Ryan Putra Wijaya dan Kiara Putri Wibowo dipertemukan dengan tidak sengaja.
Ryan Seorang Dokter yang sudah menikah, tapi pernikahan nya tidak bahagia, sang dokter mempunyai seorang istri yang tidak perduli dengan nya, dan selalu menghamburkan uang suaminya. Ryan yang merasa terabaikan dan dibuat emosi terhadap istrinya, dipertemukan dengan seorang gadis cantik bernama Kiara.
Apakah cinta mereka akan bersatu ??
ikuti kisah nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Poetri YaNiie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 22
Pernikahan Kiara dan Ryan berjalan dengan baik. Mereka sangat romantis. Ryan sangat perhatian kepada Kiara. Tidak seperti pernikahannya dengan Astrid. Tidak ada perhatiannya sama kali. Astrid hanya menghabiskan uang Ryan saja.
Sebulan sudah pernikahan Ryan dan Kiara. Keromantisan diantara mereka semakin saja. Kiara yang selalu memanjakan suami, dan suaminya pun semakin cinta dengan dirinya.
Keseharian Kiara hanya di rumah saja. Kebosanan pun menghampiri dirinya. Usia yang masih muda, Kiara menginginkan kuliah lagi. Waktu masih di kota Medan ia sempat berkuliah, namun karena adiknya Cyra sakit. Jadi, Kiara berhenti untuk sementara untuk bekerja.
Pukul dua siang, Dokter tampan suami Kiara pulang dari Rumah Sakit. "Assalamualaikum sayang...." jerit Ryan.
Kiara yang sedang asyik duduk di taman belakang rumah mereka tersentak mendengar jeritan sang suami.
"Mass...Kok jerit - jerit sih?" ucap Kiara.
"Kamu lagi ngapain yank?" tanyak Ryan dan mengecup bibir sang istri.
"Lagi duduk aja di taman belakang mas, Kia bosan di rumah teruss..." rengek manja Kiara.
Sangat menggemaskan sekali istrinya ini dengan merengek manja speerti itu. Rasa ingin ia gendong ke kamar dan menghempaskannya ke ranjang sambil melucuti seluruh pakaian sang istri dan mendesah di dalam kamar.
Semenjak bersama Kiara pikiran seorang dokter tampan yang bernama Ryan ini selalu mesum saja. Tubuh sang istri seperti candu untuknya. Tiada lelah untuk menikmatinya.
"Mass..." seru Kiara lagi. Sedari tadi suaminya hanya terkekeh saja.
"Maaf sayang, Terus kamu maunya apa?" ucap Ryan sambil menarik pelan hidung mancung sang istri.
"Boleh gak Kiara kuliah lagi mas?" pinta Alya memohon.
Ryan mengernyitkan dahi nya. "Kuliah sayang?"
"Hmmm...kuliah. Boleh ya?"
"Sayang kamu kan tahu, Astrid sedang menggila. Ia pasti akan mencelakai kamu yank."
"Terus Kiar pain dong dirumah terus?" ucap Kiara cemberut.
"Kamu cukup bersantai saja dirumah kita ini"
"Bosan!"
"Yawda nanti mas pikirin ya?"
"Bener ini mas?" ucap Kiara berbinar.
Ryan dan Kiara sekarang ini menempati rumah mereka berdua. Ryan membeli sebuah rumah yang sangat besar. Yang tempat sedikit jauh dari rumah Ryan bersama Astrid. Sehingga Astrid tidak bisa mengganggu Kiara lagi.
**********
Sidang perceraian Ryan dan Astrid lumayan alot sehingga membuat Ryan stress dan uring - uringan. Astrid yang menolak dicerai oleh Ryan terus bersikukuh tak mengakui perselingkuhannya dengan beberapa pria diluar sana. Walaupun Ryan telah mengumpulkan banyak bukti dan saksi. Astrid tetap kekueh dengan pendiriannya untuk tetap melanjutkan mahligai rumah tangganya dengan Ryan.
