NovelToon NovelToon
Ibu Sambung Pilihanku

Ibu Sambung Pilihanku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Zur Rani

Andika seorang bayi berumur satu bulan yang ditinggal oleh ibunya untuk selama-lamanya. Besar bersama ayahnya yang benama Adam membuatnya berubah menjadi nakal dan banyak tingkah.

Banyak wanita yang dijodohkan dengan ayahnya berakhir gagal karena ulahnya. Akankah Andika berhasil menemukan ibu sambung yang sesuai dengan pilihannya?

Simak kisah mereka di karya kedua aku ini!!!
sebelumnya, mampir juga dikarya pertamaku

ABANG TENTARA, TEMBAK AKU!!!

Happy Reading...😍😍😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zur Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dug...Dug...Dug...

Acara yang paling ditunggu oleh murid-murid yang akan lulus setiap tahun adalah pengumuman siswa terbaik tahun ini.

"Selamat siang semuanya, untuk menghemat waktu langsung saja saya bacakan pemenang Student of the years tahun ini jatuh kepada? Kepada ya siapa ya???" Sang guru menjeda sedikit ucapannya sambil tersenyum menatap kearah siswa siswi yang menunggu dengan harap-harap cemas.

"Andikaaa dari kelas 9A, kepada Andika diharapkan maju kedepan, wali dari Andika yaitu Bapak Adam beserta Ibu Yuni saya persilahkan naik ke panggung!"

Adam dan Yuni terkejut mendengar nama Dika disebut. Keduanya berjalan ke arah panggung, tampa sadar Yuni memeluk lengan Adam saat berjalan membuat semua pasang mata iri dengan mereka.

Begitu sampai dipanggung, Dika segera memeluk Yuni dan Adam secara bergantian. Setelah menyematkan selempang dan penyerahan piala, Dika diminta memberi sambutan singkat diatas panggung.

"Assalamualaikum semuanya, Alhamdulillah saya terpilih tahun ini, terima kasih yang pertama sekali untuk Ayah, Mama, Bi Inah juga adik perempuan saya disana Rara." Ucap Dika menunjuk ke arah Rara dan Bi Inah.

"Terima kasih untuk bapak kepala sekolah, para guru, terutama guru wali kelas saya, guru BK yang selalu sayang sama saya, teman-teman seperjuangan saat bandel ataupun saat patuh, sekali lagi terima kasih semuanya, dan teman-teman ini buat kalian, kita yang semuanya lulus hari ini." Ucap Dika mengarahkan piala ke arah teman-temannya.

Hari perpisahan itu menjadi momen terondah bagi Dika dan keluarganya. Adam juga mengundang teman sekelas Dika serta wali kelas Dika untuk makan siang besok di restoran mereka. Hal tersebut tentu jadi berita gembira bagi teman-teman Dika, walaupun selema ini Dika tidak berteman akrab dengan mereka.

Acara terakhir adalah makan siang bersama wali murid dengan kepala sekolah serta para guru. "Eh, Buk Yuni cantik banget sih hari ini, bagi rahasianya dong biar badan tetap perawan gitu." Yuni tersenyum mendengar perkataan seorang wali murid yang sekelas dengan Dika.

"Bener Buk, pengen tau rahasianya? Coba lihat piring saya!" Yuni mengarahkan dagunya ke arah piring yang ada di tanganya. Sontak ibu tersebut terkejut melihat piring Yuni yang hampir penuh dengan berbagai macam lauk pauk.

"Ibu gak salah, ini porsinya besar lho..." Ucap Ibu tersebut yang masih heran dengan apa yang ada dalam piring Yuni.

"Coba ibu lihat lagi dengan teliti!"

"Ini tuh makanan rendah karbo, jadi biarpun makannya banyak tidak akan jadi lemak, gak perlu takut gemuk. Saya kasih tips nih ya, ibu makan aja sepuasnya jangan tahan-tahan, tapi makanannya harus yang rendah karbo, dijamin gak akan gemuk."

Ibu tersebut hanya menganggukkan kepala tanda mengerti, setelah mengucapkan terima kasih, diapun pergi meninggalkan Yuni yang masih betah dengan makanannya, sedangkan Adam tampak berbincang dengan kepala sekolah. Rara sama Bi Inah juga sudah kembali dari tadi bersama Pak Anwar.

"Yahhh...Lambe gosip datang nih." Gumam Yuni saat Buk Dewi dengan beberapa ibu-ibu lainnya ikut duduk dimeja yang sama dengan Yuni.

"Buk Yuni hari ini cantik banget, apalagi gaunnya tampak seperti anak gadis." Buk Dewi yang memulai aksinya dengan pujian terlebih dahulu. "Terima kasih Buk, tadinya saya mau pakai kebaya modern, tapi Ayahnya Dika gak suka, seperti bawa tante-tante gitu katanya. Yang pilihkan gaun ini juga ayahnya Dika." Jawab Yuni.

"Pak Adam kayaknya tipe-tipe suami yang romantis ya Buk, pantesan Buk Yuni betah di rumah, pasti di manjain terus ya." Jiwa penasaran dengan urusan orang lain mulai keluar. "Iya Buk, Ayah Dika memang tipe suami idaman istri banget, uwu banget. Siapa gak betah Bu kalo tiap hari dikasih pemandangan indah, perut kotak-kotak, morning kiss, goodnight kiss, ah...uwu banget deh Buk, gak bisa saya ceritakan nanti ibu-ibu pada ileran."

