NovelToon NovelToon
Love At Second Chance

Love At Second Chance

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:24.9k
Nilai: 5
Nama Author: Tabir Senja

Ruri dan Zainudin adalah orang yang sama-sama punya kisah gagal dalam rumah tangga. Zai mempunyai putra yang menguak tabir rumah tangganya, sementara Ruri harus berjuang sendiri demi anak-anaknya.

Pertemuan keduanya tak terduga di sekolah anak mereka. Apa yang terjadi selanjutnya dengan mereka berdua? Yuk, ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tabir Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LSC 23

"Ternyata, anakmu berteman dekat dengan anakku. Hahaha," Zai tertawa bersama Ruri, karena tidak habis pikir bahwa pertemuan mereka ini begitu unik, tetapi nyata di depan mata.

Keduanya kembali mengobrol membahas kisah masa sekolah putih biru dulu. Hingga tak terasa, para guru memberitahu kepada para muridnya untuk menuju kolam renang.

Para orang tua segera mendekati anak-anak mereka mengganti baju olahraganya dengan baju renang.

Zai dan Ruri duduk berdekatan walau terhalang tas sekolah anak mereka. Tetapi, tetap melanjutkan obrolan tadi dan mereka berdua tidak menyadari, bahwa obrolan mereka telah disaksikan kedua anaknya Gabriel dan Berry.

"Berry. Itu yang disamping papaku, kamu kenal tidak?" tanya Gabriel menunjuk pada wanita itu seraya melirik karena papanya berani mengobrol dengan wanita lain.

"Kenal dong? Itu kan, mamaku," jawab Berry enteng seraya bermain air.

"Mama mu?" tanya Gabriel terkejut. Tetapi dengan wajah terlihat biasa saja. Namun, dalam hatinya belum rela kalau papanya menikah lagi dan mempunyai Mama tiri jahat seperti yang sering ditonton kakek dan neneknya film di rumah.

"Kenapa Papa terlihat bahagia dan tertawa lebar begitu!" Gabriel berucap lirih dan menangkupkan kedua tangannya di dada seraya menatap keduanya tanpa berkedip.

"Gabriel! Ayo, main air lagi?" ajak Berry yang sejak tadi bermain air dengan yang lain.

Gabriel tidak merespon panggilan Berry padanya. Dirinya fokus menatap kedekatan papanya dengan wanita itu sambil berdiri bersandar di dinding. Yang ternyata adalah Mama dari teman sekolahnya.

"Kira-kira, wanita itu jahat gak ya?" monolog Gabriel dengan pikirannya sendiri yang takut dengan Mama tiri jahat seperti di sinetron.

"Gabriel tidak bisa membayangkan, bila aku dijadikan pelampiasan kemarahan wanita itu jika menjadi istri dari papaku."

"Tidak boleh, tidak boleh. Tidak akan kubiarkan itu terjadi. Awas saja kalau wanita itu berani mendekati papaku dengan niat jahatnya." Gabriel dengan pikiran polosnya berargumen akan melindungi papa nya dari wanita jahat itu.

(Wkwkwk, aduh nak gabriel. Kamu belum apa-apa udah protes sama author🤣🤣. Tenang dah, nanti kamu nanti akan jatuh cinta sama mama barumu. Okee. Sekarang buang jauh-jauh pikiran polos nan kotor itu. Berdoa saja sama author ya😂🤭)

Berry yang sejak tadi melihat Gabriel fokus menatap mamanya, segera menghampiri Gabriel.

"Riel, kenapa kamu dari tadi menatap mamaku terus?" tanya Berry bingung dengan sikap Gabriel.

"Gak kok! Gabriel sedang melihat papaku yang terlihat bahagia karena 2 tahun ini, papaku selalu sibuk kerja dan jarang tersenyum." ucap Gabriel berbohong pada Berry.

"Oh, ku kira ada apa? Bagus dong, papamu bahagia. Kelihatanya, papa mu dan mamaku sepertinya dekat banget Riel. Lihat, sejak tadi di bawah pohon sama yang disini selalu mengobrol dan sesekali tertawa lebar," kata Berry yang ternyata diam-diam mengamati mereka berdua.

"Kenapa kamu bisa yakin begitu, Berry?"

"Tanyakan pada papa mu nanti saat perjalanan pulang."

"Oke."

"Sudahlah, jangan pikirkan mereka. Kita berenang yuk? Lihat yang lain sudah kesana bersama guru yang lain," tunjuk Berry yang ingin ikut bermain wahana air seluncuran.

"Ayo, kita menyusul mereka."

Akhirnya, Gabriel mengikuti arahan yang diberikan Berry. Dirinya nanti akan menanyakannya pada Papa yang sangat disayanginya itu.

*

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu. Matahari telah naik di atas kepala, siang hari anak-anak telah selesai berenang. Kini, waktunya makan siang dan kebetulan Ruri membawa bekal makanan banyak. Sehingga, Ruri membagikan makanan itu pada Gabriel dan juga Zai.

Mereka makan berempat di sebuah tempat duduk yang cukup luas. Jadi, ini kesempatan Gabriel untuk menanyakan hal tadi pada papanya.

Tetapi, dirinya masih ragu dan malah menyenggol Berry yang sedang makan dari pemberian Ruri.

"Berry, gimana ngomongnya?" ucap Gabriel berkata tanpa suara saat menatap temannya Berry.

"Entahlah," jawab Berry enteng seraya mengangkat bahunya dan melanjutkan makannya karena sudah lapar.

Gabriel, mau tak mau harus menunda keinginannya itu dan akan bertanya saat dirumah nanti.

