NovelToon NovelToon
PACARKU TAK KASAT MATA

PACARKU TAK KASAT MATA

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Supernatural / Cintapertama / Romansa Fantasi-Non-Human / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:203.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mala Cyphierily BHae

Zayn adalah korban bully di sekolah dan di lingkungan rumahnya.

suatu hari Zayn yang sedang dikerjai oleh Clara dan teman-temannya di sebuah rumah kosong yang terlihat tua. Mendadak Zayn dapat melihat hantu setelah terjatuh dari kursi saat hendak mengambil sepatunya yang tersangkut di lampu hias yang tergantung di ruang tamu rumah kosong tersebut.

Zayn yang terjatuh itu pingsan dan setelah siuman, Zayn mendadak dapat melihat hantu cantik si pemilik rumah kosong itu.

Maudy. Ya, nama hantu cantik itu adalah Maudy.
Setelah pertemuan itu keduanya menjalin hubungan pertemanan.

Awalnya pertemanan itu tidak ada ketulusan karena saling ingin memanfaatkan.

tetapi apa jadinya kalau mereka berdua menjadi saling jatuh cinta karena terbiasa bersama?

"Kenapa lo jadi hantu?" tanya Zayn.

"Karena gue masih penasaran sebelum dendam gue terbalas."

"Lalu, setelah terbalas apa yang akan lo lakukan?"

"Gue hilang dari dunia ini, karena itulah perjanjian nya saat dulu gue nolak untuk dibawa ke alam selanjutnya," jawab Maudy.

"Deg," jantung Zayn seolah berhenti berdetak saat mendengar itu.

bagaimana kisah percintaan antara hantu dan manusia kali ini? yuk simak kaka semoga suka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mala Cyphierily BHae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode dua puluh empat (Modus)

Setelah bertemu pria itu, Clara menjadi sebal.

Sekarang ia sedang menunggu taksi di tepi jalan, kemudian Clara melihat mobil yang tak asing baginya, yaitu mobil Samuel.

"Ayo, masuk!" perintahnya setelah membuka kaca mobil.

"Papah dari mana?" tanya Clara yang sekarang sudah duduk di bangku depan, tidak lupa ia memakai sabuk pengaman.

"Biasa, ketemu teman bisnis," jawabnya tanpa melihat Clara.

"Gimana sama bisnis Papah?"

"Seperti biasa, berjalan lancar, tapi ada pikiran yang menganggu Papah."

"Apa itu?" tanya Clara seraya melihat Samuel yang fokus menyetir.

"Kenapa kamu tidak kembali ke singapur?"

"Clara mau berhenti dan kontrak Clara sudah selesai karena Danesh udah nggak ada," jawabnya terdengar sedikit kesal.

"Pah," lirih Clara dengan mata terus fokus menatap ke depan.

"Papah, apa Papah tau bagaimana kehidupan Clara?" tanyanya seraya menatap wajah Samuel.

"Papah enggak perduli, yang penting kamu harus kasih uang yang banyak buat Papah," jawab Samuel terdengar cuek.

Clara tercengang mendengar jawaban Samuel, ia baru mengerti seperti apa Samuel yang sebenarnya.

Clara menggelengkan kepala, tidak percaya kalau ayahnya mengutamakan uang dari pada anak. Lalu, Clara turun di tengah kemacetan.

"Clara turun di sini!" ucap Clara seraya membuka pintu dan menutupnya dengan sedikit keras.

Clara berjalan cepat, sedikit berlari dengan tangan kanan menutupi mulutnya yang bergetar karena menangis.

Ia pergi ke kafe Zayn, di sana ia tidak mendapati yang ia cari, lalu Clara memesan minuman dingin, ia memilih varian coklat untuk menemaninya duduk di sudut kafe.

Setelah itu Hadi mengantarkan pesanan Clara.

"Kamu liat Zayn?" tanya Clara seraya mengaduk minuman yang berada di depannya.

"Kak Zayn, owner?" tanya Hadi yang masih berdiri di depan Clara.

"Yang saya tau dia kerja di sini, karyawan juga kaya kamu," jawab Clara menatap pria itu yang terlihat bingung.

"Kalau karyawan, disini nggak ada yang namanya Zayn, saya permisi," kata Hadi yang kemudian pergi.

"Gimana sih, Nilam. Katanya Zayn kerja di sini," gumam Clara dalam hati.

