NovelToon NovelToon
Jangan Panggil Aku Om!

Jangan Panggil Aku Om!

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:8.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: najwatirta

Aksa, pria dewasa yang sudah matang dan mapan harus dihadapkan dengan ancaman sang Ayah
yang sudah sangat lelah dengan kelakuannya yang selalu bergonta-ganti wanita.

mampukah Aksa menutup luka lamanya. dan membuka hati untuk wanita yang dijodohkan oleh orang tuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon najwatirta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ini hati!!!!

jangan pergi, bertahanlah!

jangan bercanda, ini hati!!!!!

"apa barusan om bilang?". Karin memandang nanar Aksa

"aku.. aku memintamu untuk bertahan".

"aku memang menyukai om, untuk apa bertahan? bahkan kita sedang tidak berada dalam suatu hubungan." karin berbicara lirih mencoba tersenyum

"karin.. maksudku..."

"maksud om, om memintaku bertahan dengan perasaanku. sedangkan om bersenang-senang dengan pacar om itu. apa om bercanda? ini hati om", Karin menepuk dadanya

"mari kita perjelas, aku memang menyukai om. tapi cukup sampai disini. bersikaplah seperti dulu, melihatku tidak lebih dari seorang gadis yang menumpang di rumah om". karin segera meraih garpu dan sendok didepannya.

"karin.. aku...."

"sudah jangan dibahas lagi, ayo kita makan".

'meminta untuk bertahan? dia pikir dia siapa? memintaku untuk bertahan sedangkan dia asyik bermain dengan pacarnya.

kenapa dia tidak memikirkan perasaanku. harusnya aku tidak menunjukkan kalau aku menyukainya.

trauma masa lalu? cih, badan saja gede kalau dia masih hidup dalam bayang-bayang masa lalunya dia tidak akan pernah bisa membuka hatinya untuk wanita lain'

Aksa mengantarkan karin sampai rumahnya sedangkan dia langsung berbelok kembali ke apartemen.

Karin membuka kamarnya, mendudukkan tubuhya di tepi ranjangnya.

ternyata lelah mencinta seorang diri. membuang waktu hanya untuk memikirkan pria yang memikirkan orang lain. membuat lelah hati karena terbakar cemburu ketika dia bersama wanita lain.

sebagian orang mengatakan 'cinta tak harus memiliki' itu berlaku bagi cinta mereka yang bertepuk sebelah tangan.

sebagian lagi mengatakan 'cinta itu bahagia melihat orang yang kita cintai meski tidak bersama kita' apa benar kita ikut bahagia ketika melihat orang yang kita cintai bahagia bersama orang lain?

merelakan berarti harus bisa melupakan tentu saja dengan menjauh, menjaga jarak. bagaimana bisa melupakan perasaan itu jika setiap hari bertemu, bertatap muka?

'aku baik-baik saja' hanya omong kosong!

meski sakitnya tidak terlihat oleh mata, tapi sesak dan nyeri itu yang dirasa.

lelah bermonolog dengan dirinya sendiri karinpun terlelap.

***********************

"nyet", Aksa memanggil Riko ke ruangannya

"kenapa lagi lo?". Riko duduk di sofa

"kenapa sulit banget menangkap basah clara?".

"dia itu ular sa, jangan meremehkan perempuan seperti dia!". Riko mengingat jelas seperti apa clara.

Aksa memijat keningnya sungguh lelah hati dan pikiran terus berpura-pura menyukai clara.

"gak ada cara lain apa buat buktiin kelakuan busuk dia?".

"harusnya lo ngomong baik-baik sama Ramon bukan malah nganggap dia musuh. lo tau kalo Ramon juga korban".

"tapi sebelum semua terbukti, gue gak bisa ma'afin dia".

"berarti jalan satu-satunya lo terus pacaran sama si ular itu sampai lo nemuin buktinya. terus gimana hubungan lo sama Karin?"

Aksa melirik tajam Riko, 'why?' seolah Riko bertanya dengan tatapan Aksa

"gue tau dia suka sama gue. tapi lo tau masa lalu gue kan? gue selalu berpikir semua perempuan itu sama aja, gak ada yang tulus. ujung-ujungnya mereka bakalan ninggalin gue."

"termasuk karin?"

"entahlah. gue bingung sama perasaan gue".

"Aksa, Aksa, gak semua perempuan kayak gitu. mungkin kekatakutan lo sendiri. coba kesampingkan pikiran negative lo".

"gue udah nyoba, tapi sepertinya terlambat karin marah sama gue"

"marah?".

"hm, tadi malem waktu gue nyuruh lo ngecek keberadaan karin itu karena dia marah sama gue."

"marah kenapa emang?"

"semalem gue dinner sama Clara", mendengar nama clara Riko berekspresi seperti akan memuntahkan makanan

"dengerin gue dulu", lanjut Aksa

"awalnya gue gak tau kalo karin nyanyi di cafe itu, pas gue liat ke panggung ternyata dia. gak tau kenapa si Clara tiba-tiba cium pipi gue. Karin keluar gitu aja, aku ngejar dia tapi terlambat."

