NovelToon NovelToon
Legenda Zhou

Legenda Zhou

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: LanzT0k3

Hanya karena jatuh miskin, pertunangannya dibatalkan dan nama baik orang tuanya dihina di depan mata. Zhao Gou tidak lagi sudi menunduk. Di malam yang gelap, ia lenyap meninggalkan desa pengasingan, melangkah masuk ke Lembah Kematian yang ditakuti para kultivator. Tempat di mana warisan kuno dan ilmu terlarang menunggunya.

​Ketika ia kembali dengan topeng misterius dan pedang berdarah, dunia persilatan terperanjat—siapakah sosok mengerikan yang siap meratakan klan-klan besar ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gempa Politik di Kota Awan Biru

​Kekalahan tragis dan lumpuhnya Xie Lin di atas panggung seleksi mengirimkan gelombang kejutan yang meruntuhkan kebanggaan Klan Xie dalam semalam. Berita tentang jenius nomor satu mereka yang mendadak hancur kultivasinya dan dipaksa berlutut di hadapan puluhan ribu pasang mata menyebar bagaikan api liar yang membakar seluruh penjuru Kota Awan Biru.

​Di dalam aula utama Kediaman Klan Xie, atmosfer terasa begitu mencekam dan sarat akan hawa membunuh. Suasana megah yang biasanya dipenuhi tawa kemewahan kini digantikan oleh suara rintihan gila dari sudut ruangan.

​Xie Lin berbaring di atas pembaringan giok penyembuh. Wajah tampannya kini pucat pasi, matanya memerah dan liar, sementara napasnya tersengal kaku. Setiap kali ia mencoba menyalurkan sedikit Qi ke dalam meridiannya, rasa sakit bagaikan ditusuk ribuan belati panas merobek dadanya, mempertegas kenyataan pahit bahwa seluruh saluran kultivasinya telah hancur total hingga menjadi bubuk.

​"Aku bukan sampah... Aku bukan cacat! Xiao Long... dia iblis! Dia Zhao—" jerit Xie Lin histeris dengan suara serak yang hampir tak terdengar. Namun, pita suaranya yang rusak dan sisa-sisa trauma berat membuat ucapannya terputus-putus, berubah menjadi raungan tidak jelas yang menyedihkan.

​"Cukup, Lin-er!" Tetua Xie Ba menghantamkan tangannya ke meja batu pualam di dekatnya hingga hancur berkeping-keping. Pria paruh baya itu berdiri dengan mata memerah oleh dendam yang tak tertahankan.

​Ratusan ribu batu spirit telah terbuang sia-sia untuk membeli Darah Esensi Kuno, dan kini, alih-alih melahirkan seorang murid ahli untuk sekte, klan mereka justru mendapatkan seorang pemuda cacat yang tak berdaya.

​"Ini adalah pembunuhan terselubung!" bentak Tetua Xie Ba pada para pengawal klan. "Bocah bertopeng bernama Xiao Long itu pasti menggunakan racun atau teknik terlarang! Aku akan membawa masalah ini ke hadapan para Tetua Sekte Awan Langit! Klan Xie tidak akan pernah membiarkan cacing dari luar menghancurkan pilar masa depan kita!"

​Namun, berbeda dengan kakeknya yang diliputi amarah kalap, Xie Yanfeng berdiri kaku di dekat jendela tinggi aula. Gaun putih mulusnya berkibar pelan terkena hembusan angin malam. Tatapannya yang dingin bagaikan es abadi kini dipenuhi oleh kebingungan dan kegelisahan mendalam yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya.

​Ingatan akan peristiwa di panggung seleksi berputar berulang kali di dalam benaknya bagaikan mimpi buruk.

​Ia mengingat betul betapa acuh tak acuhnya tatapan mata berwarna ungu keemasan dari balik topeng hitam itu saat menatapnya. Ia mengingat aura kebangsawanan dan dominasi purba yang begitu pekat, jauh melampaui siapa pun yang pernah ia temui. Namun, yang paling mengusik jiwanya adalah kalimat terakhir yang diucapkan oleh pemuda bertopeng tersebut di samping telinganya sebelum ia menghilang.

​“Klan Xie menggunakan harta kotor untuk membeli kekuatan palsu, dan hari ini... hukum alam mengambil kembali bayarannya.”

​"Harta kotor... kekuatan palsu..." bisik Xie Yanfeng pelan pada dirinya sendiri.

