seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ibu suri muntah darah setelah tau apa yang terjadi
Di sore harinya,Aluna yang sedang bersantai di taman nya tiba-tiba melihat kedatangan Arjuna,dia menatap Arjuna dengan alis terangkat.
" bagaimana apa semua harta Duke dan markurius sudah kalian bawa ke istana ? " tanya Aluna dengan serius.
" sudah yang mulia,,dan Duke juga markurius berserta keluarga nya sudah di hukum mati,,,dan kematian mereka membuat kehebohan di kerajaan ini yang mulia,,,banyak rakyat yang mengatakan anda terlalu kejam dan tidak berperasaan " jujur Arjuna meringis saat dia memberitahu Aluna tentang semua orang yang menggosip nya.
" biarkan saja,,aku tidak perduli aku juga melakukan semua ini demi kebaikan mereka semua,,tapi mereka malah menganggap ku seperti itu,, suatu saat aku akan membuat mereka merasakan kelaparan karna membela para pejabat yang korupsi,,,mereka benar-benar egois " kecam Aluna yang tidak menduga mereka masih membela nya.
Jelas-jelas bukti nya sudah ada,dan mereka masih saja menganggap nya sebagai orang yang tidak berperasaan?? Lalu bagaimana dengan rakyat bagian Utara yang kelaparan karna ulah Duke dan markurius? Dia benar-benar sangat marah pada rakyat nya disini.
Arjuna yang mendengar ucapan Aluna mengangguk setuju,dia juga benar-benar muak dengan rakyat yang membela penghianat itu.
" oh iya yang mulia...saya lupa ibu suri sebentar lagi akan sampai di istana dan saya mendengar kabar itu dari para pelayan ibu suri " bisik Arjuna.
Aluna mengipas angin yang ada di depan wajah nya,lalu dia menatap Arjuna dengan geram.
" pergilah gosok gigi mu mulut mu sangat bau !! Kamu membuat ku merasa jijik !! " tekan Aluna yang terlihat menarik nafasnya dalam-dalam agar menahan amarahnya.
Arjuna terkejut mendengar itu,dia mencium bau mulutnya dan benar saja dia tersenyum cengengesan pada Aluna.
"hehehhe maafkan saya yang mulia,,kalau begitu saya pergi dulu ya,,," Arjuna langsung berlari karna merasa malu pada Aluna.
sedangkan Aluna mendengus,dia berdiri dan berjalan menuju istana Phoenix,dia akan menunggu kedatangan ibu suri di istana nya dan dia yakin ibu suri pasti akan datang menemui nya.
***************
di gerbang istana,kereta mewah ibu suri memasuki istana,dia dibantu turun oleh pelayan pribadi nya,ibu suri tersenyum saat melihat istana dia merasa senang karna bisa kembali lagi ke sini.
" yang mulia ibu suri hati-hati jalan nya,,dan anda tenang saja pasti yang mulia putri Aurora sudah bersiap-siap menyambut kedatangan anda " ucap pelayan pribadi nya yang bernama Ema.
" tentu saja,dia hanya menunggu hadiah dari nenek nya bukan merindukan ku,,,anak itu memang selalu mementingkan hadiah "ibu suri geleng-geleng jika mengingat kelakuan Aurora.
Sedangkan para pelayan yang melihat kedatangan ibu suri terkejut,mereka tidak menyangka ibu suri akan kembali secepat itu,,meski dia sudah pergi bertahun-tahun mereka pernah mendengar ibu suri akan kembali saat usia putri Aurora memasuki gadis remaja.
Di sepanjang jalan,ibu suri merasa ada keanehan dengan semua pelayan dan prajurit,dia juga melihat mereka yang semakin menjauh dan bersembunyi.
" aneh ada apa dengan mereka,,biasanya mereka akan menyambut kepulangan ku dengan antusias tapi ini " batin nya,dia juga melihat kearah depan,dia semakin bingung karna tidak melihat kemunculan Aurora dan putri mahkota Amanda ?.
