NovelToon NovelToon
How Can I Run Away From That Obsessive Man

How Can I Run Away From That Obsessive Man

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kensujishisu

#timetravel
Sebenarnya aku seharusnya sudah mati kan? kenapa tiba tiba aku berada di dunia seperti manhwa... aku baru aja selesai baca ini novel? loh kok bisa masuk?
dan lagi kenapa aku jadi villainess kejam yang akan mengganggu tokoh utama cowok dan cewek yang ada di dunia ini! Elisia Verderick salah satu anak marquiss ternama di dunia novel itu, aku tidak mau berususan dengan pria pria obsesif di dunia ini.. bahkan sampai dikurung!?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kensujishisu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

"Hah!..... hah.... "

Elisia terbangun dengan sentakan hebat. Napasnya tersengal, dadanya naik turun cepat seperti baru saja lolos dari kejaran maut. Suara seprai yang ia cengkeram erat terdengar kasar di telinga. Ia terengah engah.

Mimpi buruk atau bisa dibilang kenyataan pahit yang pernah dialaminya itu tiba tiba saja muncul kembali, Elisia yang sudah berusaha melupakan masa lalunya di dunia aslinya itu terkejut sekali.

"Tidak... kenapa.. aku memimpikan masa itu, apakah karena aku tadi berusaha cari cara untuk mengakrabkan diri dengan Lea.. sepertinya begitu huft... "

Saat melihat cermin keringatnya mengalir deras, dan dia pergi kekamar mandi untuk membasuh wajahnya, melihat jam pukul empat pagi.

Tersadar sudah mau waktu sekolahnya walaupun tiga jam lagi, karena mimpi itu dia tidak ada energi untuk tidur kembali.

Dia pun bergegas untuk mandi, menyegarkan pikirannya didalam ruangan itu,mencoba mencari tenaga untuk masuk kelas yang pernah dia baca dinovelnya.

Tiga jam pun berlalu Elisia yang sudah siap berjalan kaki ke akademi, hanya berlangsung tujuh menit, banyak sekali kamar dan koridor asrama yang membuatnya bingung hingga memakan waktu.

Sampai kebawah, dia belum menemukan Lea, dia tidak melihat gadis itu selama dia menuruni tangga asrama.

Dia penasaran apakah Lea datang ke kelas sepagi itu, karena tidak dijelaskan dinovelnya secara detail rutinitas jam berapa pemeran utama wanita akan datang.

Banyak sekali siswa yang lalu lalang, menarik perhatian Elisia, bahkan saat dirinya lewat banyak mata yang memandangnya, sebenarnya dia berpikir apakah mereka mengetahui bahwa dirinya Vederick karena lambang kereta kuda itu.

Dia hanya berharap tidak bertemu Putra Mahkota dan Vion di sekitar sini, namun harapan itu seketika pupus ketika Vion berada di depan nya sejauh lima meter.

Tampaknya Vion belum menyadari keberadaannya, Elisia langsung putar balik dari tempat itu, dia berlari kencang seolah dikejar setan membuat orang di sekelilingnya kebingungan.

Elisia memacu langkah sesingkat mungkin, mengabaikan tatapan orang-orang di sekitar. Namun, di antara kerumunan itu, dia gagal menghindar dan menabrak seseorang.

Bruk

"Ah, nona????? tidak apa apa?? "

Suara itu Varenze?

Elisia yang menyadari bahwa dia menghantam Varenze membuat dirinya merasa bersalah karena lelaki itu pernah terluka.

Namun tidak berhenti disitu dia langsung menarik Varenze kearah belakang akademi mencari rute belakang untuk bisa sampai dikelas.

"Maaf tiba tiba menarikmu, tapi apakah anda tau rute untuk ke kelas masing masing tanpa melewati jalur tadi? "

"Ah... saya tau, saya sudah menghapal denah akademi ini kemarin, mari ikuti saya. "

Sudah diduga kejeniusan pemeran utama pria tidak diragukan lagi, Varenze sangat pintar disituasi seperti ini, aku bisa mengandalkannya.

"Saya minta maaf ya sudah membuat ada terkejut. "

"Mengapa minta maaf? tidak masalah nona, saya bahkan sangat senang bisa bertemu anda lagi di kesempatan ini saya selalu berharap bisa bertemu dengan nona lagi. "

"Terimakasih tuan muda Varenze.. "

"Apakah saya boleh tau mengapa nona berlari sekencang tadi? apakah ada masalah? "

"Saya tidak memiliki masalah khusus tapi saya hanya ingin mengeksplor akademi ini saja hehe...karena tadi sangat ramai sekali, jadi saya ingin mencari jalur yang sepi. "

Aku berbohong, tidak ingin membuat Varenze khawatir jika aku menghindari seseorang dia akan mengira aku bermasalah dengan orang itu, walaupun sejujurnya itu kenyataannya.

