Lin Mo adalah seorang penjual angkringan dengan bakat tersembunyi yang amat sangat luar biasa, yaitu kendali api tingkat mistik untuk memanggag sate kikil dan usus hingga sempurna. Sayangnya, sebuah ledakan tabung gas nyasar mengakhiri hidupnya dan melempar jiwanya ke dunia fantasi sebagai Dewa Api Pengelana bersama Sistem Angkringan Ilahi. Kini berbekal gerobak terbang dan jurus sate ajaib, Lin Mo harus menjelajahi Kerajaan Aethelgard yang penuh intrik politik demi mengumpulkan Poin Arang, membuka cabang angkringan baru, dan menyelesaikan konflik kuno di negeri tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sugesti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menyusup ke Kamar Raja Utama
Lorong rahasia di balik dinding batu sel khusus Penjara Bawah Tanah Agung memanjang curam ke atas, berbentuk tangga melingkar kuno berdebu yang tak tersentuh selama puluhan tahun. Kapten Boris, dengan obor sihir di tangan kanannya dan tiga tusuk sate naga tersisa di mulutnya, memimpin jalan di depan.
"Di ujung tangga ini ada sebuah Pintu Segel Batu Bayangan, Master Lin Mo," bisik Kapten Boris terengah-engah, aroma gurih bumbu karamel masih mengepul tipis dari sela-sela giginya. "Pintu ini tersambung langsung ke lorong belakang Kamar Peraduan Agung Raja Utama. Dulu digunakan oleh pengawal rahasia kerajaan saat situasi darurat."
"Bagus, Paman Kapten," puji Lin Mo melangkah santai sambil memutar Kipas Bambu Ilahinya. Di belakangnya, Gerobak Terbang Angkringan Dewa Mo mengapung mulus tanpa suara, ditarik oleh daya dorong [Panggangan Otomatis Level 3]. Vex, Kaelen, dan Lilia berjalan mengekor rapat, menjaga panggangan emas yang masih memancarkan pendaran hangat.
Klek!
Kapten Boris menekan sebuah ukiran batu berbentuk kepala singa di dinding. Dinding batu tebal di ujung lorong bergeser perlahan tanpa suara sedikit pun, memunculkan sebuah ruangan luas nan megah yang tertutup kelambu sutra emas tebal.
Aroma obat-obatan pahit, bau sangit busuk racun hitam, dan hawa dingin yang menusuk tulang langsung menyambut kedatangan mereka.
Lin Mo menyibakkan kelambu sutra emas tersebut, melangkah masuk ke dalam **Kamar Peraduan Agung Raja Utama Aethelgard**.
Di atas tempat tidur kayu cendana raksasa, terbaring seorang pria paruh baya bermahkota emas redup Raja Utama Aethelgard. Wajahnya sangat pucat pasi dengan urat-urat hitam tebal menjalar menembus leher hingga pipinya. Napasnya sangat lemah dan terengah-engah. Aura kejahatan yang pekat melingkupi dadanya, membentuk gumpalan kabut racun hitam yang secara perlahan memakan kekuatan jiwanya.
PING!
[Sistem Angkringan Ilahi: Mendeteksi Target Pasien Utama!]
[Target: Raja Utama Aethelgard]
[Kondisi: Terinfeksi 'Kutukan Jiwa Hitam' Tingkat Tinggi (Tersisa 5% Kekuatan Jiwa)]
[Analisis Sistem: Obat herbal biasa & Sihir Penyembuh biasa tidak dapat menembus segel racun. Diperlukan panas murni Api Arang Ilahi & Kebugaran Daging Mistik untuk membakar racun dari dalam jaringan darah!]
[Rekomendasi Resep: 'Sate Maranggi Lembu Surgawi Sambal Petir Pemurni Jiwa'!]
"Master Lin Mo..." bisik Kapten Boris cemas sambil menunjuk wajah Sang Raja yang kian menghitam. "Kondisi Yang Mulia Raja sudah sangat kritis... Tubuhnya bahkan tidak sanggup menelan cairan obat lagi."
