NovelToon NovelToon
Takdir Alea

Takdir Alea

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:644.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Dessy15

Warning : 21+

Ini karya pertama saya.

Berkisah tentang perjalanan cinta seorang gadis yatim piatu yang sederhana. Hidupnya berubah setelah takdir membawanya menikah dengan seorang Duda beranak satu yang tak lain adalah mantan suami pemilik butik tempatnya bekerja.

Tak disangka takdir menghempaskannya ke jurang kesedihan terdalam ketika dia mengetahui suaminya masih menaruh perhatian pada sang mantan istri, ditambah dengan sebuah insiden tak terduga yang membuatnya harus mengandung anak dari pria yang tak dikenalnya. Dan pria itu tak lain adalah kakak kandung mantan istri suaminya.

Akankah dia berhasil menghadapi takdirnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dessy15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kondangan

Author PoV

Lea dan Adit telah siap untuk berangkat ke acara pernikahan Anis. Lea melirik Adit sekilas dengan ujung matanya ketika mereka berjalan bergandengan keluar dari kamar kos menuju mobil Adit. Adit tampak begitu tampan dan gagah mengenakan setelan jas berwarna abu muda. Begitu serasi dengan dress Lea yang berwarna pink pastel. Sesampainya di samping mobil, Adit segera membukakan pintu penumpang untuknya. Lalu seperti biasa, setelah mereka berada di dalam mobil, Adit akan memasangkan seatbelt Lea. Perhatian kecil yang selalu membuat Lea jatuh hati pada sosok Adit.

Sesampainya di depan lobi hotel, Adit menghentikan mobilnya, lalu keluar dari mobil dan berjalan memutar membukakan pintu penumpang untuk Lea. " Ingat.... di dalam nanti jangan pernah melepas lenganku. Kalau pun terpaksa, jangan bergerak terlalu jauh dari pengawasanku. " Bisik Adit sembari meraih tangan Lea untuk dilingkarkan ke lengannya. " Lea memutar bola matanya jengah dengan tingkah Adit yg mulai posesif. " Tapi aku malu kalau kesana kesini gelendotan kamu terus, nanti dikira akunya yang posesif. " Gerutu Lea dengan wajah cemberut. " Nanti aku yang gandeng tangan kamu, kalau kamu malu pegangan lengan aku. " Balas Adit dengan muka masam. Lea hanya melirik Adit sekilas lalu berjalan masuk ke dalam hotel mengikuti Adit.

Ruangan yang di gunakan untuk acara pernikahan Anis berada di lantai 10. Adit dan Lea memasuki lift dengan di kawal oleh dua orang petugas yang berpenampilan ala ala bodyguard. Kedua petugas itu mengikuti mereka semenjak mereka turun dari mobil di loby hotel tadi.

" Pelayanan hotelnya bagus banget ya. Ada yang antar sampai lokasi. Bahkan setiap karyawan hotel yang ketemu kita semua membungkuk kasih salam. Apa gak capek ya karyawannya kalau semua tamu musti di kasih salam begitu ? " Bisik Lea polos di dalam lift. Adit mengulum senyum mendengar ocehan Lea yang tidak sadar jika hotel ini adalah hotel milik keluarga Adit dan Adit adalah Direktur Utamanya.

Ting...!!

Lift terbuka, mereka telah sampai di lantai 10 tempat resepsi pernikahan Anis di gelar. Lea kembali terpana melihat sederet karyawan berjajar rapi mulai dari pintu lift sampai di depan pintu ballroom untuk menyambut kedatangan mereka.

" Apa memang sepremium ini ya pelayanan hotel bintang 5 ? Aku kira cuma yang punya hajat aja yang di sambut dan di kasih layanan ekstra, ternyata tamu undangan juga di sambut orang sebanyak ini. "

" Ayo jalan..! Kenapa malah ngelamun ? " Ujar Adit ya melihat Lea terdiam menatap sederet karyawan yang menyambutnya. Namun tiba tiba Lea menahan lengan Adit yang akan membawanya masuk ke dalam ballroom.