"Ah ngomong-ngomong, kelas saya kelas A anda kelas berapa? "

"Saya B nona..kita berdua bersebelahan. "

Untung saja aku bersebelahan dengan Varenze , membuat perasaanku lebih sedikit membaik setelah tau hal ini.. namun aku masih harus mengetahui aku akan bersama dengan siapa di kelas, apakah salah satu pemeran utama.. dan aku berharap jika iya aku bisa sekelas dengan Pemeran Utama wanita.

Saat kami berdua berjalan sebelum sampai dikelas, Elisia berhenti sejenak begitupula Varenze yang agak heran mengapa mereka seperti bersembunyi.

"Ah tunggu sebentar... "

Elisia melihat dari jendela kaca akademi, dia mencoba mencari cari dengan mata kepalanya bahwa apakah dia akan sekelas dengan salah satu pemeran utama dinovel ini karena cerita sudah mengalami perubahan jadi dia waspada sekali.

Seketika Elisia yang tadinya sangat panik tiba tiba merasa tenang karena Label A yang tercantum di kelas itu tidak menunjukan kehadiran pemeran utama pria didalamnya.

"Berarti ini kelas saya ya? "Tanya Elisia memastikan walaupun dia sudah melihat Label tanda itu.

"Tentu kelas anda yang ini, dan saya tepat disebelahnya...apakah nona mencari sesuatu? "

"Ah tidak, saya hanya agak gugup karena ini pengalaman pertama saya. "

"Ah saya juga.. saya tidak tau apakah saya bisa melaluinya karena saya tidak pernah berbicara dengan teman seumuran sama sekali kecuali anda. "

Elisia yang pasti sudah mengerti hal itu merasa khawatir juga, dikedepannya Varenze akan melalui banyak hal yang membuat dia kesulitan, namun untungnya dia tipe orang yang bisa bangkit kembali dan akhirnya di masa depan dia berhasil untuk membuat kehidupan nya lebih cemerlang, tapi karena aku ada disini, aku akan membantunya agar tidak ada yang berani mengganggunya lagi, tentu saja Lea pasti akan membantunya juga nanti.

Elisia dan Varenze pun pergi ke kelas mereka masing masing dan berpisah dititik itu juga.

Saat masuk banyak tatapan mata yang tertuju padanya,dia masih belum mengetahui pikiran mereka semua, yang jelas dadanya sekarang berdegup kencang.

Seolah olah dia kembali di saat dia masih sekolah dulu, dia yang tidak terlalu menyukai sekolah terpaksa untuk melalui masa ini lebih lama hingga lima tahun lamanya.

Elisia pun mencari kursi tempat duduk yang kosong.

Untung saja kursi kelas tidak berdampingan bersama dan hanya untuk sendiri-sendiri.

Jadi Elisia tidak perlu memaksa untuk bergaul dengan teman kursi sebelahnya seperti di kehidupan nya yang lalu.

Satu menit kemudian Guru kelas yang mengajar kelasnya Elisia pun masuk, dengan kacamata bulat itu dia adalah Guru Rodex Giancarlo,Viscount yang dikenal kecerdasan nya dalam semua mata pelajaran, yang sering dipanggil juga menjadi guru privat karena dia sepintar itu.

Tidak disangka sepertinya kelas A ini merupakan kelas berbakat yang dihadiri siswa peringkat teratas.

Sepertinya peringkat ini tidak always paling teratas tapi djbagi,namun guru yang akan mengajari kelas ini bukan main main.. tampangnya sangat cerdas hanya dilihat dari penampilannya.

"Terimakasih semuanya, yang sudah datang pagi-pagi ke kelas untuk memulai pelajaran kita ini perkenalkan saya guru yang akan mengajarkan kalian Rodex Giancarlo, untuk diawal kita akan saling mengenal dan kalian bisa berdiri dan maju satu persatu untuk memperkenalkan nama kalian.. "

Haa...tidak tau mengapa aku sangat gugup sekarang, kakiku sedikit gemetar jika hanya disuruh maju kedepan padahal hanya memperkenalkan diri..

1
Dania
semangat tor
GACHA LIFE
bagus!!
ygwegtloh
jgn jgn nnti pangeran nya masuk lebih awal juga
araraa
bdh bgt ga si😭 yang buat Vion tanggung jawab woi
KEITH
pintar banget putra mahkotanya keknya ga bisa dikibulin lagian yang malsuin juga tiba tiba bilang tampan kan ngakak🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!