NovelToon NovelToon
Anak Genius : Akan Kutemukan Kamu Papa

Anak Genius : Akan Kutemukan Kamu Papa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:9.4M
Nilai: 5
Nama Author: Anny Djumadi

**Buat pecinta novel romantis, belum lengkap rasanya kalau belum membaca novel yang satu ini.**

Rianty adalah kembang desa di kampungnya. Oleh karena suatu hal, Rianty harus meninggalkan kampung halamannya dan pergi ke kota.
Dia dibantu pamannya untuk berangkat ke kota, tapi tidak disangka pamannya juga mempunyai niat yang tidak baik.
Seperti lepas dari mulut harimau masuk ke dalam mulut buaya, itulah perumpamaan yang cocok untuk Rianty.
Rianty akhirnya harus kehilangan kesuciannya yang sudah dijaga selama ini. Pria yang merenggut kesucian Rianty juga tidak pernah mengenal Rianty. Bahkan Rianty akhirnya harus mengandung dan membesarkan anaknya seorang diri.Dalam penderitaan Rianty, untungnya Rianty mempunyai seorang anak genius, yang bertekad akan menemukan ayahnya.
Akankah anak genius ini menjembatani hubungan ayah dan ibunya?
Buat yang penasaran, ayo ikuti lebih lanjut ceritanya
Jangan lupa like, comment dan vote untuk author ya🙏🙏🙏 Semoga terhibur selalu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anny Djumadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Monica gagal

Monica mendengar laporan Dodi tentu kaget, dia tidak pernah menduga kecelakaan Rianty akan terlihat oleh Gerald.

"Bukankah Gerald biasanya jam segitu ada di kantor? Mengapa dia bisa ada di jalanan itu?", tanya Monica pada Dodi sambil mondar mandir, mulai terlihat tidak tenang.

"Saya juga kurang tahu nona, yang jelas Tuan Gerald menjemput pulang Angel, keponakan Nona itu. Kebetulan keponakan Nona satu sekolahan dengan anaknya Rianty", jawab Dodi lagi.

"Suaminya Rianty di mana?", tanya Monica.

"Tidak tahu nona, entah sudah bercerai atau bekerja di tempat jauh, karena tidak pernah kelihatan", jawab Dodi berbohong, agar Monica tidak curiga kalau Aldi adalah anak Gerald.

"Huh paling dicerai suaminya karena sudah tidak perawan lagi!", pikir Monica dalam hati.

"Bukan hanya itu saja nona, Tuan Gerald juga yang menolong dan membawa

Rianty ke Rumah Sakit, Tuan Gerald membawanya ke rumah sakit tempat biasanya ayahnya dirawat", lapor Dodi.

Monica langsung tertegun mendengar laporan Dodi kali ini, hatinya juga semakin cemas.

"Koq Gerald perhatian banget sama perempuan kampung itu. Sampai di bawa ke rumah sakit itu? Dia kan punya saham di Rumah sakit itu? Apa dia tidak takut menjadi pembicaraan orang-orang, membawa sendiri perempuan kampung itu ke rumah sakit itu? Apa jangan-jangan dia sudah mengenali perempuan itu?"

Monica bertanya-tanya dalam hati semakin resah dan khawatir.

"Ya udah, kamu keluar dulu.Aku mau menelpon kakakku dulu, mengapa bisa Gerald yang menjemput Angel", instruksi Monica pada Dodi.

Dodi mengiyakan dan segera beranjak pergi dari ruangan Monica.

Dodi menarik nafas lega akhirnya Monica sudah tidak mencurigai dia lagi, setelah dia memberikan laporan tentang Rianty.

********

Rianty mengerjap-ngerjapkan matanya sesaat, dia merasa kepalanya yang sakit, tapi dia teringat Aldi dan merasa khawatir. Rianty berusaha membuka matanya yang berat, dan betapa kagetnya dia saat matanya melihat ruangan berwarna putih dan pria yang duduk di depannya.

"Al!", desah Rianty khawatir.

Gerald segera bangun dari tempat duduknya dan menghampiri Rianty, menekan bahu Rianty agar tidak bangun dulu.

"Istirahat dulu, anakmu tidak apa-apa, sedang diantar pulang dulu untuk bersih-bersih dan ganti baju, nanti akan kembali ke sini lagi. Sebaiknya Nona jangan bangun dulu, kata dokter nona mengalami konkusio (geger otak), karena kepalamu terbentur tadi. Sudah di Rontgen tidak bermasalah, tidak ada darah yang membeku. Yang penting banyak beristirahat dulu!", ujar Gerald.

Rianty merasa lebih tenang mendengar Aldi tidak apa-apa, dia tidak berusaha untuk bangun lagi, karena kepalanya masih terasa sangat sakit.

"Ah , untung Al tidak apa-apa. Terimakasih tuan Aldo sudah menolongku", ujar Rianty lirih.

Rianty tidak berani melihat ke Gerald, karena dari tadi dia merasa Gerald menatapnya dengan tajam.