" Adit, aku malu kalau masuk ke sana gandengan sama kamu. Pasti dilihatin orang banyak. Orang tua kamu pasti juga ada di sana kan ? Kita jalan ga usah pake gandengan aja ya ? Bisik Lea dengan suara memohon. Adit menghela nafas panjang, memperbaiki tangan Lea agar melingkar tepat di lengannya. " Gak ada alasan lagi buat malu. Sebentar lagi kita yang akan menikah. Biar aja semua orang tahu kalau kita memang serius menjalin hubungan. Soal orang tua ku kamu tidak perlu khawatir. Percayakan semuanya padaku. " Jawab Adit tegas dengan sorot mata yang mengisyaratkan tak ingin di bantah lagi. Lea pun akhirnya menurut. Berjalan beriringan memasuki ballroom sebagai sepasang kekasih yang terlihat begitu serasi.

Benar saja, setelah mereka berdua masuk, semua orang di dalam ruangan itu mengalihkan perhatiannya kepada mereka. Bahkan sudah ada petugas yang bersiap mengawal langkah mereka menuju meja khusus yang sudah di sediakan. Lea hanya bisa tersenyum canggung membalas sapaan orang orang yang melihat ke arah mereka dengan penuh hormat.

" Ya Tuhan, berasa aku yang lagi jadi pengantin kalau begini. Kenapa juga ini orang orang pada aneh. Apa karena Adit mantan suaminya bu Anis ya jadi mereka menyambut begini. Eh...tapi apa hubungannya ?? "

Petugas mempersilahkan Lea dan Adit untuk duduk di meja yang sudah di sediakan, namun Adit memberi kode bahwa akan naik ke pelaminan dulu untuk memberi selamat kepada pengantin.

Saat mereka berjalan ke arah pelaminan Rafa yang tidak tahu datang dari mana berlari ke arah mereka sambil berteriak girang " Tante Lea...! " Lea pun bersiap menangkap tubuh mungil yang begitu dirindukannya.

Hap....Lea menangkap Rafa dan mengangkatnya ke gendongan, pria kecil itu langsung memeluk dan menciumi wajah Lea dengan girang. Lea tergelak senang mendapat serangan ciuman dari Rafa.

" Gak anak gak Bapak sama aja. Kalau ketemu hobi banget cium cium gemes begini. " Lea.

" Huhh... tadi aku yang mau cium saja banyak alasan. Sekarang Rafa yang cium dia senyum lebar. " Adit.

Kembali semua mata mengarah kepada mereka. Bahkan Anis dan Tomy yang duduk di pelaminan pun ikut tersenyum melihat tingkah Rafa. Tak terkecuali penghuni meja VIP di deretan depan yang di tempati oleh keluarga besar pengantin. Mereka menatap ke arah Lea dengan pandangan heran.

" Sini papi yang gendong, tante Lea kasihan pakai sepatu tinggi nanti bisa jatuh. " Adit mengambil Rafa dari gendongan Lea. " Papi Yafa tuyun aja, Yafa mau dandeng tante Lea. " Adit tersenyum mendengar permintaan putranya.

" Udah sini gandeng papi sama tante. " Lea mengarahkan Rafa untuk berdiri di antara mereka berdua lalu Rafa meraih tangan keduanya. Rafa tertawa riang dan berjalan dengan girangnya sambil sesekali meloncat loncat ala anak kecil yang sedang bahagia. Pria kecil itu begitu tampan dan menggemaskan dengan setelan tuxedonya.

Sampai di atas pelaminan mereka disambut terlebih dahulu oleh kedua orang tua Anis.

" Mah, Pah, kenalkan ini Lea, calon istri Adit. Mohon doanya bisa segera menyusul Anis. " Adit bergerak menyalami kedua mantan mertuanya.

