NovelToon NovelToon
Tentang Jiwa Dokter

Tentang Jiwa Dokter

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen School/College / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Persahabatan / Duniahiburan / Cinta Terlarang / Dokter / Tamat
Popularitas:30.8k
Nilai: 5
Nama Author: YoshuaSatrio

persahabatan segitiga antara Tobia, seorang laki-laki tampan cekatan dan penyayang yang sudah bekerja sebagai perawat dengan Mada, seorang gadis periang yg masih kuliah semester 5, mereka tumbuh bersahabat sejak Mada pindah rumah saat usianya 9 tahun. Akankah persahabatan ini berubah menjadi rasa lain atau akankah persahabatan ini menjadi aneh karena kehadiran dokter Harun diantara mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YoshuaSatrio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

petunjuk tak guna atau berguna.

Stella, wanita sabar, memiliki hati yang tulus untuk membawa Harun menjadi seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya.

Sekian lama perasaan hangat disimpannya dengan sangat hati-hati.

Beberapa kesempatan yang ada tak pernah dilewatkannya untuk mencoba mengutarakannya. Namun Harun bukan pria yang mudah menerima hati.

Ciuman hangat mengalir dari bibir Stella. Ia tumpahkan segala akalnya pada bibir Harun yang masih saja dingin seperti biasanya.

Stella tak mudah menyerah. Ia terus menarik Harun ke dalam kehangatan perasaan Stella. Ditariknya kerah baju Harun dengan kedua tangannya.

Mata Harun terbelalak. Namun ia tak mau bergerak. Untuk beberapa saat, Harun membiarkan Stella menumpahkan segala keinginannya.

Sampai akhirnya Harun menyambut dan menerima kehangatan gairah Stella.

Entah karena alkohol yang mengendalikannya, Harun pun larut dalam ciuman panas. 

Selayaknya keduanya memiliki cinta terdalam yang lama hanya tersimpan. Kali ini baik Harun maupun Stella, larut dalam gairah tak terbatas.

Tak ada lagi celah antara keduanya. Air mata bahagia pun menghiasi wajah Stella.

Harun semakin tak terkendali. Stella pun mengimbangi. Sampai pada titik tertentu Harun menyadari sesuatu. Alkohol yang tadinya mengaliri seluruh darahnya, tiba-tiba terhenti. 

Dilepaskannya pelukan dan gairah panas Stella. Harun mundur beberapa langkah. Pandangannya sayu menatap Stella yang kebingungan dengan sikap Harun.

Harun menghela nafas penyesalan beberapa kali masih dengan menatap Stella yang mematung dengan air mata kepiluan.

"Stell…. Aku seharusnya tidak…" Harun tidak menyelesaikan kalimatnya. Ia menampar pipi kanannya dengan tangannya sendiri.

Stella masih saja menguatkan diri dan berusaha membawa tubuhnya mendekati Harun.

Menyadari hal itu, Harun semakin menjauh dan melangkah masuk ke kamar mandi pribadi yang ia buat di sudut kantornya.

Harun terduduk tertunduk dalam penyesalan. Beberapa kali ia memukul kepala dan dadanya yang terasa semakin sesak.

"Kenapa aku bodoh sekali. Apa yang tadi kulakukan?" Harun bergumam sendiri.

"Stella, maafkan aku. Aku tidak sanggup membawamu ke dalam hidupku. Bayangan sahabatku terus saja mengikuti tiap kulihat wajahmu." Air mata penyesalan dan rasa bersalah sangat membebani Harun saat itu.

Harun membentur-benturkan belakang kepalanya ke pintu kamar mandi tempatnya bersandar.

"Mada…. Maafkan aku… apa yang harus kulakukan untuk menebus kecerobohanku?" 

Bayangan Mada, kekasihnya, terlintas kemudian. Membuat batin Harun semakin hancur karena penyesalan.

Sementara itu, Stella masih mematung dalam kebingungan dan rasa malu yang sangat menyakitkan.

"Harun…. Tak bisakah kamu percaya padaku? Tak bisakah kamu membagi semua kegelisahanmu denganku?" Stella memijat keningnya.

Air mata semakin deras mengaliri kedua pipi cantiknya. Rasa lelah dan putus asa membakar seluruh jiwa lemah lembutnya.

Stella beranjak mendekati meja dokter Harun. Terlihat nama salah satu perawat memanggil di layar hp milik dokter Harun.

Stella menghela nafas dan menepis air matanya dengan cepat.

"Halo.."Stella tampak sangat profesional. Ia mampu menepis segala kepahitan dalam sekejap.

"Dokter Stella? Dokter Harun ada?" Tanya sang perawat.

"Dokter Harun sedang tidak enak badan. Ada apa?"

