HIATUS!!
Riyani Apriliani~
Riyani adalah anak yang populer dikampusnya. Dia sangat cantik dan juga pintar karna itu dia sangat populer dan di sukai satu kampus. Saat ini dia sedang menjalani kuliah Semester akhir, Di umurnya yang masih muda yaitu 20 tahun. Di umurnya yang masih muda dia sudah di jodohkan dengan Anak dari teman lama kakeknya yang sudah di sepakati sejak mereka masih bayi. Riyani sangat terkejut bahwa dia akan dinikahkan padahal ia belum selesai kuliah. Apalagi dia gak tau siapa calon suaminya...
Reza Putra Wijaya~
Reza adalah Presedir di perusahaan Wijaya. Ia anak tertua di keluarga wijaya yang terkenal dingin dan tegas. Namun, ia bukan hanya seorang presedir tetapi ia juga seorang dosen yang terkenal killer dan sadis. Ia adalah seseorang yang akan di jodohkan dengan riyani. Maka dari itu ia memilih menjadi dosen di tempat kuliah riyani.
Apa yang akan terjadi...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Feby Merisaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23
Starbuk'e
" Kak aku pulang dulu yah, udah satu jam soalnya" Riyani merapihkan tasnya bersiap untuk pergi.
" Baru sebentar loh" Romi melihat jam tangannya.
" Udah hampir sejam kak, nanti suami aku bisa bisa marah" Riyani pergi sambil melambaikan tangan.
" Ati ati jangan lari lari inget perut udah kaya balon" Teriak Romi sambil tertawa.
***
Riyani samapai dirumah pukul 4 sore. Untung saja Reza belum pulang dari kantor. Riyani langsung berjalan kekamar dan mengganti bajunya menjadi daster baju favorite Riyani.
Terdengar suara mobil dari teras, Riyani pun berjalan perlahan kearah teras. Ia berjalan tidak terlalu cepat, terkadang jika ia jalan cepat perutnya akan terasa sangat sakit.
" Mas" Riyani mengambil telapak tangan Reza dan menciumnya bolak balik.
" Kamu kenapa naymbut aku, kan udah aku bilang gak usah kasian kamunya susah jalan" Reza memarahi Riyani dengan nada lembut.
" Oh mas gak mau aku nyambut mas pas pulang nih" Riyani berjalan sambil mengelus perut nya yang hampir seperti balon.
" Nggak sayang maksud aku takut kam..." Ucapan Reza disambar oleh Riyani.
" Yaudah kalau mah gak mau gak papa! Tinggal ngomong aja aku gak suka disambut kamu apalagi kamu pake baju daster! Tinggal ngomong gitu aja ribet!" Riyani mengoceh dengan nada ngegas dan berlalu pergi meninggalkan Reza.
Reza memeluk Riyani dari belakang dan menempelkan dagunya ditengkuk Riyani "Sayang aku suka kok! suka! mana ada aku gak suka sama kamu! malah aku lebih suka wanitaa yang apa adanya! Kamu kenapa si sayang marah marah mulu... kalau aku salah kamu ngomong aja, ini malah aku pulang dari kantor kamu udah marah marah aja"
" Yaudah terima aja! mungkin bawaan dari kandungan! makanya kalau mas gak mau aku marah marah mulu, mas jangan nyebelin ngerti gak!?" Riyani memanyunkan bibirnya.
" Iya sayang iya marahin aja aku gak papa aku ikhlas" Ucap Reza membalikkan tubuh Riyani agar menghadapnya. Riyani malah pergi meninggalkan Reza dengan uring uringan.
" Mau kemana?"
" Makan es krim! kenapa" Jawab Riyani dengan nada jutek.
" Aku mau mandi,Airnya udah kamu siapin?" Reza melonggarkan dasinya sambil mengikuti Riyani.
" Udah" Riyani jutek
" Jangan jutek gitu dong sayang" Reza mencium puncuk kepala Riyani dan tersenyum. Tapi Riyani hanya berlalu meninggalkan Reza dan duduk di meja makan.
Reza pun pergi meninggalkan Riyani yang sedang ngambek dengannya, Reza memutuskan untuk mandi dan membereskan pekerjaannya diruang kerjanya.
Riyani yang sedang asik memakan hanya menghembuskan nafas dengan kasar, karna Reza tidak membujuknya lagi.
Udah tau istri lagi ngambek! bujuk kek! apa kek! ini malah pergi! Nyebelin!!! Batin Riyani bergejolak.
Tapi Riyani merasa bersalah pada Reza, karna Reza baru saja pulang dari kerjaan dan ia sudah memarahinya. Pasti Reza akan marah pada Riyani.
Riyani pun berjalan kekamar dengan membawa segelas Lemon tea yang masih hangat. Setelah menaruh lemon tea dimeja sofa kamar. Riyani menyiapkan baju tidur untuk Reza, Ia menunggu Reza keluar dari kamar mandi dan ingin meminta maaf pada Reza.
Reza pun keluar dari kamar mandi dengan rambut basah dan handuk sepinggang. Riyani hanya bisa bengong nelihat pemandangan itu. Reza mendekati Riyani dan menutup mata Riyani menggunakan telapak tangannya.
" Maaaas" Rengek Riyani ingin melepaskan telapak tangan Reza dari matanya.
" Gak boleh liat nanti bintitan matanya mau?" Reza menguatkan telapak tangannya agar Riyani tidak bisa melepaskannya.
" Yaudah cepet sana ganti bajuuu!!" Riyani mendorong Reza agar masuk ke ruang ganti.
" Iya iya" Reza masuk keruang ganti.
5 menit kemudian, Reza dan Riyani duduk disofa kamar. Riyani duduk membaca novel favoritenya sedangkan Reza tiduran disofa paha Riyani sebagai bantalnya.
" Mas maaf yah soal tadi" Riyani menundukan kepalanya.
" Udah mas maafin kok sayang, mungkin bawaan dari Reza junior ini" Reza mengelus perut Riyani, Riyani pun tersenyum mendengar itu.
" Eh iya mas, pas kamu pergi keluar negeri lagi itu ada ibu ibu komplek beli sayuran. Terus mereka ngegosip tentang tetangga sebrang kita tuh, katanya suaminya selingkuh dengan sekertarisnya gara gara dia lagi hamil besar. Selingkuhnya sih bukan di negara ini, tapi saat ada pekerjaan keluar negeri. Kasian banget yah mas..." Riyani menceritakan kejadian waktu itu ia berbelanja di depan komplek.
Cerita Riyani itu membuat Reza seperti tersambar petir yang sangat besar, ia terpaku mendengar ucapan Riyani...
***
Gak vote gak papa, Yang Penting LIKE and Komen Sebanyak banyaknya! Jadiin FAVORITE+❤ Ayo ayo!! Sekarang! jangan nanti nanti oke!! Makasih♥
seru Novelnya
mangkin seru aja nich, cepetsn up nya thor semangat ya 😊
resikinya akan kamu tuai reza ksian kan riyani