NovelToon NovelToon
Level Maks Sebelum Dunia Berubah

Level Maks Sebelum Dunia Berubah

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Fantasi
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: D'Silent Novel

Pada malam Tahun Baru 2035, seluruh manusia di bumi menerima sebuah notifikasi misterius yang muncul tepat di depan mata mereka.

【Integrasi Dunia akan dimulai dalam 365 hari.】

Tak ada yang tahu siapa pengirimnya. Tak ada yang mampu menjelaskan bagaimana layar itu muncul. Setelah berbulan-bulan tanpa kejadian apa pun, dunia mulai melupakannya dan menganggapnya sebagai fenomena aneh semata.

Namun, tidak dengan Leon.

Di malam yang sama, ia menerima notifikasi kedua yang hanya bisa dilihat olehnya.

【Sistem Simulasi Satu Tahun berhasil diaktifkan.】

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 — Insting yang Terbangun (Bagian 1)

Bayangan hitam itu melesat seperti kilat.

Leon hanya sempat melihat kilauan mata hijau Shadow Lynx sebelum monster itu muncul tepat di depannya.

Clang!

Cakar tajam menghantam Pedang Besi Standar di tangan Leon.

Benturan yang luar biasa kuat membuat pedang itu terlempar tinggi ke udara.

"Akh...!"

Telapak tangan Leon terasa mati rasa.

Jari-jarinya bergetar hebat akibat benturan tersebut.

Pedangnya berputar beberapa kali sebelum jatuh beberapa meter di belakangnya.

Kini...

Leon tidak lagi memegang senjata.

Shadow Lynx tidak langsung menyerang.

Monster itu mundur dua langkah, lalu menatap Leon dengan tenang.

Tatapannya seolah berkata,

"Sekarang bagaimana kau akan bertahan?"

Di belakangnya, tiga Shadow Lynx muda memperhatikan dengan penuh rasa ingin tahu.

Mereka sedang menyaksikan pelajaran terakhir dari guru mereka.

Rowan mengepalkan tangan.

Ia nyaris maju.

Namun ia menahan diri.

Quest itu belum selesai.

Selama Leon belum berada dalam bahaya mematikan, ia tidak boleh ikut campur.

Leon sendiri mengatur napasnya.

Jantungnya berdegup sangat cepat.

Pedangnya terlalu jauh.

Tidak mungkin diambil sebelum Shadow Lynx menyerang.

Kalau begitu...

Ia harus bertahan tanpa senjata.

Ia perlahan mengubah posisi kakinya.

Tangan kirinya berada di depan.

Tangan kanannya sedikit di belakang.

Posisi yang diajarkan Rowan ketika kehilangan senjata.

"Bagus..."

gumam Rowan pelan.

"Setidaknya kau tidak panik."

Shadow Lynx kembali merendahkan tubuhnya.

Detik berikutnya...

Sraaat!

Monster itu melompat.

Leon tidak mundur.

Ia justru memiringkan tubuhnya pada saat yang tepat.

Cakar Shadow Lynx hanya merobek ujung bajunya.

Begitu monster itu melewati tubuhnya, Leon memanfaatkan momentum untuk mendorong bahunya.

Buk!

Shadow Lynx kehilangan keseimbangan sesaat.

Meski tidak terluka, gerakannya terhenti.

Leon langsung berlari mengambil pedangnya.

Tinggal dua langkah lagi.

Satu langkah.

Tangannya hampir menyentuh gagang pedang.

Namun...

Shadow Lynx sudah kembali berada di belakangnya.

Terlambat.

Leon tahu ia tidak akan sempat berbalik.

Dalam sepersekian detik, sebuah firasat kuat muncul di kepalanya.

Jangan mengambil pedangnya.

Leon tidak tahu dari mana pikiran itu berasal.

Tetapi tubuhnya bergerak mengikuti naluri tersebut.

Ia membiarkan pedangnya tetap di tanah dan berguling ke samping.

Sraaak!

Cakar Shadow Lynx menghantam tempat pedang itu berada.

Tanah langsung terbelah.

Kalau tadi Leon memaksa mengambil pedang...

Tangannya pasti sudah putus.

Rowan tersenyum lebar.

"Itulah insting."

"Bukan berpikir."

"Tapi merasakan."

Leon masih terengah-engah.

Ia baru menyadari bahwa tubuhnya bergerak lebih cepat daripada pikirannya.

Tiba-tiba...

Ding!

【Skill Baru Diperoleh】

Insting Tempur Lv.1

Efek: Meningkatkan kemampuan membaca bahaya dan refleks saat berada dalam kondisi kritis.

Leon belum sempat membaca seluruh penjelasannya.

Shadow Lynx kembali mundur.

Namun kali ini...

Monster itu duduk.

Ia menjilat kaki depannya yang terluka oleh Rowan sebelumnya.

Lalu menatap Leon.

Beberapa detik berlalu.

Tidak ada serangan.

Tidak ada gerakan.

Kemudian, sesuatu yang sama sekali tidak diduga semua orang terjadi.

Shadow Lynx menundukkan kepalanya.

Hanya sebentar.

Sebuah gerakan yang sangat halus.

Namun cukup jelas untuk dilihat.

Daren mengucek matanya.

"Apa aku salah lihat?"

Pemburu lain ikut terdiam.

Rowan mengembuskan napas perlahan.

"Bukan..."

"...kau tidak salah lihat."

Shadow Lynx berdiri kembali.

Ia mengeluarkan suara pelan yang terdengar seperti dengusan.

Tiga Shadow Lynx muda segera berdiri dan mengikutinya.

Sebelum pergi, monster itu sekali lagi menatap Leon.

Tatapan itu tidak lagi berisi permusuhan.

Melainkan...

Pengakuan.

Dalam beberapa lompatan, keempat Shadow Lynx menghilang ke dalam lebatnya Hutan Greenwood.

Keheningan kembali menyelimuti tempat itu.

Leon masih berdiri tanpa mengerti apa yang baru saja terjadi.

"Apa..."

"...mereka kabur?"

Rowan menggeleng.

"Mereka tidak kabur."

"Lalu?"

"Mereka sudah selesai."

"Selesai?"

Rowan mengambil pedang Leon yang tergeletak di tanah, lalu menyerahkannya.

"Shadow Lynx dewasa tidak membunuh tanpa alasan."

"Terutama ketika sedang mengajari muridnya."

Leon menerima pedangnya dengan bingung.

"Maksudnya?"

"Mereka datang bukan untuk berburu."

"Mereka datang..."

"...untuk menguji."

Leon membelalakkan mata.

"Menguji?"

Rowan mengangguk.

"Dan menurutku..."

"...kau baru saja dinyatakan lulus."

Pada saat yang sama, jauh di puncak bukit yang menghadap Hutan Greenwood, pria tua berjubah abu-abu kembali muncul.

Ia tersenyum tipis sambil memegang sebuah tongkat kayu putih.

"Menarik..."

"Alpha memilih mengawasi."

"Shadow Lynx memilih menguji."

"Lalu..."

"...kapan Penjaga berikutnya akan datang menemuimu, Leon?"

Di balik awan yang perlahan menutupi matahari, sebuah bayangan raksasa bersayap melintas begitu cepat hingga tidak disadari siapa pun.

Kecuali...

Sepasang mata emas yang mengawasi dari kejauhan.

1
Dragonovic#
semoga seru nih 🫡
D'Silent Novel: Kalo ada masukan atau pun kritik, langsung komen aja ya 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!