​Mengapa sosok misterius sehebat Xiao Long—yang sanggup meremukkan Batu Penguji Kuno hanya dengan sentuhan telapak tangan—secara khusus menargetkan Klan Xie? Mengapa dia tahu persis tentang transaksi Darah Esensi Kuno di Paviliun Lelang? Dan yang paling merindingkan bulu kuduknya... mengapa reaksi Xie Lin saat menatap wajah di balik topeng itu dipenuhi oleh teror ketakutan yang tidak masuk akal, seolah-olah ia baru saja melihat hantu dari masa lalu?

​Gadis itu mengepalkan jemari tangannya yang halus hingga memutih. Sebuah pikiran liar yang sangat tidak masuk akal mendadak melintas di dalam kepalanya—sebuah kemungkinan gila yang membuat jantungnya berdegup kencang secara tidak teratur.

​Tiga minggu lalu, pertunangan antara dirinya dan seorang pemuda bernama Zhao Gou dibatalkan secara sepihak di sebuah desa buangan. Pemuda yang dulu dipandangnya sebagai sampah tak berguna yang membelah kayu bakar... apakah ada hubungannya dengan badai berdarah yang kini menghantam klannya?

​"Tidak mungkin..." gumam Xie Yanfeng menepis pikiran itu sekuat tenaga. "Zhao Gou hanyalah pemuda biasa yang meridiannya terhenti di tingkat Qi Refining. Bagaimana mungkin seekor anjing di dalam lumpur berubah menjadi naga yang sanggup meremukkan batu artefak sekte?"

​Namun, keraguan yang telah menancap bagaikan duri di dalam jiwanya tidak bisa diabaikan begitu saja.

​Tanpa membuang waktu, Xie Yanfeng membalikkan tubuhnya dan melangkah keluar dari aula utama yang bising menuju taman belakang yang sunyi. Di sana, seorang pria bertopeng kulit ular yang merupakan pimpinan pengawal bayangan rahasia milik pribadinya telah menunggu di balik kegelapan.

​"Nona Muda," pria bertopeng itu membungkuk dalam-dalam, tidak menimbulkan suara sedikit pun.

​"Ular Hitam," suara Xie Yanfeng terdengar sangat dingin, menyembunyikan getaran gelisah di dalamnya. "Aku ingin kau melakukan perjalanan rahasia malam ini juga. Pergilah ke perbatasan barat, ke Desa Hutan Kabut."

​Pimpinan pengawal bayangan itu mendongak sedikit. "Desa pengasingan keluarga Zhao yang dulu?"

​"Benar," jawab Xie Yanfeng, matanya menyempit tajam menatap rembulan yang tertutup awan hitam di langit. "Periksa rumah panggung keluarga Zhao Tianhe. Aku ingin kau memastikan kondisi seluruh anggota keluarga itu dengan matamu sendiri—terutama pemuda bernama Zhao Gou. Cari tahu apakah dia masih berada di sana membelah kayu bakar, atau jika dia telah menghilang."

​"Baik, Nona Muda! Perintah dilaksanakan!" Pria bertopeng itu membungkuk sekali lagi sebelum akhirnya melebur ke dalam bayang-bayang malam bagaikan asap tipis.

​Xie Yanfeng menyandarkan tubuhnya pada pilar ukir taman. Angin malam yang dingin menghempas rambut hitam panjangnya yang halus. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, gadis yang tumbuh dalam kemewahan dan dipuja bagaikan dewi itu merasakan ketakutan yang tak kasat mata—sebuah ketakutan bahwa keputusan orang tuanya dan kepolosannya di masa lalu telah membangkitkan sosok pembalas dendam yang sangat mengerikan dari kegelapan.

​Sementara itu, di puncak tertinggi Sekte Awan Langit yang menjulang menembus lautan awan.

​Bangunan istana batu hitam yang dikenal sebagai Puncak Awan Hitam berdiri megah di antara tebing-tebing terjal. Di tempat inilah para murid inti paling berbakat diberikan kediaman khusus yang terisolasi dari gangguan murid biasa, dikelilingi oleh formasi pelindung Qi yang sangat padat.

​Di dalam aula meditasi utama yang sunyi dan diterangi oleh pendaran batu giok malam, Zhao Gou duduk bersila di atas matras batu. Topeng kain hitamnya diletakkan di sampingnya, menyingkapkan wajah tampannya yang kini dipenuhi oleh ketenangan yang mematikan.

​Di hadapannya, puluhan ribu batu spirit kualitas tinggi dari hasil lelang dan perasannya terhadap Klan Xie terhampar melingkar, memancarkan cahaya berwarna-warni yang begitu murni.

​Zhao Gou menarik napas panjang. Energi Qi Naga Kuno di dalam Dantian-nya berputar dengan kecepatan tinggi, menyerap pendaran batu spirit tersebut ke dalam pembuluh darahnya secara bertahap. Tulang-tulang naganya bergetar halus, memancarkan aura emas keemasan yang menutupi seluruh tubuhnya.

