Menunggu bukan lah hal yang menyenangkan.
Tetapi bagi aku adalah menanti sebuah harapan baru di mana setiap bangun pagi, selalu berharap yang kita tunggu itu akan hadir.
Bukan hanya dalam mimpi tetapi itu kenyataan.
Cinta sejati akan selalu ada di dalam hati,meskipun tidak saling memiliki.
Kau di takdir kan singgah di hati ku tetapi tidak di hidup ku.
Nadia maharani
Kisah ini menceritakan tentang sebuah penantian seorang kekasih,selama sepuluh tahun lamanya.
Akan kah kisah ini berakhir bahagia??
Aku mencintai mu tanpa karena tanpa tapi,
semoga kisah kita bisa terulang kembali.
Aku akan berjuang demi cinta kita,tunggu aku suatu hari akan menjemputmu.
Memberikan mu kebahagiaan,tanpa ada lagi airmata penantian mu.
Yang ada hanyalah senyum kebahagiaan
Antoni
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gentra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23
Astaga sayang posesif banget sih masa Aku pergi, dengan pakaian rumah Kaya begini aneh tau rasanya.
Yang ada aku bikin malu kamu sayang.
Aku enggak dandan ko cuma ganti baju aja yah.
Aku juga enggak nyaman jika banyak mata yang melihat.
Suka enggak nyaman rasanya.
Nadia bangkit dari duduk nya,,, dan pergi ke kamar nya untuk mengganti pakaian,,
Setelah di dalam kamar pun bingung mau pake baju yang mana.
Karena ya itu perempuan jika mau pergi enggak bisa ganti baju juga sebentar, pasti membutuhkan waktu setengah jam hanya untuk ganti baju.
Akhirnya pilihan nya jatuh pada tunik warna tosca dan di padukan dengan kerudung yang senada,yang mana warna tersebut menjadikan nadia tambah cantik.
Meskipun hanya makeup tipis yang Ia ke akan dan justru itu yg membuat kecantikan nadia semakin terpancar.
Kecantikan tanpa polesan.
Setelah selesai nadia pun keluar kamar nya dan menghampiri antoni yang sudah gelisah menunggunya.
Antoni sambil memain kan ponsel nya,,, yang menurut nya terlalu lama jika hanya ganti baju,,, tapa Ia sadari ternyata nadia sudah berdiri di hadapannya,.
Terdengar suara ehhmmzz deheman nadia yang memberi kode bahwa dia sudah siap untuk pergi.Langsung Antoni mendongakan kepalanya tanpa Ia sadari yang ada di hadapannya seperti bidadari syurga,
Dia melihat dari atas hingga k bawah tanpa berkedip sedikitpun, terpesona melihat penampilan calon istri nya.
Hai sayang ko gitu sih melihatnya,kaya melihat hantu saja sampai melongo kaya gitu.
Apa ada yang salah dengan apa yang Aku pakai,atau terlihat aneh ya.
Oh Ia sayang ma'af Antoni sambil menggaruk garuk kepala yang sebenarnya tidak gatal.
Habis nya kecantikan mu membuat ku hilang akal tau.
Jangan ngomong kaya gitu,, jadinya Aku malu nih"nadia bicara sambil mengerucutkan bibirnya"
Hayu ah berangkat nanti kesorean lagi kita dari tadi belum juga berangkat.
Antoni bangkit dari duduk nya dan menuju pintu keluar di ikut nadia dari belakang.
Kebetulan saat itu ayah dan ibu nadia pun seeing bersantai di teras depan rumah.
Sambil menikmati pemandangan,,, yang ada di halaman depan.
Ayah ibu kami pamit sebentar mau ke butik untuk mencari baju buat acara nanti, Antoni berbicara terhadap kedua orang tau nadia sambil mengulurkan tangan nya.
dan mencium kedua tangan ayah dan ibu nadia.
Ia pulang nya jangan terlalu malam, nanti kamu pulng nya lagi takut.
Sering kejadian begal di jalan yang sepi.
Minggu lalu juga telah terjadi loh bahkan korbannya pun sampai meninggal.
Kita itu harus hati hati jika pergi ke mana mana karena,kejahatan itu selalu mengintai kita.
Ayah nadia berbicara dengan penuh penekanan bahwa, kita itu harus hati hati.
Ia ayah kami pergi
Asalamualaikum,,,, akhirnya nadia pun dan Antoni pergi.
Dan Antoni membuka pintu untuk nadia,,,
Silahkan masuk tuan putri.
sambil tersenyum manis mempersilahkan nadia untuk masuk ke dalam mobil.
Terimakasih sayang, nadia berbicara dengan raut wajah yang kurang enak di lihat bahwa dia tidak mau di perlakukan seperti itu.
Selana dia mampu mengerjakan nya sendiri maka Ia akan lakukan itu,tanpa harus merepotkan orang lain dia gk mau menjadi beban buat orang orang terdekatnya.
Setelah mereka berada di dalam mobil Dan Antoni pun mulai menyalakan mesin mobil nya.
Sayang lain kali jangan bukain pintu buat Aku ya,,enggak enak tau. nadia berbicara sambil menatap Antoni.
yang mana Antoni sedang melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Alhamdulilah terimakasih banyak semuanya, yang selalu mendukung ku.
yang selalu like Dan komen, semoga Allah memberikan kita kesehatan lahir Dan batin.
#Rate
#Like
#Komen