lelah, satu kata yang mewakili keadaan yang Rania rasakan saat ini. sudah 3 tahun pernikahan nya dan kevin berjalan. namun tidak sehari pun Kevin menganggap Rania sebagai istrinya.
" kapan kamu berhenti berselingkuh? dan menganggap aku sebagai istri mu?" tanya Rania dengan suara pelan dan nada lelah.
" saat kau mati" jawab Kevin dingin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 22_ kerja sama
" jadi dia alasan kamu membatalkan pertunangan kita?" tanya Clara
Saat ini mereka sedang berada di ruangan kai. Clara sedang ada jadwal sesi potret di London. Jadi sekalian dia bertemu dengan kai. Semenjak berita kai dan Haruna viral bisnis nya semakin lancar karena namanya semakin terkenal dan orang orang mengasihani dia.
" Yap, kamu kenapa dia kan?" tanya kai menatap Clara sekilas.
Clara mengangguk pelan dan ragu. Dia mengenal wanita itu, tapi apa benar itu dia? Setahunya dia sudah lama mati.
" dia Rania kan? Istrinya Kevin" ujar Clara " tapi setahu ku dia sudah lama Mati"
Kai tersenyum sinis mendengar nada bicara Clara yang terdengar penasaran dan juga tidak suka mengetahui keberadaan Rania.
" dia tidak benar benar mati, itu semua hanya rekayasa. Dan kamu tahu? Sekarang Kevin juga sudah tahu dia masih hidup"ujar kau semakin memanaskan Clara.
Clara mengepalkan tangan nya di sisi tubuhnya. dia masih ingat dengan jelas bagaimana dulu Kevin membuang nya setelah Rania mati. Kata kata Kevin yang kasar dan pedas membuat hatinya masih terasa sakit sampai sekarang.
" aku tidak peduli" ujar Clara berpura pura baik baik saja. Tapi tentu saja itu semua tidak mampu membohongi kai yang memiliki insting yang kuat dan peka.
" kamu jelas masih mencintainya" ujar kai
" tidak!" bantah Clara
" tidak perlu membohongi dirimu sendiri" ujar kai menatap Clara" aku mengizinkan mu masuk bukan tanpa alasan, tapi karena aku ingin mengajakmu kerja sama "
Perasaan Clara jadi tidak enak. Dia mengenal kai, kai adalah manusia licik yang hanya mementingkan dirinya sendiri. dia akan melakukan apapun asal rencananya berjalan lancar.
" kerja sama apa?" tanya Clara penasaran.
" kamu deketin Alaska, buat Alaska menikahi mu bagaimanapun caranya" ujar kai.
Yap! satu satunya penghalang kai adalah Alaska. Dan dia ingin menyingkirkan Alaska dari Haruna agar dia dapat dengan mudah mendapatkan Haruna.
" aku tidak mau! " tolak Clara mentah mentah.
Menikah dengan Alaska? Sahabatnya Kevin? Kelas Clara tidak mau. Dia tidak mencintai pria kolot itu. Bahkan berciuman saja Alaska tidak pernah. benar benar kampungan, Clara tidak ingin memiliki pasangan yang tidak pintar dalam urusan ranjang.
Clara wanita sukses, karier nya bagus, orang tuanya orang terpandang. jadi pria kaya raya bukan lah tipe idealnya. soal uang dia bisa membiayai mokondo. tapi dia butuh pria tampan yang ahli dalam urusan ranjang.
" yakin tidak mau?" tanya kai meletakkan iPad di depan clara.
layar iPad itu menyala, menampilkan video syur Clara dengan seorang pria di dalam mobil. Suara desahan keduanya terdengar nyaring. Di video itu clara duduk diatas pangkuan pria tersebut bergerak dengan lihai tanpa kaku sedikitpun.
" KAMU GILA!!" bentak Clara langsung mematikan iPad itu.
Dia terkejut melihat video dirinya bersama dengan salah satu rekan bisnisnya. Bagaimana cara kai mendapatkan video itu? apa dia menyuruh seseorang untuk mengikuti nya?
Meskipun dia wanita yang gila seks, dia tetap malu jika menonton video dirinya sendiri. apa lagi menjadi tontonan. Karena bagi kebanyakan orang dia adalah wanita baik baik.