"Oh, cuma jadwal pemeriksaan biasa." Jawab si perawat.

Stella kembali menghela nafas.

"Biar kulakukan." 

Stella merapikan wajah dan bajunya. Lalu pergi meninggalkan ruangan dokter Harun tanpa berpamitan.

…………

Kita ke Lais yang masih sibuk dengan otak detektif ala-ala nya.

Lais melemparkan tubuhnya, telentang di atas ranjang kakaknya.

"Tugas kuliah tiada henti😮‍💨😮‍💨… kapan bisa pacaran ini." Gumam Lais sambil memperhatikan langit-langit kamar kakaknya yang selalu bersih.

"Jam berapa ini? Waktunya nonton acara kuis di tv belum ya?" Matanya melihat ke arah jam dinding yang ditempel di sebelah kanan pintu kamar.

"Lah… jam nya mati." Lais bangkit mencari batre cadangan di laci meja kakaknya.

"Kalau bulan aku, siapa yang akan memperhatikan hal-hal kecil di kamarmu ini toh ,Mas." Lais masih saja terus bergumam sendiri.

Lais meraih jam dinding untuk menggantinya dengan batre yang baru. Namun lengannya tak sengaja menyenggol beberapa miniatur yang tertata rapi di rak dinding di bawah letak jam dinding.

Beberapa miniatur mobil koleksi Tobia terjatuh berantakan.

"Haishh… semoga tidak ada yang rusak. Patah sedikit, kena omel berhari-hari." Lais segera merapikan mainan kakaknya yang berserakan di lantai.

"Hm?🤔 Apa ini." Lais menemukan roll film analog diantara miniatur yang terjatuh.

Lais segera membawanya ke meja kakaknya dan fokus membuka gulungan klise tersebut.

Dia menerawangkannya di dekat jendela, untuk melihat kira-kira ada foto apa saja di dalam sana.

Rasa ingin tahu Lais menggeliat, saat matanya melihat bayangan sosok si klise.

Lais menyiapkan hp dan laptop sebagai alat sederhana untuk mencetak foto, sehingga ia bisa tahu jelas siapa sosok itu.

Dihidupkannya laptop pada layar kondisi siaga. Sinar dari layar laptop inilah yang ia pakai sebagai sumber cahaya yang stabil.

Dibukanya aplikasi photo negative scanner : view & convert colour film, yang telah ia install di hp androidnya.

Tangan kiri Lais memegang ujung klise tepat di depan layar laptop. Sedangkan tangan kanan memfokuskan agar objek klise masuk  tepat dalam frame aplikasi.

Dipilihnya perfect alignment dalam box click to calibrate. 

Kemudian ia klik ikon kamera untuk mengambil foto. Foto asli sudah terlihat jelas persis dengan warna foto aslinya.

Lais mulai mengatur hasil jepretan di hpnya. Ia lakukan crop secukupnya. Lalu ia klik ikon centang.

"Orang ini kayaknya nggak asing. Siapa dia?🤔" pikir Lais.

Dalam foto itu terlihat seorang remaja laki-laki dengan pakaian seragam sekolah rapi. Wajah yang tampan untuk remaja sekitar usia 17 atau 18 tahun.

Remaja ini berdiri di seberang jalan rumah Mada. Ia tampak menatap lurus ke arah Mada yang berdiri di depan pagar rumahnya.

Foto Mada ini diambil dari arah halaman  rumah Mada, sehingga dengan tidak sengaja, sosok remaja ini masuk dalam frame kamera.

"Sssssshhhhhh,,,, ah!!!! Siapa ya? Dia mirip siapa ya?"🤔🤔🤔 Lais berusaha keras mengingat wajah tidak asing itu. Namun sepertinya masih buntu.

Lais masih berpikir.mengingat dan mengira.

"Apa dia temannya kakak ya?" Lais memijat dahinya. Berharap akan ada sesuatu yang muncul dari sana. Tapi hanya daki yang dihasilkannya.🤣🤣🤣

"Ah, mandi dulu. Gerah." Katanya pada diri sendiri sambil mengusapkan tangan kotornya pada kemeja yg ia pakai saat itu. Dengan ekspresi jijik pada dirinya sendiri.

Sore ini Lais di rumah sendiri. Ayahnya tentu saja masih ada di pabrik. Sementara ibunya yang selalu memiliki berbagai acara dadakan, Lais tidak tahu kemana ibunya.

Mandi adalah jurus jitu saat gerah dan lelah menjarah tubuh.

Sambil mandi,otaknya tak bisa berhenti mengingat wajah dalam foto lama itu. 

"Kayaknya itu foto Mbak Mada baru pindah kesini. Berarti usianya sekitar 9 tahun." Lais terus berpikir sambil menggosok-gosok badannya dengan sabun.