Akhirnya Gerald sudah tidak bisa menahan rasa ingin tahunya lagi, padahal tadi sebenarnya dia ingin menanyakannya sesudah Rianty lebih sehat.

"Nona Rianty, kamu 7 tahun yang lalu adalah wanita yang berada di kamarku!" ujar Gerald tanpa ekspresi.

Bukan pertanyaan, tapi pernyataan yang ingin memberitahu Rianty kalau dia sudah tahu siapa yang menjebaknya di malam itu.

Rianty terkejut mendengar perkataan Gerald dan bingung mau menjawab apa.

"Ah, kenapa dia harus ingat padaku lagi.

Kupikir waktu yang sudah lama, dan dengan dia memiliki banyak wanita karena kedudukan dan hartanya itu, dia sudah lupa padaku. Kenapa harus ingat padaku lagi sekarang ?

aku harus tenang, yang penting aku harus menyembunyikan status Aldi dari dia, kalau ingin hidupku dan Al aman", pikir Rianty dalam hati.

Karena tubuh Gerald yang tinggi, Gerald membungkukkan tubuhnya dan mendekatkan wajahnya pada Rianty, menatap Rianty dengan mata penuh ancaman,

"Mengapa kamu menjebakku? Siapa yang menyuruhmu dan apa tujuanmu?"

********

# Flashback sebelum Rianty sadar#

Begitu sampai di ruang periksa yang pertama di periksa adalah kepala Rianty, karena Dokter mendapat keterangan dari Gerald kalau kepala Rianty terbentur karena helmnya terlepas.

Untungnya sesudah dirontgen kepala Rianty tidak mengalami pendarahan di dalam.

Yang agak parah adalah lengan kiri dan bahu Rianty, kulitnya tergesek jalan aspal, karena Rianty hanya memakai kemeja lengan panjang, tidak memakai jaket.

Setelah dibersihkan lukanya, dan disuntik anti infeksi, akhirnya Rianty dimasukkan ke ruang inap masih dalam keadaan belum sadar.

Gerald akhirnya memutuskan untuk menunggu Rianty sadar, dokter mengatakan harusnya tidak butuh waktu lama, Rianty akan sadar.

Karena kejadian tadi, Gerald sempat kagum dengan Rianty yang begitu melindungi anaknya, bahkan tidak perduli dengan dirinya sendiri.

Karena hal tersebutlah yang membuat Gerald yang tanpa sadar memperhatikan wajah Rianty yang masih tidak sadarkan diri itu.

Walaupun wajahnya pucat, masih terlihat kecantikannya. Matanya yang terpejam malah memperlihatkan bulu matanya yang panjang. Rambutnya juga indah tergerai, Gerald beberapa kali bertemu Rianty, tetapi rambutnya lebih banyak diikat.

Dilihat dari mukanya sepertinya Rianty masih muda, pikir Gerald yang akhirnya menggelengkan kepalanya sendiri,

"Ah kenapa aku jadi memperhatikannya dan menilai penampilannya? seperti orang gak ada kerjaan saja!", keluhnya. menegur diri sendiri.

Tapi sesudah itu Gerald tanpa sadar memegang tangan kiri dan memperhatikan luka di tangan kiri Rianty, merasa prihatin teringat kulitnya yang mengelupas karena bergesekan dengan jalan aspal saat kecelakaan.

Saat itulah tiba-tiba pikiran untuk melihat bahu Rianty itu muncul. Apalagi sesudah melihat Rianty sudah diganti bajunya dengan baju pasien, karena baju Rianty sudah sobek dan penuh darah.

Akhirnya Gerald berperang sendiri dalam hati antara melakukan dan tidak.

"Tapi ini benar-benar kesempatan bagus, belum tentu ada kesempatan seperti ini lagi lain kali. Aku juga tidak bermaksud yang kurang ajar, hanya ingin memastikan saja!", pikir Gerald yang lebih membenarkan rasa penasarannya.

Akhirnya dengan perlahan dia membuka kancing baju Rianty dan menurunkan lengan baju Rianty, dan benar saja dugaannya, di bahu Rianty terlihat tanda/cacat yang dia yakin serupa dengan yang dia lihat tujuh tahun yang lalu.

Sebenarnya melihat itu emosinya sudah langsung naik, tapi dia harus bersabar

karena Rianty masih belum sadar. Akhirnya sesudah membetulkan baju Rianty, Gerald duduk kembali di depan Rianty dan menunggu Rianty sadar.

********

Monica semakin curiga dengan Gerald yang tiba-tiba menjemput Angel.

Setahu Monica, Gerald sangat jarang berinteraksi dengan Angel, sepertinya Gerald tidak terlalu suka dengan anak kecil.

Akhirnya Monica menghubungi kakaknya Devan lewat telpon untuk menanyakan mengapa Gerald yang menjemput Angel di sekolah.

