NovelToon NovelToon
TOXIC AND CONTROL

TOXIC AND CONTROL

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Idola sekolah / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

TOXIC AND CONTROL
Karya: Parkha
Bagi Kinara Jose, hidup sebagai siswi penerima beasiswa berpenampilan polos dengan kacamata tebal adalah cara terbaik untuk bertahan hidup dengan tenang di SMA Elite. Namun, seluruh dunianya runtuh saat ia tidak sengaja menarik perhatian Rian Pradifta.Rian—sang Tiran berwajah malaikat namun berhati iblis, cowok terkaya, terdingin, dan paling ditakuti satu sekolah. Sekali Rian mengunci pandangannya pada Kinara, tidak ada jalan keluar. Cowok itu terobsesi mengontrol setiap jengkal hidup Kinara, memutuskan dengan siapa ia bicara, ke mana ia pergi, hingga apa yang harus ia pakai.Kehidupan Kinara yang tenang kini berubah menjadi labirin yang mencekik. Rian adalah racun, namun juga satu-satunya oksigen yang tersisa untuknya. Di tengah kepungan obsesi gila itu, sebuah rahasia besar perlahan terkuak: di balik kacamata tebal dan sikap penurutnya, Kinara menyimpan pesona tersembunyi yang siap menjungkirbalikkan kuasa Rian sang Tiran

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

_Toxic and Control *BAB 22: GEMPA SETELAH BADAI* _

_Toxic and Control

*BAB 22: GEMPA SETELAH BADAI*

_

Pagi hari di SMA Garuda Nusantara bergulir dengan keheningan yang tidak biasa. Langit mendung tipis seolah mengunci rapat riak keceriaan yang biasa terdengar di area parkir lantai bawah.

Kinara Jose melangkah melewati gerbang utama dengan kepala menunduk. Dia memakai kacamata bingkai hitamnya yang baru, namun kali ini tidak ada lagi masker medis yang menutupi wajahnya. Luka bengkak di sudut bibir bawahnya memang mulai mengering, tetapi memar keunguan di pipi kirinya sisa tamparan Silla kemarin masih terlihat samar.

Begitu Kinara menginjakkan kakinya di koridor lantai dua, atmosfer di sekitarnya mendadak berubah mencekam.

Bisik-bisik murid yang biasanya terdengar bising dan penuh cemoohan setiap kali dia lewat, seketika senyap. Murid-murid yang sedang mengobrol di depan loker langsung merapatkan tubuh mereka ke dinding, memberikan jalan yang teramat lebar untuk Kinara. Pandangan mata mereka tidak lagi dipenuhi oleh ejekan terhadap statusnya sebagai anak beasiswa cupu, melainkan oleh kilat ketakutan murni yang teramat pekat.

Kinara mengernyit bingung. Jantungnya berdegup kaku menerima perubahan drastis ini. Saat dia melangkah masuk ke dalam kelas sebelas, suasana di dalam ruangannya pun terasa sangat menekan. Teman-teman sekelasnya langsung membuang muka, pura-pura sibuk dengan buku masing-masing begitu sosoknya lewat.

"Kamu sudah dengar kabar tentang Kak Silla anak kelas tiga?"

Sebuah bisikan lirih dari meja belakang mendadak tertangkap oleh indra pendengaran Kinara yang sedang menaruh tas ranselnya di kursi.

"Gila, satu sekolah juga sudah tahu! Kemarin siang Kak Silla diseret keluar dari ruang kepsek setelah surat pemberhentian tetapnya turun. Tapi yang paling mengerikan... perusahaan ayahnya bangkrut total dalam waktu satu jam setelah Rian mengamuk kemarin!"

"Serius?! Hanya dalam waktu satu jam?!"

"Iya! Kudengar semua investor menarik modal dan semua kontrak di dewan kota diputus sepihak oleh yayasan Pradifta. Keluarga Kak Silla sekarang hancur sampai ke akar-akarnya. Jangan pernah ada yang berani menyentuh atau mencari masalah dengan Kinara si anak beasiswa itu lagi kalau tidak mau nasib keluarganya berakhir tragis!"

DEG.

Darah di sekujur tubuh Kinara mendadak terasa mendesir sedingin es. Tangannya yang sedang memegang buku paket biologi membeku seketika. Kepalanya berdenyut nyeri saat untaian kalimat gosip itu berputar hebat di otaknya.

Hancur sampai ke akar-akarnya... dalam waktu satu jam murni atas perintah Rian.

