NovelToon NovelToon
CINTA DALAM LUKA

CINTA DALAM LUKA

Status: tamat
Genre:Cintapertama
Popularitas:613.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sri Ghina Fithri

Velicia menikah dengan Arnold pria yang selama ini di kiranya yang pernah masuk dalam kenangan masa lalunya...
Cinta yang berawal dari lantunan piano dari seorang pria yang memainkan lagu Sleep in the deep sea yang biasa di mainkan ibu Velicia sewaktu sang ibu masih hidup...

Pernikahan Aliansi yang terjadi di antara mereka, bukan membuat Velicia bahagia namun malah membiat dia terluka hingga penyakit mematikan menyerang hidupnya...

akankah Arnold bisa mencintai Velicia??
yukk baca novelku...!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CINTA DALAM LUKA (Bab 24)

Terang telah berganti gelap pertandasiah berganti malam, Arnold berdiri dari duduknya.

“ Udah malam kita pulang yuk..” ajak Arnold pada Velicia. Velicia pun mengangguk lalu berdiri dan melangkah mengikuti arah kemana Arnold membawa drinya.

Arnold membawa Velicia keluar dari taman Sakura. Lalu mereka pun melangkah ke parkiran tempat mobil Arnold berada. Arnold membukakan pintu mobil untuk Velicia, Velicia pun masuk ke dalam mobil lalu Arnold pun masuk ke dalam mobil di pintu kemudi.

“ Veli...kita makan dulu ya...” Ajak Arnold.

Velicia mengangguk pelanpertanda dia setuju dengan ajakan Arnold. Arnold pun melajukan mobilnya meninggalkan taman. Di sepanjang jalan Arnold menggenggam tangan Velicia. Sesekali dia mengelus lembut pipi Velicia membuat wajah Velicia bersemi.

Arnold membawa Velicia ke Royal’s resto. Sebuah restorant terkenal di kota Ternate.Lini mereka telah beradadi depan Royal’s resto. Mereka turun dari mobil lalu melangkah masuk ke dalam resto, Arnold menggandeng Velicia dengan mesra.

Mereka terlihat seperti sepasang kekasih yang sangatserasi, karena wajah tampan milik Arnold mampu menyeimbangi wajah cantik nona muda Arista tersebut.

Arnold memilih meja VVIP, agar dia dapat leluasa menikmati makan malam bersama Velicia. Baru saja mereka duduk di meja mereka, seorang pelayan datang meghampiri mereka untuk menanyakan makanan apa yang akan mereka pesan.

“ Mau pesan apa tuan...nona...?” tanya sang pelayan pada Arnold dan Velicia.

Sang pelayan menyodorkan daftar menu kepada Arnold dan Velicia. Mereka pun membuka buku menu dan memilih menu yang mereka inginkan.

“ Ikan kuah asam...” ucap Velicia dan Arnold serentak. Arnold dan Velicia pun saling tatap lalu tersenyum karena pilihan mereka yang sama.

“Baik....minumannya apa??” tanya sang pelayan.

“ Lemon tea dingin...” ujar Arnold.

“ Aku juga...” seru Velicia memesan minuman yang sama dengan Arnol.

Sang pelayan mencatat pesanan mereka di memo.

“ Tunggu sebentar...” ucap sang pelayan lalu dia pun meninggalkan Arnold dan Velicia untuk menyiapkan pesan Arnold dan Velicia.

Sambil menunggu pesanan mereka datang Arnold dan Velicia mengobrol ringan. Sekedar mengisi kekosonga di antara mereka. Tak berapalama pelayan pun datang membawakan pesanan mereka. Pelayan pun menghidangkan makanannya di atas meja.

“ Silahkantuan...nona...” ucap sang pelayan dengan senyuman ramah.

“ Terima kasih...” ucap Arnold, sang pelayan pun meninggalkan mereka. Mereka pun mulai menyantap hidangan yang ada di atas meja mereka. Selama mereka menikmati makanan tak ada pembicaraan yang berarti hingga mereka menghabiskan semua makanan mereka.

Setelah selesai menghabiskan makanan mereka. Arnod pun memanggil pelayan untuk membayar tagihan makan mereka lalu mereka pun melangkah keluar dari restoran. Mereka melangkah menuju parkiran dan masuk ke dalam mobil. Setelah ituArnold pun melajukan mobilnya meninggalkan restoran menuju Villa keluarga Arista.

Karena kelelahan, Velicia pun tertidur, Arnold melirik Velicia,dia tersenyum melihat wajah cntik natural di pancarkan wajah Velicia di saat tidur. Arnold terus mengemudikan mobilnya sambil mencuri pandang pada Velicia.

Mobil Arnold masuk ke dalam pekarangan Villa keluarga Arista, Dia menghentikan mobilnya tepat di depan pintu utama.

Arnold menatap dalam pada paras cantik milik mantan istrinya itu, rasa bersalah kembali menyelimuti hatinya, Arnold pun merasa kasihan dengan penderitaan yang telah di jalani oleh seorang wanita yang masih berumur 23 tahun.

“ Maafkan aku Vell, aku akan berusaha membahagiakanmu...Aku akan menjadi orang yang selalu berada di sampingmu...hingga ajalmu menjemput...”gumam Arnold di dalam hati

Arnold keluar dari mobil, lalu dia mengitari mobil dan membuka pintu mobil di sisi Velicia duduk, Dia mengangkat tubuh Velicia yang tampak semakin kurus. Dengan hati-hati dia menggendong Velicia, Dia melangkah langsung menuju kamar Velicia.

Di kamar, Arnold memaringkan Velicia di atas ranjang. Dia pun menyelimuti tubuh kurus itu. Setelah itu Arnold pun melangkah menuju bathroom untu membersihkan diri. Setelah mandi, Arnold membuka lemari, dia melihat di sana masih tertata pakaian miliknya dengan rapi.

