NovelToon NovelToon
Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson

Status: tamat
Genre:Mafia / Fantasi Urban-Percintaan Modern / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:16.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: SkySal

DALAM TAHAP REVISI

Zeda Firdaus bertemu dengan seorang pria yang pernah ia tolong beberapa bulan lalu, pria yang bernama Gabriel Emerson itu mengaku sedang liburan di desa Firda. Kejadian demi kejadian membuat mereka sering bertemu dan menjadi dekat hingga keduanya harus berpisah di karenakan Gabriel yg harus kembali ke kota dan Firda melanjutkan pendidikannya ke pesantren.
Beberapa bulan kemudian Firda dan Gabriel kembali di pertemukan di Jakarta saat Firda datang kesana untuk menghadiri pernikahan kakak sepupunya.
Namun, di pertemuan mereka itu terjadi suatu hal yang membuat Firda harus terikat pernikahan dengan Gabriel yg sebenarnya adalah seorang Don Mafia.


Ig @SkySal98
Fb SkySal Alfaarr

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 22 - Tamparan Ibu

Gabriel yg hendak menemui Firda kerumah nya harus terhalang oleh beberapa musuh yg tiba tiba menghadang jalan nya. Tak hanya itu, Gabriel yg sendirian harus kembali mati matian membela diri dan melawan mereka.

Entah bagaimana mereka tahu bahwa Gabriel sedang dalam perjalanan.

Pertarungan sengit yg terjadi antara beberapa orang yang begitu kuat tentu saja membuat Gabriel kewalahan, apa lagi saat ini ia begitu tidak fokus karena terus memikirkan Firda.

Hingga Gabriel meraskan sebuah pukulan yg sangat keras di bagian belakang kepala nya.

..........

Aisyah dan Farhan memasuki kamar mereka dimana Firda juga tinggal di kamar yg sama, mereka mendapati Firda yg sedang tertidur dan membungkus seluruh tubuhnya dengan selimut. Aisyah menjadi khawatir dengan anak nya itu, karena tak biasanya Firda tidur begitu cepat.

"Fir, kamu sakit?" tanya Aisyah dan ia menarik selimut Firda.

"Engga enak badan aja" jawab Firda dengan suara serak dan kembali menarik selimut, ia tak mau ibunya melihat nya sekarang yg sudah di pastikan mata nya bengkak dan sembab.

"Sudah minum obat belum? Besok pagi kita pulang lho" ujar Aisyah dan Firda hanya mengangguk.

.........

Keesokan pagi nya, Firda dan yg lain nya bersiap siap untuk pulang.

Firda masih sama, terus terdiam, termenung, melamun. Terlihat sekali bahwa ia begitu terpukul namun masih belum ada yg menyadari hal itu, apa lagi karena tadi malam Firda mengatakan ia tidak enak badan. Jadi Aisyah pun merasa Firda seperti itu karena sedang sakit.

Firda memasukan kucing nya ke dalam kardus karena takut tak di perbolehkan oleh pihak penerbangana atau pun di persulit

Bahkan sampai saat sampai di dalam pesawat seperti ini, Firda masih terus diam dengan tatapan yg kosong.

Berfikir bagaimana ia akan melanjutkan hidupnya setelah ini, bagaimana jika kedua orang tua nya tahu bahwa ia telah kehilangan kehormatan nya? Bagaimana jika ia hamil?

Firda bukan hanya memikul kehormatan diri nya sendiri, tapi juga seluruh keluarga besar nya. Nama sekolah nya, nama kakek nya.

Tanpa terasa air mata Firda kembali mengalir begitu saja namun dengan cepat ia menyeka nya, tak ingin ada yg tahu bahwa ia sedang menangis saat ini. Menangisi nasib tragis nya.

Selama dalam perjalanan pulang bahkan hingga ia sampai di rumah nya, Firda masih tak bersuara sedikitpun sedangkan keluarga nya yg lain sedang sibuk membicarakan resepsi pernikahan kakak sepupu Firda.

Sesampainya di rumah, Firda mengeluarkan kucing nya dari kardus dan membiarkan nya bebas. Setelah itu, ia langsung masuk ke kamar nya dan mengunci pintu.