"Lho, kata Gerald kamu kangen ingin bertemu dengan Angel, makanya Gerald menawarkan diri untuk menjemput Angel.

Sungguh beruntung kamu punya suami yang begitu perhatian dan sayang sama kamu. Kak Devan doakan semoga kamu dan Gerald segera diberikan momongan", sahut kakaknya di telpon.

Monica terdiam dan akhirnya menyudahi panggilan telpon itu.

"Kamu tidak tahu yang sebenarnya kak, apanya yang perhatian dan sayang? Dia sedang berusaha mendekati gadis kampung itu, jangan-jangan dia sudah mengenalinya.

Dari mana bisa mendapat momongan? melirik ku saja tidak pernah, apalagi menyentuhku.

Untungnya saja dengan statusku ini aku mendapat dukungan finansial dari dia!", keluh Monica dalam hati dan mengepalkan tangannya, geram pada Rianty lagi.

Bersambung........

1
Rafanda 2018
perginya kejauhan jd langsung ktmu
Rafanda 2018
rianti perginya kejauhan ke toko roti,,aturan yg deket aja luar kota apa luar negeri,,,ga niat pergi itu namanya neng
Rafanda 2018
rumah orang kaya ga ada cctv buat mantau leni
rama
Luar biasa
sri Hartati_
bc ulang yg kesekian kali.nya. suka bgt sm ni cerita ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
test terts
Luar biasa
Biva Nurhuda
selalu mengikuti
꧁🍒𝕬𝖓𝖓ꪗ_𝖉𝖏𝖚𝖒𝖆𝖉𝖎🍒꧂: terimakasih sudah mendukung kak🙏🥰🥰
total 1 replies
Zarin Mayresa
hallo thor maafkan aku yaa,,krn terkesan loncat" bab ,,,itu semua krn aku punya 3 device saat drmh di jln dan di tmpat kerja ,,kdng jg media nya minta di charge jg dan sy sangat suka membaca karyamu jd pantang berhenti biar kdng jg hp pinjam krn punyaku abis daya ,,,semangat terina kasih sdh berkarya /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
Zarin Mayresa: sangat kak ,,bahkan bucin udah hehehe terima kasih sdh berkarya ya
total 2 replies
Vanirsa Ena
tidak bertele2, suka
Eima Kara
bagus
Vien Vienk
Luar biasa
꧁🍒𝕬𝖓𝖓ꪗ_𝖉𝖏𝖚𝖒𝖆𝖉𝖎🍒꧂: terimakasih sudah mampir dan mendukung
total 1 replies
Irawati Soetojo
Luar biasa bagus, penulisannya runtun dan tidak membosankan. Bahasa yang di gunakan halus tidak kasar. ...
꧁🍒𝕬𝖓𝖓ꪗ_𝖉𝖏𝖚𝖒𝖆𝖉𝖎🍒꧂: terimakasih sudah mampir dan mendukung kak🙏🥰🥰
total 1 replies
Sugiarti
Luar biasa
Raisya Darlan
maaf kenapa banyak iklannya
꧁🍒𝕬𝖓𝖓ꪗ_𝖉𝖏𝖚𝖒𝖆𝖉𝖎🍒꧂: maaf kak, itu iklannya dari Noveltoonnya🙏
total 1 replies
Hi_Kiraa
Semangat Thor aku menunggu update yah.

Aku sekalian ijin promosi novel ku yang berjudul PEREBUTAN KEKUASAAN by Ira. Yuk mampir kakak di jamin seru jangan lupa like dan commen

Menjadi sosok yang berbeda bukanlah hal yang baik namun tidak juga buruk. namun apa jadinya jika seorang gadis tiba-tiba bertemu dengan keluarga yang terpandang dan kaya. Namun dia harus merelakan identitas aslinya menghilang begitu saja? Aira adalah gadis yang kehilangan namanya semua orang memanggilnya dengan Aurelia sejak hari itu semua berubah, namun itu juga awal pertemuannya dengan Dekarsa bersaudara.

Zidan memiliki cacat di wajahnya hingga membuat orang-orang membencinya dan menyebutnya monster, dia di asingkan oleh orang tuanya sendiri dan karena itu ia memiliki dendam terhadap ibunya. Dia selalu kesepian sampai dia bertemu dengan sosok Aurelia yang selalu menyemangati dan mendukungnya, dia juga yang membatunya untuk tampil Tampa sebuah topeng mengerikan itu lagi.
Diana Budhiarti
alhamdulillah thanks thorrr, ak sangat menikmati cerita ini... tetep semangat
꧁🍒𝕬𝖓𝖓ꪗ_𝖉𝖏𝖚𝖒𝖆𝖉𝖎🍒꧂: terimakasih sudah mampir dan mendukung kak
total 1 replies
Piet Zha
ahhh bersambung 😭
Dick Roell
anaknya gaul ni😁😁
Dick Roell
bagus ceritany👍👍
mahda ilvi
lama amat cari bukti kejahatan Monica sama Dodi doank thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!