Lin Mo menyunggingkan senyuman tenang, mengibaskan kipas bambunya pelan.
"Tenang saja, Paman Kapten. Tidak sanggup menelan cairan obat itu biasa, tapi di dunia ini tidak ada orang sakit yang sanggup menolak aroma sate yang baru diangkat dari panggangan!" kata Lin Mo percaya diri.
Lin Mo melangkah cepat mendekati gerobak kayunya.
"Sistem! Aktifkan Buka Resep Terlarang: [Sate Maranggi Lembu Surgawi Sambal Petir Pemurni Jiwa]!" Perintah Lin Mo batinnya.
PING!
[Resep Dikonfirmasi!]
[Menggunakan Bahan Baku Mistik: Daging Lembu Surgawi Mistik + Cabai Petir Mistik + Rempah Maranggi Ilahi!]
[Pengurangan Poin Arang: 3.000 Poin!]
[Poin Arang Tersisa: 45.950 Poin!]
BZZZZZZT!
Dari dalam Kulkas Es Mistik gerobak, melayang keluar sepiring pualam berisi irisan Daging Lembu Surgawi Mistik segar berwarna merah keemasan dengan serat-serat lemak putih berkilauan bagaikan mutiara!
Lin Mo menyambar pisau dapur sederhananya.
Set! Set! Sret!
Hanya dalam sekejap mata, daging lembu kelas atas itu terpotong-potong menjadi dadu-dadu sempurna. Lin Mo melemparkan potongan daging tersebut ke dalam mangkuk pualam besar, lalu menyiramkan racikan bumbu Maranggi Ilahi perpaduan ketumbar suci, gula merah Mistik, asam jawa Elf, dan perasan jeruk Murni!
"Vex! Panaskan Panggangan Otomatis ke Suhu Pemurnian Jiwa!" seru Lin Mo.
"Siap, Master!" Vex meniupkan hawa panas kayu arangnya ke dalam tungku.
BREEESSHHH!
Jeruji Besi Emas Mistik meledak dalam pendaran Api Arang Ilahi Penakluk Segala Realm berwarna putih keemasan! Suhu panas yang terpancar dari panggangan emas Lin Mo seketika mengusir hawa dingin busuk 'Kutukan Jiwa Hitam' yang memenuhi kamar peraduan Raja!
Lin Mo menancapkan potongan Daging Lembu Surgawi yang telah dibumbui ke belasan tusukan bambu Mistik, lalu membeberkannya rapi di atas jeruji emas.
Cusssssssss! Sssttt... Sssttt...
Suara desisan minyak lemak murni yang meleleh dan terbakar di atas bara api arang bergema merdu di ruangan sunyi tersebut.
Lin Mo menggenggam Kipas Bambu Ilahi dengan kedua tangannya, memutarnya dalam gerakan tari pengasapan murni yang sangat anggun.
"Jurus Angkringan Ilahi Level 3: Asap Pemurni Jiwa - Maranggi Surgawi!"
FWOOOOOOOOSHHHHH!
Gumpalan asap harum berwarna putih emas membumbung tinggi dari panggangan Lin Mo! Asap itu tidak pedih di mata, melainkan memancarkan kehangatan suci yang luar biasa pekat dan kaya akan aroma ketumbar gurih, karamel gula murni yang terbakar sempurna, dan sensasi pedas segar cabai petir yang menggugah selera!
Gumpalan asap harum itu secara ajaib meluncur terkontrol bagaikan naga kecil, bergerak lurus menuju tempat tidur dan memasuki hidung Raja Utama Aethelgard yang sedang koma!
Bzzzzzzt!
Aroma gurih manis Maranggi Surgawi itu menembus masuk ke dalam saluran pernapasan Sang Raja, membakar kabut racun hitam yang menyumbat dadanya!
"Hhh... Hhhkh!"
Tubuh Raja Utama Aethelgard yang tadinya kaku tak bergerak mendadak bergetar hebat! Kelopak matanya yang terpejam rapat berkedip-kedip, dan hidungnya melar menyerap gumpalan asap harum tersebut secara beringas!
