NovelToon NovelToon
MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA

Status: tamat
Genre:Romantis / Duda / Tamat
Popularitas:15.7M
Nilai: 4.6
Nama Author: ichag

Shofia seorang gadis usia 22 tahun tercatat sebagai mahasiswa kedokteran yang terpaksa harus menerima menikah dengan Rayyan seorang duda beranak satu demi untuk membalas kebaikan ibu widya mama dari Rayyan.

Rayyan seorang duda keren beranak satu yang notabene tidak percaya dengan cinta harus mau menikahi shofia wanita yang di pilihkan putrinya kyara untuk dirinya .

akankah cinta mereka akan tumbuh? mampukah shofia mencairkan hati Rey yang sudah beku? yuk baca cerita lengkapnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ichag, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23

di perusahaan rayyan tampak sibuk dengan tumpukan file file yang harus dia tanda tangani

" tok tok.tok.. !

" masuk " jawab Rayyan

" maaf tuan permisi " ucap Aldo sopan

" ada apa Al ?" tanya Rey

" maaf tuan tadi saya dapat email dari Malaysia katanya ada masalah dengan perusahaan di sana dan seperti nya masalahnya sangat serius tuan karena Jika tidak ditangani dengan segera saya takut perusahaan disana akan mengalami kehancuran " terang Aldo

" apa seserius itu ?" tanya Rey lalu menutup arsip yang sudah dia buka dan menatap Aldo serius

" sepertinya begitu tuan saya baru saja menerima pesan dari orang kepercayaan saya mereka bilang sepertinya kepala manager di sana sedang melakukan kecurangan " terang Aldo lagi

" kamu cari bukti bukti itu dan kalau perlu kita segera berangkat ke sana !"

" baik tuan saya akan mencari bukti dan informasi yang lengkap kalo begitu saya permisi tuan!" ucap Aldo lalu bergegas keluar dari ruang Rey.

Rey tampak geram mendengar anak buahnya Berani bermain curang di belakang nya

" do ke ruang gue sekarang !" perintah Rey

" baik tuan " dengan cepat Aldo masuk ke ruangan atasannya

" do kamu atur keberangkatan kita ke Malaysia malam ini sepertinya dia ingin bermain-main denganku " seringai Rey

" baik tuan " jawab Aldo sambil menundukkan kepalanya sopan lalu keluar dari ruangan atasnya nya dia raih benda pipih miliknya kemudian tampak menghubungi seseorang sekitar tiga puluh menit Aldo kembali masuk ke ruangan bosnya

" tuan pesawat akan berangkat jam 8 malam nanti dan semua keperluan tuan sudah saya atur" terang Aldo

" bagus sekarang antara kan aku pulang !" perintah Rey lagi sambil merapikan berkas berkas dan memasukkan ke dalam tasnya

" baik tuan " lalu Rey mengambil tas laptopnya dan jasnya yang tertengger di sandaran kursi kerjanya lalu berjalan keluar dari ruangannya diikuti Aldo asisten pribadinya.

Aldo memencet ruangan persegi didepannya dan tak lama ruangan itu terbuka mereka masuk di dalam nya tak berapa lama kotak persegi itu pun bergerak turun perlahan hingga ke lantai dasar dan kotak itu pun terbuka dan tampak dua orang petinggi di perusahaan tersebut sedang berjalan keluar dari lift semua karyawan memandang takjub atas ketampanan dua orang yang berjalan di hadapannya mereka menyapa sambil menundukkan kepala sopan sambil sesekali mencuri pandang pada atasan mereka dengan penuh kekaguman " ah seandainya bos memandang ku sekali saja betapa bahagianya " itulah celoteh salah seorang resepsionis A

" huh jangan ngayal kamu mana mungkin dia mau memandangmu melirik aja ogah " jawab resepsionis B

" kamu benar kenapa ya bos kita sama sekali tidak pernah memandang kita atau jangan jangan dia guy lagi hiiii " kata resepsionis A lagi

" hus jangan ngaco kamu nanti ketahuan bos tamat hidup mu udah nggak usaha mikir macam macam yang penting kita kerja dapat gaji udah " resepsionis B mengingat kan

" ah ya kau benar udah ayo kerja lagi " lalu mereka pun kembali dengan tugas mereka masing masing.

Rey tiba di rumah sesaat sebelum makan malam Aldo setelah mengantar tuannya segera pulang ke rumahnya untuk mempersiapkan segela keperluan pribadi nya.

Rey memasuki kamarnya lalu membuka pakaiannya kemudian masuk kedalam kamar mandi untuk berendam sejenak dengan air hangat untuk merileks kan pikirannya yang sedikit kacau Setelah berendam selama Lima belas menit dengan sabun aroma terapi Rey keluar dari bath tub lalu membilas tubuhnya dengan shower. selesai mandi Rey mengenakan celana jeans dengan atasan kemeja lengan panjang.

sementara di kamar kyara tampak selesai mandi dan berpakaian rapi lalu kyara pun keluar dari kamarnya menuju dapur karena merasa tenggorakan nya haus.

sedang Rey yang sudah rapi melangkah keluar dari kamar nya lalu masuk ke kamar kyara. di kamar kyara Rey duduk di tas ranjang putrinya menunggu kyara selesai mandi.

sedang Shofia sedang menyelesaikan ritual mandinya lalu kemudian hendak meraih handuknya

" ya ampun mana kimono handukku ya Tuhan aku lupa membawa nya terus aku keluar pake apa " gumam Shofia. karena keburu tadi kyara merengek minta di mandikan olehnya.

