Karena suatu kesalah pahaman Rangga sangat membenci Rastiaj, yang dulunya sangat ia sayang entah sebagai adik atau lebih dari sekedar adik, sampai menyiksanya hingga memasukkannya kedalam penjara
Hingga suatu malam karena di jebak oleh seseorang terjadilah cinta satu malam yang mana Rastia Melahirkan seorang putra di penjara.
Rangga menyangka kalau Rastialah yang menyebabkan tunangannya kecelakaan hingga koma bertahun-tahun.
ikuti kisahnya jangan lupa di vote ya 🤝🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom IRSA83, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB. 23. Tia yang malang
Setelah pertemuan Dengan dokter Arka tadi Rangga jadi di lema, di lema dari segala hal yang terjadi antara perasaannya ke Tia dan rasa penasaran siapa dalang dari hilangnya Tia secara Tia tidak punya musuh selain dirinya yang sering membullynya menyakiti perasaannya melukai fisik dan mentalnya. Ia mulai berpikir dan memikirkan perlakuannya ke Tia. Apakah dia keterlaluan dan bagaimana jika semua kata-kata dari dokter Arka itu terbukti bagaimana nanti ia kedepannya apakah ada maaf dari Tia. Secara selama ini dia membuat Tia seperti hidup tapi mati, ya mati rasa dari segala hal tentang dunianya, perasaannya dan orang-orang yang pernah dekat dengannya, betul kata Dokter Arka hanya Pak Anggara lah satu-satunya harapannya ia bertahan hidup.
Tidak !! aku harus mencari tau semua kejadian ini, aku berpikir apa mungkin selama ini ada ke kekeliruan yang terjadi tanpa aku sadari. Aku harus bisa memecahkan masalah ini, Ya semua hanya demi Pak Anggara dia tidak bersalah dalam hal ini. Aku harus menghubungi Sion dan mengumpulkan semua anak buahku, aku takut nanti betul-betul terjadi ke kekeliruan.
******"""******
Sementara di suatu tempat tepatnya di desa A Tia baru sadarkan diri, dan terkejut karena bangun dalam keadaan terikat dan berada di tempat yang asing, Ia kembali berpikir dan ia ingat ada seseorang yang membiusnya tanpa sempat mengenal siapa orang itu. Dia berteriak memanggil-manggil seseorang, tapi yang datang hanya seorang laki-laki jangkung. Orang itu mendekat dan melarang Tia untuk berteriak.
Siapa kamu apa salahku kepadamu kenapa kau menyekat aku di sini kita tidak pernah punya urusan. Sambil berusaha melepaskan ikatan di tangannya, dan meronta-ronta dan terus berteriak. Laki-laki itu jadi emosi melihat kelakuan Tia dan akhirnya dia menampar Tia dua kali, Tia jadi meringis ke sakitan, sambil menangis, laki-itu mencari sesuatu untuk menyumpal mulut Tia agar bisa diam, Tia menangisi Takdirnya yang tak pernah lepas dari masalah, dalam hatinya selalu berkata kenapa Tuhan memberikan Ujian seberat itu sambil menangis tersedu-sedu. Sementara laki-laki tadi menghubungi Tina melaporkan semua kejadian barusan, sementara Tina hanya tertawa mendengar semuanya. Ia berpesan agar tetap waspada dan menjaganya sampai ia datang dengan Regina. Sekitar dua jam menunggu Akhirnya Tina datang dengan Regina. Tapi hanya Tia yang muncul Regina hanya bersembunyi di balik Tiang besar dia hanya ingin menyaksikan dari jauh dua bersaudara yang saling membunuh, sambil dalam hatinya tertawa, Tina tidak tau kalau di balik rencana itu Regina ingin cuci tangan dan hanya mengkambing hitamkan Tina. Tak lama Tina muncul di hadapan Tia sambil bertepuk tangan.
Selamat datang di neraka ke suami Adekku tersayang, sambil tertawa dan mendekat ke arah kursi Tia, dia memegang penyangga kursi sambil membisikkan sesuatu dan membuat Tia murka dan berontak tapi sayang tidak bisa berbuat apa-apa, Tina membuka sumpalan mulut Tia dan ternyata Tia meludahi muka Tia, Tina tidak sempat menghindar dan akhirnya ia murka, Tina menjambak rambut Tia dan menamparnya sampai keluar darah di rambutnya tapi Tia berusaha kuat dia tidak ingin kelihatan lemah dihadapan musuh-musuhnya.
