NovelToon NovelToon
Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

“[Ikan Langka! Hadiah 100 Emas!]”

Beni hanyalah nelayan miskin yang hidup penuh penderitaan. Ia dikhianati istrinya, dijebak hingga terlilit hutang, dan hampir kehilangan harapan hidup.

Namun saat berlayar di tengah badai, ia malah tersesat ke lautan misterius yang dipenuhi bahaya. Di sanalah sebuah sistem aneh tiba-tiba muncul di hadapannya.

Dengan bantuan sistem pengumpul emas, bisakah Ye Fan mengubah nasibnya dan menjadi orang terkaya di lautan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22: Pemandangan yang menyebalkan

Kini, bangunan dua lantai itu resmi menjadi haknya untuk satu bulan ke depan, langkah awal menuju dinasti bisnis Restoran Ikan Spiritual-nya.

​Saat Beni keluar dari ruko sambil mengantongi kunci besi yang berat, anak SMA yang sejak tadi mengekorinya seperti anak ayam kembali mendekat. Ia membungkuk hormat kepada Beni.

​"Anu... Bqng, sekali lagi terima kasih banyak ya buat yang tadi di trotoar. Kalau tidak ada Abang, wajahku pasti sudah bonyok digebuki preman-preman pasar itu," ucapnya sambil tersenyum lebar hingga matanya menyipit. "Kenalkan, Bang, namaku Dimas. Aku sekolah di SMA 1 Kota yang di ujung jalan sana."

​Beni menatap Dimas datar. "Iya, sama-sama, Dimas. Namaku Beni. Sekarang urusanku sudah selesai, jadi sebaiknya kau—"

​"Dimas! Ya ampun, Dimas! Kau tidak apa-apa?!"

​Sebuah teriakan melengking dari suara seorang gadis tiba-tiba memotong kalimat Beni. Dari arah trotoar yang sama, seorang siswi SMA dengan seragam yang sama dengan Dimas berlari terengah-engah.

Rambut kuncir kudanya berayun-ayun seiring langkah kakinya yang terburu-buru. Wajah gadis itu tampak sangat cemas, pipinya merona merah karena kelelahan berlari.

​Gadis itu langsung menghampiri Dimas, mencengkeram kedua bahu cowok itu, dan memutar-mutar tubuh Dimas untuk memeriksa apakah ada luka tersembunyi.

​"Aku dengar dari anak-anak tadi kalau kau dikejar sama anak buahnya Om Tato dari pasar! Kau tidak dipukuli, kan? Mana yang sakit? Bilang padaku!" cecar gadis itu dengan nada panik yang sangat dramatis.

​Dimas wajahnya mendadak memerah merona, merasa malu karena diperlakukan seperti anak kecil di depan Beni. "A-Aduh, Siska! Hentikan, malu tahu! Aku tidak apa-apa, kok! Sungguh!"

​"Jangan bohong! Itu sudut bibirmu berdarah!" Siska merogoh tasnya, mengeluarkan selembar tisu dengan gerakan panik yang berlebihan, lalu mencoba mengusap bibir Dimas.

​"Siska, sudahlah! Aku selamat karena ditolong oleh Abang ini!" Dimas dengan cepat menepis tangan Siska dengan canggung, lalu menunjuk ke arah Beni yang sejak tadi berdiri mematung di samping mereka.

​Siska menghentikan gerakannya. Ia menoleh, menatap Beni dari atas ke bawah dengan mata bulatnya yang berkedip-kedip, seolah baru menyadari keberadaan pria dewasa di sana.

​Beni, di sisi lain, langsung memasang wajah yang sangat malas. Sudut bibirnya berkedut menahan rasa jengkel.

Pemandangan di depannya seorang cowok culun yang dikejar preman lalu diselamatkan, kemudian datang seorang gadis cantik yang super perhatian dan panik berlebihan, benar-benar mengingatkannya pada adegan-adegan klise di komedi romantis atau drama remaja yang sering tayang di televisi.

"​Astaga... petualangan macam apa ini?" batin Beni jengah, memijat pelipisnya yang mendadak terasa pening. "Aku ke kota ini untuk membangun bisnis kuliner, mengumpulkan emas, dan membalas dendam pada mantan istriku serta anak kepala desa. Kenapa aku malah terjebak di tengah-tengah drama komedi romantis anak sekolahan begini? Ini benar-benar membuatku muak."

​"Ehem," Beni berdeham keras, memotong momen tatap-tatapan canggung antara kedua remaja itu. "Kalau urusan asmara remaja kalian sudah selesai, aku mau permisi dulu. Masih banyak ikan yang harus kuurus di rumah."

​Tanpa menunggu jawaban dari Dimas atau Siska yang masih terbengong-bengong, Beni membalikkan badannya dengan cepat, melangkah lebar meninggalkan area ruko tersebut untuk mencari kendaraan pulang kembali ke Desa Kerang Biru.

1
Jerry K-el
up-nya harus konsisten biar pembaca tambah dan yg sdh baca gak kabur 😅
Manusia Biasa
utamakan mancing
Manusia Biasa
dimas udah punya wife ternyata 🗿
Manusia Biasa
/Scream/
Manusia Biasa
konsepnya menarik bosku. punya potensi naik rangking fiksi pria ini lanjutkan
Manusia Biasa
nice jangan mau balikan. cuma jadi lingkaran setan nanti
Manusia Biasa
mampus
Manusia Biasa
bro memilih rute membuat restoran 🤣
Manusia Biasa
jenius
Manusia Biasa
ada manusia setengah ikan kagak nanti? lawan mc grade s gitu🗿
Manusia Biasa
ada fantasi battle juga kah
Maul: Dikit-dikit
total 1 replies
Manusia Biasa
jir kirain emas batangan asli🗿
Manusia Biasa
gaz solo vs squad
Manusia Biasa
hindari cewek modelan gini aminn🙏
Manusia Biasa
sad ending😭 mana banyak yang demen genre ginian🗿
Manusia Biasa
wih novel sistem pecah telur gacor😘
Agen One
🤣
Agen One
ada apa nih di kejer
Agen One
🤕
Agen One
🤣🤣jadi seratus juta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!