NovelToon NovelToon
Era Berdarah Manusia

Era Berdarah Manusia

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / TimeTravel / Horor / Supernatural / Contest / Romansa Fantasi
Popularitas:59.1k
Nilai: 5
Nama Author: I Firmo

SETIAP HARI UP UNTUKMU🤩
Kedatangan lelaki-lelaki muda Eropa yang ganteng-ganteng telah menuai pusat perhatian. Disaat yang bersamaan, lelaki-lelaki dan wanita-wanita muda pun ikut menghilang satu demi satu secara misterius.

Holsi dan teman-temannya menyadari hal itu dan tahu rahasia dibalik itu semua. Namun, mereka semua berhasil dibungkam oleh dua tokoh yang menawan namun iblis. Holsi dan teman-teman nya berhasil di usir dan di hina kan banyak orang.

Dua tokoh menawan itu semakin dipuja-puji bak dewa-dewi. Peminatnya dari kalangan remaja yang begitu tergila-gila pada dua tokoh itu.

Lalu, jelas nya seperti apa? Baca Sekarang!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I Firmo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Halaman 23

Bandung telah berhasil di datangi!

Halzet, Tommy, Eli, Holsi, Erik, & Nuel telah berhasil datang ke Bandung dengan kekuatan dari Halzet, Tommy, & juga Eli.

Mereka berenam Sekarang berada di sebuah bukit yang menghadap langsung ke hingar-bingar kota Bandung di selatan sana. Bukit ini adalah bukit satu-satu nya yang ada di Bandung dan sekitarnya.

Holsi celingak-celinguk penuh rasa takjub terhadap bukit kecil yang indah ini. Bukit ini menghamparkan rerumputan, dan tepat di atas puncak bukit setinggi 900 Mdpl ini, ada sebuah hutan dingin misterius bernama Noah.

Lalu Holsi menjelikan pandangannya ke atas bukit sana. "Jadi, diatas bukit itulah tempat bernama Noah itu?"

Kemudian Eli mengangguk. "Begitulah."

Lalu Halzet berkata. "Dan kita mau tidak mau harus mendaki bukit ini."

Namun Erik seperti tidak bisa nerima. "Apa? Lalu apa gunanya kekuatan luar biasa yang ada dalam tubuh kalian?"

Tommy hanya bisa tertawa terbahak-bahak. "Hahaha! Tidak selamanya kekuatan yang ada ini, harus di gunakan oleh hal-hal kecil kaya gini."

Dan Nuel pun hanya bisa mengangguk-angguk tanda mengerti. "Oke, mendaki itu lebih baik. Seperti nya menyenangkan juga nih..."

Lalu Halzet berlari lebih dulu. "Ayo, ikuti langkah ku."

Kemudian Tommy dan Eli pun tersenyum lebar lalu mengikuti langkah kaki Halzet yang sudah semakin menjauh.

Disusul pula Oleh Holsi, Erik, dan Nuel yang ikut berlari menuju puncak bukit bernama Lembang ini.

Namun tiba-tiba, Holsi berhenti berlari seketika itu. Ketika melihat, Halzet, Tommy, & Eli yang sedang berlari menuju atas bukit berubah menjadi seekor serigala.

Hal ini pula membuat Erik menganga kaget. "Astaga, apakah mereka adalah manusia serigala?"

Kemudian Nuel pun ikut terkejut hebat. "Wow, pemandangan yang sangat langka."

Halzet, Tommy, Eli dengan anehnya berubah menjadi seekor serigala berwarna putih kebiruan indah. Yang jantan bulu putih nya lebih banyak dibanding yang betina. Yang betina lebih banyak bulu berwarna birunya.

Sesampainya dipuncak bukit, Halzet yang sudah berubah menjadi serigala, berkata. "Ayo teman-teman, susul aku..."

Setelah berkata demikian, Halzet berlari ke dalam hutan bernama Noah itu.

Lalu, Holsi yang melihat Halzet si serigala itu, langsung berlari menyusul kepergian Halzet yang sudah tidak terlihat. "Hey Halzet serigala, tunggu aku!"

Dan yang tersisa hanyalah Erik dan Nuel. Mereka berdua hanya bisa saling menatap satu sama lain.

"Aku masih nggak faham dengan semua ini!" Tegas Erik pada Nuel.

Dan Nuel hanya menanggapinya dengan candaan. "Haha teman, mereka kan baik-baik. Ayo susul mereka yang udah mau menuju hutan Noah."

Setelah berkata begitu, Nuel berlari lebih dulu meninggal kan Erik yang masih saja terdiam penuh pertanyaan, untuk menyusul Holsi pula ke atas bukit itu.

Lalu, ketika Erik baru saja akan berlari. Ia mendapati seorang bapak-bapak berusia 45 tahun yang sedang memegang cangkul, menatap Erik penuh ketakutan.

Erik yang melihat bapak-bapak tua itu, hanya bisa tersenyum kecil. Lalu ia berkata, "Ceritakan saja apa yang kau saksikan ini, pak."

Setelah berkata demikian, Erik berlari menyusul Nuel dan Holsi.

Lalu bapak-bapak ini, yang menyaksikan Erik, Halzet, dan yang lainnya. Pingsan seketika karena rasa tidak menyangka terhadap apa yang telah ia saksikan di sore hari yang dingin ini.

|

Hutan Noah telah berhasil di masuki oleh mereka berlima.

Didalam hutan ini, suasana cukup sunyi, namun ada saja kucing liar yang melintas atau sedang terlihat tidur dibawah semak-semak yang rimbun.