Tapi tidak begitu dengan Ryan. Ia ingin tetap bercerai dan menikahi Kiara secara resmi. Kiara tak henti - hentinya menjadi curahan hati Ryan. Kiara pun selalu memberi semangat kepada sang suami. Kondisi psikis Ryan yang lelah dan stres itu berakibat pada masalah berhubungan intim dengan sang istri.
Ryan bermain kasar terhadap Kiara. Tanpa melakukan foreplay terlebih dahulu, Ryan langsung memasuki Kiar dengan kasar. Itu semua membuat Kiara kewalahan dan sakit di bagian wanitanya.
Kiara merasakan perih di area kewnaitaannya dan juga perutnya seperti kram. Ia merasakan seperti di cengkram kuat di dalam sana. Kiara juga sepertinya ingin mengeluarkan sesuatu dari dalam tubuhnya. Rasanya seperti ditusuk - tusuk oleh pisau. Kiara menangis histeris. Ryan yang terdiam di atas tubuhnya, menerima pukulan di dada bidangnya seolah Kiara meluapkan rasa nyeri ditubuhnya.
"Ssaakkit...!!!! rintih Kiara sambil menangis. Ia mencengkram bahu Ryan kuat kuat. Kuku indah Kiara sampai menancap di bahu Ryan. Ryan pun ikut meringis.
"Masss....henntiiikan...aaakkhhh!!!" tubuh Kiara bergetar hebat. Kedua matanya terpejam menahan sakitnya. "Aaaaakkkhhhh....sssaaakkiitt...!!! Kiara memegangi perutnya dan tak lama suara teriakan Kiara lenyap. Kiara pingsan. Ryan tampak panik, dengan cepat ia mencabut miliknya.
"Kiara...sayang bangun. Mas minta maaf yank. Mas mohon bangun sayaaang. Buka matanya" Ryan menepuk nepuk pipi Kiara untuk membangunkannya tapi tak ada respon. Ryan meihat ada darah yang keluar dari milik Kiara.
"Ya Tuhann...!!!" pekik Ryan.
Sebagai dokter ia paham dengan apa yang terjadi dengan istrinya itu. Tapi ia berusaha menyangkal. Dengan gerak cepat, ia membopong tubuh Kiara yang sudah kembali ia pakaikan pakainnya dan menaiakan Kiara kedalam mobilnya. Ia juga tak lupa membawa sang bibik.
Sang bibik sangat panik ketika Tuan Ryan menyuruhnya ikut bersamanya untuk menemani Kiara di belakang. Bibik Marni melihat Nyonyanya pingsan dan mengeluarkan banyak darah.
"Bik, jaga istri saya. Saya akan bawa kerumah sakit" ucap Ryan saat membaringkan Kiara di kursi belakang bersama bibik. Bik Marni mengangguk. Ia menepuk nepuk pipi Nyonyanya, tapi tak bergeming.
Sepanjang jalan menuju rumah sakit, Ryan mengumpat kebodohannya yang menyebabkan Kira pingsan. Ia mengemudikan mobilnya dengan cepat. Tak peduli berapa kali ia menerobos lampu merah bahkan mendapat klakson dan umpatan dari para pengendara yang lain karena ulah ugal ugalannya. Ia tak peduli. Yang ia pedulikan saat ini adalah Kiara istrinya yang sangat dicintainya.
Bersambung....
Met malam semuanya, maaf ya...lama up nya. untuk cerita ini saya memang slow up. Karena belum kontrak. Hehehe...Nanti setelah di kontrak saya akan lebih sering up. Malam ini selamat membaca ya para readers. Dan untuk cerita "Cinta Seorang Single Daddy" sudah up ya, jangan lupa di baca juga. Dan sudi kiranya kalian memberikan....
Vote....
Like...
hadiah....
komen....
terimakasih.....😍😍😍😍😍😍
sedangkan suka janji sama Amira ditepati sebenarnya
perasaan seperti apa itu ?
awas saja lho daf jika menyakiti Rara lagi tak jitak otak mu agar waras 😀
lama ya Thor up nya