"Mau kemana lagi lah gue setelah ini?" tanya Clara dalam hati. Ia tidak ingin pulang ke rumah, tidak ingin bertemu dengan Samuel.

Clara menundukkan kepalanya di meja.

Lalu, Clara mendongakkan kepala saat mendengar seseorang mencari Zayn.

"Permisi, Kak. Abang zaynnya ada?" tanya Wita pada Baron yang sedang mengelap meja bundar di tengah kafe.

"Belum datang, Kak Zayn lagi sibuk banget di kafe cabang," jawab Baron yang kemudian melanjutkan aktivitasnya.

Sedangkan Clara, ia memperhatikan gadis yang mencari 'Abang Zayn', ia melihat dari ujung kaki sampai ujung kepala.

Terlihat biasa saja di mata Clara.

"Belum tentu kan, dia cari Zayn yang sama," gumam Clara dalam hati, ia mengikuti dan memperhatikan gadis itu yang sekarang sedang memarkirkan motornya.

"Loh, itu motor kayanya gue pernah liat," gumam Clara, ia mengingat waktu dirinya membully Zayn, dengan mengatakan motornya 'kurang gede'.

"Ah, bisa aja kan kalau Zayn udah jual motor itu," gumamnya dalam hati.

Setelah itu, Clara kembali duduk di bangkunya.

"Astaga, kenapa hidup gue kaya gini, gue kesepian setengah mati, pacar nggak ada, teman nggak ada apalagi sahabat, mana hidup gue udah hancur, ya Tuhan," lirih Clara dalam hati.

___________________

di toko Amira, dirinya masih sepi pelanggan, sekarang di dalam ruangan khusus karyawan, Amira dan Lily sedang memikirkan strategi.

"Mbak," lirih Lily yang sedang duduk di kursi meja admin.

"Gimana kalo kita adain promo juga kaya kafe depan, siapa tau setelah itu banyak yang tau keberadaan toko kita," usul Lily.

"Boleh juga, kamu yang bikin banner dan brosur promonya ya."

"Siap laksanakan," jawab Lily seraya bangun dari kursinya, sebelum pergi ia mencium Ana lebih dulu yang sedang di timang Amira.

____________________

Selesai nonton, Zayn kembali ke kafe, ia melihat Clara sedang tertidur di sudut ruangan dengan menyenderkan kepalanya di sofa.

Terlihat buliran keringat di dahinya, wajah yang pucat.

"Astaga, suruh siapa dia tidur di sana," gumam Zayn yang sedang berdiri di depan meja mini bar.

"Maaf, Kak. Tadi udah kami peringatkan tapi dia kekeh nggak mau pergi," jawab Ian yang sedang membereskan salah satu meja.

Zayn menggelengkan kepala, ia meninggalkan Clara yang sedang tertidur.

Sementara itu, Clara kembali bermimpi di kejar oleh anaknya yang telah ia gugurkan.

Di mimpinya, Clara sedang berlari di tengah kegelapan di ikuti oleh janin yang terus memanggilnya mamah.

"Aaaaaaaa!" teriak Clara, kemudian ia membuka mata ternyata dirinya masih berada di kafe.

"Astaga," gumam Clara seraya mengusap keringat di dahinya.

"Ini kenapa ya gue sering banget mimpi aneh kaya gini, apa karena gue udah aborsi?" gumam Clara dalam hati.

Setelah itu, ia bangun dan pergi meninggalkan kafe, ia ingin mencari tempat tinggal baru.

__________________

Di dalam ruangan, Zayn sedang duduk di kursinya, ia memperhatikan Maudy yang terlihat melamun.

"Dy, lo kenapa? Lo sakit?" tanya Zayn seraya bangun dari duduknya, ia mendekati Maudy yang sedang duduk di ranjang.

Zayn menempelkan punggung tangannya di dahi Maudy.

"Enggak panas," gumam Zayn, "lo kedinginan, Dy?" lanjut Zayn seraya melepaskan hoodie.

"Mana bisa badan gue panas Zayn," jawab Maudy seraya menepiskan tangan Zayn.

"Kalau lo kedinginan, gue siap ngangetin kok," lirih Zayn seraya memeluk Maudy.

"Modus," jawab Maudy yang kemudian menghilang.

