NovelToon NovelToon
Kematian Tanpa Nama

Kematian Tanpa Nama

Status: tamat
Genre:Horor / Iblis / Rumahhantu / Tamat
Popularitas:180.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Zora pulang ke kampung halaman Setelah sekian lama tinggal di kota, kepulangan dia kali ini tentu untuk merawat orang tua yang sudah begitu lanjut usia dan hanya Dia anak yang dimiliki oleh keluarga tersebut.

Rumah yang begitu besar dan terkesan begitu menyeramkan sekali bila hanya dilihat dari luar, tapi ternyata bukan hanya di luar dan di dalam telah menyimpan misteri yang begitu mengerikan sekali, bahkan Zora sama sekali tidak menyangka bahwa itu semua bersangkutan dengan dirinya.

Apa yang terjadi dengan rumah itu?

Apa kah Zora bisa bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Menemukan Zora

Felix berjalan mengikuti langkah Arya untuk menuju tempat yang menurut Pangeran ular ini bisa membuat pedang yang sangat ampuh sekali, bukan hanya dari bentuk saja yang sangat bagus namun kekuatan yang ada di dalam pedang itu mampu membuat siapa saja akan merasa terpesona sehingga banyak para iblis yang memiliki jabatan tinggi datang ke tempat ini.

Namun mereka harus rela mengantri dengan jarak yang begitu panjang karena banyak sekali para iblis yang datang ke tempat itu untuk membuat senjata, sementara yang mengerjakan adalah seorang kakek cebol dengan perut buncit, dia selalu berusaha untuk membuat apa saja yang terbaik agar para iblis merasa senang ketika datang ke tempat ini.

Felix duduk di atas batang kayu sembari memperhatikan apa saja yang ada di sana dan bagaimana kelakuan para iblis yang kebetulan hadir, bukan hanya Felix yang sedang memperhatikan namun dia juga diperhatikan oleh rombongan iblis lain karena mereka tahu bahwa dirinya adalah iblis campuran yang baru membuka segel.

Sebagian mereka justru beranggapan bahwa Felix hanya akan membawa kehancuran ketika dia tidak mampu mengendalikan apa yang ada di dalam diri ini, wajar saja bila banyak yang beranggapan seperti itu karena mereka sudah mengetahui bagaimana tabiat Nolan ketika dia masih menjadi siluman jahat yang memakan banyak nyawa manusia.

Darah campuran seperti itu memang sangat mengundang bahaya bila mereka tidak mampu mengendalikan diri dan tumbuh dalam dendam yang begitu besar, yang menjadi contoh utama tentu saja adalah kelakuan dari ratu ular itu sendiri ketika dia baru saja membebaskan diri dan mengikuti dendam yang ada di dalam hati dia.

Purnama sebenarnya juga sudah takut karena dia tahu bahwa di dalam hati keponakan dia ini masih menyimpan dendam yang sangat membara kepada Nolan, terlebih lagi sampai saat ini hubungan anak dan juga orang tua kandung itu masih belum membaik karena belum ada itikad dari Nolan itu sendiri sehingga wajar saja bila semua beranggapan bahwa Felix akan tumbuh menjadi Iblis jahat.

''Kau tahu kan keponakan ratu ular yang menjadi mangsa iblis pencuri kepala? dia yang tidak memiliki darah jahat saja bisa berubah menjadi iblis mematikan.'' bisik sundel bolong berwarna hitam.

''Ya.'' pocong yang ada di sebelah mengangguk.

''Lalu bagaimana dengan yang ini?'' sundel bolong itu melirik Felix.

''Bila dia akan berubah menjadi Iblis jahat maka itu sudah menjadi keputusan dia sendiri.'' pocong terlihat santai saja.

''Ya memang sih, tapi aku merasa kalau dia itu terlihat sangat alim dan juga kalem.'' ujar kuntilanak yang ada di ujung kiri.

''Justru yang tenang seperti itu sangat mematikan.'' jawab Banaspati.

Felix sebenarnya mendengar semua tentang percakapan itu sehingga dia merasa jenuh dan memutuskan untuk menjauh saja, terlebih lagi tadi Arya sudah memberikan antrian kepada kakek cebol sehingga nanti pedang mereka akan segera dibuat dan mereka berdua bisa jalan-jalan keliling alam gaib ini terlebih dahulu.

''Kau mampu membuat alam gaib bergetar karena mereka semua takut kepada dirimu.'' Arya berjalan di sebelah Felix.

''Mereka berpikir aku akan seperti Nolan.'' Felix tersenyum kecil.

''Ayah, Nak.'' Arya meralat ucapan Felix karena tadi Felix hanya menyebut nama saja.

''Eh tapi aku akan menunggu Berapa lama pedang itu selesai ya?'' Felix kembali mengalihkan pembicaraan.

''Tidak terlalu lama karena dia mengukir menggunakan kekuatan yang ada pada tangan dia.'' jawab Arya pula.

''Banyak.....

Felix tidak jadi melanjutkan ucapan dia karena mendengar seseorang berteriak seperti ketakutan dan juga kesakitan, Arya juga mendengar suara itu sehingga mereka segera berkelebat menuju arah suara tersebut untuk memberikan bantuan.

''Dimana itu, Paman?'' Felix tidak bisa fokus karena sumber suara itu seolah menggema.

''Sebelah sana!'' Arya cepat menuju arah utara karena dia tahu ini adalah suara manusia.

''Astaga, Kenapa bisa ada manusia tersesat dalam alam gaib seperti ini?'' Felix juga merasa kebingungan.

''Toloooooong!'' suara melengking nyaring terus terdengar karena saat ini Zora sangat panik dengan kondisi dia.

Sreeeeeet.

Sreeeeeet.

