NovelToon NovelToon
SUGAR BROTHER

SUGAR BROTHER

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Theshittyqueen

Hal tergila yang pernah Clara lakukan adalah tidur dengan kakak iparnya sendiri demi uang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Theshittyqueen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TWENTY FOUR

Damian melepas kaca mata hitamnya sesaat ia keluar dari mobil, ia memandang sebuah rumah yang berada di hadapannya ini.

Rumah itu tidak besar, sedang namun bagi Damian rumah itu terlalu kecil.

Jadi disini Clara tinggal selama ini?

Damian ingin mengetuk pintu tersebut dan menemui Clara, menanyakan keadaan wanita itu saat ini namun Damian mengurungkan niatnya.

Mengingat Clara selalu saja histeris dan membenci keberadaan Damian membuat Damian sungkan untuk menemui Clara saat ini, Clara sedang kurang sehat. Damian tidak ingin kondisi Clara semakin memburuk hanya karena kehadirannya.

Damian kembali masuk ke dalam mobilnya, mungkin ia akan menemui Clara lain waktu. Ia akan pergi ke hotel terlebih dahulu. Ia baru saja sampai dan langsung kemari, ia belum sempat beristirahat.

Damian mengetikkan pesan kepada orang suruhannya untuk terus mengawasi Clara, memastikan Clara baik baik saja.

***

Clara meletakkan vitamin yang baru ia tebus dari apotik ke atas meja, ia duduk di sofa dengan kepala tertunduk. Clara memijit pelipisnya, hari ini benar benar hari yang berat bagi Clara.

Clara tidak tahu bagaimana ia harus bereaksi, Clara tidak pernah membayangkan dirinya mengandung anak Damian. Clara benar benar membenci Damian namun disatu sisi Clara tidak bisa membenci anak yang tengah ia kandung ini.

Clara tahu bagaimana rasanya terbuang, tidak disayang oleh orangtua. Clara tidak ingin anak dalam kandungannya ini merasakan apa yang dulu pernah ia rasakan. Clara tidak tega.

Tapi jika Clara mempertahankan kandungan nya lalu bagaimana depan pekerjaan nya? Bagaimana reaksi atasan Clara nanti?

Clara mengatakan bahwa ia ini adalah wanita singel, jika tiba tiba sekarang Clara mengaku hamil maka atasannya akan menganggapnya bukan wanita baik baik atau merasa tertipu atau bahkan Clara bisa dipecat karena dianggap menyusahkan nantinya karena tengah hamil.

Clara benar benar sedang dilema, ia tidak bisa kehilangan pekerjaannya. Jika Clara kehilangan pekerjaannya saat ini Clara tidak tahu apa kah Clara bisa mencari pekerjaan yang lainnya dengan kondisi hamil begini.

***

“Kau kembali tanpa membawa uang sepeser pun?!” Thomas menggebrak meja, ia kesal karena Diana pulang tanpa membawa uang untuk yang kesekian kalinya.

“Aku sudah berusaha Thomas, aku sudah berusaha kembali kerja di rumah sakit lain namun tidak ada satupun rumah sakit yang mau menerima seorang dokter yang bermasalah, aku bahkan pergi mengunjungi Damian lagi hari ini tapi Damian tidak ada. Meskipun Damian ada aku yakin ia pasti hanya akan mengusirku dan tidak akan sudi memberikan ku bahkan satu koin pun.”

Thomas menggeleng tidak perduli, “Masa bodoh, itu urusan mu. Yang aku mau kau tidak boleh kembali kerumah ini dengan tangan kosong. Jika kau kembali tanpa membawa apa apa lebih baik kau tidak perlu menginjakkan kaki kerumah ini.”

Diana terkejut dengan perkataan Thomas, apa apaan itu? Jika Diana tidak pulang membawa uang maka Diana tidak boleh kembali ke rumah ini? Rumah yang jelas jelas biayanya Diana yang membayar.

