NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Ratu Terbuang

Reinkarnasi Ratu Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:65.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nitaastri

Isabella adalah mantan pembunuh bayaran paling berbahaya dan paling di takuti di dunia gelap. Selama bertahun-tahun tangannya telah berlumuran darah.

Namun semuanya berubah saat Isabella menemukan seorang bayi perempuan di depan apartemennya. Sejak saat itu dia memutuskan pensiun demi keselamatan anaknya. Tapi sayangnya sang bos tidak menyukai itu, hingga dia membunuh anak Isabella karena menganggap jika anak itu adalah penghalang Isabella.

Melihat sang putri tewas, Isabella marah dan mulai memburu satu persatu orang yang telah membunuh putrinya. Setelah dendamnya terbayar, Isabella memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

Namun kematian ternyata bukan akhir baginya, karena setelah membuka mata kembali. Isabella mendapati dirinya berada di tubuh seorang wanita bernama Alicia Eclair Linfort, seorang ratu yang di buang dari istananya sendiri.

Bagimana kisah Isabella selanjutnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nitaastri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 Seberapa kuat sebenarnya Isabella

Kael dan Aeron hanya bisa berdiri terpaku menyaksikan pertarungan yang terjadi di depan mata mereka. Keduanya benar-benar tidak menyangka dengan apa yang baru saja mereka lihat.

Sejak awal, mereka berpikir Isabella akan menggunakan sihir seperti saat dirinya menghadapi monster sebelumnya.

Bagaimanapun juga, mereka sudah tahu bahwa Isabella memiliki kemampuan sihir yang luar biasa, namun ternyata mereka salah besar. Isabella sama sekali tidak menggunakan sihir, tidak ada satu pun mantra yang keluar dari mulutnya, tidak ada cahaya sihir yang muncul dari tangannya, wanita itu hanya mengandalkan kekuatan fisik dan pedangnya dan anehnya itu sudah lebih dari cukup.

"Dia benar-benar mengalahkan mereka?" Kael sampai tidak berkedip melihat pertarungan tersebut.

Aeron yang berdiri di sampingnya juga terlihat sama terkejutnya.

"Dia bahkan tidak menggunakan sihir sedikitpun." Kata Aeron tercengang.

Tatapan mereka mengikuti setiap gerakan Isabella, tubuh wanita itu bergerak begitu cepat. Setiap kali seorang bandit mencoba menyerangnya, Isabella selalu berhasil menghindar dengan mudah. Gerakannya begitu lincah, sementara setiap serangan pedangnya dilakukan dengan sangat tepat.

Satu bandit jatuh, kemudian bandit kedua, lalu ketiga, begitu seterusnya. Tidak sampai satu jam, lima belas orang bandit yang sebelumnya terlihat begitu menakutkan sudah berhasil dikalahkan Isabella seorang diri.

Yang lebih mengejutkan lagi, tidak ada satu pun luka serius di tubuh Isabella.

Kael terdiam cukup lama, dia kemudian melirik Aeron.

"Apa kau juga berpikir seperti yang kupikirkan?" Tanya Kael pada Aeron.

Aeron mengangkat sebelah alisnya, lalu mengalihkan tatapannya kepada Isabella dengan ekspresi penuh kekaguman. Dia benar-benar tidak salah memilih Isabella sebagai tuannya.

"Kalau maksudmu selama ini kita belum pernah melihat kekuatan sebenarnya dari Isabella?" Tanya Aeron, tatapannya masih tertuju pada Isabella yang dengan santai menebas kepala lawannya seperti sedang memotong sebuah apel.

Kael mengangguk perlahan.

"Ya."

Keduanya kembali menatap Isabella, ada rasa kagum dari tatapan keduanya tapi juga ada rasa ngeri. Mereka jadi membayangkan, seberapa kuat Isabella jika dia bertarung dengan menggabungkan kekuatan fisiknya dan juga sihirnya. Kekuatan pedang Isabella bahkan seperti seorang sword master. Sangat jarang ada orang yang memiliki kedua kemampuan itu, kemampuan berpedang dan juga sihir. Tapi Isabella memiliki keduanya, bukankah itu artinya dia benar-benar kuat.

Sedangkan Isabella, wanita itu kini berdiri dengan tenang sambil membersihkan darah yang menempel di pedangnya. Wajahnya sama sekali tidak menunjukkan kelelahan, seolah-olah mengalahkan lima belas bandit bukanlah sesuatu yang sulit baginya.

Kael tanpa sadar menelan ludah, selama ini dia mengira Isabella kuat karena sihirnya. Tetapi sekarang dia baru menyadari satu hal, jika tanpa menggunakan sihir saja Isabella sudah mampu mengalahkan lima belas orang lalu bagaimana jika Isabella benar-benar bertarung menggunakan seluruh kekuatannya?

Kael bergidik membayangkannya.

"Aeron..." Panggil Kael.

"Hm?" Aeron menatap Kael dengan alis berkerut.

"Menurutmu, sekuat apa sebenarnya dia jika menggunakan seluruh kemampuannya?" Tanya Kael, pertanyaan itu terus ada di otaknya.

