Marvel putra Alaska sesosok remaja SMA yang terkenal nakal dan tak tau aturan, itu semua disebabkan karena orangtuanya yang selalu sibuk dengan pekerjaannya hingga tak memperhatikan sang anak, sehingga Marvel sebutannya memilih mencari kesenangannya di dunia luar.
Menjadi ketua basket dan juga ketua geng motor yang terkenal di kota dan menjadi incaran banyak remaja putri yang mengagumi ketampanan Marvel, namun seperti beku hatinya tak seorang pun bisa memulihkan besi yang keras itu.
Hingga tiba-tiba datang seorang gadis cantik nan lugu memporak-porandakan hatinya, namun dengan perbedaan status 360° dengannya.
Bagaimana kelanjutan???
Yukkk kepoinnnn ceritanya!!
🥕🥕🥕
Follow Instagram @lala_syalala13
Follow TikTok @Lala_Syalalaa13
Follow Facebook @Lala Syalala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
S1 BAB 23_Akibat
KALAU ADA TYPO BOLEH LANGSUNG KOMEN DI PART-NYA YA BIAR SEGERA AKU PERBAIKI MUMPUNG CERITA MASIH ON GOING 🙏🏻🙏🏻😁
HAPPY READING 🌼🌼🌼
🥕🥕🥕
"Kamu kenapa sih sayang, aku ada salah sama kamu?" tanya intan masih dengan suara lembutnya, dia ingin membuktikan bahwa Marvel adalah miliknya.
🥕🥕🥕
"Jangan panggil gw dengan sebutan itu dari mulut lo yang menjijikan itu, gw gak pernah sekalipun buat bales perasaan lo b*ngsat!" bentak Marvel dengan tegas membuat semua orang yang berada di sana ikut menahan nafas begitupun Adira.
Bagi Marvel sekarang ini meluruskan karena masih banyak yang berfikir bahwa dia dan intan adalah pasangan kekasih, Marvel tidak ingin hubungannya dengan Adira renggang gara-gara masalah ini.
"Ma... Marvel Kamu kenapa?" tanya intan takut, karena setahunya Marvel tidak pernah memarahinya dengan sebutan itu dan terkesan cuek, namun sekarang malah Marvel marah dan memberontak dia panggil seperti itu.
"Gw udah diem dari dulu karena menurut gw elo gak perlu di anggep, tapi gw tekanin lagi lo cuma parasit yang ganggu hidup gw anjing." bisik Marvel dengan wajah marahnya.
Sedangkan Adira yang merasa suasana semakin mencekam pun memilih untuk turun, dia harus mendekat dan mengontrol emosi Marvel, karena kalau tidak maka akan terjadi hal hal yang tidak di inginkan.
Adira takut Marvel akan mencelakai intan, walau intan pernah bersikap dan berbuat buruk kepadanya namun Adira tidak ingin masalah ini di perpanjang lagi, dia mau sudah cukup sampai di sini saja.
Jihan yang melihat Adira pergi pun ikut menyusul hingga mereka berada di bawah, Jihan terus mengekori Adira karena merasa akan ada sesuatu yang dahsyat terjadi.
dengan susah payah Adira dan Jihan memecah kerumunan, akhirnya sekarang Adira dan Jihan sudah berada di samping geng Orion yang dari tadi hanya melihat kelakuan Marvel kepada intan.
"Loh bu bos ada di sini?" tanya ojik namun di abaikan oleh Adira, dia terlalu fokus dengan Marvel di tengah lapangan sana.
"Kenapa kalian gak hentiin Marvel? Angga berhentiin Marvel please," mohon Adira karena tidak mungkin dirinya sendiri yang berhentiin.
"Biarin aja dir, biar tuh anak tahu rasa. Gak semua yang dia mau harus dia dapatkan, seperti biar bisa sama Marvel contohnya." tegas Angga.
Adira merasa kaget dengan jawaban Angga yang terlihat penuh dendam juga.
Semua orang masih melihat ke tengah lapangan, bahkan guru-guru yang ada di sana tidak berani untuk memisahkan mereka.
Marvel tidak pernah me jadi cowok beringas seperti ini kecuali dulu awal-awal dia sekolah karena keluarganya dan Orion belum kebentuk hingga dia beringas, malah parah dari pada sekarang ini mah.
"A... Apa maksud kamu?" tanya intan dengan gugup karena melihat wajah Marvel yang begitu serius itu.
"Gw bakalan buat lu mengerti apa yang gw maksud." ucap Marvel.
Marvel langsung menyuruh orang untuk mengguyurkan air kotor dari ember yang memang dari tadi di sana.
"Akkkhhh!" pekik intan karena tubuhnya sangat kotor sekali.
"Marvel Kamu apa-apa sih, bau tahu!' pekik intan merasa jijik sendiri.
"Haha ini belum seberapa j*lang." tegas Marvel kemudian meminta untuk memutarkan rekaman suara di mana itu adalah perilaku bejat intan.