"Oke, jadi ini yang dinamakan Noah itu?" Tanya Holsi kepada Halzet yang masih berwujud serigala.

Lalu Halzet berkata. "Iya, inilah Noah yang aku maksud."

"Nyaman banget ya hutan ini, nggak kaya hutan Huner yang ekstrim rasanya." Ungkap Nuel dengan penuh rasa lega.

Terlihat, Tommy yang masih berwujud serigala itu, sedang melacak keberadaan makam 3 pemuda yang pernah menjadi pahlawan di satu abad yang telah lalu. "Ehm... dimana ya letak pemakaman ketiga anak muda itu?"

Kemudian Eli yang juga berwujud serigala itu, memejamkan kedua matanya. "Sudah seratus tahun kita tidak kesini, begitu banyak perubahan terhadap tempat disekitar lembang."

Tiba-tiba, datanglah Erik menyusul mereka berlima ini. "Hei, apakah aku hampir ketinggalan?"

"Tidak, kita baru saja akan memulai." Jelas Eli pada Erik.

Hal itu membuat Erik bernafas lega. "Syukurlah kalau begitu, aku tenang jadinya."

Kemudian Tommy menyeru. "Semuanya, aku telah mendapatkan aroma dari pemakaman itu. Maka, ikutilah langkah ku dibelakang ku ya semuanya."

Setelah berkata demikian, Tommy berjalan dengan keempat kaki nya itu menuju pedalaman hutan ini.

Langkah nya pun, diikuti oleh lima teman lainnya yang begitu serius mengikuti langkah kaki Tommy.

Lalu ada sebuah gua tepat tak jauh di depan Tommy. Dan Tommy disini, tak berhenti berjalan untuk memastikan dulu gua itu.

Erik yang melihat gua itu tak jauh didepannya, menyeru. "Semuanya, didepan kita ada gua."

Lalu dari arah depan, Tommy menyeru. "Iya memang benar, oleh sebab itu juga kita akan memasuki nya."

Kemudian gua itu benar-benar dimasuki oleh mereka berenam.

Ketika pertama kali memasuki gua, gua ini sangatlah gelap dan tak ada penerangan apapun.

Hal itu pula, membuat Holsi, Erik, Nuel semakin tidak nyaman.

"Aku khawatir jika sesuatu ku tabrak begitu saja, karena saking gelapnya gua ini." Tutur Holsi yang terus berjalan di samping Halzet.

Lalu Halzet berkata. "Tenang saja, selama kau disisi ku, kau akan aman."

Kemudian, Nuel yang berjalan di sisi Eli, berkata. "Aku pengen banget liat gua ini, ada apa ajja sih isinya?"

"Jangan." Kata Eli pelan.

Sedangkan Erik yang berjalan dibelakang Tommy, menyeru. "Kau akan bawa kita kemana?"

Tiba-tiba, sebuah cahaya kehidupan tak jauh didepan Tommy. Menyeringai indah dan membuat Tommy semakin mempercepat langkah kaki nya itu.

"Apakah itu daerah bernama Noah itu?" Seru Erik kepada Tommy.

Namun Tommy tetap saja tak menjawab.

Kemudian, jalan keluar dari gua ini sudah benar-benar ada didepan mereka berenam.

Lalu Tommy yang duluan keluar dari gua ini ke sebuah daerah yang masih belum dapat Tommy jelaskan.

Setelah itu, Tommy yang sudah ada diluar gua ini, menyeru. "Semuanya keluar, kita sudah ada ditempat yang tepat."

Erik, Halzet, Holsi, Eli, Nuel. Keluar dari dalam gua itu ke sebuah daerah yang benar-benar beda jauh dengan bukit Lembang.

Erik yang melihat pemandangan indah beserta hamparan rumput-rumput dan bebukitan yang membentang ke segala arah, berkata. "Bukannya ini July?"

"Iya yah, soalnya beda jauh banget sama Lembang ini mah!" Tegas Holsi yang berusaha memastikan.

Lalu Nuel menoleh ke gua yang telah ia masuki, tadi. "Mungkin, gua ini adalah portal waktu?"

Kemudian Tommy menyeru kepada ketiga lelaki itu. "Lebih tepatnya ini Noah!"

1
Dhina ♑
ternyata tidak lanjut juga 🤔🤔
Dhina ♑
Bagaimana kisah selanjutnya 🤔🤔🤔
tunggu ya
Adinda ♋
sungguh apes nih Holsi
Adinda ♋
itu pasti hutan yang mengerikan
Nina ♋
mungkin Dia tersesat tak tahu arah
Nina ♋
dia punya pengalaman yang mengerikan
Nina ♋
libur sekolah Sabtu Minggu ya
Jazz ♋
Come back
Zelyn ⭕
mereka tidak boleh mati

Author.....lanjut, tuntaskan ceritanya
Zelyn ⭕
kalian para pemuda aneh, mengapa selalu menuju hutan Hunner
ALONE ⭕
apa dia jalan sambil tidur
ALONE ⭕
kox di kamar 🤔🤔
ALONE ⭕
huaaaaa ada Halzet
ALONE ⭕
apa Erick berhalusinasi 🙄🙄
ALONE ⭕
loh mengapa ke Utara 🤔🤔🤔
Adinda ♋
huwaaaaaa NT tidak ada 👍 nya buat like
Adinda ♋
menghitung
cling gitu
Adinda ♋
Wahhh sekelompok anak muda yang cuek
Adinda ♋
bule 🤔🤔
Apakah dia murid baru
Adinda ♋
kayax dukun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!