Aeron tidak langsung menjawab, dia hanya menatap Isabella dengan tatapan penuh rasa penasaran.

"Aku tidak tahu."

Kemudian sudut bibir Aeron sedikit terangkat.

"Tapi sekarang aku juga ingin tahu jawabannya." Lanjut Aeron.

Kael mengangguk, benar dia juga penasaran dengan itu.

Kedua binatang magic itu menyadari, jika Isabella mungkin jauh lebih kuat daripada yang selama ini mereka bayangkan.

Mereka jadi tidak sabar untuk menyaksikan hal itu, hari ketika Isabella akan bertarung dengan semua kemampuannya.

"Aku tidak sabar ingin melihatnya." Gumam Aeron yang ternyata di dengar oleh kael. Naga itu hanya mengangguk, membenarkan apa yang di katakan oleh Aeron. Dia juga tidak sabar menunggu waktu ketika Isabella akan bertarung dengan seluruh kemampuannya. Sudut bibirnya tersungging, dia ternyata benar-benar tidak salah memilih tuan.

Sedangkan Isabella memasukkan pedangnya kembali ke dalam sarung, setelah memastikan tidak ada lagi bandit yang mampu berdiri, dia menghela napas pelan lalu berjalan menuju kereta.

Namun, baru beberapa langkah, Isabella menyadari dua pasang mata sedang menatapnya.

Kael dan Aeron, dunia binatang magic yang telah di kontraknya. Keduanya berdiri di samping kereta dengan ekspresi yang sulit dijelaskan.

Isabella mengangkat alisnya sebelah, menatap kedua binatang magic itu dengan tatapan penuh tanya.

"Ada apa?" Tanya Isabella.

Kael dan Aeron saling berpandangan, sepertinya mereka sama-sama tidak tahu harus mengatakan apa.

"Kalian kenapa melihatku seperti itu?" Isabella kembali bertanya, saat melihat kael yang terus menatapnya.

Kael akhirnya memberanikan diri.

"Isabella"

"Hm?" Jawab Isabella dengan alis berkerut.

"Kenapa kau saat melawan para bandit itu, kau sama sekali tidak menggunakan sihir?" Tanya Kael penasaran.

Isabella berhenti berjalan, kemudian dia menatap Kael dengan santai.

"Untuk apa?"

"Untuk mengalahkan mereka, tentu saja."

Isabella melirik ke arah para bandit yang sudah terkapar tidak bernyawa.

"Mereka tidak cukup kuat untuk membuatku menggunakan sihir." Sahut Isabella santai.

Jawaban itu membuat Kael dan Aeron terdiam.

Tidak cukup kuat katanya?

Lima belas orang bandit sekaligus masih dianggap tidak cukup kuat?

Aeron menghela napas panjang.

"Aku jadi penasaran, sebenarnya seberapa kuat kau?"

Isabella hanya tersenyum tipis.

"Entahlah."

"Entahlah?" ulang Kael dengan wajah tidak percaya.

Isabella mengangguk, lalu tersenyum tipis.

"Aku tidak pernah menghitungnya." Jawab Isabella polos.

Jawaban sederhana itu justru membuat keduanya semakin terkejut. Bagi Isabella, kekuatan bukanlah sesuatu yang perlu dibanggakan. Dia hanya menggunakan kemampuan yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah. Kalau lawannya lemah, dia tidak akan menggunakan kekuatan berlebihan.

Kalau lawannya kuat, barulah dia akan menunjukkan lebih banyak. Kael memandang Isabella dengan tatapan kagum, dalam hati dia mulai berpikir bahwa mungkin selama ini mereka terlalu cepat menyimpulkan kemampuan wanita itu. Isabella bukan hanya seorang penyihir hebat, dia juga sword master yang sangat tangguh.

Bahkan mungkin, jauh lebih tangguh daripada yang mereka bayangkan.

Tiba-tiba Isabella menoleh ke arah Kael.

"Kenapa?" Tanya Isabella bingung, karena kael sejak tadi terus menatapnya.

Kael tersentak.

"A-apa?" Tanya Kael gugup.

"Kau terus menatapku." Ucap Isabella, lalu menyelipkan helaian rambutnya ke belakang telinganya.

Wajah Kael langsung berubah.

"Aku hanya..."

Dia terdiam sejenak sebelum akhirnya berkata jujur.

"Aku penasaran."

Isabella mengangkat alisnya sebelah, tatapannya menunjukkan kebingungan.

"Penasaran dengan apa?" Tanya Isabella.

"Jika kau menggunakan seluruh kekuatan mu, kau akan sekuat apa." Kata Kael sambil mengibaskan ekornya.

Aeron yang mendengar itu langsung mengangguk.

"Aku juga penasaran.."

Isabella terdiam, kemudian senyum tipis muncul di wajahnya.

"Bersabarlah, suatu hari nanti kalian juga akan mengetahuinya." Kata Isabella.