Velicia masih menyimpan semua pakaiannya dengan rapi, hal itu membuat Arnold merasa tersentuh tanpa di sadarinya ada buliran bening mengalir di pipinya. Rasa penyesalan dihatinya semakin dalam.

Arnold mengambil pakaian santainya dan mengenakannya. Setelah itu Arnold pun melangkah menuju ranjang, dia ikut membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Arnold menarik tubuh Velicia ke dalam dekapannya. Dia pun mulai memjamkan matanya lalu tertidurdengan pulasnya.

Jam 4.00 subuh.

Velicia terbangun dari tidurnya, dia mengerjapkan matanya. Dia merasa ada seseorang yang memluk tubuhnya. Velicia pun membalikkan tubuhnya. Dia mendapati Arnold tengah tidur dengan nyenyak, Velicia menatap setiap inci wajah tampan milik mantan suaminya itu, rasa bahagia menyelusup di dadanya.

Velicia berharap dapat berada di sisi Arno sebelum dia meninggal dunia nanti. Dia ingin Arnold adalah orang terakhir yang di lihatnya sebelum dia menutup mata. Velicia membenamkan wajahnya di dada bidang Arnold menikmati kehangatan dari tubuh pria yang selama ini sangat di cintainya.

Arnold terusik dengan pergerakan yang di lakukan Velicia sehingga dia pun terbangun dari tidurnya.

“ Veli...kau sudah bangun?” tanya Arnold dengan suara serak khas orang bangun tidur.

Velicia mendongakkan kepalanya menatap wajah bantal Arnold. Lalu dia mengangguk dan tersenyum bahagia. Arnold mengecup puncak kepala Velicia lalu tersenyumyang sukses membuat Velicia terbang bahagia.

Arnold merenggangkan pelukkannya.

“ Beristirahatlah! Aku akan menyiapkan sarapan untukmu ...” ujar Arnold.

Dia pun turun dari ranjang, melangkah menujubathrom untuk membersihkan dirinya. Velicia bahagia menatap pada Arnold. Dia tersenyum dan kembali menarikselimutnya saat Arnold telah berada di dalam bathroom.

Tak berapa lama, Arnold keluar dari bathroom dia melihat kearah Velicia yang kembali tertidur.

“ Mungkin Veli lelah... “ pikir Arnold, dia pun melangkah mendekati lemaridan mengambil pakaiannya lalu mengenakan pakaiannya itu.

Setelah rapi, Arnold pun turun ke lantai bawah, dia melangkahmenuju dapur bersiap untuk memasak sarapan. Arnold membuka kulkas, mengambil beberapa bahan-bahan untuk di masak. Arnold pun sibuk berkutat dengan pekerjaannya.

Setelah selesai memasak, dia pun menghidang makanan di atas meja. Arnold tersenyum melihat hidangan lezat yang telah di sediakannya. Arnol pun melangkah menuju kamar Velicia untuk mengajak Velicia sarapan.

“ Veli...kamu masih ngantuk...” lirih Arnold pelan, dia takut akan mengganggu Velicia.

Velicia mengerjapkan matanya, dia melihat Arnold di hadapannya.

“ Aku udah sapkan sarapan buat kamu...bangun yuk...” ujar Arnold mengajak Velicia untuk sarapan.

Perlahan Velicia bangun,lalu melangkahke bathroom untuk membersihkan diri.

“ Jangan lama-lama ... Nanti keburu dingin...” sahut Arnold pada Velicia.

Tak berapa lama, Velicia keluar dari kamar mandi. Arnold masih setia menunggu Velicia. Velicia pun melangkah mendekati lemari dengan mengenakan bathrobe dan handuk yang melilit di kepalanya. Dia mengambil pakaian gantinya dan kembali melangkah ke kamar mandi karena dia tak ingin Arnold melihat tubuhnya karena status mereka saat ini bukan lagi sebagai suami istri.

Bersambung...

.

.

.

.

.

Terima kasih Readers yang udah baca karya owner...🙏🙏.

Jangan lupa dukung terus karya Owner dengan meninggalkan jejak...

\=> Like

\=> koment

\=> Hadiah

\=> Vote...

Terima kasih atas dukungannya...🙏🙏🙏

1
Masa Lalu
bagus ceritanya lanjutkan
novita handayani
Lumayan
Arini Nina
jln cerita yg saya sgt suka👍
🌻Ruby Kejora
Karya nya bagus kak
Sukses bwt kk 😊💐
Andi Fitri
sedih banget ceritanya
Andi Fitri
Arnold parah banget mau enaknya aja..
Elok Pratiwi
membosankan tidak semenarik judul nya ... datar cerita nya ...
Eni Sulastri
pretttttt
Eni Sulastri
dikeplaki ,dibanting ,dikaplokki tak tompo karene cinta pretttttt ,,,hilang respek vel ,,malah mnjadi sukurin kapok
kavena ayunda
salah sendiri andreas plin plan rasain deh
kavena ayunda
jangan woyy hadeh veli bodoh
kavena ayunda
buang ae istri laknat
kavena ayunda
wanita lemah bodohh tololl ya velii ini
Nur Hayati
kook ceritanya kaya gini sih kesel banget deh...
Dewi Wulan
trmksh thor sukses sell🙏❤🤗
Rafita Novasari Simatupang
sedih banget ceritanya,, bagus gak bosan ,, ceritanya menyentuh hati
Rachma Anwar
semakin penasaran
Rachma Anwar
semoga bahagia bersama andreas
nataliaenita hartono
sherly jahat... kekanakan... kasian adiknya..
Ais
salah faham tuh kayaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!