Bertobat lah Tina, ingat aku memang tidak punya siapa-siapa tapi aku punya Tuhan dan ia melihat semua perbuatanmu, Tapi Tina hanya tertawa dan meludah ke samping. Dia berkata kalau dia tidak percaya hal seperti itu karena dia menganggap di dunia ini hanya uang yang bisa membuat orang di hargai dan di hormati tanpa uang manusia hanya butiran debu bagi orang kaya, dia mengingat dan menceritakan bagaimana dulu hidupnya, dia hanya bisa menunggu belas kasihan orang lain agar bisa makan, kadang juga harus membantu orang cuci piring di warung untuk mendapatkan nasi untuk satu kali makan, dan masih banyak lagi dan ia tidak mau merasakan hal itu lagi, jadi dia ingin agar bisa melenyapkan Tia kemudian membunuh Pak Anggara dan tidak ada lagi yang bisa mengganggunya.
Jadi Adikku Sayang jika kamu percaya Tuhan akan menolong mu maka kamu panggil ia sekarang, sambil Tina tertawa terbahak-bahak. Tia hanya berdo'a semoga ada keajaiban dan bisa bebas dari tempat itu. Sementara Regina hanya bisa tertawa dan merekam ke jadian itu, Tina sudah masuk jebakannya maka jika nanti ke Tahuan ia bisa cuci tangan. Setelah puas menyiksa Tia, Tina memanggil pengawalnya dan menyuruh untuk menjaganya baik-baik jangan sampai bisa melarikan diri dan dia membiarkan memberikan air dan makan, ia ingin menyiksa Tia perlahan-lahan tentu saja itu perintah Regina. Setelah itu ia berlalu pergi.
Tampaknya kamu sangat bahagia Regina melihatnya me derita begitu, kita harus menyiksanya dulu kemudian membuang nya ke jurang atau membakarnya biar tidak ada jejak. Regina hanya menuruti semua rencana Tia baginya itu bukan urusannya terserah apa rencananya yang penting Regina tidak mengganggu Rangga lagi, dan bisa hidup bahagia bersama Rangga. Ia memberikan uang kompensasi sebanyak seratus juta ke pada Tina. Sisanya nanti setelah semua beres(Regina). Tina hanya mengiyakan.
Sementara Sion sedang menghack semua CCTV yang telah di retas, jadi Sion mempunyai banyak ke ahlian makanya dia jadi Asisten sekaligus sekretaris ke percayaan CEO Rangga. Sementara Sean pulang ke rumah untuk ganti pakaian, dan juga ingin bertemu Austyn, karena putranya itu tidak bisa diam terus merengek Minta ketemu Ayahnya, dia terus menelpon karena semalam tidak pulang ke Rumah. "Sambil berjalan masuk ke rumah ia terus menelpon Sion tentang perkembangan apa yang Sion bisa temukan dari ke jadian itu, karena tidak menengok kiri dan kanan ia tidak melihat kalau kakeknya memperhatikan dari tadi dan mendengar obrolannya dengan Sion.
"Rangga kamu baru pulang?? Dari mana saja dan barusan apa yang kamu bicarakan dengan Sion ada masalah apa atau ada masalah di kantor?? Sebenarnya Tuan besar sudah tau tentang hilangnya maya karena dia punya orang tersendiri untuk memata-matai setiap kelakuan Rangga, tapi ia ingin Rangga sendiri yang jujur!!Apakah kali ini dia akan jujur karena sebenarnya Tuan Besar tau kalau sebenarnya Rangga itu mencintai Tia, dan semenjak mengetahui kalau Tia adalah ibu kandungnya Austyn tidak pernah memikirkan lagi bagaimana nanti perjodohan Regina dengan Rangga, kelak kalau semuanya terbongkar maka ia akan menyerahkan ke putusan ke pada Rangga dan selama ini semua tindakan Rangga ke pada Tia ia tahu, tapi ingin agar Rangga bisa menyadari kesalahannya sendiri dan perasaan ya sendiri, dan dia menganggap nanti kalaupun Tia tidak mau memaafkannya maka itu adalah hukuman untuk Rangga tanpa harus turun tangan menghukum Rangga .
***"""Ingat ya Reader penyesalan itu selalu datangnya di belakang kalau di depan namanya selamat datang,,, Canda Author ya heheee 😀🙏🤭 ingat likenya dan komentarnya tolong bantu Author ya 🙏