"setelah dapet kabar dari lo, gue susul dia ke taman. bener kata lo dia lagi bareng Ramon. gue heran kenapa tiap kali gue liat dia bareng cowok bawaannya gue emosi".

"terus gue ngajak dia makan, dan gue bilang sama dia kalo emang dia suka sama gue, 'bertahanlah sebentar saja' karena gue masih sedikit trauma sama perasaan gue".

braaaaaaakkkkk

Riko melemparkan dokumen yang ada di depannya. greget dengan Aksa dia hanya bisa mengepalkan tangannya dan hendak melayangkan bogem.

"kalo gue jadi Karin udah gue siram lo pake minyak tanah terus gue bakar".

"maksud gue nyet, gue minta dia bersabar sama gue"

"nah lo enak, lo pacaran sama Clara terus lo bilang kalo lo masih sedikit trauma sama masa lalu lo dan minta dia buat bersabar nunggu lo! lo gila? lo gak mikir gimana perasaan dia? lo boleh sa trauma sama masa lalu lo. tapi karin, dia bahkan gak tau apa-apa tentang itu wajar kalo dia marah sama lo lebih tepatnya kecewa".

Riko menceramahi Aksa panjang lebar

"terus dia bilang dia akan mengakhiri perasaannya dan minta gue buat bertingkah seperti dulu. melihat dia hanya sebatas anak teman papa"

Aksa kembali bercerita sedangkan Riko yang sangat jengkel dengan Aksa hanya mendengus.

"terus sekarang apa yang mau lo lakuin?"

"entah, gue rasa karin kecewa banget sama gue".

"terus lo bakal diem gitu aja?"

"bingung gue, lo kan tau gue gak ahli urusan begini", Aksa merenggangkan dasinya

"kalo lo cinta sama dia, selesaikan urusan lo sama Clara dan Ramon. gak bagus juga kalo lo perjuangin karin tapi lo masih pacaran sama Clara".

"ide bagus. tapi gimana kalo gue malah keduluan si cecunguk itu". Aksa kembali mengingat Akhdan yang selalu mendekati karin

"nah itu namanya DL"

"DL?"

"derita lo buaya darat!", Riko tertawa keras

"bosen idup lo?", Aksa melirik tajam ke arah Riko

~kediaman Hudaverdi~

"non, ada tamu di luar", Karin yang sedang membaca buku di tepi kolam renang akhirnya mengikuti bibi ke ruang tamu

"siapa bi?"

"kurang tau non, bibi belum pernah liat".

karin terus berjalan, sampai di ruang tamu dia melihat seorang pria tinggi jangkung tersenyum ke arahnya.

"Akdhan?",

"karin", Akdhan berdiri

"lo kok tau kalo aku tinggal disini?"

"waktu itu kamu pernah bilang sama aku kalo kamu tinggalnya disini, masak lupa?"

"oh ya?" karin mengingat kapan tapi sudahlah gak guna Akdhan sudah ada disini

"duduk, mau minum apa?",

"terserah kamu aja jangan formal gini rin jadi canggung", Akdhan merasa karin terlalu formal kepadanya biasanya juga gak.

"hehehe iya ini kan rumah teman bapak,"

Akdhan dan karin bercerita mengenang masa SMA mereka saat di Jogjakarta. tumbuh di lingkungan yang sama membuat mereka begitu sangat akrab. meskipun karin tau bahwa Akdhan memiliki perasaan padanya, tapi dia senang karena Akdhan tidak mengungkap perasaannya dan memilih persahabatan mereka.

'tak tak tak'

suara derap langkah seseorang terdengar di ruang tamu. karin dan Akdhan terdengar masih tertawa. namun tawa karin terhenti saat matanya bertemu pandang dengan Aksa.

Aksa terus berjalan melewati mereka dan segera naik lift menuju kamarnya.

"sial, kenapa cecunguk itu ada disini? dan apa yang mereka tertawakan?", Aksa membuka jas dan melemparnya ke sembarang arah.

'apa aku cemburu?'

1
zahra zahra nur farida
bagus
Nurisa Epi Silpanaria
sayang ngak tamat, apa aku yahh yg ngak ngerti
Junita Junita
aduh abaaaaang aku juga pernah jdi manten Bru tpi gk segitu nya jgak kaleee
Junita Junita
apa cerita Jasmine punya judul sendiri
Dian Mardiana
thorr kok lama ya kelanjutannya semangat thoooorrr
Anna Liana Anna
pake sarung 😁😁😁😁
Anna Liana Anna
pake kain sarung
suharlina
kapan up lagi
Rini Fitrianingsih
canyaman mang t.o.p b.g.t
Santi
abanggg🥰
Santi
aksa nyatain cinta ke karin. kenapa gua yg ikut jingkrak²
Santi
🤣🤣🤣
Santi
asli bikin ngakak aksa oh aksa😅😅😅
Santi
ternyata om aksa mulai jatuh cinta sama karin
Santi
kan dia karin yg nabrak aksa 3 tahun yg lalu
Santi
wahhh jangan jangan bocah yg nabrak aksa di mol itu karin😅
Santi
ucapan adalah do'a ya bu😁
Dewi Padi
aku suka alurnya, cukup bagus..
Diah Kristianty
up nya kapan thorrr ...
yuli
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!