“Kenapa aku tidak bisa pulang ke rumah ini, rumah ini aku yang membayar Thomas bukan dirimu, lagi pula jika kau memang sangat tidak bisa lepas dari obat obatan dan minuman mu itu kenapa tidak kau saja yang pergi mencari uang untuk dirimu sendiri?”

Thomas menggeram, ia bangkit dari posisinya dan menjambak rambut Diana kuat kuat. “Siapa yang mengajari mu menjadi membangkang seperti ini hah?!”

Diana meringis kesakitan, selalu seperti ini Thomas selalu menyakiti Diana tiap kali Diana tidak menuruti kemauannya ataupun semua berjalan tidak sesuai dengan kemauannya.

Air mata mengalir ke pipi Diana, selalu saja ia disakiti oleh Thomas. Tapi kenapa Diana tidak bisa meninggalkan Thomas, tiap kali Diana muak akan perlakuan Thomas Diana selalu teringat masa masa bahagianya dengan laki laki itu. Dan juga cintanya yang sangat dalam kepada Thomas.

Diana selalu berusaha bertahan disisi Thomas meski ia habis babak belur di buat laki laki yang dicintainya itu.

Tapi sampai kapan Diana bisa bertahan?

Apakah sampai ia mati ditangan Thomas?

Laki laki yang sangat ia cintai setengah mati itu?

***

Damian keluar dari kamar mandi dalam keadaan segar, ia kembali mengecek ponselnya mana tahu ada pesan baru dari orang suruhannya.

Belum ada pesan apapun.

Damian berbaring di ranjang sambil mengingat apa yang sudah terjadi hari ini.

Ia begitu terburu buru terbang kemari karna mendengar Clara tidak sehat, Damian sudah sempat panik bahkan hampir saja menghampiri orang yang ia suruh mengawasi Clara dan berniat untuk memukul orang suruhannya itu karena tidak becus menjalankan tugasnya.

Namun sesampainya Damian ia justru mendapat kabar bahwa sebenarnya Clara tengah mengandung.

Tentu saja Damian tahu itu anaknya, Damian ingat bahwa sebelum sebelumnya ia tidak menggunakan pengaman saat berhubungan dengan Clara dan juga Damian yakin Clara tidak tidur dengan laki laki selain dirinya karena selama Clara pergi Damian menyertakan orang suruhannya di sisi Clara secara diam diam.

Semua aktivitas yang Clara lakukan ia tahu.

Dimana tempat Clara bekerja.

Jam berapa Clara biasa berangkat bekerja, dan dimana ia biasa makan siang.

Sepulang kerja Clara mampir kemana pun Damian tahu.

Semuanya Damian ketahui, melanggar privasi memang tapi Damian tidak perduli.

Karena ini demi keamanan Clara dan juga demi diri Damian sendiri.

Sebuah senyum terukir di bibir Damian, memikirkan saat ini anaknya tengah tumbuh diperut Clara membuat Damian senang bukan kepalang.

Damian dahulu sempat mengharapkan kehadiran seorang anak, namun dahulu Damian mengharapkan anak dari Diana karena dulu Diana lah wanita yang Damian cintai.

Tapi siapa sangka sekarang Damian justru akan memiliki anak dari Clara, adik Diana.

Damian berharap anaknya nanti akan tumbuh sehat dan mirip dengan Clara.

Ia ingin punya anak perempuan, membayangkannya saja sudah membuat senyum Damian semakin melebar.

Damian ingin sekali menemui Clara, bertanya apakah Clara baik baik saja dan apakah anak mereka menginginkan sesuatu. Tapi Damian masih belum bisa melakukannya.

Damian harus melakukannya perlahan, jika ia kembali memaksa Clara hanya akan semakin menjauh dan kali ini Damian bukan hanya akan terancam tidak bisa memiliki Clara nantinya tapi juga anaknya.

Damian tidak ingin hal itu terjadi, Damian sudah mulai membuka hatinya. Damian sudah mulai mencoba mempercayai bahwa ia bisa kembali mencintai orang lain dan mempercayai bahwa ia bisa bahagia kembali.