Benar dia baru ingat putri mahkota putri permaisuri yang anggun.
" Ema apa kamu merasa aneh dengan semua orang di istana? Dan kenapa aku tidak melihat selir agung ataupun permaisuri? Bukankah kepulangan ku sudah di beritahu? " bingung ibu suri.
" saya juga tidak mengerti yang mulia,,dan apa yang anda katakan benar semua orang terlihat menjauh dan menatap anda tidak seperti biasanya " jujur Ema yang masih melihat semua orang yang bersembunyi di balik tiang istana.
" kalau begitu antarkan saja aku ke istana anggrek,,aku ingin beristirahat dan jangan lupa pergilah ke istana sakura panggil cucu kesayangan ku mungkin saja dia tidur atau belajar " ucap ibu suri lagi.
" baik yang mulia " jawab Ema dan akhirnya dia membawa ibu suri ke istana anggrek,setelah mengantarkan ibu suri Ema pergi menuju istana sakura.
sepanjang jalan tidak ada yang mau berpapasan dengan nya,, seolah-olah mereka takut bertemu dengan nya.
" ada apa dengan semua orang ? " bingung nya,dan anehnya dia tidak melihat pengawal yang berjaga di istana sakura??
Dan dengan cepat dia membuka pintu istana sakura,,setelah pintu terbuka dia tertegun saat melihat istana sakura tidak terawat ! Banyak daun-daun yang berjatuhan dan tanaman yang mati.
" apa telah terjadi sesuatu di istana ? Aku harus memastikan nya " ucapnya,,dia sedikit berlari memasuki kamar putri Aurora.
Setelah sampai disana,dia menahan nafas saat melihat kamar itu berantakan,dan semua benda berharga kosong ?..
Dia panik dan kembali berlari menuju istana anggrek,setelah berlari dengan nafas ngos-ngosan dia melihat ibu suri sedang memijit pelipisnya.
" yang mulia ibu suri gawat " heboh Ema yang sudah berdiri di dekat ibu suri.
Ibu suri mendongak dia menatap Ema yang terlihat pucat.
" ada apa ? Kenapa kamu berkeringat? " tanya ibu suri tidak biasanya pelayan nya ini berlari di istana.
Ema menarik nafasnya dalam-dalam,dan setelah itu dia menatap ibu suri dengan jantung berdebar kencang..
" yang mulia saat saya masuk kedalam istana sakura,,istana itu kosong,,bahkan istana itu tidak di rawat,,,saya juga melihat kamar putri Aurora berantakan dan barang berharga disana tidak ada sama sekali ,,,apa mungkin sesuatu telah terjadi di istana yang mulia ? " beritahu Ema dengan terbata-bata.
Ibu suri terkejut,dia berdiri dengan jantung berdebar kencang.
" apaaaa...?. Dimana cucuku ? Apa dia kenapa-napa?? tunggu apalagi cepat panggilkan Kasim kesini,,," desak nya dengan cemas.
Ema mengangguk,dia pergi dengan berlari,ibu suri kembali duduk dan termenung memikirkan apa yang sudah terjadi selama kepergian nya.
" pantas saja semua para pelayan menatap ku dengan aneh,, ternyata mereka mengetahui sesuatu aku harus bertemu dengan cucuku jangan sampai dia kenapa-napa" gumam nya,,tidak beberapa lama Ema datang dengan wajah pucat nya.
dia menatap ibu suri dengan tercekat, melihat Ema yang tidak membawa Kasim ibu suri merasa bingung.
" dimana Kasim yang kamu panggil? Kenapa dia belum datang ! " tanya ibu suri.
Ema langsung berlutut,dia menatap ibu suri dengan bibir bergetar, melihat reaksi nya ibu suri menahan nafas..