Kinara meremas ujung buku paketnya kuat-kuat hingga buku jarinya memutih. Di dalam hatinya, rasa syok bergejolak hebat berkejaran dengan kengerian yang luar biasa pekat terhadap sosok Rian Pradifta. Cowok gila kontrol itu tidak pernah main-main dengan ancamannya. Dia benar-benar meratakan eksistensi dan finansial keluarga Silla murni karena kakak kelas tingkat tiga itu telah berani mendaratkan tendangan di perut Kinara kemarin siang.

Kini, Kinara menyadari satu hal yang teramat sakral. Di mata satu sekolah—dari kelas satu hingga kelas tiga—dirinya bukan lagi target perundungan yang lemah. Dia telah bertransformasi menjadi "zona terlarang" yang teramat mematikan. Seorang gadis yang jika disentuh seujung kuku pun, maka sang penguasa tertinggi sekolah tidak akan segan-segan menjungkirbalikkan dunia sebagai balasannya.

Ting!

Ponsel di dalam saku seragamnya bergetar pendek, memutus lamunan kelam Kinara. Jantungnya seketika mencelos sampai ke perut saat membaca sebaris pesan singkat dari nomor yang kini sangat dihafalnya di luar kepala.

"Buku catatan biologiku ketinggalan di laci mejamu kemarin sore. Antarkan ke kelasku sekarang juga, Pelayan."

Kinara langsung memutar bola matanya jengah, menatap malas ke arah layar ponselnya. Watak tirani dan gila kontrol Rian langsung bekerja tanpa ampun bahkan sebelum bel masuk pertama berbunyi.

Dengan hati yang bergemuruh penuh kejengkelan namun tidak memiliki pilihan lain, Kinara meraih buku catatan bersampul hitam milik Rian dari dalam tasnya. Dia berbalik dan melangkah lebar keluar dari kelas sebelas, berjalan menuju lantai tiga tempat ruang kelas tingkat tiga berada. Dia bersiap masuk kembali ke dalam poros jerat kendali sang monster gila kontrol yang hari ini siap memberikan perintah baru di bawah kuasa mutlaknya.

Begitu bel pulang sekolah berdentang nyaring sore harinya, Kinara kembali dipanggil untuk menghadap ke basecamp. Langkah kakinya terasa berat saat mendorong pintu ganda kayu ek tebal itu.

Di dalam ruangan yang temaram, Rian sedang berdiri bersandar pada meja biliar sembari melipat kedua tangan di dada. Begitu melihat Kinara masuk, sepasang mata elangnya perlahan melunak, memperhatikan memar samar di pipi kiri gadis itu yang membuat batinnya kembali berdenyut perih. Namun, ego sang penguasa langsung memasang topeng dinginnya. Taktik manipulatif barunya untuk menjerat Kinara lebih dalam siap dieksekusi.

"Hentikan kegiatan bersih-bersihmu untuk sore ini," perintah Rian tiba-tiba, suaranya terdengar datar dan bariton.

Kinara yang baru saja hendak mengambil kemoceng menghentikan gerakannya, menoleh jengah. "Kenapa lagi, Kak? Tadi di pesan katanya disuruh patuh?"

"Ganti pakaian seragammu dengan baju kasual yang ada di lemari khusus itu," titah Rian sembari menunjuk sebuah lemari besar di sudut basecamp. "Tugas pelayanmu sore ini berubah. Kamu harus menemaniku makan di luar. Aku lapar."

Kinara mengernyitkan dahi dalam-dalam, menatap Rian penuh selidik. "Makan di luar? Bukannya tugas pelayan itu menyiapkan makan siang di sekolah?"

"Jangan membantah, Pelayan," potong Rian cepat, menyambar jaket kulit hitamnya di atas meja. "Setelah makan, antarkan aku menonton film di bioskop. Aku sedang butuh hiburan dan kamu wajib menemaniku di dalam studio sampai filmnya selesai. Anggap ini bagian dari kompensasi karena kamu sudah membuat kepalaku pusing seharian."

Kinara mendengus pelan penuh kejengkelan, namun dia tidak memiliki kekuatan untuk mendebat perintah mutlak dari sang tuan muda jika tidak ingin posisi Randy kembali terancam.

Di dalam otaknya yang polos dan belum pernah merasakan indahnya pacaran, Kinara murni mengira runtunan perintah ini adalah bentuk hukuman berat dan sewenang-wenang yang dirancang Rian untuk menyiksa fisiknya. Dia sama sekali tidak menyadari bahwa dipaksa memakai baju kasual pilihan, makan bersama di restoran mahal, hingga duduk berdua di dalam bioskop yang temaram adalah sebuah skenario kencan terselubung yang dirancang sangat taktis oleh Rian murni untuk menariknya masuk ke dalam teritorinya secara halus.