"Oh ya, Gabriel. Kamu belum berkenalan dengan mamanya Berry ya? Kenalkan, namanya Bu Ruri." kata Zai memperkenalkan Ruri pada Gabriel.

"Iya belum, Papa. Tetapi, Berry sudah memberitahu saat di kolam renang tadi," terang Gabriel sambil mengunyah makanan dari Ruri.

"Hallo, Gabriel. Senang bertemu denganmu." Ruri mengulurkan tangannya untuk bersalaman pada Gabriel sebagai tanda perkenalan.

"Hallo, Tante Ruri." kata Gabriel menyambut uluran tangan wanita itu dan melanjutkan makan siang dengan Berry.

"Makanan Tante enak banget," puji Gabriel pada masakan Ruri. Hingga membuat Gabriel lupa dengan amarah yang bergejolak di hatinya tadi.

"Terimakasih sayang," ucap Ruri seraya menoel pipi Gabriel dengan gemas. Sedangkan yang dicolek pipinya hanya tersenyum karena terpana akan kecantikan Ruri saat tersenyum manis padanya.

Selesai makan siang, anak-anak berkumpul lagi berbaris rapi di lapangan untuk menghitung jumlah murid, sebab sudah saatnya pulang karena panas semakin terik.

Semua para murid beriringan menuju pintu keluar wahana ke tempat dimana Bus parkir. Dari beberapa murid, ada yang kembali ke Bus dan ada yang langsung pulang dengan orang tua mereka masing-masing.

Untuk Gabriel dan Berry, mereka berdua sudah berpamitan kepada gurunya dan perjalanan pulang ke rumah.

Zai dan Ruri sudah bertukar nomor telepon saat mengobrol di wahana tadi. Bahwa Zai berjanji akan memasukkan nomor Ruri ke grup alumni SMP.

Dalam perjalanan, Berry banyak bercerita pada Rueri dan puas dengan acara sekolah tadi.

"Mama, Berry senang banget hari ini Kapan-kapan Berry ingin sekali pergi ke kolam renang dengan Gabriel. Boleh kan' Ma?" Berry terlihat bahagia dengan kegiatannya bersama para guru dan teman lainnya.

"Boleh kok, sayang. Asalkan kamu bahagia, Mama ikut bahagia." kata Ruri pada anaknya seraya menyetir mobil.

Di tempat berbeda, Gabriel hanya diam tanpa sepatah kata pun sejak di wahana tadi. Zai pun juga sibuk dengan pikirannya sendiri karena bertemu dengan cinta pertama membuat dirinya melupakan anak di sampingnya yang sejak tadi mengamati Zai tersenyum terus menerus.

"Papa…Papa!"

Zai tak merespon panggilan Gabriel karena terbayang wajah Ruri yang cantik dan membuat Gabriel semakin kesal.

"PAPA!" teriak Gabriel yang membuat Zai tersentak kaget akan suara anaknya yang kencang.

"Astaghfirullah, Gabriel. Ada apa sayang? Maafkan Papa, Nak. Papa melamun."

"Papa dari tadi tersenyum terus. Mikirin siapa?" tanya Gabriel kesal walau ada rasa penasaran dengan apa yang dipikirkan papanya.

"Papa, tidak memikirkan siapapun, Nak. Papa, hanya sibuk memikirkan pekerjaan di kantor yang menumpuk," ucap Zai beralasan.

Dirinya ingin mengatakan pada anak-anaknya nanti di saat waktu yang tepat soal mencari Mama baru buat mereka berdua.

"Papa yakin, hanya pekerjaan."

"Iya sayang. Yakin."

Jangan lupa like dan komen ya reader. Dukungan kalian sangat berarti untuk author😘. Terimakasih.

1
🎧✏📖
hadir😇
Rahma Putri
aku suka cerita nya bagus
Dina⏤͟͟͞R: makasih kak. dah mampir🙏
total 1 replies
Rahma Putri
ya thorr semangat terus berkarya
wonder mom
klo.mo dpt suami kaya, selingkuh j dlu. kek Reni. pembohong, tukang selingkuh tp malah dpt suami yg puluhan x lbh kaya dri Zai. naik derajat bgt kn?
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭namanya juga ketiban rejeki. tp dr situ reni secara perlahan dah mulai sadar akan kesalahannya.
total 1 replies
wonder mom
koq reni beruntung bgt c. ditiduri ceo. jd pacar ceo. wkwkwk...patut ditiru tu. peselingkuh yg sukses
blue¹⁸
keren thor. mampir. semangat berkarya
dino²
sangat bagus dan menarik
blue²
aku mampir kak
Alimkin
mampir kak 🏃
blue⁴
mampir kak othor
blue⁶
semangat berkarya kak
R.F
2like hadir semangat
mampir y
Dina⏤͟͟͞R: makasih. kak dah mampir
total 1 replies
Senajudifa
aku mendukung mu zai
Senajudifa
tp mantan istri zai kok nggak bersyukur punya suami baik dan ganteng y
Dina⏤͟͟͞R: kaarena hanya materi yang di inginkanny
total 1 replies
Senajudifa
jodoh kan zai dan ruri
Dina⏤͟͟͞R: hehehe begitlah
total 1 replies
Senajudifa
ksh racun aj tuh si Bagas
Dina⏤͟͟͞R: 😂😂😂 🤭🤭haruse
total 1 replies
Senajudifa
lanjut din
Dina⏤͟͟͞R: iya sen
total 1 replies
Senajudifa
ngga akan pernah sadar tuh reni
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭moga aja sadar
total 1 replies
💞Amie🍂🍃
kesalahan orang diingat sedangkan kesalahan sendiri ditutupi
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭iya kak
total 5 replies
💞Amie🍂🍃
Wihh si reni/Sleep/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!