Kael dan Aeron saling berpandangan, jawaban itu bukannya membuat mereka puas. Justru membuat rasa penasaran mereka semakin besar.

Sementara itu, Isabella berjalan melewati mereka dan berjalan ke arah kereta seolah tidak terjadi apa-apa.

"Berhentilah penasaran, ini sudah mulai sore, Sebaiknya kita segera melanjutkan perjalan." Kata Isabella.

Kael segera mengikuti, Aeron pun menyusul. Namun, sebelum mencapai kereta, Aeron sempat menoleh ke arah lima belas bandit yang telah dikalahkan Isabella.

Dia menghela napas.

"Sepertinya perjalanan kali ini akan jauh lebih menarik dari yang kubayangkan."

Kael tersenyum kecil.

"Aku juga berpikir begitu."

Bersambung

1
@Mita🥰
yeeeeee akhirnya menang 🫣🫣🫣
Naru_Ch@n: Akhirnya🤭
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
akhirnya Azurat menyerah juga...🤭🤭🤭
daripada malu nya lebih parah lagi ya...🤣🤣🤣🤣
Zerathys kga sopan...bukannya kasih dukungan ke Azurat malah ngeledekin Mulu...😄😄😄😄
Rosalinda Yo_2: 🤣 iya kasian Azurat 🤣🤣🤣
total 2 replies
@Mita🥰
zerethys kemarin hampir mati🤣🤣🤣🤭🤭
Naru_Ch@n: Dan hari ini dia juga hampir mati🤣
total 1 replies
Dewi Habibah
di tunggu 😍
Naru_Ch@n: Siap👍👍👍👍👍
total 1 replies
Ayu Padi
dikira masih ada 1 bab lg Thor hehee
Naru_Ch@n: Hehehehe
Lanjutannya besok🤭🤭🤭
total 1 replies
@Mita🥰
ya Alloh azurat belum menyerah 🤭🤭🤭
Naru_Ch@n: Dia masih semangat🤭
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
Azurat hayo semangat...🤣🤣🤣
masa di tabok 2 kali diem aja...🤭🤭🤭
Zurathis...kasih semangat ke Azurat...kan sahabat sejati...🤭🤣🤭🤭
Naru_Ch@n: Iya, agak aneh emang si Zurathys 🤣
total 3 replies
Ayu Padi
seru sekali Thor .. kl zurathis tertawa saya JD ikut²an, lucu dia .. sayang bersambung besok pdhal bc ny sdh pelan² wkwkk.. terima kasih Thor karyamu keren👍👍👍👍👍👍👍👍
Naru_Ch@n: Masama🤗🤗🤗🤗
Saya juga ikut ketawa pas nulis bagian Zurathys n Azurat🤣🤣🤣
total 1 replies
@Mita🥰
yeeeee azurat awas ...kamu jadi ketawaan zerethys
Naru_Ch@n: Bisa d bahas sampai 7 hari 7 malam🤭
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
oh Azurat...kga kebayang jadinya nanti....🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Naru_Ch@n: Kasian dia🤭
total 1 replies
Anto
/Scream/wah makin seru banget Thor/Scream/ayok semangat terus bwt author biar ga buntu 🤭🤭🤭💪💪💪💪🙏🙏up ny Thor
Naru_Ch@n: Sebenarnya udah mulai buntu idenya🤣🤣
Makanya ku lanjut malam lagi, mau menghayal dulu🤭🤭🤭
total 1 replies
@Mita🥰
kasihan azurat 🤣🤣🤣🤣
Naru_Ch@n: Iya, kasihan azurat ga ada yang menyemangati 🤣🤣
total 2 replies
Dewi Habibah
seru bad
Naru_Ch@n: Bab 80 juga udah di upload ya🤗🤗
total 1 replies
@Mita🥰
ayooooo semangat 🤣🤣🤣🤣
Naru_Ch@n: Makasih ya🤭🤭🥰🤗
total 1 replies
@Mita🥰
aku demen klu ada Isabella dan perkelahian 🫣🫣🫣
Naru_Ch@n: Sama🤭🤭🤭
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
Azurat....maaf...saya bukan suporter kamu...🤣🤣🤣🤣🤣
karena kamu akan kalah sebentar lagi 🤭🤭🤭🤭
Naru_Ch@n: Tapi si Azurat juga kuat loh
total 7 replies
Ayu Padi
laaaah lagi seru serunya eeeeh malah bersambung Thor....lama nunggu besok atuuuh...wkwkww
Naru_Ch@n: Hehehehe
Sabar ya, update besok pagi kok🤗
total 1 replies
Ayu Padi
gmn bisa bosan Thor yg ada malah kurang terus hehee💪💪💪
Naru_Ch@n: Hehehe
syukurlah 🤗🤗🤗
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
semakin seru Thor...selamat menantikan kekalahan Azurat....🤣🤣🤣🤣
Naru_Ch@n: 🤭🤭🤭🤭🤭
Kasih semangat aja si azurat, sapa tau aja dia menang kalau ada yang kasih semangat 😄😄
total 3 replies
Rosalinda Yo_2
keren Thor....😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!