" ada apa Ema. ? Jawab pertanyaan ku dimana Kasim ? kenapa kamu tidak membawa nya ? " ibu suri terlihat ketakutan,apalagi melihat tingkah pelayan nya..
" yang mulia... hikkkssssssssss Kasim... Kasim sudah tewas karna dia berkhianat pada kerajaan ini,,dia...dia menculik semua anak kecil dan menjual nya,,,setelah kejahatan nya di ketahui dia...di hukum mati dan mayat nya juga di gantung di alun-alun kota " beritahu Ema dengan suara bergetar.
" apaaaaa...?? Bagaimana mungkin?? " ibu suri setengah berteriak sembari memegang dadanya yang terasa sesak,dia benar-benar tidak menyangka Kasim yang di percayai putranya ternyata seorang penghianat.
Tiba-tiba dia mengingat putri Aurora,dengan wajah panik dia bertanya pada Ema.
" lalu dimana cucu ku Aurora? Ema beritahu apa berita apa yang kamu ketahui!!! Jangan berani menyembunyikan apapun dari ku Ema !! " bentak ibu suri sembari berdiri karna sudah tidak sabar menunggu Ema memberitahu keberadaan cucunya.
Ema ketakutan saat melihat ibu suri memegang dadanya,tapi dia juga tidak berani menyembunyikan apapun dari ibu suri.
" yang mulia...putri Aurora...dia...dia sudah tewas beberapa Minggu yang lalu,,putri Aurora di temukan mengambang di danau samping istana sakura " ucap Ema yang terlihat menangis.
jedarrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
ibu suri mematung ditempat,dia menjatuhkan tubuhnya di kursi,, sedangkan Ema kembali melanjutkan ucapannya.
" sedangkan selir agung juga sudah tewas karna permaisuri meracuninya disaat dia masih terpukul karna kepergian putrinya,,karna itu ... raja yang telah mengetahui perbuatan nya,,mengurung permaisuri di istana dingin..tapi kondisi raja juga sangat memprihatikan dia..dia tidak bisa berbicara juga tubuhnya tidak bisa di gerakkan " beritahu Ema.
Jedarrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
ibu suri muntah darah saat mendengar semua yang terjadi di istana,dia memukul dadanya yang terasa sesak dan air matanya mengalir deras.
" yang mulia ibu suri,,,apa anda baik-baik saja ? Pengawal...!! cepat panggilkan tabib istana " teriak Ema saat melihat ibu suri muntah darah.
Dia merasa panik dan membopong tubuh ibu suri keranjang,,mata ibu suri berkunang-kunang, tubuhnya bergetar hebat.
" lalu siapa...siapa yang menduduki singgasana Raja? " tanyanya dengan suara bergetar. Apa itu putri mahkota fikir nya.
" yang mulia,,itu...yang mulia putri mahkota jatuh saat berkuda dan dia di nyatakan lumpuh selamanya,,karna hanya tersisa Putri Aluna ,,,anak selir Diana dia sudah di angkat menjadi Ratu beberapa hari yang lalu..." beritahu Ema lagi dengan tatapan khawatir.
" apaaaa...hahahhahaa...tidak mungkin anak seorang selir menduduki tahta...tidak...." tawa ibu suri yang merasa konyol,dia benar-benar tidak percaya dan dia menyangkal hal itu.
Apalagi sekarang anak dari Selir itu sudah dinobatkan sebagai Ratu?? Dia benar-benar tidak terima,,ibu suri kembali muntah darah hingga akhirnya dia pingsan.
" yang mulia,,,, pengawal cepat bawa tabib kesini,,, hikkksssssssss yang mulia ibu suri bertahan lah " teriak Ema dengan meraung,,Ema juga saat mendengar kabar itu merasa shock.
Dia benar-benar tidak menyangka masalah istana sebesar ini, bahkan kerajaan ini sudah di atur oleh anak kecil dan itu putri seorang selir ?.
lanjut up lagi thor
Semangaat thoor💪💪💪❤