Pergeseran taktik Rian dari kekerasan fisik menjadi "modus pelayan"

---

1
mamah fitri
alur cerita nya bikin penasaran .. tokoh utamanya betul2 punya aura masing2
mamah fitri
bisa 3 sampai 4 bab ngga .. penasaran dengan apa yg terjadi nanti di kapal..

semoga Kinara terselamatkan dr jebakan Randy
Park ha: kwkkwkwk sabar kak 🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Tamirah
Begitu bucinnya Rian pada Kinara sampai meng-klaim bahwa dia pacar putrinya..... wesss angelllll..,!
Tamirah
Ceritanya semakin halu Uuuuu.Yayasan kepala sekolah yg tunduk dgn Rian lalu rumah sakit yg mendadak naik tarifnya apa lagi mungkin bandara dan pesawat nya sekalian atau pusat perbelanjaaan atau mall semua milik pelajar yg bernama Rian wik...wik....wik.
Park ha: ini emang cerita halu ku kak ...kwkwkwk
bukan pengalaman pribadi whehehehe
total 1 replies
Tamirah
Thor mulai hingga episode ini gak ada interaksi orang tua Rian maupun guru guru di sekolah, alur cerita didominasi Rian dan temannya juga Rendi serta so Cupu.dan aneh nya lagi semua keputusan ada ditangan Rian ttg pencabutan bea siswa Rendy padahal ada komite sekolah.dimana peran ketua yayasan dan ketua komite,masih status siswa bak seorang CEO punya kartu hitam lagi cerita nya berlebihan Thor.
Tamirah
Kok bisa orang yg sdh mabuk berat dan hasrat nya sdh fulll bisa berhenti mendadak karena sebuah kalimat aku membencimu ya emang sengaja' dibuat begitu sama sang sutradara dara.Kalau dunia nya itu mah lewat langsung jebol selaput sang dara 😄😄😄.
Park ha: 🤭 lanjutin ya kak masih banyak kejutan..moga gk bosen bacanya..gpp sambil marah2 juga.berarti karakter Rian ini emang berhasil di buat untuk di benci wkkwk
total 1 replies
Tamirah
Menjijikan berapa korban pelajar yg dilecehkan selama ini apa gak ada yg berani para Guru untuk melaporkan kebejatan murid laki laki walau org tuanya pemilik yayasan sekolah' tsb, laporan pada Diknas jangan takut kalau dipecat banyak yg akan membela guru bahkan dgn bukti bukti kuat sekolah itu ijin pendirian akan dicabut dan sekolah' otomatis ditutup.Pimilik yayasan akan dipanggil oleh pihak Diknas.
Tamirah: sayang nya ini hanya cerita halu, Thor terinspirasi dari mana cerita ini dari lingkungan sekitar atau dari Drakor atau dracin 😄😄😄
total 2 replies
Tamirah
Sangat disayangkan masih pelajar tapi sdh biasa menikmati' minuman minuman haram dan sdh biasa menyentuh tubuh wanita .yah mungkinn dari kehidupan orang tuanya yg gak mengutamakan agama hingga anaknya gak bermoral, tapi namanya cerita halu bisa saja author nya berubah seorang pelajar dari amoral menjadi bermoral akanw lebih seru dan bisa menjalin cinta SMA dengan si Cupu jenjang perguruan tinggi dan ahirnya mereka menikah' itupun maunya pembaca.
Park ha: 🤭 iya kak aku emang sengaja tokohnya toxic.. gk menormalisasi juga buat kehidupan nyata...itu cuma tokoh fiksi...

judulnya jelas ya Toxic and control
bukan Kisah cinta yang manis...
moga kakaknya gak bosen naca kelanjutannya..Dan kuat mental dengan Ke toxic an Rian hehe
total 1 replies
Park ha
novel ini ceritanya lumayan panjang ya mulai dari masa sma transisi ke Dewasa...
kalian yang awal bab maki2 Rian ..tetap maki2 ya soalnya Rian tobatnya masih lama wkkwkwk
Park ha
kwkwkwkw santai mari kita maki bersama wkkwwk
falea sezi
burung bekas masuk ke lobang beda2 tangan. bekas obok2 lubang beda. lagi astaga🤣 gimna g jijik
falea sezi
cowok bekas🤣 najis amat
falea sezi
dikira semua bisa di beli dengan uang🤣🤣
Park ha: bisa kak semua butuh duit wkkwkw🤭🤭🤭
total 1 replies
falea sezi
dikira semua cwek murahan apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!