NovelToon NovelToon
Hate Me, Love

Hate Me, Love

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Teen Angst / Teen School/College / Tamat
Popularitas:274.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Red Lily

Karena kebodohan keduanya, Anggun dan Alister berakhir tidur bersama. Padahal, keduanya adalah musuh bebuyutan, Alister adalah berandal, pengacau yang membuat Anggun selaku ketua OSIS selalu keluar masuk ruang BK demi menyelesaikan permasalahan nya.

Terjebak bersama dengan pria yang paling dibenci. Itu membuat Anggun menderita, apalagi keluarganya meninggalkannya dengan pria ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red Lily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa lalu

Karena Alister tidak mau memberikan harapan semua pada sang istri, jadi lebih baik untuknya tidak membawa Anggun ke sana. Mengalihkan perhatiannya dengan mengajak Anggun ke perpustakaan dengan mengiming iminginya untuk membeli buku baru. 

Untungnya, Anggun langsung mau dan teralihkan. Meskipun pikirannya masih saja bertanya tanya perihal mengapa Alister tidak mau mengajaknya ke sana. 

Jadinya, hari ini Alister memeluk merangkul Anggun ketika turun ke basement. Membicarakan hal yang lainnya untuk benar benar membuat sangat istri lupa. 

"Beli bukunya sekalian aja ya. Buat semester depan. Dosen udah rekomendasi beberapa judul soalnya. Gak papa?"

"Gak papa. Beli aja semua yang kamu mau."

"Satu toko boleh?"

"Ya nggak gitu juga." Alister terkekeh dan mencium pipi sangat istri. 

Anggun masih canggung terkait perubahan sikap Alister, tapi tetap saja dia menyukainya meskipun masih ada rasa kaget. "Al?"

"Hmmm?"

"Nggak jadi."

"Gaje banget kamu." Alister memakaikan helm pada sang istri. Naik motor dimana Anggun memeluk Alister dari belakang. 

Mereka membelah jalanan. Kini tidak ada lagi kecepatan tinggi mengingat Alister memperhatikan kondisi sang istri. 

Begitu sampai di toko buku, Anggun langsung pergi ke rak buku buku tentang kedokteran. Cukup banyak hingga membuat tangannya penuh. "Sini biar aku yang bawain." Alister mengambil alih, dia mengikuti semua langkah Anggun dan tidak menyangka buku sebanyak 6 biji itu akumulasi harganya sampai angka 4 juta. Kalau posisi Alister masih seperti dulu sih tidak apa apa. Sekarang dirinya yang pusing sendiri bagaimana cara menutup bulan bulan ke depannya. 

"Abis ini mau langsung ke foodcourt."

"Okey. Mau beli apa?"

"Gelatooo!"

Inilah alasan Alister tidak mau memberitahukan kondisinya pada Anggun. Kesalahan yang mereka buat malam itu memang dikarenakan keduanya, tapi Anggun sampai dibuang kedua orang tuanya dan juga berakhir mengandung anaknya. Alister selama ini memperhatikan Anggun, dia adalah sosok pemikir apabila ada masalah. Takut jika hal itu membuat janinnya juga terganggu, jadi Alister memilih untuk menyimpannya seorang diri saja. 

"Aku tunggu di sini. Kamu yang pesen."

"Udah itu aja?"

"Sama ichiban deh. Pengen ramen yang tori karage."

Anggun duduk menunggu, sementara Alister yang pergi mememsan. Manik Alister menyipit melihat sosok yang tidak asing. "Katanya lu gak suka makan ramen yang bikin lu gemuk."

"Ngagetin aja." Alika menoleh dan memegang dadaanya yang berdetak kencang. "Soalnya sekarang kita udah putus. Jadi gak ada alesan buat aku jaga tubuh aku sendiri."

"Oh. Jadi dulu lu jaga tubuh buat gue?"

"Itu kamu tau. Cuma ya sekarang sadar diri. Gak mau jadi pelakor, padahal aku masih suka."

"Jangan ngomong kayak gitu. Cewek gue di sini," Ucap Alister kemudian memesan. 

"Tapi kalau anggun sia sia in kamu. Balik lagi aja ke aku ya." Begitu ucapnya pada Alister. 

Sementara di sisi lain, Anggun yang kesal sendirian memilih untuk menyusul. Dan malah mendapati Alister sedang mengibrol bersama dengan Alika. Oke, dia wanita tercantik di sekolah kalau itu. Anggun langsung memicingkan matanya tajam dan melangkah mendekati sang suami. Dia langsung merangkul tangan Alister. "Gak mau ditinggal sendirian," Ucapnya dengan manja kemudian menatap Alika. "Hai, Alika kan?"

"Iya. Yang sering keluar masuk ruangan BK sama Alister."  Alika sangat tidak suka pada Anggun. Bukan hanya karena perempuan itu merebut Alister, tapi juga karena Anggun memperlakukan Alister dengan kasar. "Jaga cowok lu baik baik sebelum gue rebut dia balik."

"Alika, sana lu pergi," Ucap Alister menatap tajam pada perempuan itu. 

