NovelToon NovelToon
Pengulangan Sang Master

Pengulangan Sang Master

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Kultivasi Modern
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Mo Tianxia pernah berdiri di puncak dunia.

Sebagai seorang kultivator yang telah mencapai Absolute Realm, tidak ada lagi lawan yang mampu menandinginya dan tidak ada lagi batas yang mampu menghalanginya. Namun, setelah mencapai segala sesuatu yang bisa dicapai, yang tersisa baginya hanyalah kebosanan.

Dalam sebuah keputusan yang tidak masuk akal bagi siapa pun, Mo Tianxia menghancurkan jiwanya sendiri dan memulai kembali kehidupannya dari nol.

Kini, ia terbangun dalam tubuh yang lemah dengan kultivasi paling dasar.

Tidak ada kekuatan absolut. Tidak ada kedudukan tinggi. Tidak ada nama besar.

Hanya pengetahuan tentang jalan yang pernah ia tempuh.

Dengan sikap tenang dan pengalaman yang jauh melampaui usianya, Mo Tianxia kembali melangkah di jalan kultivasi. Sekte, turnamen, dunia rahasia, para jenius, dan berbagai ancaman mulai muncul di hadapannya.

Namun kali ini, tujuannya bukan menjadi yang terkuat. Ia hanya ingin menikmati kembali perjalanannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Pertarungan antara Mo Tianxia dan Feng Lei memasuki menit kesepuluh, jauh melampaui durasi rata-rata pertarungan lain di turnamen ini.

Feng Lei mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan, napasnya semakin berat, aliran Qi di sekitar tubuhnya mulai tidak stabil akibat penggunaan energi yang terus-menerus tanpa jeda.

Mo Tianxia, di sisi lain, masih terlihat segar—meski ia sengaja menampilkan sedikit tanda kelelahan di wajahnya, cukup untuk membuat pertarungan ini terlihat setara di mata penonton awam.

'Sudah waktunya,' pikirnya, mengamati kondisi lawannya.

Feng Lei, menyadari staminanya semakin menipis, memutuskan untuk melancarkan serangan terakhir dengan seluruh sisa kekuatannya—sebuah pukulan yang dibalut Qi padat, mengarah langsung ke dada Mo Tianxia dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dari serangan-serangan sebelumnya.

Penonton menahan napas, beberapa bahkan berdiri dari tempat duduk mereka.

Pada detik terakhir, Mo Tianxia bergerak—bukan menghindar sepenuhnya, melainkan memiringkan tubuhnya sedikit, membiarkan pukulan itu meluncur melewati sisi tubuhnya alih-alih mengenai dada secara langsung, sambil secara bersamaan menangkap pergelangan tangan Feng Lei dengan gerakan yang terlihat sederhana namun sebenarnya membutuhkan perhitungan yang sangat presisi.

Momentum serangan Feng Lei sendiri, yang seharusnya menjadi kekuatannya, kini justru menjadi kelemahannya—tubuhnya terdorong maju karena kecepatan pukulannya sendiri, kehilangan keseimbangan sepenuhnya.

Mo Tianxia memanfaatkan momen itu, menggunakan sedikit tenaga tambahan untuk mengarahkan Feng Lei jatuh ke tanah dengan cara yang aman namun jelas menunjukkan kekalahan.

"Cukup!" seru elder pengawas. "Mo Tianxia menang!"

Tepuk tangan riuh memenuhi lapangan, jauh lebih meriah dari pertarungan-pertarungan sebelumnya.

Feng Lei bangkit perlahan, wajahnya campuran antara kekecewaan dan rasa hormat.

"Aku mengaku kalah," katanya, membungkuk sopan kepada Mo Tianxia—jauh berbeda dari reaksi Zhao Kuang sebelumnya. "Teknikmu... sangat efisien. Aku belum pernah menghadapi sesuatu seperti itu."

"Kau bertarung dengan baik," jawab Mo Tianxia jujur. "Staminamu dan kontrol Qi-mu sangat mengesankan untuk level disciple luar."