"Ehemmm." Suara Adam terdengar dibelakang, Yuni tidak langsung menoleh, dia tau pasti Adam tadi mendengar semua yang dia katakan. Padahal niatnya hanya ingin menjahili ibu-ibu turunan lambe gosip, ini malah dia yan bakal dicibir oleh Adam. Padahal dia sendiri tidak pernah melihat perut kotak-kota Adam. "Sayang, tidak baik membongkar hal-hal romantis kita pada orang lain."

Deg....

Wajah Adam tepat di samping wajah Yuni, nafas Adam bahkan terasa ditelinga Yuni saat Adam berkata seperti itu. Walaupun terkesan berbisik, tapi ucapan Adam terdengar oleh ibu-ibu titisan lambe gosip.

"Eh, Pak Adam. Kalo gitu kami permisi dulu, Pak Adam, Buk Yuni." Mendapat tatapan tidak mengenakkan dari Adam tentu membuat para ibu-ibu itu pergi dengan cepat. Adam duduk disamping Yuni dengan tatapan tajam. Sedangkan Yuni merasa tidak nyaman dengan tatapan Adam kali ini, rasanya ingin tertawa tapi harus dia tahan.

"Tadi ada bapak-bapak yang nanya sama aku seperti yang ibu-ibu itu tanya sama kamu." Yuni yang tadinya enggan menatap Adam dengan cepat memutar wajahnya menghadap Adam. "Terus kamu jawab apa?"

"Pancingan termakan..." Batin Adam menahan senyumnya. Sementara Yuni sudah tidak sabar mendengar jawaban Adam.

"Aku bilang... istri saya itu hot jadi bikin saya betah terus di rumah, servisnya dimana saja, siapa yang betah." Jawaban Adam membuat Yuni melotot tidak percaya tapi dalam sekejab langsung kembali normal. "Kamu kira aku gadis polos yang gak ngerti apa-apa? Kita udah temanan lama Adam, jadi aku gak percaya sama ucapanmu sama sekali."

"Nih dengerin, sengaja aku rekam sebagai bukti."

Adam menghidupkan rekaman yang diambilnya tadi saat berbincang dengan beberapa wali murid laki-laki. Yuni mengarahkan ponsel tersebut ke telinganya, seketika matanya membulat dengan mulut terbuka ketika mendengar perkataan Adam yang menurutnya terlalu vulgar.

"Kalian para lelaki bisa membicarakan hal-hal vulgar kayak gini disini, benar-benar tidak mengenal tempat." Yuni mengatakannya sambil geleng-geleng kepala. "Apa bedanya dengan kalian tadi?" Jawab Adam.

"Kami para perempuan tidak menyebutkan hal-hal yang vulgar seperti itu, kamu kan dengar sendiri aku tadi bilang apa." Protes Yuni.

"Perut kotak-kotak, morning kiss, goodnight kiss. Itu gak vulgar ya?" Tanya Adam seperti tidak mengerti.

"Ya gak lah, yang vulgar itu seperti perkataan kamu sama bapak-bapak keturunan lambe gosip. Hot, servis dimana-mana, kamu kira aku mesin penghisap debu yang bisa dibawa kemana-mana?" Yuni terlihat kesal sementara Adam tampak tersenyum memandang Yuni.

Ada debaran aneh saat Adam menatap Yuni kali ini, apalagi dengan sandiwara yang mereka tunjukkan seolah mereka benar-benar suami istri sungguhan. Untuk pertama kalinya Adam merasakan debaran ketika melihat seorang wanita dan itu adalah Yuni temannya sendiri.

1
mama Queen
baru kali ini aku melihat dua wanita tangguh,hebatx mrk ibu dan anak
Diana Budhiarti
kasian Rara thorrr,ya dampak perceraian membawa pengaruh ke anak
sherly
sejauh ini aku merasa Rara bukan anak SD tp seperti kakak dr Dika...
sherly
suka juga kamu Yun tapi sok jaim ..
sherly
semangat mas adam
sherly
lucu banget sih ibu macan nih ngk mau nikah tapi hidup serumah bagaimana ceritanya Bu... keluarga tu ya nikah sama bapaknya Trus anaknya jd anakmu...
sherly
hahahahha judulnya sama2 lupaaa
sherly
ciee tiba tiba cinta datang ke padaku.. jd pengen nyanyi..
sherly
lucunya kalo ada diposisi mereka... teman untuk jd cinta TDK sesulit musuh jd cinta..
Nurul Nuraeni
cerita nya bagus
Azhar Kamil
keren👍
Azhar Kamil
keren👍
Putri Dian
good
nafel
👏👏
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
mampir
Yeyen Suharti Suharti
Kecewa
Enung Samsiah
waduh ngaku calon intel biar aman, malah tambah runyeeemmm
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Mampir ahh aku suka klo kisahnya ada bocil, suka lucu klo bicara 😅
Cintah517
Halo kak
salam kenal dari pengisi suara novel ini 😊😊
Zur Rani (IG : @zuranirain): salam kenal juga kak
total 1 replies
Fitri Merry Lesar
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!