NovelToon NovelToon
Segel Kekuatanku Hanya Bisa Di Buka Dengan 1000 Ulasan Bintang Lima

Segel Kekuatanku Hanya Bisa Di Buka Dengan 1000 Ulasan Bintang Lima

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / CEO
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Deni adalah seorang pemuda jenius yang berada satu langkah lagi menuju puncak ilmu bela diri, namun secara sepihak diusir oleh gurunya untuk turun gunung dengan sebuah misi yang sangat absurd yaitu menjadi kurir Shopee Food. Untuk membuka segel kekuatannya dan resmi menjadi Raja Bela Diri sejati, Deni diwajibkan oleh sebuah sistem misterius untuk mengumpulkan seribu ulasan bintang lima dari para pelanggannya di kerasnya ibukota.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Matahari pagi bersinar sangat terang menembus kaca besar di gedung perkantoran Grup Nirvana.

Deni meregangkan kedua tangannya tinggi-tinggi di dekat sofa ruangan kerja Clara sambil menguap sangat lebar.

Hoaam.

"Tidur di sofa empuk ruangan Nona Clara ini rasanya jauh lebih enak daripada di gubuk bambu kakekku," ucap Deni dengan santai.

Clara yang sedang fokus membaca tumpukan dokumen di mejanya langsung mendengus pelan mendengar ucapan pengawalnya itu.

"Kalau kamu niatnya cuma mau tidur terus di sini, gajimu sebagai pengawal pribadi bisa aku potong setengah lho Deni," ancam Clara dengan nada dingin.

Deni langsung duduk tegak dan tersenyum lebar menatap bos cantiknya yang sudah terlihat lebih segar hari ini.

"Tolong jangan potong gaji saya Nona bos, cicilan motor matic butut saya itu masih kurang dua bulan lagi lho," balas Deni dengan wajah memelas.

Maya yang sejak tadi duduk menumpang di kursi sofa seberang langsung tertawa kecil melihat tingkah konyol kurir andalan kakaknya itu.

"Kak Clara jangan galak-galak begitu pada Kak Deni, dia kan sudah berjasa menyelamatkan nyawa kita berdua kemarin," bela Maya sambil tersenyum manis.

"Tuh dengar Nona Clara, kata sepupu Nona yang manis ini saya adalah pahlawan," sahut Deni sambil menepuk dadanya bangga.

Clara hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan karena dia memang tidak pernah bisa marah lama-lama pada pemuda berjaket oranye tersebut.

Tiba-tiba pintu ruangan terbuka dan Siska berjalan masuk dengan tergesa-gesa membawa sebuah amplop hitam tebal.

"Nona Clara, barusan ada kiriman surat khusus untuk Nona dari asosiasi pengusaha pusat kota," lapor Siska dengan wajah serius.

Clara segera meletakkan penanya dan mengambil amplop hitam berpita emas itu dari tangan asistennya.

"Surat apa ini Siska, kenapa bentuk bungkusnya malah seperti undangan pesta rahasia begini?" tanya Clara merasa penasaran.

"Kata kurir yang mengantar tadi, itu adalah undangan resmi untuk menghadiri pelelangan tertutup di Hotel Bintang Mega nanti malam," jelas Siska berdiri di depan meja.

Clara membuka perlahan segel amplop tersebut dan membaca selembar kertas tebal yang ada di dalamnya.

"Undangan ini ternyata hanya diberikan kepada sepuluh pengusaha paling kaya di kota ini saja," gumam Clara dengan suara pelan.

"Di acara itu kabarnya akan dilelang sebuah batu giok kuno yang konon memiliki energi khusus untuk menyembuhkan segala penyakit."

Deni langsung beranjak dari sofa dan ikut mengintip isi surat itu dari balik bahu Clara dengan santai.

"Batu giok penyembuh penyakit ya, apa batu itu bisa dipakai untuk mengobati masuk angin juga Nona?" tanya Deni dengan sangat polos.

Clara mendorong pelan dahi Deni menggunakan telunjuknya agar wajah pemuda itu menjauh darinya.

"Tentu saja bukan untuk penyakit masuk angin Deni, harga batu ini diprediksi bisa mencapai puluhan miliar rupiah nanti malam," jawab Clara merasa gemas.

"Wah harganya mahal sekali ya Nona, kalau uang sebanyak itu dibelikan martabak pasti bisa buat makan orang satu kecamatan," seru Deni bertepuk tangan takjub.

"Karena ini acara yang sangat penting, kamu harus ikut mendampingi aku ke hotel itu nanti malam sebagai pengawal," perintah Clara menatap tajam mata Deni.