Feng Lei mengangguk, menerima pujian itu dengan tulus meski masih terlihat sedikit kecewa dengan hasilnya.

Di tribun, Chen Feng menatap hasil pertarungan itu dengan ekspresi yang semakin serius. 'Cara ia mengalahkan Feng Lei, sama sekali tidak terlihat seperti anak berusia tujuh tahun yang baru dua bulan belajar kultivasi. Bahkan disciple dalam senior pun akan kesulitan melakukan gerakan seefisien itu.'

Ia melirik ke arah Ye Wuchen di tribun tertinggi, mencoba membaca reaksi ketua sektenya.

Ye Wuchen tetap diam, ekspresinya kembali tenang seperti sebelumnya, meski Chen Feng yang telah mengenalnya cukup lama bisa merasakan sesuatu yang berbeda dalam cara Ye Wuchen mengamati Mo Tianxia yang kini berjalan kembali ke area peserta.

...-----...

Sore hari. Turnamen berlanjut ke babak final, di mana Mo Tianxia berhadapan dengan seorang disciple senior lain yang telah memenangkan jalur pertarungannya sendiri dengan cukup meyakinkan.

Namun pertarungan final itu, meski tetap menarik bagi penonton, tidak lagi menjadi fokus utama perhatian Chen Feng maupun Ye Wuchen.

Keduanya, dengan cara masing-masing, mulai menyadari bahwa disciple luar baru bernama Mo Tianxia ini menyimpan sesuatu yang jauh lebih dalam dari yang terlihat di permukaan.

Setelah pertandingan final berakhir dengan kemenangan Mo Tianxia yang cukup meyakinkan, seluruh peserta turnamen berkumpul di lapangan untuk upacara penutupan sederhana.

Sang elder yang memimpin turnamen mengumumkan hasil akhir dengan suara lantang. "Juara Turnamen Peringkat tahun ini adalah Mo Tianxia!"

Sorak sorai memenuhi lapangan. Wang Dazhi berlari mendekat, memeluk sahabatnya dengan penuh semangat. "Kau benar-benar hebat, Tianxia! Aku tidak menyangka kau akan menang telak seperti itu!"

"Kau juga berkembang pesat," jawab Mo Tianxia, tersenyum tulus melihat kegembiraan sahabatnya.

Feng Lei, meski kalah, ikut memberikan selamat dengan sikap sportif yang membuat Mo Tianxia semakin menghargainya sebagai lawan yang terhormat. "Aku akan berlatih lebih keras lagi, Suatu hari, aku ingin bertarung denganmu lagi—dan kali ini, aku ingin melihat kemampuanmu yang sesungguhnya."

Kata-kata itu, meski diucapkan dengan nada bercanda, membuat Mo Tianxia terdiam sejenak.

'Kemampuanku yang sesungguhnya, aku bertanya-tanya, seberapa lama lagi aku bisa terus menyembunyikannya.'

1
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
tekad nyaa lebih besar daripada yang lain pastiii
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
yaaa karna jiwa nyaa dahh buyut buyut makanyaa gak gampang ditebakk
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
mantapp kasih paham bossss 💅
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
ternyata gak di dunia nyata gak didunia novel sama ajaa 😌
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
anak yang terlampau pintar dan dewasa sampai orang tua yang lain pun merasa heran
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
nama yang emang sudah ditakdirkan
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
ternyata mc nyaa anak pungut 😌
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ: manaa adaa /Curse//Facepalm/
total 2 replies
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
Apakah terlahir kembali untuk menyambut masa kejayaannya lagi 😌
^_^
mo tianxia emangnya gk pernah jadi bayi dulunya sebelom jdi penguasa dunia?
^_^
ada yang hrus dibicarain justru di sini, kalen punya uang kagak buat rawat anak orang ini?
^_^
klo minta ke Dewa Othor pasti dikabulin, kalen salah aja caranya
^_^
lgi pda maen petak umpet ges
^_^
gak ngerti novelnya bahas apa, tpi gk tau pen baca aja ^_^
Nnoyre: gak apa apa sih/Joyful/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!