D*esahan terdengar di mana mana dengan suara yang mendayu-dayu menandakan sang punya video akan klimaks.
'Akkkhhhhhh mantap sekali om,' ucap suara di sana siapa lagi kalau bukan intan.
Yap dia adalah seorang j*lang kelas kakap di dunia malam, bahkan semua pejabat sudah pernah menggunakan jasanya, jangan salah orang tuanya sendiri pun sudah pernah menggunakan jasa sang anak karena istrinya yaitu ibu dari intan tidak bisa memuaskan hasratnya namun sang anak sangatlah pandai.
Intan yang mendengar rekaman tersebut pun menegang, dia berusaha untuk main rapi namun dengan mudahnya Marvel membongkarnya.
Semua orang yang mendengar rekaman setan itu pun langsung terkejut bukan main, yang dia tahu intan memang suka menghambur-hamburkan uang namun mereka berfikir itu adalah uang dari orang tuanya.
Namun mereka salah, itu adalah uang dari pekerja nya sebagai seorang j*lang untuk para pejabat dan juga klien bisnis.
Jangan tanya lagi bagaimana dengan Adira, yang pasti dia sudah sangat terkejut dengan sesuatu yang tidak pernah duga sebelumnya.
Intan lahir dari keluarga kaya, tapi kelakuannya sungguh minus, bahkan Adira memandang wajah intan yang terlihat berkelas ternyata adalah seorang wanita malam.
"What! Ternyata tuh anak j*lang!" pekik Jihan yang dengar oleh anggota Orion lainnya.
Mereka hanya mengangkat bahunya saja, terutama Angga karena dia yang membantu Marvel mencari kebenaran nya kemarin malam setelah Marvel mengantar Adira pulang, dan sampai rumah malah bertengkar dengan papa nya membuat Marvel memilih mencari solusi saja buat membalaskan dendam nya ke intan.
'Gila lo, di bayar berapa Tan?' teriak salah satu siswa dengan kerasnya hingga semua orang mendengarnya.
Semua orang berbisik-bisik mencaci, mencemooh intan hingga gaduh rasanya, ada rasa kasihan dari Adira karena bagaimana pun dia adalah seorang wanita, dia tidak bisa membayangkan bagaimana jika yang di sana adalah dirinya.
Walau kemarin intan pernah berbuat jahat kepadanya, namun Adira merasa intan hanya salah jalan saja, dia salah dalam mengangumi seseorang hingga harus berbuat seperti itu.
"Lo jahat vel! Lo jahat banget!" pekik intan dengan marah, dia memang hina tapi tidak seharusnya Marvel mempermalukannya seperti ini.
"Itu adalah akibat dari gw karena elo udah berani ganggu pacar gw!" tegas Marvel dengan berbisik membuat semua orang tidak tahu ada yang mereka bahas.
sedangkan intan setelah mendengarkan ucapan Marvel tentang pacar membuat lidah intan keluh.
"Pa.... Pacar?" tanya intan lagi memastikan.
"Iya pacar gw, Adira Sherly Zemira pacar gw yang lu dorong ke kolam renang." tegas Marvel membuat intan mematung di tempat.
Matanya mengedar mencari sosok yang sedang mereka bahas, saat sedang mencari dia melihat orang yang dari tadi dia cari, wanita yang sedang menatap nya pula namun bukan tatapan marah yang intan dapat, dia malah melihat tatapan sendu dan khawatir.
Belum pernah dia melihat tatapan seperti itu dari siapapun, bahkan orang tuanya. Kebanyakan orang akan menatapnya benci dan tidak suka, maka dari itu intan sangat tahu bagaimana tatapan orang benci karena sudah sangat familiar untuknya.
"Dia gadis baik yang selalu ramah dan tidak pernah neko-neko, dan elo tanpa alasan benci ke dia. Dia pacar gw dan gw bakalan lakukan apapun agar cewek gw gak menderita." ucap Marvel lagi.
Dengan kondisi intan yang sudah basah kuyup setelah di siram tadi oleh air tapi bukan air kotor lagi melainkan air kran sehingga tubuhnya kembali bersih tidak kotor ya walau tetap basah kuyup.
.
.
Bersambung.....
...🌼🌼🌼...
...JANGAN LUPA BUAT PENILAIAN BINTANG LIMA NYA YA 🌟🌟🌟🌟🌟 VOTE, LIKE, KOMENTAR BIAR UP SETIAP HARI🙏🏻...
...KRITIK SARAN DI PERSILAHKAN ASAL DENGAN BAHASA DAN KATA-KATA YANG SOPAN KARENA AUTHOR JUGA MANUSIA PUNYA SALAH DAN KEKHILAFAN 🙏🏻...
...MASIH DALAM TAHAP BELAJAR JADI HARAP DI MAKLUMI YA READERS SEMUANYA 🙏🏻🙏🏻🙏🏻...
chiayoo 🙏, do the best