Juniar adalah seorang gadis yang terlahir dari keluarga yang sangat berkecukupan. Dia memiliki seorang Kakak Laki - laki.
Sang ayah adalah pengusaha sukses yang bisa mengabulkan semua keinginan Juniar hanya dalam hitungan detik.
Hingga sampai akhirnya keluarga Juniar berada di posisi paling rendah.
Dimana perusahaan Ayah nya mengalami kebangkrutan, sang Kakak meninggal karena over dosis. Sang Ayah di lilit hutang dan kena serangan jantung.
Dan Ibu nya pergi meninggalkan Juniar
Juniar yang saat itu usia 18 tahun, baru menyelesaikan sekolah SMA harus berusaha mengembalikan keutuhan keluarganya.
Dia terpaksa harus melelang KEPERAWANAN nya di sebuah situs online demi menyelamatkan keluarga nya.
Demi Ayah yang sakit agar segera sembuh, demi Ibu agar mau kembali pulang dan Almarhum Kakak yang selalu mengandalkannya.
Aku Juniar, gadis yang pernah hidup dalam kemewahan dan sekaligus harus hidup dalam kenistaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Juniar 23
kediaman Juniar dan Sulhan pukul 21.00
" terimakasih May " ucap Juniar saat Maya telah menyiapkan segala keperluan Juniar untuk berangkat ke Bandung besok
" Sama - sama Nona, apa Nona sudah minta ijin kepada Tuan Muda??"
" Tidak perlu, dari pagi saja dia pergi tidak pamit atau memberi kabar beliau dimana"
Maya tersenyum mendengar ucapan Juniar
" Besok Mus akan mengantarkan Nona ke Bandara, hati - hati selama di Bandung. dan tolong Nona kembali lagi ke sini. Ini rumah Nona"
Juniar tersenyum mendengar ucapan Maya
" Tentu saja, pasti kembali" ucap Juniar menyentuh tangan Maya
" Ya sudah Nona istrirahat dulu "
" Sekali lagi makasih ya May"
Maya hanya mengangguk dan pamit meninggalkan kamar Juniar.
------ pukul 23.00 Sulhan baru kembali ke hotel
setelah dari kediaman Fatma, Sulhan langsung ke tambang batubara milik nya, lalu melihat perbaikan mes tempat karyawan nya tinggal.
betapa kaget nya Sulhan saat kamar hotel yang dia tinggalkan tadi pagi sudah rapi, bahkan barang Juniar sudah tidak ada. yang tertinggal hanya barang - barang miliknya.
Sulhan langsung menghubungi Mus
" Mus, apakah Nona ada di rumah???"
" Ada Tuan, tadi pagi Nona minta dijemput"
" Huft, syukurlah " ucap Sulhan membuang nafas nya kasar dan memutuskan sambungan teleponnya.
Sulhan langsung menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur, seharian ini sangat menguras tenaga dan pikirannya. dan tanpa butuh lama dia tertidur pulas seperti bayi.
----- keesokan hari nya. Juniar sudah siap untuk kembali ka Bandung dan di antarkan Mus sampai ke Bandara.
sebelum meninggalkan rumah yang pertama kali dia singgahi saat sampai di kalimantan, dan bahkan sekarang dia benar - benar sudah menjadi nyonya di rumah tersebut. Juniar cukup lama menengadahkan menatap rumah 2 lantai tersebut.
" Ayo Mus" ucap Juniar dan meninggalkan rumah tersebut, Maya melambaikan tangan kepada Nona nya bagitupun Juniar membalas melambaikan tangannya.
beberapa saat Juniar telah sampai ke bandara
" Mus cukup antarkan saya sampai disini saja, titip Tuan Muda"
" baik Nona, tapi saya harap Nona segera kembali ke kalimantan"
" kalau urusan saya sudah selesai, saya pastikan saya kembali Mus"
" Baik Nona, semoga perjalanan Anda menyenangkan"
" Terimakasih Mus" ucap Juniar dan mulai melangkahkan kaki nya.
Mus melihat majikan nya sampai punggung Juniar hilang dari pandangannya.
--- sedangkan di hotel dimana Sulhan tertidur pulas, dia baru bangun saat Haikal menghubungi nya.
" Hallo" ucap Sulhan
" Bos ini sudah jam 10.00, bos baru bangun????"
" Hemmm"
" cieeee malam pengantin yang melelahkan sepertinya, berapa kali Bos?
2x ???
3 x ????
4x ????
5x ????
"uuuuuh nikmat ya...hahahahaha " gelak tawa Haikal disebrang telpon membuat Sulhan membuka matanya lebar - lebar
" kamu menelpon cuma mau menanyakan performa Bos mu berapa kali begitu????"
" Ahahahaha bukan Bos, ini Pak Wiryo dan istri nya ada di kantor" bisik Sulhan pelan
" Ooooh, memang ada janji dengan mereka hari ini???"
" tidak ada"
" Suruh mereka kembali besok"
" Heyyyy ingat berapa dana yang beliau investasikan untuk perusahaan???"
mendengar perkataan Haikal, Sulhan langsung bangun dan berdiri dari tempat tidurnya.
" Aku segera kesana " ucap Sulhan memutuskan sambungan telepon dari Haikal.
