NovelToon NovelToon
We Are BROTHER

We Are BROTHER

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 5
Nama Author: Wachid Tiara

kisah asmara antara Justine Anderson Smith di kehidupan sekolahnya dan juga kisah cinta Davin Anderson yang jatuh cinta pada seseorang yang tidak diduga, mereka berdua bersaudara dan saling mengejar cinta sejati mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

we are BROTHER 23

we are BROTHER 23

"Justine, nonton yuk, ada film bagus nanti sore" ajak Marsha pada Justine yang sedang menyandarkan badan nya di Kiren pintu kelasnya

"males" jawab Justine singkat

"Justine, kalau gitu kita jalan-jalan ke mall" ajak Marsha lagi

"ogah!" jawab Justine masih dengan nada yang sama

Marsha sangat kesal dengan sikap Justine,dia melihat Jasmine yang sedang menuju ke kelasnya, dia segera memeluk Justine dengan erat, Justine terkejut dengan pelukan Marsha yang tiba-tiba, apa lagi Jasmine melihat nya, namun Jasmine malas untuk memikirkan nya

"permisi, aku mau lewat" kata Jasmine

"jangan ganggu kita deh!" bentak Marsha, Justine berusaha melepaskan diri dari pelukan Marsha,namun Marsha terlalu erat memeluk nya

"sorry, aku mau lewat, please jangan di pintu" ucap Jasmine lagi

"udah yuk Just, kita ke tempat lain aja, males aku kalau ada dia!" kata Marsha sinis

"ya udah buruan, jangan di pintu, aku mau masuk ke dalam" Jasmine dengan paksa menerobos masuk ke dalam kelas, dari halangan Justine dan Marsha yang sedang berpelukan didepan pintu

"apaan sih, lepasin sekarang!!!" Justine mendorong keras tubuh Marsha hingga Marsha terdorong dan menjauhi nya

"Jasmine..." panggil Justine lagi namun Jasmine sibuk membuka tasnya dan mengeluarkan bukunya kemudian mulai membacanya, sementara Marsha lagi-lagi mendekati Justine yang sedang duduk didepan Jasmine dan menghadap kepadanya

"Justine, kamu bilang tadi kamu mau ngajakin aku nonton, kok kamu malah gitu sama aku dan sekarang kamu deketin Jasmine, kamu mau PHP in semua cewek-cewek" ucap Marsha, dia tidak ingin Jasmine mengambil tempatnya sebagai gebetan Justine

"kamu ngomong apaan sih?!" Justine sangat kesal pada Marsha yang mengada-ada

"tadi kan kamu ngajakin aku nonton sore ini, terus kamu peluk aku, eh pas Jasmine dateng kamu malah nyuekin aku!!" Marsha kembali berbohong, namun Jasmine sama sekali tidak merasa terganggu dengan obrolan mereka, mata Jasmine tetap tertuju pada buku yang ada di hadapannya

"Marsha cukup!!! jangan berbicara omong kosong, kamu menjijikkan!!" Justine menarik lengan Jasmine yang sedang sibuk dengan bukunya untuk keluar dari sana

"Justine!!!! jangan pergi!!!" teriak Marsha, namun Justine tidak mendengarkan teriaknya dan justru terus berjalan dengan cepat sembari menarik lengan Jasmine yang juga meronta dari cengkeraman tangannya

"Justine lepas!!! sakit tahu!!!" teriak Jasmine yang terus mengikuti langkah Justine yang menarik lengan nya ke belakang sekolah

"Justine sakit!!" pekik Jasmine.

Justine melepaskan tangannya dari tangan Jasmine,dia menatap tajam pada manik mata indah Jasmine

"apa kamu tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Marsha tadi?" tanya Justine dengan keras

"aku tidak peduli, tentang apapun yang Marsha katakan" jawab Jasmine acuh

"kenapa?!! apa tidak ada sedikitpun rasa cemburu di hatimu?!" tanya Justine geram

"kenapa aku harus cemburu? memang aku siapa kamu?" tanya Jasmine pada Justine, dia bukan pacarnya, dia juga bukan temannya, jadi seperti apa Justine menganggapnya

"Jasmine!!! apa kamu begitu bodoh!!! apa kamu tidak merasakan kalau aku memiliki rasa untuk mu?! kupikir kamu merasakan sesuatu yang aku rasakan juga, tapi ternyata aku salah!!" Justine merasa begitu kesal, karena Jasmine sangat tidak mengerti perasaannya

"memang apa yang kamu rasakan padaku?" tanya Jasmine, dia juga ingin tahu perasaan seperti apa yang Justine rasakan untuk nya

"Jasmine!!! apa aku harus mengatakan hal seperti itu?! ayolah, aku tidak mau mengatakan hal kekanakan!!!" bentak Justine lagi

"dengar Justine, jika kamu tidak mengatakannya maka aku juga tidak akan mengetahuinya!!" bentak Jasmine yang tidak mau kalah

"Jasmine!!!"