"Saya selalu siap laksanakan perintah Nona bos, tapi syaratnya pulangnya nanti saya dibelikan nasi goreng kambing di perempatan jalan ya," tawar Deni sambil tersenyum lebar.

Clara hanya menghela nafas pasrah dan mengangguk setuju untuk menuruti permintaan sederhana dari pengawal anehnya tersebut.

Malam harinya suasana di depan lobi utama Hotel Bintang Mega terlihat sangat ramai oleh kilauan cahaya dan kemewahan.

Banyak mobil sport dengan harga miliaran rupiah berjejer rapi menurunkan para tamu undangan yang memakai jas dan gaun malam.

Di tengah kemewahan itu, sebuah motor matic butut berwarna hitam kusam tiba-tiba menerobos masuk ke area lobi.

Brum brum.

Deni memarkir motornya asal-asalan tepat di sebelah mobil sedan mewah yang mengkilap milik seorang tamu penting.

Petugas keamanan hotel yang bertubuh besar sudah bersiap maju untuk mengusir pemuda berjaket kurir makanan tersebut.

Namun langkah petugas itu terhenti saat melihat Deni dengan santai mengalungkan kartu akses VIP berlapis emas di lehernya.

Tidak lama kemudian Clara turun dari mobil mewahnya dan berjalan anggun menghampiri Deni yang sedang membersihkan debu di jaketnya.

"Deni, tolong jaga sikapmu di dalam sana karena tamu undangannya bukan orang sembarangan," pesan Clara memperingatkan pengawalnya.

"Tenang saja Nona Clara, saya ini kan seorang kurir teladan yang selalu sopan pada semua pelanggan," jawab Deni dengan sangat meyakinkan.

Mereka berdua lalu berjalan berdampingan memasuki pintu utama hotel yang dijaga ketat oleh empat petugas keamanan berseragam hitam.

Di dalam ruangan pelelangan yang sangat luas itu sudah berkumpul puluhan orang kaya yang duduk di kursi berkarpet merah.

Lampu gantung kristal berukuran raksasa memantulkan cahaya terang ke seluruh sudut ruangan yang dihiasi lukisan mahal.

Seorang pria paruh baya berwajah dingin tiba-tiba melangkah mendekati posisi tempat Clara dan Deni berdiri.

"Wah lihat siapa yang datang malam ini, Nona Clara sang CEO muda yang kabarnya baru saja lolos dari maut," sapa pria itu dengan nada mengejek.

Clara langsung menghentikan langkahnya dan menatap pria bernama Rian itu dengan tatapan penuh kewaspadaan.

"Ada urusan apa kamu Rian, apa kamu mau mencari masalah dan bernasib sama seperti paman tiriku di penjara?" balas Clara dengan suara sangat dingin.

Rian tertawa pelan mendengarnya lalu melirik sinis ke arah Deni yang berdiri santai sambil mengupil di samping Clara.

"Kau boleh saja bersikap sombong karena punya pengawal gembel ini Clara, tapi malam ini ada barang yang sangat berbahaya di sini," bisik Rian mencondongkan tubuhnya.

"Banyak orang dari dunia bawah yang mengincar batu giok itu, jadi lebih baik kau jaga nyawamu sendiri baik-baik."

Setelah mengucapkan ancaman halus itu, Rian langsung berbalik melangkah pergi menuju kursi deretan paling depan bersama anak buahnya.

"Nona Clara, paman botak itu sepertinya lebih berbahaya daripada Paman Hendra kemarin ya," bisik Deni mengomentari punggung Rian.

"Aku juga tahu Deni, Rian itu menguasai jalur perdagangan gelap di kota ini jadi kita harus ekstra hati-hati," jawab Clara sambil berjalan mencari tempat duduk.

Acara pelelangan elit itu akhirnya dimulai dengan suara ketukan palu kayu dari atas panggung utama.

Tuk tuk tuk.

"Selamat malam para hadirin tamu undangan yang terhormat, selamat datang di acara lelang paling eksklusif tahun ini," ucap sang pemandu acara dengan suara lantang dan ramah.

Berbagai macam barang mewah mulai dari lukisan bersejarah hingga perhiasan berlian mulai ditawarkan dengan harga yang tidak masuk akal.

Deni menguap sangat lebar karena merasa bosan tidak ada satupun barang lelang yang bisa dimakan atau berguna baginya.

1
Asmara Kacau
alur cerita nya bagus dan MC nya kocak
Asmara Kacau
kelazz ceritanya bagus dan mc nya deni sangat kocak orang nya 🤣🤣🤣 gass terus thor lanjutkan👊🏻
kiyoe: heheh pantengin terus kelanjutan cerita nya kak jangan lupa subscribe biar langsung muncul notif nya hehe 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!