" Wah cantik sekali. Mama doakan langgeng ya nak. Kalau sudah punya niat baik disegerakan saja. Jangan di tunda tunda. " Kata Mama Retno sambil menggenggam tangan Lea usai bersalaman. Adit mengangguk penuh hormat. " Terimakasih tante. " Timpal Lea dengan senyum penuh kekaguman melihat mama Retno yang masih terlihat cantik dan bertutur lembut. " Papa juga mendoakan yang terbaik buat kalian berdua. Semoga segera menyusul Anis. Kamu dan Anis harus mengambil pelajaran dari kegagalan kalian. Selanjutnya harus bisa lebih baik. " kata papa Bima kepada Adit. " Baik pah. Terimakasih. " Balas Adit.

" Uti...Yafa nanti kayo udah besyar mau menikah syama tante Lea boyeh ? " Tiba tiba Rafa melempar pertanyaan yang membuat keempat orang dewasa di dekatnya tergelak.

" Sebentar lagi tante Lea akan jadi mommynya Rafa seperti mommy Anis sayang. " kata mama Retno memberi pengertian.

" Benelan ? Tante Lea jadi mommy Yafa ? Yafa mommynya jadi duwa ? Tanya Rafa dengan logat cadelnya yang lucu.

" Iya sayang, Rafa mau ? " Tanya Adit. " Mau papi...mau..Yafa mau....asyiiiiikkk.. !! " Rafapun loncat loncat kegirangan. Mereka tertawa melihat tingkah lucu Rafa.

" Selamat Tom, Nis, semoga langgeng dan selalu berbahagia. " Ucap Adit sembari bersalaman dengan Anis dan Tomy.

" Selamat Pak Tomy dan bu Anis. Semoga langgeng dan cepat dapat momongan. Biar Rafa ada teman mainnya nanti. " Ucap Lea dengan senyum tulus. "

Terimakasih Lea. Cantik sekali kamu, aku sampai pangling tadi. Kamu dan mas Adit segera menyusul ya. " Kata Anis dengan kerlingan menggoda. Lea hanya mengangguk malu sambil melirik Adit di sampingnya.

" Doakan kami bisa segera menyusul kalian. " Imbuh Adit lalu mengeratkan pelukannya di pinggang Lea. " Tentu saja, kami tunggu undangannya. " Jawab Tomy.

" Mommy, Yafa penen kayo besyal nanti menikah syama tante Lea syepelti mommy syama Daddy Tomy, tapi uti biyang Tante Lea mau jadi mommyna Yafa. Kayo syudah jadi mommynya Yafa tante Leanya ga boyeh menikah syama Yafa ya ? " Rafa kembali mengadu tentang keinginannya menikah dengan Lea. Sontak mereka tertawa geli mendengar celoteh Rafa. Adit tak menyangka putranya memiliki selera yang sama dengannya soal memilih gadis.

" Tidak diijinkan sayang. Tante Lea akan menikah dengan papi dan akan menjadi mommynya Rafa juga seperti uti bilang tadi. " Ujar Anis sambil membelai pipi gembul putranya.

" Ihh.... papi nakal..! Teriak Rafa dengan mata mulai memerah ingin menangis.

" Sini sayang sini gendong tante... besok Rafa sama Papi dua duanya jadi pengantin tante ya... biar adil...oke ? " ucap Lea mencoba menengahi. Rafapun bergelayut manja di pundak Lea menahan tangis.

" Biar aku yang gendong Rafa sayang. " Tawar Adit yang khawatir Lea kesulitan berjalan karena memakai sepatu tinggi.

" Biar aja gak papa, nanti malah tambah ngambek anaknya. " kata Lea menolak bantuan Adit.

" Sekali lagi selamat berbahagia ya Tom, Nis, kami turun dulu. " pamit Adit.

" Iya, terimakasih sudah datang. Rafa jangan nakal ya kalau ikut tante Lea. " Ucap Anis mengelus kepala Rafa yang terkulai di pundak Lea. Lea dan Adit berjalan ke arah kedua orang tua Tomy yang tak lain adalah paman dan bibi Adit sendiri.

