha Aurelie
kebohongan mama Lea , terdapat kebohongan ternyata ,terjawab juga
Cie Luis berharap jadi pasangan suami istri 🤭
Sani Srimulyani
lucu banget nih aiko, kayanya kalo dah besar bakalan cerdas kaya mamanya
Keysha Aurelie
Penasaran akan ada adegan dan kejadian apa selama dua hari kedepan , ku harap semakin maju pendekatan Luis untuk mendapatkan hatinya Emma🤭🤣
Keysha Aurelie
sengaja banget Luis ini pengen dekat dekat sama Emma ,sadar gak tuh gandeng tangan orang😂
ririen handayani
👍👍👍👍👍👍🤭🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!