Firda kembali tak bisa menahan tangis nya, ia meringkuk di kaki ranjang, seluruh tubuhnya bergetar karena tangis nya dan bahkan sampai ke esokan hari nya, Firda masih mengurung diri dan itu mulai menarik perhatian orang orang di rumah nya.

.........

"Aisyah..." Aisyah yg sedang membersihkan halaman rumah nya langsung mendongak saat mendengar suara parau Abi nya yg memanggil nya, dengan cepat Aisyah menghampiri Abi nya.

"Ada apa, Bi?" tanya Aisyah.

"Apa Firda masih sakit?" tanya Abi nya.

"Sepertinya masih sakit" jawab Aisyah.

"Coba kamu bawa Firda ke Dokter, Aisyah. Biasanya meskipun sakit anak itu masih selalu membuat keributan dimana mana. Tapi sekarang dia hanya mengurung diri, jangan Jangan sakit nya parah. Periksakan ke Dokter, ya" pinta Abi nya dan Aisyah pun mengangguk.

Ia sendiri bisa merasakan perubahan Firda semenjak ia terkahir kali jalan jalan bersama kucing nya. Aisyah bahkan tidak mendengar suara Firda selain saat ia mengatakan ia sedang tidak enak badan.

Aisyah menghampiri kamar Firda, dan saat ia hendak masuk, ternyata pintu nya di kunci. Ini juga hal yg aneh, karena sebelumnya Firda tidak pernah mengunci pintu saat siang hari begini.

"Fir, buka pintu nya" teriak Aisyah sembari mengetuk pintu kamar Firda.

Sementara Firda yg terbaring lemas di ranjang nya cukup terkejut mendengar suara Ummi nya itu.

Semenjak kejadian laknat itu, Firda tidak makan dan juga tidak minum. Ia bahkan sangat kesulitan untuk tidur dan itu membuat nya merasa sangat lemas dan pusing. Firda hanya terus menangis bahkan sampai sampai air mata nya seolah tak mau keluar lagi.

"Firda, kamu sakit? Buka pintu nya" teriak Aisyah lagi dan ia mulai khawatir karena Firda tak merespon sedikitpun.

"Firda!!!" Aisyah menggedor pintu kamar Firda membuat Firda mau tak mau harus membuka pintu.

Dan Aisyah sangat terkejut melihat keadaan putri nya yg sangat berantakan dengan wajah yg begitu sembab.

"Fir, kamu kenapa? Kamu sakit, Nak? Sakit apa, hm?" tanya Aisyah sembari meletakkan punggung tangannya di kening Firda.

"Ada apa, Ummi?" tanya Firda dengan suara serak nya.

"Kamu kenapa?" Firda hanya menggeleng dan ia melangkah masuk ke dalam kamar nya.

Aisyah semakin terkejut melihat kondisi kamar Firda yg sangat berantakan, anak gadis nya itu memang bar bar tapi ia tak suka tempat yg berantakan. Kamar nya selalu rapi dan bersih selama ini.

"Sebenarnya kamu kenapa sih, Fir?" tanya Aisyah bingung dan seketika air mata Firda kembali menetes.

"Cuma engga enak badan" jawab Firda lagi namun kali ini dengan suara yg tercekat di tenggorokan nya.

"Jujur sama Ummi, Fir" tegas Aisyah "Kamu kenapa? Kamu punya masalah apa?" tanya nya lagi.

Firda hanya bisa menangis dan tak mampu menjawab, hal itu membuat Aisyah semakin bingung dan juga khawatir.

"Firda, jangan buat Ummi khawatir, Sayang..." lirih Aisyah, bahkan ia setengah memelas pada anak nya yg malah sesegukan itu.

"Kenapa, Nak? Ada yg menyakiti mu, hm? Kamu kenapa?" tanya Aisyah lagi dan ia mengusap air mata Firda yg masih mengalir deras di pipi nya.

"Maaf..." hanya itu yg bisa Firda ucapkan.

"Maaf kenapa, Sayang? Firda kenapa, Nak? Bilang sama Ummi, Firda kenapa, Sayang?" tanya Aisyah dengan begitu lembut. Membuat tangis Firda semakin pecah.

Firda menggeleng pelan, ia terjatuh bersimpuh di kaki ibunya dan ia menangis sejadi jadi nya. Bahkan air mata nya itu sampai membasahi kaki sang ibu.

