NovelToon NovelToon
Terjebak Pesona Kakak Ipar

Terjebak Pesona Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Tamat / Selingkuh / Cinta Terlarang / Beda Usia / Pelakor
Popularitas:805.2k
Nilai: 4.5
Nama Author: Ima susanti

Linda adalah adik kandung dari Rani. Linda di boyong Rani ke rumahnya untuk melanjutkan pendidikan di kota tempat tinggalnya sekarang.
Rani sudah berkeluarga tapi belum kunjung di karunia anak. Rumah tangga Rani awalnya adem ayem,tapi semenjak kedatangan sang adik suaminya mulai berubah.
Kebohongan demi kebohongan terus suaminya ucapkan untuk menutupi perselingkuhan denga sang adik ipar.
Apakah Linda tega menghancurkan rumah tangga kakaknya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ba 23

"Kamu kenapa yang?" tanya Ari saat melihat Linda terbaring dengan wajah pucat di ranjang kamarnya.

"Ga kenapa - Kenapa, mas." Linda berusah duduk dari tidurnya.

Ari mendekati Linda dan menempelkan tangannya ke kepala Linda. Badan Linda terasa agak hangat.

"Apa tidak sebaiknya mas antar kamu kedokter aja,yang." ujar Ari lembut menatap kekasihnya.

"Ga usah,mas. Tidur bentar juga sembuh. " tolak Linda.

"Kamu sudah makan?" kembali Ari bertanya.

"Sudah mas." Linda terpaksa berbohong padahal dari tadi perutnya tidak mau menerima makanan apa pun.

"Kamu butuh sesuatu,biar mas carikan." terlihat bagaimana perhatian Ari pada Linda.

"Ga ada,mas. Aku mau tidur mas,ngantuk." Usir Linda halus.

"Ya sudah,kalau begitu mas tinggal dulu. Kalau ada apa - apa kamu panggil mas ya." Ari meninggalkan Linda dengan perasaan ragu. Ia takut terjadi sesuatu pada kekasihnya.

Saat ia menutup pintu terdengar istrinya memanggil dirinya.

"Ngapain di kamar Linda,mas?" selidik Rani be4jalan kearah suaminya.

"Adikmu sakit kata si bibik jadi mas nengokin." dalih Ari berpura - pura bersikap senormal mungkin.

"Sakit. Sakit apa?" tanya Rani mulai cemas.

"Kata bibik masuk angin,lebih baik Kamu liat sendiri." Ujar Ari menyuruh istrinya melihat langsung keadaan adiknya.

Rani yang cemas takut adiknya kenapa - kenapa langsung bergegas melihat sang adik. Di putranya handle pintu, matanya melihat sang adik tengah tertidur dengan wajah yang sedikit pucat.

Rani mendekat dan duduk di pinggir ranjang. Tangannya terulur menyentuh pelipis Linda yang terasa sedikit hanga.

"Moga kamu tidak kenapa - kenapa, dek." gumam Rani. Tadinya ia mau membangunkan Linda tapi tidak tega. Ia memilih meninggalkan kamar sang adik menuju kamarnya.

Saat memasuki kamar tidak terlihat keberadaan suaminya.

"Mas...mas." panggil Rani tapi tak ada jawaban. Rani sudah berkeliling kamar mencari keberadaan suaminya ternyata tidak ada. Ia berpikir suaminya pasti berada di ruang kerjanya.

Rani yang merasa tubuhnya lengket memutuskan untuk membersihkan tubuhnya biar segar kembali. Guyuran air dingin di kepalanya membuat pikirannya rileks. Beban pekerjaan kantor menyita pikirannya.

Tak butuh waktu lama Rani sudah selesai dengan ritual mandinya. Ia memilih memakai pakai piyama bertangan pendek seperti biasanya.

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh kurang lima belas menit,berarti sudah satu jam ia berada di kamarnya. Rani kembali teringat adiknya,bergegas ia menuju kamar sang adik. Saat membuka pintu terlihat Linda masih pulas tertidur.

"Dek." panggil Rani lembut sambil membelai kepala sang adik yang sudah terasa normal kembali.

Linda menggeliat saat ada tangan membelai kepalanya. Perlahan matanya mulai terbuka dan melihat kakaknya berada di samping dirinya.

"Kak Rani." Linda berusah bangun lalu duduk bersandar di kepala ranjang.

"Gimana keadaan kamu,dek?" tanya Linda menatap adiknya.

"Udah agak mendingan kak. Kakak mau makan?" tanya Linda karna selama ia disana selalu melayani kakak dan suaminya saat makan malam karna si bibik sudah pulang.

"Kakak bisa sendiri, dek. Harusnya kakak yang tanya kamu mau makan apa? biar kakak ambilkan." ujar Rani.