"Harum... Aroma apa ini... Sungguh harum..." gumam Raja Utama dengan suara parau bergetar, kelopak matanya perlahan-lahan terbuka lebar!
Kapten Boris terperanjat tak percaya, hampir menjatuhkan obor sihirnya. "Y-Yang Mulia Raja... Yang Mulia Raja terbangun dari koma tiga bulan?!"
Lin Mo tersenyum tipis, mengambil lima tusuk Sate Maranggi Lembu Surgawi yang baru saja matang sempurna—dagingnya cokelat kemerahan berkilat minyak bumbu yang juicy dan garing di bagian luar. Ia menyiramkan sendok kecil Sambal Petir Pemurni Jiwa berwarna merah menyala di atasnya.
Lin Mo melangkah mendekati tempat tidur Sang Raja, menyodorkan piring pualam harum tersebut tepat di hadapan Raja Utama Aethelgard.
"Selamat bangun dari tidur panjang, Yang Mulia Raja," kata Lin Mo ramah terkekeh.
"Sate Maranggi Lembu Surgawi Sambal Petir, khusus untuk membakar racun kotor di dalam tubuh Anda!"
Raja Utama Aethelgard menatap sate di hadapannya dengan mata melotot lebar. Air liurnya mendadak menetes deras tanpa sanggup ia tahan! Gairah makan yang hilang selama bertahun-tahun mendadak meledak bagaikan gunung berapi di dalam dadanya!
Dengan tangan gemetaran, Sang Raja menyambar seikat sate Maranggi dari tangan Lin Mo dan memasukkannya ke dalam mulutnya!
Krikkk! Juicccy! Bzzzt!
"UWOOOOOOOOGH!"
Raja Utama Aethelgard menjerit histeris dari tempat tidurnya!
Kerenyahan bumbu Maranggi yang manis gurih meresap bersatu dengan kelembutan luar biasa dari daging lembu surgawi! Dan saat sensasi pedas menyegarkan dari Sambal Petir menyentuh lidahnya
BUMMMMMMM!
[Api Arang Ilahi] di dalam sate meledak hebat di dalam perut Sang Raja!
Gelombang api keemasan murni meluncur deras menyusuri seluruh pembuluh darahnya! Racun hitam 'Kutukan Jiwa Hitam' yang mengikat Inti Mana Sang Raja terlintas hangus dan meleleh seketika dalam hitungan detik!
Cusssssssss!
Dari mulut dan pori-pori kulit Raja Utama, menyembur keluar uap hitam busuk racun yang menguap hancur di udara! Urat-urat hitam di wajahnya hilang sepenuhnya, digantikan oleh rona merah segar dan aura sihir emas Raja yang kembali memancar dahsyat!
BZZZZZZT!
Raja Utama Aethelgard melompat berdiri tegak di atas tempat tidurnya! Kekuatan Inti Mananya yang lumpuh mendadak pulih seratus persen, bahkan menjadi jauh lebih kuat dan murni dari sebelumnya!
"Hahaha! Luar biasa! Kekuatanku telah kembali! Tubuhku terasa sangat segar dan penuh energi!" jerit Raja Utama Aethelgard tertawa terbahak-bahak bahagia sambil melahap habis sate tersisa hingga ke tusuk-tusuknya!
Sang Raja melompat turun dari tempat tidur, berlutut menghadap Lin Mo dengan rasa hormat dan syukur yang tak terhingga.
"Master Lin Mo! Anda adalah Penyelamat Nyawa Saya dan Mahkota Kerajaan Aethelgard!" seru Raja Utama mantap.
Namun, sebelum Lin Mo sempat membalas—
BAMMMMMMMMM!
Pintu depan Kamar Peraduan Agung didobrak hancur hingga berkeping-keping!
"Pengkhianat! Ada penyusup yang mencoba membunuh Yang Mulia Raja!" jerit suara melengking Perdana Menteri Vane dari luar lorong!
