NovelToon NovelToon
5 DUDA SOMPLAK

5 DUDA SOMPLAK

Status: tamat
Genre:Komedi / Misteri / Cintamanis / Fantasi Urban-Mafia / Tamat
Popularitas:265.6k
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Reyhan, Hasby Nugraha, Dera, Nanda dan Baron. Mereka bersahabat sejak kecil, tumbuh bersama, menikah dan berstatus duda bersamaan.

Siapa sangka, di balik keceriaan dan kekonyolan mereka. Tersimpan misteri masa lalu yang rumit.

Siapa menduga, salah satu diantara mereka putra salah satu jutawan. Siapa yang mengira, salah satu diantara mereka putra seorang mafia yang di takuti dan telah membunuh salah satu ibu sahabat kelima duda tersebut.

Akankah persahabatan mereka tetap abadi hingga maut memisahkan? atau misteri masa lalu akan terkuak dan memecah belah persahabatan mereka?

Kunci dari jawaban itu semua terletak pada orang tua masing masing.

Bagaimana kisah selanjutnya yang akan mewarnai perjalanan mereka? asmara, wanita, dan pertengkaran diantara mereka akan menjadi batu sandungan persahabat kelima duda tersebut.

Semua tokoh terinspirasi dari member grup chat. Yuk ikuti kisahnya, jangan lupa vote, like dan komen ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bibir Buaya

Di dalam kamar. Patma berjalan mondar mandir, perasaannya benar-benar tidak tenang apalagi saat melihat Baron anaknya Jarwo babak belur perbuatan orang yang tidak di kenal. Patma menghawatirkan Reyhan, takut kalau anaknya bernasib samank seperti Baron.

"Ini kagak bisa di biarin. Gue yakin ini pasti ada sangkut pautnya sama si Rojali." Gumam Patma merasa yakin.

Kemudian Patma memutuskan untuk pergi ke tempat Rojali. "Moga aja tempat itu masih menjadi markas mereka."

Kini Patma berpenampilan sedikit ke abg an, tidak lagi memakai daster atau pun kebaya. Ia memakai celana panjang hitam, kaos, dan di padukan dengan jaket. Rambut Patma yang ikal panjang di ikat sembarangan.

"Ternyata gue masih cantik seperti tujuh belas tahun lalu," ucapnya menatap pantulan bayangan wajahnya di cermin. Setelah selesai, Patma bergegas keluar rumah menuju markas Rojali.

Tak butuh waktu lama, Patma sudah berada di depan gerbang tempat markas Rojali. Namun, belum sempat Patma membuka pintu gerbang, tiba-tiba dari arah belakang di kejutkan kedatangan kedatangan mobil mewah.

"Rio?" Gumam Patma, saat melihat sosok Rio turun dari mobil tersebut. Patma menatap nanar Rio, namun detik berikutnya rasa benci pada sosok Rio kembali menjalar.

"Gue harus kabur, sebelum Rio melihat gue." Gumam Patma balik badan lalu berjalan tergesa gesa meninggalkan tempat tersebut.

"Tunggu!!" seru Rio berlari mengejar Patma lalu menarik tangannya hingga mundur ke belakang.

"Patma?" ucap Rio terkejut.

"Rio? lu?" ucap Patma pelan. "Ngapain lu datang ke sini lagi?!"

"Aku datang ke sini mau menjemput putraku, di mana putraku?" tanya Rio menatap wajah Patma. "Dia pasti sudah dewasa."

"Mimpi lu!" bentak Patma melotot. "Anak lu sudah mati." Jawab Patma lalu menepis tangan Rio.

"Mati? tidak mungkin!" Rio tidak percaya dengan pernyataan Patma.

"Lu kagak percaya ya sudah!" Patma balik badan lalu berlari meninggalkan Rio yang masih tidak percaya kalau putranya sudah tiada.

"Tidak mungkin, ini tidak mungkin." Gumam Rio pelan.

Sementara Patma yang terus berlari ke ujung jalan, memanggil tukang ojeg lalu pulang ke rumahnya dengan hati yang berdebar debar. Antara benci dan rindu sama sama besarnya bercokol di dalam hati Patma.

Tak butuh waktu lama, Patma sudah sampai di rumahnya. Ia bergegas masuk dan mengunci pintu rapat rapat. Semua gorden kaca jendela di tutup rapi.

"Reyhaaannn!" teriak Patma memanggil putranya. Setelah bertemu dengan Rio, Patma benar-benar tidak terima dengan ucapan Rio.

"Reeeyy! ck, kemana itu anak."

"Apa si makk, teriak terooss! lama lama budeg ni kuping." Sahut Reyhan berdiri di ambang pintu menggaruk kepalanya, matanya terpejam karena masih mengantuk.

"Lu lagi ngapain? di panggil lama amat nyautnya." Kata Patma sedikit emosi, lalu berjalan menghampirinya.

"Mulai dari sekarang, lu jangan keluar rumah. Kalau lu berani keluar tanpa seijin mak, lu terima akibat dari mak, lu paham kagak!" teriak Patma dekat telinga Reyhan.

'Lama lama cacingan di bentak terus," gumam Rey pelan. "Mak kagak bisa begitu, aye bukan anak perawan yang harus di pingit, aye bisa jaga diri" Protes Reyhan.