"Justine!!!"

mereka saling meneriakkan nama mereka berdua

"cukup!!" Jasmine tidak mau lagi berdebat dengan Justine

"Jasmine, aku menyukaimu"

"hah?! kamu bilang apa tadi?"

"cukup Jasmine, aku tidak mau mengatakannya lagi"

"tapi maksu....."

Justine menutup mulut Jasmine dengan tangannya. dia tidak ingin Jasmine melanjutkan kalimatnya.

"sshh... jangan mengatakan apapun lagi. Aku menyayangimu. mulai hari ini kamu milikku, mengerti?!" ucapnya.

Jasmine hanya bisa mengangguk setuju, dia bahkan masih bingung dengan apa yang Justine katakan

"kalau kamu mengerti, aku akan memberikan mu tanda, sebagai penanda resmi jika kamu milikku, boleh?!"

lagi-lagi Jasmine mengangguki perkataan Justine, otaknya sungguh masih berputar-putar kesan kemari tidak jelas

Justine mengangkat dagu Jasmine dan mendekatkan wajahnya ke leher Jasmine, kemudian menggigitnya kecil, meninggalkan tanda merah bukti kepemilikannya disana

Jasmine hanya bisa menggigit bibir bawahnya saat Justine menggigit leher nya, rasanya ada yang berdenyut dibagian tubuhnya, Justine melihat Jasmine yang masih menggigit bibirnya sendiri, dia tersenyum melihat nya

"apa kamu sedang menggoda ku?" goda Justine pada Jasmine yang membuat wajah Jasmine merona

"apa yang kamu katakan?! aku tidak menggodamu, aku pergi!!!" Jasmine ingin segera pergi dari sana, wajahnya sudah terasa sangat panas, namun Justine menahannya, dia memeluk tubuh Jasmine dari belakang, dan meletakkan kepalanya di ceruk leher jenjang Jasmine

"jangan pergi dulu, sebelum kamu bilang kalau kamu juga menyukai ku" ucapnya

"itu ....aku..." Jasmine merasa sangat gugup, bahkan dadanya berdegup dengan kencang

"aku apa?"

"aku...aku..."

"aku aku apa Jasmine...?" Justine mulai kesal

"aku juga suka kamu" jawab Jasmine dengan cepat, blush.... wajah Justine kini juga ikut memerangi, sedangkan Jasmine, dia sudah sangat merasa malu dengan apa yang barusan dia katakan, dia segera melepaskan pelukan Justine dan berlari menjauh dari Justine, dia sungguh belum siap untuk menatap mata Justine, dia merasa malu, Justine merasa sangat bahagia, senyuman mengembang diwajahnya

-------------------

so sweet, jomblo cari pacar giih.... 😝

tap jempolnya kakak yang cantik dan ganteng

my dika, polgan kesayangan up Jumat ya 😘

1
Rahmawaty❣️
Kayla ketiban durian runtuh ini😁😄
Cha-ca Jo Aisyah
serasa nonton di ikan terbang
Win
Biar makin seru ajj!
Win
Kakek Alex... 👍💕
Win
Hehehe... Begitu rupanya
S
njirrr anjerrr
S
nangis plus baper akhirnya ya just setelah sekian purnama
S
tidak ada kebahagiaan untuk seorang Jasmine Stanford 😭😭
S
ngilu bgt Ampe ulu hati pokona mah hanya babang Davin yg dinobatkan sebagai lelaki terbaik😭
S
nangis bgt gw kasihan bgt kamu Jasmine sayang😭
Ls.*(
Hidda
Siti Zulaiha
Andin egoisss orgnya tkg maksa
S
gua mo nanya mantap2 tuh emg beneran enak ya? ko jadi kepo🤣
S
ih pengennn🤣🤣
S
gua yg bru bca 2021 soalnya baca kisah Jessy dluh baru baca kisahnya Alex bru bca ini woelah🤣🤣tpi ga dpat visual nya katanya visualnya BTS ohmygodd
kiki
akhirnya kelar
kiki
jangan menjalin hbungan sma seseorng yg masa lalunya belum kelar, alesan balas dendam itu terlalu klasik, kalo emng udh nglupain dy gak akan ada niatan sedikitpun buat balas dendam, pda akhirnya cinta mengalahkan kebencian
kiki
ah lebih seru cerita jason sama ralia
kiki
lagian ngpain marah adia, lu aja masih cinta sama alvin
kiki
baguslah sama ralia aja, adia jg masih bimbang gak jlas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!