NovelToon NovelToon
Aku Kembali

Aku Kembali

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Keluarga / Trauma masa lalu / Kebangkitan pecundang / Antagonis Jahat / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yourfee

Ervana yang lahir dari keluarga Moses merasa hidupnya berubah setelah kehadiran anak angkat keluarganya yang begitu disayang semua anggota keluarganya. Orang tuanya dan kakak laki-lakinya lalu memperlakukan Renita, adik angkatnya dengan penuh kasih sayang. Ia diasingkan, semua hal yang menjadi miliknya kini direbut perlahan oleh Renita Moses. Air mata dan kesakitan itu membuatnya nyaris gila. Ervana kalah dan memilih mengakhiri hidupnya dengan cara yang tak biasa, bunuh diri. Namun, jiwanya yang terperangkap dalam kegelapan sepertinya masih enggan untuk meninggalkan dunia penuh dosa ini. Ervana lalu kembali dengan versi baru yang membuat keluarganya tercengang.
"Aku kembali hanya untuk memberi pelajaran pada mereka bahwa aku tidak pantas diperlakukan seburuk ini". Persis ketika ia membuka matanya, kehidupan baru menyambutnya. Ervana lalu hidup menurut kepercayaannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourfee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23. Harusnya sejak dulu

 Di kediaman mewah milik keluarga Moses, Renita membaringkan tubuhnya di kasur empuk berukuran besar di kamarnya. Gadis itu tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya karena kepergian Ervana. Matanya terpejam rapat, namun bibirnya menyunggingkan sebuah senyuman penuh kemenangan.

"Ervana yang malang tapi sayang sekali aku tidak pernah mengasihaninya. Harusnya sudah sejak dulu ia mati, kehadirannya benar-benar merepotkan huh". Di dinding kamar itu, terdapat sebuah foto Ervana yang sudah koyak dan sangat tidak layak dipajang. Sekali lagi Renita mengambil sebuah pisau kecil lalu mencabik-cabik gambar itu sampai semuanya hancur tak berbentuk.

"Selamat jalan Ervana, neraka memang tempatmu hahahaha". Tawa itu menggelegar di seluruh penjuru kamar mewah milik Renita.

***

"Malang sekali nasib, Nona Muda. Aku memang pernah bermimpi terlahir di tengah keluarga kaya raya, namun jika nasibku seburuk itu lebih baik aku hidup sederhana". Seorang pelayan tua mulai berbicara. Tangan gempalnya sibuk mencuci piring.

"Keluarga Moses memang sangat buruk dan aneh. Bagaimana mungkin Nyonya lebih menyayangi anak orang lain daripada putri kandungnya? Terdengar tidak masuk akal, namun itulah kebenarannya". Si pelayan muda menggerutu kesal. Semua orang mungkin menutup mata atas semua rasa sakit yang diterima oleh Ervana, namun di balik sikap diam itu para pekerja rumah sepertinya sangat siap untuk menentang sang tuan rumah yang bahkan lebih memilih menyeruput segelas teh hangat daripada ke rumah sakit kota.

Pria itu berusaha terlihat tenang walaupun batinnya bergolak dengan hebat. Rasa kehilangan menjalarinya, namun keegoisannya sebagai seorang ayah tetap menang untuk ke sekian kalinya. Langkah kaki ringan terdengar mengalun lembut, mengusik indera pendengaran Efendi Moses. Pria berkuasa itu mengangkat kepalanya dan tatapan matanya langsung melembut ketika melihat putri yang paling disayanginya itu berjalan ke arahnya.

"Selamat sore, ayah". Suaranya terdengar sopan dan penuh keramahan, seperti terlalu dibuat-buat.

"Selamat sore, Nak. Mau ke mana? Kau terlihat sangat rapi". Efendi menelisik penampilan tak biasa putrinya.

"Aku ingin ke rumah sakit. Mungkin kakak dan ibu membutuhkan kehadiranku. Aku memang hanya anak angkat di rumah ini, tapi bagaimanapun juga Kak Ervana adalah kakakku walaupun-"..

"Walaupun ia begitu jahat? Kau terlalu baik, Nak. Tidak apa-apa, Renita. Sebentar lagi hidupmu akan baik-baik saja karena gadis itu telah mati". Efendi berbicara seolah putri kandungnya adalah seekor binatang liar yang kematiannya tidak berarti apa-apa baginya. Mati ya mati apa urusannya denganku? Batin pria itu tanpa rasa bersalah.