Perdana Menteri Vane memicu masuk bersama puluhan Penyihir Hitam Istana dan Chef Bernard yang membawa pisau koki emasnya! Di belakang mereka, ratusan prajurit Garda Merah Istana bersenjata lengkap mengepung seluruh ruangan!
Perdana Menteri Vane menyunggingkan seringai kejamnya.
"Jenderal Valerie baru saja kami tahan karena mencoba melawan! Dan sekarang, kalian pedagang sate kotor dan Kapten Boris akan kami eksekusi di tempat atas tuduhan pembunuhan terhadap Raja"
Kalimat Perdana Menteri Vane terhenti seketika.
Matanya yang licin melotot hampir keluar dari kelopaknya ketika melihat Raja Utama Aethelgard berdiri tegak segar bugar di tengah ruangan, memegang tusukan bambu sate sambil menatapnya dengan aura membunuh yang sangat dahsyat!
"V-Vane?!" bisik Chef Bernard gemetaran, pisaunya hampir jatuh ke lantai. "Y-Yang Mulia Raja... Kok bisa berdiri?!"
"Perdana... Menteri... Vane..." panggil Raja Utama Aethelgard dengan suara dingin bagaikan petir yang siap menghantam bumi.
Perdana Menteri Vane pucat pasi, tubuh gemuknya gemetaran hebat hingga berlutut ketakutan. "Y-Yang Mulia! Ini... Ini tidak seperti yang Anda bayangkan! Bocah penjual sate ini pasti memakai sihir terlarang untuk"
"Tutup mulut kotormu, Vane!" raung Raja Utama Aethelgard mengibaskan tangannya. Pendaran sihir emas Raja meledak, menghempaskan seluruh senjata prajurit Garda Merah ke tanah!
"Aku mendengar semuanya dari dalam komaku! Kau dan kelompokmu yang memberi racun 'Kutukan Jiwa Hitam' pada makananku! Dan kau mencoba memfitnah Penyelamatku?!" raung Sang Raja murka.
Perdana Menteri Vane yang merasa terdesak mendadak membeberkan wajah aslinya. Matanya berubah menjadi merah darah!
"Bangsat! Kalau begitu mati saja kalian semua!" raung Vane histeris.
Vane merogoh sebuah kristal sihir hitam dari balik jubahnya dan memecahkannya!
BZZZZZZT!
Aura kegelapan raksasa meledak dari tubuh Perdana Menteri Vane dan Chef Bernard! Tubuh mereka membengkak dua kali lipat, kulit mereka berubah menjadi bersisik hitam, memunculkan tanduk iblis dari dahi mereka—mereka telah menyerahkan jiwa mereka sepenuhnya kepada Sekte Bintang Gelap!
"Prajurit Bintang Gelap! Binasakan mereka semua!" jerit Vane yang telah berubah menjadi monster iblis hitam raksasa!
Puluhan Penyihir Hitam dan prajurit berzirah iblis merangsak maju menyerang!
Namun, Lin Mo hanya menghela napas panjang melihat kekacauan tersebut. Ia menepuk-nepuk panggangan emasnya.
"Aduh... Padahal saya cuma mau jualan sate dengan tenang," kata Lin Mo menggeleng-gelengkan kepalanya.
Lin Mo melangkah maju berdiri di depan Raja Utama Aethelgard, mengibaskan Kipas Bambu Ilahinya lincah.
"Vex! Kaelen! Boris! Lindungi Raja!" perintah Lin Mo.
"Siap Master!"
Lin Mo mengalirkan 10.000 Poin Arang ke dalam Sistem!
PING!
[Sistem Angkringan Ilahi: Mengaktifkan 'Jurus Api Arang Pemurni Level Maksimum'!]
[Jurus Khusus: 'Badai Sambal Petir Pemurni Iblis'!]
BZZZZZZZZTTTTTTT!
Panggangan Besi Emas Mistik milik Lin Mo memuntahkan badai api keemasan yang bercampur dengan aura merah menyala dari Sambal Petir Mistik!