"Mak kagak peduli, intinya lu kagak boleh keluar rumah. Lu diem aja di kamar. Nurut sama mak."

"Mak." Kata Reyhan sambil mengucek matanya dengan tangan. "Ayolah makk, jangan malu maluin napa?"

"Rey! mak begini juga demi kebaikan lu. Pokoknya lu harus nurut!" Patma mendorong Rey supaya memasuki kamarnya, lalu mengunci pintu kamar dari luar.

"Selesai!" ucap Patma tertawa lebar.

Dari dalam kamar, Reyhan merutuki sikap Patma yang berlebihan. Reyhan sama sekali tidak mengerti mengapa ibunya bersikap seperti itu.

"Mak! sekalian saja namaku di ganti menjadi Lala. Kasih aku rok, lipstik dan bedak!"

Patma yang mendengarkan semua umpatan putranya hanya tertawa cekikikan.

"Bodo amat, yang penting lu aman."

***

Beberapa jam di dalam kamar, Reyhan merasa jenuh dan ingin mencari tahu ada apa dengan mak nya. Kemudian Reyhan memutuskan untuk meminta bantuan Nur supaya Patma mau mengeluarkannya dari kamar.

Tak lama kemudian, Nur mendatangi rumah Patma dengan membawakannya makanan kesukaan Patma.

"Alah Nur, lu baek banget sama makk, calon mantu makk yang paling ngerti." Puji Patma sambil mengendus kotak makanan yang di berikan Nur.

"Makk, Nur mau ketemu Aa Reyhan boleh?" tanya Nur.

Patma terdiam mendengar permintaan Nur, lalu ia merangkul bahu Nur memberitahu kalau Reyhan tengah di kurung di kamar. Nur yang sudah mengetahui hal itu Dari Reyhan, berusaha untuk membujuk Patma. Awalnya Patma tidak setuju, namun Nur meyakinkan kalau Reyhan pasti baik baik saja, asalkan Nur selalu ada di dekat Reyhan. Akhirnya Patma pun menyetujui permintaan Nur untuk membebaskan Reyhan dari kamarnya.

"Awas lu ye, mak izinin lu keluar dari kamar karena si Nur. Kalau lu sakitin si Nur, makk kurung lagi!" ancam Patma.

"Iya makk!" sahut Reyhan.

Setelah bicara seperti itu, Patma beranjak pergi menuju dapur, membawa kotak makanan dari Nur.

"Yess, akhirnya gue bebas!" seru Reyhan lalu balik badan menghadap Nur. Mencubit gemas kedua pipi Nur. "Terima kasih Nur, untung lu ada gunanya."

"Berarti Aa sudah terima Nur?" tanya Nur tersenyum sumringah.

Reyhan menarik tangannya kembali, "jangan ke ge,eran lu ya. Gue terima lu, tapi bukan berarti lu bisa di terima di hati gue."

Nur mengangguk cepat, bagi Nur saat ini adalah awal yang baik untuk mendapatkan cinta Reyhan.

"Kagak usah lu senyum senyum di depan gue. Mau? senyum lu gue ganti pakai bibir buaya?" goda Reyhan menatap jengah Nur.

"Tidak apa apa A, asalkan Aa seneng. Nur rela pakai bibir buaya." Jawab Nur terus tersenyum.

Reyhan begidik mendengar jawaban Nur, lalu menarik tangannya supaya duduk di kursi dan merencanakan sesuatu.

1
jeonlaila141💐🥀
Mak keknya aku pengen ketawa tapi jangan marahin ya makkkk😭😭😭
jeonlaila141💐🥀
wah wah wah kenapa harus Momy aku yang bayar Reyhan sini kauuu lawan aku duluuu
jeonlaila141💐🥀
ide yang bagus reyyy 😑
jeonlaila141💐🥀
ikuttttt Tanteee, aku bosen nih di rumahh 😭😭
jeonlaila141💐🥀
aduh Mak gak jadiiii aku takut di semprot kalau Gituuu gak jadi 😭😭
jeonlaila141💐🥀
kenapa Mak patmaa,makkk kamu mau gak aku jadi menantu muu👻
Intan Ellis
Luar biasa
@yra
la suee
baru baja udah srek Ama bahasenye
top markotop dah
🐊вαⷦнͣαᷟиͧ gαͨвͧυᷟтͣ
Luar biasa
Mbah dun3
beneran somplak thoorrr ..aouto ngakak
Mbah dun3
emaknye muannteep thoor
Rahmad Fauzi
RT kelakuanya kayak begitu
jeonlaila141💐🥀: terserah author nya lah 🤭
total 2 replies
Rahmad Fauzi
kok emaknya reyhan kasar banget sama si hasby, kan dia bos nya reyhan?
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
abdan syakura
🤣🤣🤣🤣✌️💪
abdan syakura
Poor,Hasby.....
abdan syakura
wahhh....
B...
Msh muda bgt dah men'Duda'??
abdan syakura
Hayuk Thor..
Ikutan nimbrung ma Mas mas Duda
🙏🤺🏃🥰
Ika Nur
aq mau kok jadi bininya si reyhan
Ika Nur
ank perawan lagi dipingit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!