Damian hanya perlu bersabar.

***

Clara menutup hidungnya, ia merasa muak dengan makan siangnya.

Padahal sebelumnya tidak masalah namun beberapa menit kemudian semua makanan itu jadi terasa menjijikan di mata Clara dan beraroma tidak enak.

Clara melirik malu atasannya yang duduk di hadapannya, mereka saat ini tengah makan siang bersama namun Clara justru merusaknya dengan merasa mual.

Ugh, benar benar..

“Kau baik baik saja?”

Clara mendongak dan menggeleng dengan cepat, “Tidak kok Bu Angelina, saya baik baik saja.”

Clara dengan takut takut memperhatikan perubahan ekspresi dari Angelina, atasan nya itu.

“Kau kelihatan kurang sehat, bukan kah kemarin kau sudah memeriksakan diri ke rumah sakit? Lalu apa yang terjadi kepada mu, kau justru semakin terlihat kurang sehat Di mata ku.”

Clara menghela nafas berat, ini yang ia takutkan.. atasannya ini memiliki mata yang tajam dan juga kecerdasan yang luar biasa jadi Clara sangsi ia bisa membodohi atasannya itu tentang kehamilannya.

“Bukan masalah Bu Angelina, saya hanya terlalu lelah saja.”

Angelina terlihat mengangguk, “Jangan terlalu bekerja keras. Aku tidak ingin dianggap sebagai atasan yang kejam hingga membuat mu sakit seperti ini. Besok toko akan tutup jadi sebaiknya kau beristirahat sebanyak mungkin.”

Clara mengangguk dan mengucapkan terima kasih.

Memang atasannya itu menakutkan namun juga baik, Clara pasti akan mengatakan kebenarannya segera.

Clara hanya perlu waktu.

Waktu untuk mengumpulkan semua keberaniannya untuk speak up tentang keadaannya saat ini.

Ya, segera.

Clara akan melakukannya segera.

1
✨️ɛ.
sekedar saran, sebaiknya si Markus dibawa ke psikolog anak.. tingkahnya meresahkan.. /Sweat/
✨️ɛ.
akibat memakan hak orang lain, ilmunya jadi gak berkah, hidup jadi kagak bener..
✨️ɛ.
jadi apa judulnya yg pas ini.. ipar adalah berkah?
✨️ɛ.
oh, macam tu.. berarti si Diana aja yg emang ratu drama dari dulu ye..
iri, dengki, egois, busuk hati..
✨️ɛ.
muncung lu beracun, Dam.. makanya si Clara gak tahan..
✨️ɛ.
kalo tersebar lu juga yg rugi, Dam..
✨️ɛ.
ishh dia ini.. kalo deket udah gue kepret pakek baliho caleg.. 😤
✨️ɛ.
aduh, baiknya keluarga ini.. 🥹
✨️ɛ.
mantap Clara! lebih baik berjuang sendiri..
✨️ɛ.
apasih Damian.. orang ngobrol doang.. 🙄
✨️ɛ.
jiah.. mokondo..
✨️ɛ.
childish amat lu Diana, udah tuek jg masih aja berpikiran sempit kek gitu..
Acan Hasanbasri
sedih banget,,yg sabar ya Clara😭😭😭
Memyr 67
bertahan untuk tidak jadi gembel juga diana terancam jadi gembel. balasan, sudah membuat adik kandung jadi gembel.
Henni
keren😍
Sri Lestari
langsung tes DNA bisa thor g ysah nunggu sampsi lahir, kasihan clara dan anaknya
Sri Lestari
dasar ulat keket sudah salah masih ngelak saja
Sri Lestari
dokter koq oon sekali dimanfaatkan thomas tapi g tahu, tunggu karmamu
Sri Lestari
lakukan tes DNA damian, diana akan menggunakan segala macam cara utk bisa hidup enak menikmati harta damian, dasar petempuan g punya malu
Sri Lestari
bucin bucin dah clara sama damian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!