Lin Mo mengibaskan kipas bambunya ke depan dengan tarian berputar yang sangat megah!
"Jurus Angkringan Ilahi: Badai Sambal Petir Pemurni Iblis!"
FWOOOOOOOOSHHHHH!
Badai api keemasan bercampur kepulan uap pedas Mistik meluncur deras menerjang seluruh pasukan iblis Sekte Bintang Gelap di dalam ruangan!
BUMMMMMMM!
Gumpalan uap pedas dan panas suci Api Arang Ilahi membakar seluruh kulit bersisik iblis milik Perdana Menteri Vane dan pasukannya!
"GYAAAAAAARGH! PANAS! PEDAS SEKALI! MATAKU! KULITKU!" jerit Perdana Menteri Vane dan Chef Bernard histeris!
Panas murni dari panggangan Lin Mo tidak hanya membakar tubuh mereka, namun memurnikan dan menghancurkan kekuatan sihir hitam Sekte Bintang Gelap di dalam tubuh mereka sampai akar-akarnya!
Hanya dalam hitungan sepuluh detik, seluruh pasukan iblis milik Vane tumbang terkapar di lantai, tubuh mereka kembali melunak menjadi manusia biasa dalam keadaan lemas, gosong bercampur jelaga arang putih, dan menangis tersedu-sedu karena rasa pedas yang luar biasa di mata dan hidung mereka!
"Ampun... Ampunkan hamba... Hamba tidak mau jadi iblis lagi! Kepedasan!" jerit Perdana Menteri Vane menangis histeris sambil memegangi hidungnya yang merah menyala.
Chef Bernard bersujud di depan gerobak Lin Mo sambil menangis penyesalan. "Master Lin Mo... Hamba mengaku kalah! Masakan hamba sampah! Sate Anda adalah Mahakarya Sejati!"
Suasana Kamar Peraduan Agung mendadak menjadi hening kembali.
Raja Utama Aethelgard, Kapten Boris, dan seluruh prajurit istana yang menyaksikan pertempuran kilat tersebut melotot terperanjat tak percaya.
Satu ancaman kudeta terbesar dalam sejarah Kerajaan Aethelgard berhasil ditumpas total hanya dalam hitungan detik oleh seorang pemuda berkaus polos menggunakan kipas bambu dan uap pedas sate!
PING!
[Sistem Angkringan Ilahi: ANCAMAN KUDETA IBU KOTA DITUMPAS TOTAL!]
[Hasil: Penyelamatan Raja Utama & Penundukan Perdana Menteri Korup!]
[Menerima Hadiah Misi Legendaris:]
[Poin Arang +50.000]
[Lahan Utama Permanen Terluas di Pusat Ibu Kota Aethelgard]
[Gelar Kehormatan: 'Koki Agung Ilahi Benua']
[Pembukaan Fitur Baru: 'Pengiriman Gerobak Sihir Antar Cabang'!]
[Total Poin Arang Saat Ini: 95.950 Poin!]
Lin Mo tersenyum lebar menatap notifikasi Sistemnya. Angka Poin Arangnya kini hampir menyentuh seratus ribu poin!
Raja Utama Aethelgard melangkah mendekati Lin Mo, lalu merangkul bahu Lin Mo dengan penuh rasa bangga dan hormat yang setinggi langit.
"Master Lin Mo!" seru Raja Utama dengan suara menggelegar gembira.
"Besok pagi, di Lapangan Utama Istana, saya sendiri yang akan mengumumkan penobatan Anda sebagai [Koki Agung Ilahi Benua] dan meresmikan [Cabang Utama Angkringan Dewa Mo Ibu Kota]!"
"UWOOOOOOOOH!"
Kapten Boris, Vex, Kaelen, Lilia, dan seluruh prajurit istana bersorak-sorai gembira secara gemuruh menembus langit malam Ibu Kota Aethelgard!
Fajar baru telah menyingsing bagi Kerajaan Aethelgard, dan aroma kelezatan Angkringan Dewa Mo siap menguasai seluruh penjuru benua!