''Lepaskan, tolooooong!'' Zora berusaha untuk melepaskan akar yang menjerat tangan serta kaki dia saat ini.

Swash, swissss.

''Hah?!'' Zora menatap ke udara karena sejak tadi bayangan itu terus saja terbang ke sana kemari.

Sreeeeeet.

''Tidaaaaaaak, lepaskan aku sekarang!'' Zora semakin histeris karena tangan dia terasa begitu menyakitkan sekali.

Andai saja dia tidak lepas maka dapat dipastikan tangan itu akan putus karena akar ini seperti menjerat tanpa ada jeda walau hanya sedikit saja, rasa perih itu begitu nyata sehingga membuat Zora sangat ketakutan sekali, tubuh dia sudah berlumuran dengan lumpur berbau amis tersebut.

Wuuussssh.

Crassssh.

Kiblatan cahaya putih serta udara yang berubah menjadi dingin sekali, langsung menyambar ke arah tangan Zora sehingga wanita ini Kian menjerit karena dia berpikir bahwa nyawanya akan terlepas saat ini juga. namun ketika sudah melihat sendiri bahwa tangan itu terlepas dari akar tersebut, maka Zora segera merangkak keluar dari dalam sana.

''Mbak Zora!'' Felix kaget sekali melihat wanita yang sedang ketakutan di dalam alam gaib ini.

Zora yang sudah lemas segera berlindung di kaki Felix dan dia tidak memiliki rasa malu lagi karena menurutnya saat ini yang penting ada yang melindungi dia dari segala macam marabahaya, sama sekali tidak pernah dia sangka bahwa yang bisa menolong dia keluar dari dalam sini adalah Felix itu sendiri.

''Tolong aku, ada yang mau membunuh aku dengan akar itu.'' Zora gemetar karena memang sangat ketakutan setengah mati.

''Hilang?!'' Arya menatap kesana kemari karena sosok itu bisa menghilang dalam sekejap mata.

''Tidak ada lagi, Paman?'' Felix bertanya kepada Arya yang terlihat sedang kebingungan.

Arya menggeleng Karena dia sudah tidak menemukan keberadaan iblis tersebut di dalam sini lagi sehingga membuat dia merasa ini seperti sebuah jerat yang bersangkutan satu sama lain, sesaat Arya melirik kepada Zora yang sedang ketakutan itu namun dia tidak banyak berkata.

''Dia adalah wanita yang meminta bantuan kepada Abi.'' Felix langsung mengatakan kepada Arya.

''Kenapa Mbak bisa ada di dalam sini?'' Arya bertanya kepada Zora.

''Ak... aku....

''Dia tapi dicuri oleh seseorang sehingga kebingungan seperti itu dan tidak sadar sudah masuk ke alam gaib ini.'' Felix sadar tentang hal itu.

Melihat keadaan Zora yang seperti itu maka mereka baru menyadari bahwa Itu semua memang seperti ada sesuatu yang menarik, Arya masih terdiam karena dia belum mampu menebak apa sebenarnya permasalahan wanita itu ketika dia bisa berhubungan dengan iblis seperti ini, sebenarnya dia sudah memiliki firasat namun masih belum seberapa yakin.

Selamat sore, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
Itel A70 4/128
terima kasih thor🙏
Apriyanti
terimakasih.thor 🙏
azami muhammad
seru juga ya
V3
aku tunggu kisah yg lain nya kak 🤗
V3
ini rumah nya kn sdh di BAKAR sama Purnama , trs knp bisa orang-orang pada melayat kerumah Susi ❓🤔❓🤔
aneeeeh bgt yaaaa 🫣❓
Fiyan Ayu
mungkin mak othor lg kurang konsen y maakk..kan rumahnya udh dibakar sama Ratu Ular..tp gpp q tetep penggemar karya²mu thor😘😘😘..ditunggu kisah selanjutnya
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
seperti biasa kak karyamu luar biasaa, aku gak akan pernah bosan dengan ceritamu, semangat kak aku tunggu ceritamu lagii lope-lopee sekebonnn...
Siti Sarifah
selamat siang author....karya author membuat kami pembaca semangat.... terima kasih author,sehat selalu dan semangat berkarya untuk menghibur kami semua 🙏🙏🙏
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
pokoknya masih bnyak² ya mak othor dgn memanjakan para penggemarmu dgn kisah yg keren²,sukses selalu Aamiin
putri wahyu
pagi jg Bess..
mksh atas cerita2 yg sudah othor buat yg selalu bikin sedih,ketawa,deg degan aah pokoknya campur aduk,di tunggu karya2 selanjutnya,, semangat 💪💪👍
Nindiana Anasya
akhirnya berakhir juga pertempuran d Ngan iblis darah ini. semoga aja kedepannya jngan da iblis yg memfitnah para member
Ayuk Witanto
rumahnya kan udah di bakar ya Mak...apa masih bisa di tempati.atau cuma di taruh di depan
Ayuk Witanto
Alhamdulillah....tapi nanti bisa balik lagi gak
Betri Betmawati
bukannya rumah Sucipto udh dibakar purnama kok tiba-tiba rumah ada lg
membingungkan
MiilaaManurung
ga akan pernah bosan💪💪
Nurr Tika
💪 untuk berkarya tho
ismi
maaf ni thor bukannya rumahnya keluarga sucipto sudah dibakar oleh purnama,,lah ini kok masih berdiri megah ...ini aurhorbya typo apa ada rumah yg lain👃👃👃👃👃
Laila Amalia
sangat bagus ...
Laila Amalia
akhirnya tamat...
makasih bnyk Thor..
Di tunggu cerita selanjutnya
Eli Rahma
pagiiii othorrr
udah tamat aja nih..mksh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!