" Selamat untuk Tomy tante, Adit ikut berbahagia. " Adit memeluk Om Danu dan tante Lisa bergantian diikuti Lea di sampingnya.

" Terimakasih sudah datang dit. Ini bawa cewek cantik sekali kok belum pernah di ajak ke rumah tante ya ? " Goda tante Lisa pada Adit dan Lea.

" Kenalkan ini Lea tante, calon istri Adit. Mohon doanya bisa segera menyusul Tomy dan Anis. " Ucap Adit memperkenalkan Lea yang berdiri menggendong Rafa di sampingnya.

" Wah Rafa udah nempel aja sama mama barunya. Semoga langgeng kalian berdua. Om tunggu kabar baiknya. " Ujar Om Danu sambil menepuk lengan Adit.

" Terimakasih om, kami pamit kembali ke meja dulu, Rafa lagi ngambek. "

" Iya, silahkan. "

Adit melingkarkan tangannya di pinggang Lea dan mengawasi setiap langkah kaki Lea selama berjalan. Perhatian Adit kepada Lea dan kedekatan Rafa dengan Lea menjadi bahan pembicaraan para tamu di ruangan itu.

Adit membawa Lea untuk menyapa kedua orang tuanya. Baru melihat wajah mama Rita yang masam dari jauh saja sudah membuat jantung Lea berdegub tak beraturan. Lea merasa dadanya sesak seolah tak bisa mendapatkan oksigen di ruangan itu.

" Ya Tuhan kenapa ketemu orang tua Adit rasanya lebih horor dibanding jadi peserta uji nyali ya....??! "

*

*

*

*

Jangan lupa like dan komennya readers tersayang. 🤗😘

1
ummi syafiq
kakak othor.... kapan nih novel up lagi... aku masih setia nih nunggu novel ini up lagi... ditunggu yah kakak othor...
Epi Suryanti Fadri
lanjut SDH lama nian tidak up
Saynata
jangan lama" dong up'nya Thor, satuk. alea dan Adit baru keren💐🙏
ummi syafiq
Setelah sekian purnama akhirnya up juga ... terimakasih kakak othor... ditunggu up selanjutnya... tetap semangat dan semoga sehat selalu...🤲🙏😘😘😘
Natasha Muskitta
suka banget ceritanya thor
wasrawati botji
junaaa.... maju teruuusss...😍
Iwan Sihombing69
lama banget Thor up..
Nurul Hidayah
mana Thor lanjutan nya
Hajirawati Imran
kok ngk ada lanjutannya Thor??
Erny
tolong persatu kan mereka kembali Thor mungkin mereka memang berjodoh Thor 🙏🙏🙏
Maulida
tetep semangat up Thor
q menunggu kelanjutannya
Hajirawati Imran
cuma Adit yg cocok untuk Lea👍kan Adit udah berubah.apalagi Aditlah awal mula penderitaan Lea
Hajirawati Imran
👏👏👏👏
Hajirawati Imran
tolong jangan pisahin Adit dri Lea Thor🙏🙏🙏suka banget sama mereka🥰
semangat author💪👏👏
Ulfah Nasa
cerita nya bagus tapi sayang ga selesai cerita nya
Iwan Sihombing69
kapan kelanjutan ceritanya...
🅶🆄🅲🅲🅸♌
siapa ya yg nyulik Lea
🅶🆄🅲🅲🅸♌
aku sampe lupa jalan ceritanya ini Thor...aku sempet inbox ke FB nya nanya knp ga lanjut lagi tapi no respon...setahun LBH berlalu kini muncul lagi..btw thx ya thor udh dilanjut lagi ceritanya🥰👍💪
dwi apriani
bagus itu berarti lea kembali bersama adit
Epi Suryanti Fadri
kok ngak ada lanjutannya lagi ..biar dk penasaran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!