"Berarti Mas Tobia kelas 3 SMA." Gumamnya lagi sambil membersihkan sisa sabun di seluruh tubuhnya.

Lais mematikan shower dan meraih handuk untuk mengeringkan seluruh tubuhnya.

"Tunggu!!! Foto album!" Lais tampak teringat sesuatu. Dibalutnya tubuh bagian bawahnya dengan handuk, buru-buru ia menuju kamar kakaknya mencari album foto yang beberapa waktu lalu ia tunjukkan pada ibunya.

"Wah!!! Aku memang jenius. Anak kecil yang main sama kaka ini, adalah remaja ini." Kata Lais sambil menunjuk-nunjuk kedua foto tadi.

"Itu artinya, anak ini cuma kawannya Mas Tobia. Aaaah…. Petunjuk macam apa ini." Lais yang tadinya merasa bangga dengan diri sendiri, tiba-tiba tampak kecewa.

Ia berjalan lunglai menuju kamarnya sendiri untuk berpakaian.

"Tunggu!!! Ada orang lain yang memiliki wajah kpopers macam anak itu tadi." Lais kembali mengingat sesuatu sambil memakai baju.

"Pacarnya Mbak Mada. Alis dan matanya persis." Lais kembali bersemangat. Buru-buru ia balik lagi ke kamar Tobia.

Lais mengambil hp nya lalu mengirim foto yang tadi berhasil ia cetak dari klise menjadi foto digital di hp nya, pada Tobia.

Dituliskannya pesan whatshap untuk kakaknya.

"Mas, kamu tahu itu foto siapa? Kok mirip sama pacarnya mbak Mada ya." 

Pesan langsung terkirim mulus. Namun tak segera dibaca oleh Tobia.

.........

To be continue.

😁😁😁😁😁

1
𝑆𝐸𝑁𝐺ᵟᴷᵁᴺᴵ
tes
𝐫𝐚.
Saya bacanya Amesia/Facepalm/
ah tapi lucu
Chio
wah aku juga punya banyak diecast mobil jeep. Tobia hobi kita sama! 😭
Chio
Kenren alurnya! ternyata anak tetangga.
Adelia Rahma
penisiin kenapa ya istrinya mas tob tob 🤔🤔
𝕐𝕆𝕊ℍuaˢ: sip lah Joss kk😁
total 3 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Udah jadi pasutri jg masih pada ngeyel 🤣🤣🤣
lanjut baca novel ini lah dah lama gak baca 🥱🥱🥱 ..
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Mada kah 🤔
_
pasutri terbaik sepanjang abad novel ada/Sweat//Applaud//Applaud//Applaud//Facepalm//Facepalm/
_
bellia bellio/Sweat/ besok nya lagi nama anaknya tambah belia beliau
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
akhirnya Tobia danMada bersatu, aku suka aku suka
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
plisss..jangan sampe kecelakaan lagi lahhh
𝐀⃝🥀senjaHIATᴳ𝐑᭄⒋ⷨ͢⚤🤎🍉
huuaa walaupun cuma dua part,tapi masih untung dibuatin bonchap🤭🤭
Makasih bang yosh,kereen novelnya
habis ini otw baca yang lainnya... apalagi yang burn out tuh,bikin penasaran 😄😄
𝐀⃝🥀senjaHIATᴳ𝐑᭄⒋ⷨ͢⚤🤎🍉
astaga /Curse//Curse//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
𝐀⃝🥀senjaHIATᴳ𝐑᭄⒋ⷨ͢⚤🤎🍉
heeh aku jomblo juga ini/Grimace//Grimace//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
𝐀⃝🥀senjaHIATᴳ𝐑᭄⒋ⷨ͢⚤🤎🍉
bagusan oyeeen.... kotak kan oyeen juga🏃🏃🏃🤣🤣🤣
𝐀⃝🥀senjaHIATᴳ𝐑᭄⒋ⷨ͢⚤🤎🍉
/Smug//Smug//Smug//Smug//Smug/ kebiasaan
𝐀⃝🥀senjaHIATᴳ𝐑᭄⒋ⷨ͢⚤🤎🍉
aaaa makasih bang yosh bonus chapter nya 😍😍😍😍😍
𝐀⃝🥀senjaHIATᴳ𝐑᭄⒋ⷨ͢⚤🤎🍉
huuaa tak demo ke Hosea kalo sampai gitu beneran.... baru juga bahagia Tobia dan twins/Grimace//Grimace/
𝐀⃝🥀senjaHIATᴳ𝐑᭄⒋ⷨ͢⚤🤎🍉
naah suami idaman 😌😌😍😍
maauu dong Tobia buat aku aja😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!