-------- kediaman Fatma
" Kamu harus menata hidup kamu lagi " ucap Mamah Fatma
" Iya Mah, Fatma mau kerja lagi"
" iya begitu dong semangat"
" Syaira, adik mas Sulhan mengajak Fatma untuk bekerja di perusahaan dimana Syaira bekerja Mah"
" ah syukurlah, mereka masih baik kepada kita"
" iya Mah " ucap Fatma sambil tersenyum.
hari ini Fatma mau bertemu dengan Syaira, sekalian memberikan surat lamaran untuk keperusahaan. Fatma jalur belakang Bu. kebetulan pemilik perusahaannya pacar Syaira"
" keluarga mereka sekarang semakin kaya raya"
" Iya Mah "
" Beruntunglah Mas Sulhan juga masih baik, siapa tahu dia mau kembali kepada kamu"
mendengar ucapan ibu nya, Fatma mengembangkan senyum nya. dan tak lama suara dering telpon miliknya berbunyi
" Syaira menelpon Mah"
" ya sudah jawab "
----- " Hay Syaira "
" Kak Fatma, jadinya kita bertemu pas makan siang ya"
" Oke " jawab Fatma.
" ya sudah sampai ketemu nanti siang"
" iya "
setelah Syaira mengakhiri sambungan teleponnya Fatma tersenyum kepada Mamah nya
" Semangat !!!!" ucap Mamah Fatma.
----- perusahaan Sulhan
dengan tergesa gesa Sulhan menuju ruangannya dimana Pak Wiryo dan Istri sudah berada di ruangannya.
" selamat siang " ucap Sulhan saat membuka pintu ruangan dan dilihat nya Pak Wiryo bersama istrinya sedang duduk ditemani Haikal
" Selamat siang Pak Sulhan" ucap Pak Wiryo
" Maaf menunggu lama"
" tidak apa - apa, kami maklum ko pengantin baru " celetuk Haikal. sumpah demi apapun, saat itu Sulhan ingin sekali menjitak kepala Haikal yang terkekeh
" Pak " ucap Sulhan sambil menjabat tangan pak Wiryo lalu bergantian menjabat tangan istrinya.
" Maaf Pak ada keperluan apa tiba - tiba bapak datang keperusahaan. Apa ada yang bisa saya bantu"
" aaah tidak ada, maaf kalau membuat Anda kaget. Istri saya kebetulan kemarin tidak bisa hadir di acara pernikahan anda. Istri saya sengaja mau memberikan kado untuk pernikahan Anda"
" Titip ya Pak Sulhan untuk istrinya" ucap Istri Pak Wiryo memberikan sebuah kotak berulisnkan Dior"
" aduh Bu apa tidak terlalu berlebihan, kenapa tidak datang ke rumah saja langsung agar bertemudengan istri saya"
" Kalau tidak keberatan, saya mengundang kalian makan malam. "
" Oh baik Bu nanti saya akan bicarakan dengan Istri saya" ucap Sulhan
" Istri???" gumam Sulhan saat mengucapkan kata istri dia mengulangi nya dalam hati.
" baik terimakasih, semoga ada waktu untuk kita bisa bertemu dan makan malam bersama"
" Saya usahakan, nanti saya hubungi Bapak Wiryo kapan waktunya".
ucap Sulhan, mereka cukup lama berbasa basi hingga jam makan siang tiba. mereka pun makan siang bersama, Sulhan menjamu tamunya makan siang di sebuah Resto dimana Fatma san Syaira pun makan siang disana.
Fatma dan Syaira tahu Haikal dan Sulhan makan siang ditemoat yang sama.namu mereka tidak berani mendekat, karena mereka melihat Sulhan dan rekannya masuk ke ruangan privat.
" Kak Sulhan makin terlihat dewasa " ucap Fatma saat Sulhan sudah masuk ke ruangan privat"
" Iyalah sudah tua" jawab Syaira
" kak, Syaira turut berduka cita atas meninggalknya suami Kakak"
" Terimaksih ya"
" Kakak pasti bisa dapatkan lagi laki - laki lain, Kak Fatma hatus menikah lagi. Kak Fatma masih muda".
" do'akan Kak Fatma bisa mendapatkan hati Kak Sulhan ya"
" Uhuk...uhukk"....mendengar ucapan Fatma, Syaira sampai tersedak makanannya.
" Makannya pelan - pelan" ucap Fatma sambil membantu Syaira
Syaira merasa lega saat dia berhasil minum.
" Apa Kak Sulhan tidak memberitahu Kak Fatma kalau Kak Sulhan sudah menikah???"
mendengar pertanyaan Syaira, Fatma merasa detak jantungnya berhenti seketika
" ma-... mak-....maksud Syaira???"
" Kak Sulhan sudah menikah Kak, Kak Sulhan sudah punya Istri"
mendengar ucapan Syaira, Fatma merasa jantungnya benar - benar berhenti berdetak, untuk menarik nafas saja Fatma merasa kesulitan
Fatma memegang dadanya, lalu mengambil gelas dan menengak habis air minumnya.
-
-
z
z
makasih sudah setia menunggu😁🙏
makasih untuk dukungan kalian kepada novel - novel saya sebelumnya. terimakasih tak terhingga.semoga kebaikan kalian di balas oleh ALLAH SWT🙏🙏🙏🤲🤲🤲🤲aaamiiin
❤❤❤❤❤ i love you all😚
maaf cuma masukkan soalnya mak juga terus bc kok cerita ini😉
dan ssmoga om yoga dan boy ikut sandiwara tersebut😄
buatkan par 3 nya thoorr