​Bum

​Gejolak energi tipis meletup dari dadanya. Kultivasinya yang baru saja menembus tingkat puncak Qi Refining kini terasa kian padat dan kokoh, tinggal selangkah lagi menuju gerbang pembukaan Foundation Establishment yang sejati!

​Namun, Zhao Gou tidak terburu-buru. Ia membuka matanya yang berwarna ungu keemasan, menatap gulungan informasi tua yang baru saja ia ambil dari bagian terlarang Perpustakaan Utama Sekte Awan Langit sore tadi.

​Gulungan kulit domba itu mencatat sejarah pembentukan sekte lima puluh tahun lalu. Dan di halaman paling belakang, terukir sebuah lambang klan yang membuat mata Zhao Gou menyempit dingin hingga meneteskan hawa membunuh.

​Lambang bergambar pedang menyilang di atas tumpukan batu giok—lambang kebesaran dari Faksi Utama Klan Zhao dari Kota Megah, faksi penjahat yang dulu membantai pilar-pilar keluarga ayahnya dan merebut seluruh kekuasaan klan!

​"Jadi begitu..." bisik Zhao Gou pelan, suaranya terdengar sangat berat dan dingin di dalam ruangan yang sunyi. "Sekte Awan Langit ini ternyata didirikan atas dukungan dana dan sumber daya dari para tetua busuk klan utama..."

​Bibir Zhao Gou mengukir senyuman yang sangat sinis dan mematikan. Pukulan yang ia berikan kepada Klan Xie di Kota Awan Biru hanyalah pemanasan kecil di pinggir panggung. Musuh sejati yang telah membuat ayahnya cacat dan ibunya menangis dalam penderitaan kini berada tepat di atas kepala sekte ini!

​"Klan Xie hanyalah batu pijakan..." Zhao Gou mengepalkan tangan kirinya erat-erat, meremukkan batu spirit di jarinya hingga menjadi debu halus. "Tapi para pengkhianat klan utama... aku akan memastikan seluruh garis keturunan kalian musnah tanpa sisa."

​Dari kejauhan di luar jendela istana, gema lonceng perunggu Sekte Awan Langit bergema tiga kali, menandai datangnya tengah malam dan dimulainya babak baru dalam perjalanannya di dalam sekte tersebut.

1
Raju
tolak aja secara baik...
jgn ada campuran kata sombong...
"jika aq menjadi penerus sekte, kdepannya musuh²ku akan menargetkan kalian, dan aq tidak ingin hal itu'terjadi"... gitu aja udh ngeh....
Raju
makasih up nya Thor....👍👍
Raju
penghianatan zhengtian berahir !!
Raju
ambil jgn tabambil.... kopi meluncur untuk mu thor...💪💪
Lanz: terimakasih 😍
sehat sehat selalu yahh
total 1 replies
Raju
penghianat klan harisnmati.
klo g mati... cerita ini akan terus berulang² layaknya sinetron...
Raju
hah.... kapan malam nya..... ??
Lanz
terimakasih atas kejeliannya
sedang othor perbaiki bab ini
selamat membaca 🥳🥳
Raju
darimnakah zhao gou tau jika pil itu beracun ??
ini wajib djelaskan...
apakah darah naganya bisa mendeteksi racun skecil apapun...??
Raju
vote dulu buat karya mu Thor...
ttp semangt...💪💪💪
Raju
tingkat kultivasi tuan muda zhao mana yg bener thor !! awal atau puncak ??
Lanz: di bab sebelumnya sudah ada penjelasannya ko 🙏
total 1 replies
Raju
persiapkan dirimu tuan muda zhao.... perang antr saudara akn dimulai !!
Deutsch
lanjut 🙏
Raju
emjadikan racun sebagai nutrisi tambahan.... HEBAT.
Raju
tmbh satu lagi penghianat klan pucat pasi...
Raju
hati yg beriah baik...
dikotori oleh keserakahan klan...
pada ahirnya, yg terjadi KORBAN PERASAAN.🤣🤣🤣
Raju
bunuh dan tuntaskan samapai ke akar²nya...
Raju
PUAS.....!!
disaat seseorg kesusahan, terjepit...
jgn pojokkan dia.
krna ktika dia bangkit .. semua sdh terlambat.
Raju
ta ada yg perlu dconfirmasi nona es...kehancuran klan xie kalian itu pasti...
Raju
saling menyusun rencana...
adu taktik...bikan tiktok...
Raju
satu panggung kota dsekte terbesar dbuat geger....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!