Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bertemu anita
Malam itu angin berhembus lembut, membuat Aira merasakan ketenangan yang luar biasa,dia yang baru saja kembali dari kediaman Amira,berjalan santai di sekitar rumahnya,
Namun saat di tikugan ia di kejutkan oleh seseorang yang datang menghadang jalan nya,
"ngapain Lo disini??"tanya Aira menatap binggung
"tentu saja untuk menutut balas,apa lagi??"sahut Anita Dnegan tenang,
"Anita gue gara Lo salah orang,kita gak pernah punya masalah"sahut Aira menatap Anita seperti orang bodoh
"gak punya Masalah Lo bilang???hahahha lucu banget Lo Ra"ucap Anita datar,ia memberikan kode lalu orang-orang yang tadinya bersembunyi,kini meringkus Aira dan membawanya ke dalam mobil van hitam,
Membuat Aira mendengus kesal,apa mereka ini satu pemikiran sama amira,kenapa hobi banget sih main culik,culikan
didalam mobil Aira hanya duduk tanpa melawan, sebenarnya dia bukan tidak bisa melawan tapi ia ingat ini adalah salah satu scen di dalam buku,
Yang menjadikan kisah cerita mereka semakin romantis,di dalam buku penculikannya adalah dirinya,
[ini seharusnya gue kan yang culik dia??kenapa malah terbalik gini,??apa mungkin perannya benar-benar tertuker,??gak mungkin kan kalau gue yang jadi tokoh utamanya,gue ogah Bareng Morgan]
[CK lebih baik gue cari cara buat kabur aja,]
"Anita selama ini Lo kemana??Morgan selalu cariin Lo?kenapa Lo sembunyi??"tanya Aira tenang
"bukan urusan Lo,Morgan cariin gue??Lo pikir gue bego!!!!dia itu cinta sama Lo gak mungkin perduli sama gue!!!!!"sahut Anita datar
"setidaknya Lo masih istrinya "Aira cuek
"gue sama dia cuma nikah siri,gak punya kekuatan hukum"sahut Anita terkekeh
Aira menatap kearah anita Dnegan tatapan yang dalam namun rumit,
selama ini dia selalu berfikir Anita menjadi tokoh utama wanita,pasti hidupnya berjalan lancar,sebagai tokoh utama,tidak mungkin hidupnya di persulit
Dia adalah andalan sang penulis kan,tapi kalau dilihat sekarang hidupnya tidak semulus saat dia baca di buku
"hidup Lo enak ya Ra??cantik pintar,kaya,Lo gak harus berusaha buat dapetin apa yang Lo mau?"ucap Anita memecah keheningan
"hahahaha itu kan yang Lo lihat,kalau
Bisa gue bakal tuker semua harta itu demi orang tua gue balik lagi,tapi sayang gak bisa"sahut Aira sendu
"maksud Lo??"tanya Anita menatap aira ragu
"yang Lo lihat gue hidup enak bergelimang harta,tapi Lo ga tau betapa sepinya hidup gue,sejak kecil sendiri tanpa orang tua,gue gak tau gimana rasanya di peluk mama,gak tau rasanya di puji ayah,"sahut Aira miris
Anita mendengar kan semuanya Dnegan tenang,selama ini ia pikir menjadi dirinya enak,dan bahagia bahkan Morgan saja mencintainya,
Apa selama ini dirinya yang kurang bersyukur?"emang kedua orang tua Lo kemana??"
"orang tua gue??sibuk sama bisnis tentu saja,apa lagi bagi mereka bisnis lebih utama di bandingkan anak-anak nya,"gumam Aira lirih
Anita menatap kearah gadis yang ia anggap musuh selama ini,ternyata hidupnya sangat menderita,tak seperti yang ia bayangkan,
"tapi seenggaknya Lo kaya"Anita menatap Aira acuh tak acuh
"ya tapi gue gak bisa selalu sama orang tua gue,beda sama Lo meskipun Lo hidup sederhana, tapi kedua orang tua Lo selalu ada,mereka selalu support Lo,selalu ada saat Lo butuhin,"aira tersenyum lembut saat mengucapkan patah demi parah kata
"so tujuan ko nyulik gue itu aapa??"sambung Aira santai
"mancing Morgan,Lo juga tau kalau dia suka sama Lo,so kalau gue pengen ketemu dia harus lewat Lo,soalnya gue udah diusir dari rumahnya "ucap Anita sendu
"kenapa di usir?? gara-gara Lo main sama om-om itu??"tanya Aira
"gue juga butuh makan,uang sekolah semuanya di bayar pake uang bukan daun,mereka tidak mau membiayai sekolah dan hidup gue,so gue cari cara lain, lagipula gue pernah mimpi selama gue di sisi Morgan,hidup gue bakal baik-baik aja"Anita menjelaskan Dnegan santai seoalah itu semua bukanlah beban,padahal jika di lakukan semua itu adalah beban berat
[mimpi??mungkinkah yang dimaksud Anita adalah alur novel??pantas saja selama ini ia ngotot berada di sisi Morgan,meskipun di bully semua orang,tapi hanya karena mimpi?ia merelakan semuanya begitu saja??]
"mimpi apa??kenapa Lo begitu yakin sama mimpi Lo??"tanya Aira penasaran
Anita menatap Aira Dnegan binggung, senyumnya hilang"bukankah karena mimpi juga Lo jauhin Morgan dari awal??"suaranya di penuhi kebingungan
mendengar ucapan itu Aira bengong, pikirannya semakin melayang jauh[apa mungkin mimpi yang di maksud Anita adalah alur novel??artinya Anita tau semua apa yang akan terjadi,??]
[pantas saja dari awal dia gak suka sama gue,mungkin karena dia tau gue adalah sumber kesulitannya,namun melihat gue tidak sesuai mimpinya,dia semakin ragu sehingga jalan yang ia tempuh pun jadi salah,itu menjadi sebab alurnya berantakan]
Anita hanya menatap kearah Aira,sepertinya gadis itu tidak mengalami mimpi seperti dirinya,awalnya ia pikir karena sikapnya yang berubah,makanya mimpinya juga tidak berjalan lancar,
Satu-satunya cara agar semua tepat seperti di dalam mimpinya,maka jalan satu-satunya adalah ,sikap gadis didepannya ini harus sama seperti di mimpinya,
Karena sikapnya yang berbeda,semua jalanya juga berubah,dia harus bisa membuat Aira melangkah seperti di dalam mimpi,
"semua ini gara-gara Lo ,kalau saja Lo gak berubah sikapnya, hidup gue gak bakal kayak gini,dan untuk membuat semuanya kembali normal,itu harus di mulai dari Lo!!!"ucap Anita datar menatap Aira
"pengaruh gue sebesar itu dalam hidup Lo??"Aira menatap Anita sinis
Mendengar ucapan itu,Anita kesal bukan main, tangannya mengepal erat, menahan segala emosi nya,namun lagi dan lagi ia tidak bisa membantah ucapan gadis itu,..........