"Mentang-mentang bisa ngilang lo terus aja ngilang seenak jidat," gerutu Zayn, ia kembali duduk ke kursinya.

_____________

Di kios laundry.

"Gimana, Wit? Ketemu nggak sama Zayn?"

"Enggak, Tan."

"Wit, nanti malam minggu datang ke sini ya, kita makan malam bersama," kata Sulasih seraya membungkus laundry yang sudah siap antar.

Setelah itu, Sulasih meminta Yaya untuk mengantarkan seusai alamat.

"Kok Yaya sih, Bu?" protesnya yang sedang bermain game online duduk di pintu kios.

"Bang Andri kemana emang, Bu?"

"Kan ini jatahnya libur, mau nggak kamu anterin. Kalau nggak mau kebetulan biar Ibu nggak bagi uang jajan."

Mendengar uang jajan, Yaya pun akhirnya menurut.

________________

Di halaman kafe, Maudy sedang memikirkan arwah janin yang terus mengikuti Clara.

"Apa itu anaknya Clara, ya?" gumamnya, "kalau bukan anaknya, ngapain dia nempel terus di kaki Clara. Ah sudahlah," lanjutnya, kemudian Maudy pergi berjalan kaki entah kemana tujuannya.

_______________

Sementara itu, di ruangan Zayn, ia sedang menerima panggilan telepon dari sulasih.

"Iya, Bu. Nanti Zayn pulang kok," jawab Zayn.

Setelah itu, ia menggeser tombol merah, melihat jam di layar ponsel, setelah itu Zayn kembali bekerja.

"Untung nggak ada kelas hari ini," gumamnya.

_______________

"Ini kunci kamarnya, dan ingat di sini nggak boleh telat bayar sewa ya," kata seorang wanita seraya memberikan kunci kamar pada Clara.

"Makasih, Bu," ucap Clara seraya menerima kunci itu, ia masuk kamar kos yang sudah lengkap dengan fasilitasnya.

Ia tidak lupa untuk mengunci kamarnya.

"Apa ini karma buat gue ya, dulu gue jahat sama orang, berasa di atas angin selalu bully sana sini, sekarang hidup gue susah," gumam Clara seraya menjatuhkan dirinya di ranjang. Dan ia masih sedikit merasakan sakit di perutnya.

Bersambung.

Mampir? Jangan lupa like ya kak✌ di fav juga, kalau berkenan silahkan klik tombol gift/vote.

Terimakasih 😇

1
Himawan Wawan
mantap Thor ceritanya menarik untuk selalu dikuti
Eva Sinambela
ending nya gak enak banget 😩
Eva Sinambela
kan.. udh feeling aku
Eva Sinambela
jangan2 anak mantan ny itu si Clara
Eva Sinambela
meninggal nya aja udh 20thn yg lalu, gumane cerita nye
🏡s⃝ᴿ 🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
dalam benak ku zayn itu cowok, ternyata cowok to
Mala–Bell: siaapp, makasih 🤗🤗
total 7 replies
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
wehhh clara temennya zayn ini kan?🤦
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
gk tau nih yak aku kok baca yg hantu dgn hantu ngobrol itu inget film jadul yg simanis itu simanis jembatan Ancol 🤣
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
duhhhh byangin zayn kek itu loh sapa yg film tuyul mbak yul itu
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
wehhhh bpk nya zayn narsis juga
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
sadis beud si samuel
🏠⃟🍁𝕽αss HIATUS❣️𝐐⃟❦
menyesal pun tiada guna ibu,biasa lh tu,semua ibu2 mau anaknya montel dan sihat.....cuma nggk menyangka sampe gitu terjdi.
🏠⃟🍁𝕽αss HIATUS❣️𝐐⃟❦
clara suka ngebully zayn....nahh....org suka ngebully2 ni lama jstuh hati loh....
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
maap abdi poho, zayn Clara sekolah kls brpa yak
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
zayn kicik imut-imut pas dah gede amit-amit,😁😁😁
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
wkwkwk gokil juga maudy
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
gimna gk nduttt naspad dua porsi 😱
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
Clara ini definisi benci tapi cinta
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
diet dibantuin hantu cantik, semangat Zayn.. Nanti akan ada yang terpesona kalo Zayn berubah
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
biar gemuk asal cakep motto zayn 🤭🤭Hantu juga bucin ini mah sampe uban2 di pantengin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!