" tinggal pilih, video tersebar, nama baik tercemar, nama keluarga mu hancur dan.... Kamu mendapatkan banyak kebencian. atau.... Goda Alaska"
Clara mengepal kuat kedua tangannya, rahang nya mengeras, matanya menatap tajam kai penuh kebencian. dia menyesal datang kesini, menyesal mengenal pria brengsek seperti kai.
" oke! Aku akan melakukannya. tapi aku juga punya syarat" ujar Clara akhirnya mengalah.
" sebutkan" ujar kai.
" jika aku berhasil kamu harus menghapus video itu, dan tentang berita kamu dan Haruna yang sedang viral kamu tidak boleh membantah" ujar Clara
" tapi jika kamu gagal, video itu akan ku sebarkan" balas kai.
Clara terdiam, dia berfikir sejenak. mendekati Alaska bukan hal yang mudah. Alaska dan Kevin jelas berbeda. Tapi dia tidak punya pilihan lain kan? Nama baiknya tidak boleh hancur.
" oke! Deal!" ujarnya dengan di liputi keraguan.
kai tersenyum kemenangan. Apapun yang dia inginkan harus dia dia dapatkan. Tenang ledis, dendam dan rasa sakit mu akan segera terbayar. Laki laki itu akan hancur.
Hari ini adalah hari Rabu. Yap! hari ini gizel pulang ke Indonesia. Apa alendra tahu? jawabannya tentu tidak. Alendra tidak tahu apapun karena gizel tidak mengatakan apapun pada putranya. Dia berharap alendra tidak histeris saat mengetahui dia kembali pergi.
" maaf mommy son" gumam gizel menatap keluar jendela pesawat yang dia tumpangi.
Sebenarnya dia sangat berat untuk meninggalkan putranya. tapi dia tidak memiliki pilihan lain.
Gizel tiba di jakarta hari kamis jam 3 subuh. Dia segera menyelesaikan keperluannya lalu segera pergi dari bandara sendirian, hanya menggunakan taxi.
begitu tiba di rumah dia segera mandi lalu membersihkan rumah dan memaksa nasi goreng untuk sarapan. Setelah itu dia segera bersiap untuk pergi bekerja.
Jam 11 siang, gizel sudah berada di restoran bersama dengan Marina. mereka menunggu kehadiran tuan Anton.
Tidak lama anton pun datang bersama dengan asistennya. Gizel dan Marina segera bangun menyambut kedatangan mereka.
" welcome to Indonesian tuan Anton, silahkan duduk" ujar gizel sopan dan berwibawa selayaknya seorang bos dan pemimpin.
" terimakasih nyonya gizel, senang bertemu denganmu" balas anton.
Mereka duduk di kursi masing masing. sebelum membahas pekerjaan mereka basa basi terlebih dahulu. Setelah membahas soal kontrak kerja mereka pun memesan makanan untuk makan siang.
" by the way apa nyonya gizel sudah menikah?" tanya tuan Anton.
" ah soal itu, sama seperti rumor yang beredar. Saya singel" jawab gizel
" wah! Sama seperti putra saya, dia juga singel, padahal usianya sudah 32 tahun. anak jaman sekarang memang pada sulit untuk menikah" ujar Anton " jika anda memiliki waktu kabarin saya, akan saya pertemukan dengan putra saya"
Gizel tersenyum sopan dan elegan. Hal seperti ini sudah sering terjadi padanya. Banyak pengusaha yang sudah memiliki anak menawarkan anaknya untuk gizel. Dan jika pengusaha itu masih muda maka akan mendekati gizel.
" saya cukup sibuk akhir akhir ini tuan" ujar gizel menolak secara halus.
" ah saya paham! Merintis bisnis memang menguras banyak waktu dan tenaga. Jika anda sudah bertemu dengan putra saya dan merasa cocok. putra saya bisa membantu anda" ujar Anton lagi tidak ingin menyerah.
Gizel ingin mengeluarkan suara lagi, namun pelayan restoran datang mengantarkan makanan mereka.
" lebih baik kita makan dulu tuan "ujar gizel.
Mereka pun makan dengan tenang di restoran itu. Makan dengan rekan bisnis sudah biasa bagi gizel semenjak membangun bisnisnya. Bahkan makan setelah di tolak kerja sama pun gizel pernah.