"Ayah, aku tidak pernah menganggap Kak Ervana orang jahat. Sebaliknya, aku menyayanginya walaupun ia begitu membenciku. Kurasa itu wajar karena aku tiba-tiba datang dan merebut semua yang menjadi miliknya. Aku begitu paham keadaannya, Ayah". Renita menundukkan kepalanya dalam-dalam, memainkan peran gadis lemah yang selalu menjadi tameng kebusukannya. Renita tak lebih licik dari ular, namun keluarga Moses terlalu buta dengan fakta itu. Di mata mereka, Renita adalah permata rapuh yang begitu pasrah ketika ditindas Ervana. Kesalahan di masa lalu menambah daftar kesalahpahaman yang semakin menyudutkan putri kandung keluarga itu. Efendi Moses, sang kepala keluarga seperti menggali kuburannya sendiri. Keluarga yang ia bangga-banggakan sebentar lagi akan menuju ambang kehancuran.

"Kau memang gadis baik, Renita. Ibumu sangat beruntung telah melahirkan anak sebaik dirimu". Efendi mengelus rambut panjang putrinya dengan sayang. Gadis itu susah payah menyembunyikan senyum penuh kemenangannya. Semua orang harus tau kabar gembira ini, namun sekarang bukan saat yang tepat untuk merayakan hari kemenangannya.

Bertahanlah sedikit saja, Renita. Semuanya akan menjadi milikmu.

"Apakah ayah tidak ingin ke rumah sakit? Bagaimanapun juga Kak Vana adalah putri kandung ayah. Ini adalah saat terakhir Ayah melihat wajahnya". Renita menunjukkan ekspresi kesedihan yang begitu palsu.

"Ah ini sedikit menjengkelkan tapi ayah akan ke rumah sakit". Efendi menghela napasnya dengan pelan, seperti ada beban berat yang menghimpit dadanya.

Keduanya lalu beranjak dari tempat penuh kenyamanan itu, menyongsong duka dan air mata yang mungkin saja tak mengharapkan kehadiran dua manusia tak punya nurani itu.

Renita yang mengenakan gaun pendek terlihat sangat cantik, seperti sebuah bunga segar yang baru mekar. Renita seperti sudah terbiasa dengan tatapan penuh kekaguman. Beberapa pengawal dan pelayan rumah itu berdecak kagum melihat penampilan anggunnya. Para pekerja di keluarga Moses seperti dibagi menjadi dua kubu, kubu Ervana dan kubu Renita, namun siapapun yang berada di pihak Ervana seperti tidak pernah punya kuasa untuk membela sang nona.

"Lihatlah, mereka begitu serasi sebagai ayah dan putri kesayangan. Nona Renita itu pintar sekali bermain peran, jauh berbeda dengan Nona Ervana yang selalu tunduk patuh pada takdir. Dia bodoh atau bagaimana? Membiarkan orang asing merebut posisinya adalah sebuah kebodohan". Seorang pelayan yang sedang membersihkan halaman depan mulai berbisik ke telinga temannya ketika tubuh dua majikannya telah masuk ke dalam mobil sebelum kuda besi itu melaju lalu hilang di tikungan kecil, menuju arah jalan besar kota itu.

"Hei, kau mungkin bebas berbicara seperti itu karena kau tidak pernah berada di posisinya. Kau bayangkan jika semua orang di rumahmu membencimu bahkan kakak kandungmu berada di pihak lawan. Tentu saja kau lemah!"

"Malang sekali nasibnya. Keluarganya sendiri yang mendorongnya pada kematian. Aku tidak pernah menyukai Nona Renita, terlalu palsu dan penuh intrik. Menganggap dia yang paling berkuasa atas seisi rumah Moses padahal siapa dia sebenarnya? Hanya gadis asing yang dipungut oleh keluarga Moses. Asal-usulnya bahkan tidak jelas lalu berlagak bersaing dengan sang putri kandung. Cih, gadis menjijikkan yang tidak tau diri. Jika aku berada di posisi Nona Ervana, aku sendiri yang akan menghabisinya dengan kedua tanganku. Gadis sialan itu sangat licik, keluarga ini terlalu bodoh untuk menilai fakta seterang itu. Huh, maaf aku terlalu emosi". Seorang pelayan bahkan nyaris berteriak jika tak ingat posisi mereka sekarang.

"Tutup mulutmu! Jika ini sampai ke telinga Tuan Moses, aku tidak yakin apakah kau masih bisa melihat matahari terbit besok pagi atau tidak. Nona Renita itu berlian berharganya Tuan Moses, jangan gegabah, bodoh!"

"Huh ayah dan anak angkat yang sama-sama bodoh". Pagar-pagar tinggi rumah itu menjadi saksi bisu bagaimana dua orang pekerja itu menghina sang pemilik rumah. Ini menjengkelkan! Mereka bahkan tidak punya keberanian untuk membenturkan kepala Efendi Moses ke jalan berbatu demi membuat pria itu kembali waras.

1
EMA
Semangat kk lanjut nya 💪 💪
EMA
Semangat kk 💪💪💪
Afee: Makasih kaaa🥰
total 1 replies
EMA
Lanjut kk
Alvi
lanjut thorrrr🔥🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!