****

Alister menyadari kalau sang istri begitu marah. Dia bahkan meminta langsung pulang dengan makanan yang dibungkus. "Nanti cair ice cream nya. Yakin gak mau dimakan dulu aja?" Tanya Alister saat keduanya berjalan menuju ke parkiran. 

"Yakin banget. Aku mau pulang aja. Ice creamnya nanti dimasukin aja lagi ke kulkas jadi gak cair."

Alister menurut saja. Membiarkan sang istri naik ke motor. "Peluk dong. Nanti kamu jatuh kalau enggak peluk."

"Kamunya jangan ngebut ngebut aja. Kan bisa?"

Membiarkan sang istri untuk puas dengan marahnya. Bahkan ketika sampai di apartemen, Anggun melangkah lebih dulu meninggalkan Alister di belakang. 

Anggun juga langsung masuk ke kamarnya sendiri, Alister hanya menghela napas karenanya. Awalnya dia berfikir kalau Anggun dan dirinya akan semakin dekat jika sudah melakukan kebersamaan hari ini. Nyatanya tidak seperti itu. 

Membiarkan dulu Anggun dengan amarahnya sendiri, Alister memilih untuk menonton televisi sambil mengaduk adonan. Adonan apa? Kue kering. Alister ingin membuat camilan yang sehat untuk istri dan janin dalam perutnya. 

"Untung tiap hari minggu gue suka nonton woody dan sahabat. Jadi bisa bikin kue kayak gini." Mengingat sendiri bagaimana dulu kalau ada ayahnya di rumah, Alister selalu mencari perhatian meskipun tidak pernah ada hasilnya sama sekali. 

Brak! Tiba tiba saja pintu kamar Anggun terbuka. "Eh? Kirain tidur."

"Ngapain?"

"Bikin adonan. Katanya kamu suka kue cokelat kan? Aku mau bikin?"

"Darimana kamu tau aku suka kue coklat?"

"Kan…  dulu sering liat kamu jajan ini di kantin." Alister berucap seperti itu. 

Anggun duduk di samping sang suami. "Kamu masih ada hubungan sama Alika?"

"Enggak, tadi emang lagi kebetulan ketemu aja."

"Udah putus sama dia?"

Alister mengangguk. "Malem abis aku problem sama kamu juga langsung putus kok."

"Yakin? Mana hape kamu. Jangan jangan kamu sama dia masih sering chattingan lagi."

"Gak ada. Hape aku lagi di carg itu masih mati."

"Awas aja kalau kamu kedepannya diam diam ketemu sama dia atau ada hubungan lagi. Pokoknya gak boleh. Inget kamu udah mau punya anak, Alister."

Gemas melihat tingkah sang istri, Alister menarik Anggun ke dalam dekapannya dan mencium pipinya berulang kali. 

"Argghhhh… tangan kamu kotor!"

"Enggak. Aku gak bakalan selingkuh dari kamu kok. Kalau ketemu juga gak akan pernah bahas hal pribadi lagi."

"Ya iyalah." Anggun mendorong pelan sang suami. "Pokoknya gak boleh. Kalau mau ada perlu sama dia, harus ada orang lain. Gak boleh sendiri. Jangan sampai kamu ketahuan ya diam diam di belakang aku ketemuan sama dia."

"Enggak."

Anggun menarik napasnya dalam dan merebahkan kepalanya di atas pangkuan sang suami. Dia menatap manik Alister. "Mau tidur, tapi gak bisa."

"Tidur aja di sini." Alister menunduk dan membubuhkan kecupan di kening sang istri. 

***

To be continue

Komentarnya? 

1
Sagitarius
kok sediih sich 🥹🥹🥹
apajalah
👏👏🍁🍂
apajalah
👌👏👏🍂🍁🍂🍁👏
Evi
ceritanya bagus 👍👍👍
Honey
Novelnya bagus 😊
gia nasgia
Makasih othor suka dgn karya mu yg satu ini😘👍💪
gia nasgia
hahaha begini nih klau si bocah udah bucin😂🤣🤣
gia nasgia
hahaha sakitlah klau rambut di jambak 😂
gia nasgia
lanjutkan
gia nasgia
jangan sampai baby Anggun kenapa "🥺
gia nasgia
🥺🥺🥺😭😭😭😭😭
gia nasgia
kasihan juga sih lihat bumil yg udah menyadari kebodohannya 🥺🥺
gia nasgia
feeling aku kayaknya sengaja Alister pergi biar pulang udah jadi orang sukses🤔
gia nasgia
Nah lho gimana rasanya di tinggal tanpa kata"😏😡
gia nasgia
Dasar bocil labil 😏tapi ada baiknya juga Dania menceritakan tentang perjuangan Alister selama ini
gia nasgia
Kamu benar"keterlaluan jadi istri mengingat dgn segala perjuangan Al untuk mencukupi kebutuhan kamu 😡
gia nasgia
Maksudnya apa coba Anggun buat janji dgn pebinor 😡kayaknya kalau Alister memberi pelajaran Ke Deon, kurasa nggak ada salahnya biar tahu klau Anggun sdh punya suami
gia nasgia
Mending Alister jujur aja daripada Anggun makin berharap banyak
gia nasgia
Alister serasa umur 25 thn aja habis dewasa banget menghadapi istri bocilnya
gia nasgia
Alister paket komplit deh 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!