Shofia mengedarkan pandangannya lalu dia melihat handuk yang berjemur di dalam kamar mandi lalu dengan cepat dia melilitkan handuk di tubuhnya yang hanya mampu menutupi bagian gundukan didepannya sampai pahanya

" ah nggak papa toh hanya ada kyara di dalam kamar ini " batin shofia lalu Shofia pun keluar dari kamar mandi

" sayang kyara lihat handuk kimono mami nggak " tanya Shofia sambil berusaha mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil sedang Rey yang duduk di ranjang kyara diam mematung menatap sosok indah di depan matanya melihat Shofia hanya menggunakan handuk yang hanya menutupi dadanya dan dengan paha putih mulusnya yang terekspos membuat sesuatu yang dibawah sedikit menegang

" sayang kok nggak jawab sih ?" ucap Shofia lagi lalu menoleh ke arah ranjang putrinya

" aaaahr pak Rey apa yang anda lakukan di sini ?" teriak Shofia lalu berlari dan bersembunyi di balik pintu kamar mandi Rey yang mendengar teriakan Shofia langsung tersadar dan dengan cepat dia berusaha menetralkan degupan jantungnya sambil menelan salivanya

" Ka-kamu kenapa di kamar anak saya !" tanya Rey dengan suara sedatar mungkin

" maaf pak Rey saya habis mandikan kyara dan sekalian juga saya mandi di sini " jawab Shofia

" saya mencari kyara saya kira kyara yang mandi tadi " ucap Rey lalu berjalan keluar dari kamar kyara sedang Shofia mendengar langkah kaki yang mulai menjauh akhirnya keluar dari kamar mandi lalu dengan cepat Memakai pakaian nya dan langsung turun ke bawah ikut menyiapkan makan malam.

Kini semua sudah duduk di meja makan Shofia hanya menundukkan kepalanya dia sangat malu untuk bertatapan dengan Rey setelah kejadian memalukan tadi di kamar kyara sedang Rey sesekali melihat ke arah Shofia.

" mami aku mau telur itu mam " pinta kyara

" ah iya sayang ini " lalu Shofia mengambilkan telur untuk kyara kemudian mereka pun makan dalam suasana hening. selesai makan Rey duduk di ruang keluarga bersama mamanya dan juga kyara sedang Shofia sedang menyiapkan puding untuk makan penutup mereka.

" mama kyara papi malam ini akan pergi ke Malaysia karena ada urusan mendadak yang harus aku selesaikan " ucap Rey dan bersamaan dengan itu Shofia datang nambawakan disert dan meletakkan dia atas meja

" emang harus malam ini berangkat ?" tanya mamanya

" Iya ma karena aku ada urusan yang sangat mendesak " jawab Rey

" papi lama nggak di sana soalnya aku mau ulang tahun jadi papi harus ada saat aku merayakan nya " ucap kyara sambil sesekali menyuap puding di arahkan ke mulutnya

" papi usahakan pulang secepatnya agar saat kamu ultah papi sudah ada di rumah oh ya kamu minta oleh oleh apa sayang ?" tanya Rey

" apa saja Pi " jawab kyara lalu terdengar suara bell rumah dan tak lama bi jum datang menghampiri

" maaf tuan tuan Aldo sudah menunggu di depan " lapor bi Sumi

" baik bi suruh menunggu sebentar aku mengambil tas ku dulu " ucap Rey

" baik tuan "

Rey pun naik ke lantai atas untuk mengambil barang barangnya lalu turun ke bawah tempat di mana semua anggota keluarga berkumpul.

" sayang papi berangkat kamu jangan nakal ya !" pesan Rey sambil memeluk putri nya lalu mencium pipi putrinya kemudian Rey berlalih ke mamanya

" ma aku berangkat ya titip kyara " ucap Rey sambil mencium punggung tangan mamanya

" kamu tenang aja sekarang kan sudah ada Shofia yang bantuin mama jangain kyara " jawab mami nya. Rey hanya diam dan hanya melirik Shofia sebentar lalu berjalan keluar dari ruang keluarga menuju ruang tamu yang tampak Aldo sudah menunggunya

" kita berangkat tuan ?"

" ya ayo ! ma kyara papa berangkat ya ! assalamualaikum " ucap Rey

" waalaikum salam kalian hati hati " ucap mamanya lalu Rey dan aldo pun masuk ke dalam mobil dengan diantar sopir menuju bandara.

1
quena bsi
tidak ada persahabatan lawan jenis yang sdh dewasa bisa murni jk rey tdk menyudahi persahabatan ini pasti shofia yg sakit
nissa
ya andika pe pot gi jauh ll da gi
kirei ardilla
aduh! pasti si Rey bakal berpikiran anaknya dicuci otaknya sm Sofia mk nya bisa ngomong gitu
Sulainiothman Sulainiothman
Luar biasa
Yeti Mirahayu
baru baca kok kayanya seru ni. /Good/
Riska Susanti
cerita nya brantakan jungkir blik
Rivi Ferdimansyah
udah duda juga😁
Rivi Ferdimansyah
🤣🤣
Rivi Ferdimansyah
🤣🤣
Rivi Ferdimansyah
lanjut👍
Rivi Ferdimansyah
👍👍mantap
Rivi Ferdimansyah
😘
Prima Electric
masa sidang pengadilan bisa ditunda karena adanya surat penangkapan dari kepolisian, ini tidak sesuai dgn kaidah hukum berlaku
Prima Electric
kok calon dokter, bisa ga hal begini?
Rivi Ferdimansyah
semoga kiara bahagia terus sama maminya😍
Eu Angel Lie
ud like n vote
Sri Widjiastuti
uhuiii
Allenn
Sofia
Vien Habib
Luar biasa
Mohammad Indra Biki
ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!