"Aku sudah sembuh,kak." Linda berusah tersenyum di depan Rani. Sebenarnya dari tadi ia menahan perutnya yang bergejolak minta di keluarin isinya karna mencium aroma parfum yang kakaknya pakai , tapi ia mencoba sebisa mungkin menahannya.

"Kak aku kekamar mandi dulu,kebelet." Karna sudah tidak tahan Linda bergegas turun dari ranjangnya menuju kamar mandi, Ia langsung memuntahkan isi perutnya saat sudah berada di dalam kamar mandi. Untuk menyamarkan suaranya ia menyalakan kran air agar Rani tidak mendengar suaranya.

Linda mencuci mukanya yang kembali terlihat sedikit pucat. Sementara Rani masih setia menunggu Linda keluar dari kamar mandi.

Rani menoleh kearah pintu kamar mandi yang terdengar terbuka,ia tersenyum saat melihat Linda keluar dari sana. Linda berusaha terlihat biasa - biasa saja. Ia berharap Rani tidak mengetahui perubahan pada wajahnya.

"Kamu benar ga apa - apa?" tanya Rani kembali.

"Ga apa - apa,kak." sahut Linda.

"Kamu butuh sesuatu?mau kakak ambilkan." Rani bertanya kembali.

"Ga,kak. Aku cuma pengen rebahan aja,kak." jawab Linda yang terharu dengan perhatian sang kakak yang sudah ia sakiti.

Karan merasa Linda baik - baik saja Rani meninggalkan kamar adiknya. Selepas kepergian Rani, air mata Linda lolos begitu saja membasahi pipi mulusnya.

1
will
ceritanya pendek,ucapan terimakasih dari mc yg panjangan,/Smug/
Ima Susanti: /Grievance/
total 1 replies
Jetty Eva
Biarpun Rani salah..tp lebih salah Linda...tp yaaaa itulah semua ditangan Author..
Ima Susanti: 😁😆😅🤣😂🤣
total 1 replies
Jetty Eva
ternyata Linda yg jd org ke 3 tp nyaman..
Ima Susanti: /Chuckle//Chuckle/
total 1 replies
Jetty Eva
BETUL 1000%...
Ima Susanti: setuju kk😊👍
total 1 replies
Norlehaarsad Arsad995
sial punya cerita tamatkan bodoh anjing
Ima Susanti: /Left Bah!//Right Bah!/
total 1 replies
Endang
Adeknya gatel juga...dikampung sok2 an lugu
Ima Susanti: ipar adalah maut😆😅😅😂
total 1 replies
Endang
Linda baru bgtu sdh lemah imannya ,tetep salah ....ipar adalah maut
Ima Susanti: betul itu kk😆😅🤣😂
total 1 replies
#ayu.kurniaa_
.
Ima Susanti: /Chuckle/
total 1 replies
Nur Keyla
Luar biasa
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
nunai
moralnya sih, mau tu singa bahkan firaun kelaparan hrusnya tu daging jgn dekat". udah tau mau di makan malah ikhlas aja. btw gw jg punya ipar laki satu"nya, kk gw perempuan tp ttp aja kgak gini 😌
Jetty Eva: aku juga...pux kk ipar tp ga ganjen kyk gini....si Ari ini emang bakat bejat...ga sayang istri...
Ima Susanti: /Blackmoon/
total 2 replies
Juandi Andi
thor penulisan ny coba diperhatikan lg banyak yg salah nulis .mami jd kami.maaf y thor..banyak lg yv lain
Ima Susanti: Baik kk, terimakasih koreksinya😘😘🙏🙏🙏
total 1 replies
Bundane Ayah Nova
Lumayan
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Ana Akhwat
full drama betul ceritanya
Ima Susanti: /Chuckle//Chuckle//Facepalm/
total 1 replies
Ana Akhwat
Hadeewww kirain tidak drama ternyata ikan terbang juga
Ima Susanti: /Chuckle/
total 1 replies
Rahma Mali
first time baca biji coklat, ada kah?. setahu saya coklat di buat dr biji Koko.
kpd penulis sila buat pembetulan atas penulisan anda.
cerita dah ok tp byk kesilapan dlm typing. tq
Ima Susanti: baik kk,terimaksih koreksinya🙏🙏
total 1 replies
Bunda
kayaknya ingat nama sendiri terus😃😃
Ima Susanti: /Facepalm//Facepalm//Grin/
total 1 replies
Bunda
bnyk typo Thor 🙏🏻
Ima Susanti: Terimaksih koreksinya kk😊🙏
total 1 replies
Bunda
Luar biasa
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Bunda
ceritanya menarik,tap bnyak typo Thor 🙏🏻
Ima Susanti: Terimaksih koreksinya kk😊🙏🙏
total 1 replies
Bunda
jam sepuluh
Ima Susanti: /Facepalm/ terimaksih koreksinya kk🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!