"Maafin Firda, Ummi..." Firda berkata dengan begitu serak "Maafin Firda"

"Maaf kenapa sih, Fir?" tanya Aisyah lagi. Bahkan tanpa sadar ia juga meneteskan air mata karena hati nya juga sakit melihat Firda yg terus menangis sesegukan.

Ponsel Firda berdering berkali kali, Aisyah mengambil ponsel itu dan tertera nama Om Gabriel di layar ponsel anak nya. Aisyah menjawab nya dengan ragu, entah mengapa insting nya mengatakan bahwa masalah ini ada kaitannya dengan Gabriel.

"Firda, syukurlah kamu masih mau menjawab panggilan ku. Firda, aku minta maaf atas apa yg terjadi kemarin, aku ingin bertemu dengan mu tapi kamu sudah pergi. Aku akan bertanggung jawab dan akan menikahi mu, aku janji. Jangan marah sama aku ya"

Seketika Aisyah merasa seolah ada ribuan pedang yg menusuk tepat di hati nya. Tangan nya gemetar bahkan sampai membuat ponsel nya terjatuh.

Kini ia sudah mengerti apa yg terjadi. Sementara Firda masih duduk bersimpuh di lantai, ia tidak tahu bahwa Gabriel yg menelpon karena semenjak kejadian itu Gabriel menang tidak menghubungi nya sama sekali dan ia tidak berfikir sama sekali bahwa mungkin Gabriel akan menghubungi nya.

"Apa yg sudah kamu lakukan dengan Gabriel?" tanya Aisyah dingin, mata nya memerah dan bibir nya bergetar, jantung nya berdebar kencang memikirkan apa yg sudah anak gadis nya lakukan.

"Maafin Firda...."

PLAKKKKKK

Hanya tamparan itu jawaban yg ibu nya berikan, Aisyah pun tak bisa membendung air nya. Hati Firda semakin hancur dan sakit apa lagi saat menatap mata sang ibu yg penuh amarah, kekecewaan, kesedihan, dan juga kehancuran.

"Bukankah selalu aku ingatkan jangan percaya pada orang asing, Firda!" teriak Aisyah marah. Ia mengguncang pundak Firda dengan kuat membuat tangis Firda semakin pecah "Bagaiamana bisa kamu....." Aisyah tak sanggup melanjutkan kata kata nya. Hati nya terasa begitu hancur dan sakit mendapati anak gadis nya yg sudah tak suci lagi.

1
Ai Umana sari
,saaaaaaah😍
Lilik Suryati
źZŹHàñ
Nova Nurdin
jhon suruh pembantu
Devy
Raisa n anaknya
Devy
Jhon gak mau om Gab keluar dari dunia mafia
Azma Az Zahra
aku sudah baca ber kali kali novel ini, tapi rasanya masih kurang aja, terima kasih author, SDH membuat cerita sebagus ini🙏🙏
Wiwik Winarsih
Luar biasa
Siti Halimah Assihab
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yuni Andriani
Luar biasa
Ratih Astuti
Tertampar Terlempar Terjungkal Ter Ter Ter semua deh😭😭
Lia Kiftia Usman
aq lanjut g yaa baca nya.... kok ikutan sedih😭 tapi penasaran... bagaimana penyelesaian nya
Lia Kiftia Usman
Luar biasa
aphay
maaf kk othor, di pijo ada novel persis sm kek gini dari judul n isinya, apakah author nya sama, msh bab 17
SkySal Alfaarr: betul kak
total 3 replies
Lastini Tan
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣😃🤣😃😃😃🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Lastini Tan
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Ida Erwanti
Luar biasa
zeus
Lama2 kok Gabriel kliatan Makin begonya.. Katanya bos mafia kok otaknya g kerja mlh pinter an istri polos ya.. Mana Ada bos mafia percaya org 100%..
zeus
Gabriel jelasinnya berbelit2..
Firda ke mode jengkelin..
Klo sudah...
zeus
Antara kocak ato bego.. Klo g tahu Ada hp buat cari tahu
Muntah kok Terus lari ke hamidun?
Ga perlu ke dokter da alat namanya test pack, bener2 Dah waktu da pembagian otak di kelurahan absen x...
Arshinta Queen syakila
gio adalah alat seseorang yang mau menghancurkan gabrile, firda tau bahwa gio adalah ancaman untuk nya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!