NovelToon NovelToon
Error 404: Pahlawan Tidak Ditemukan

Error 404: Pahlawan Tidak Ditemukan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Reinkarnasi / Sistem
Popularitas:325
Nilai: 5
Nama Author: EsKobok

Charlotte tidak pernah meminta dilahirkan kembali sebagai mekanik kelas teri di zona perang paling mematikan. Namun, sebuah antarmuka Sistem yang dingin dan sarkastik muncul di pelupuk matanya, mengubah setiap tetes keringat dan darah menjadi poin statistik yang berharga.
​Masalahnya, sistem ini tidak didesain untuk menjadi pahlawan. Sistem Charlotte bekerja seperti algoritma pemangsa yang mengoptimalkan penderitaan demi keuntungan pribadi. Baginya, para "Pahlawan" terpilih hanyalah sumber daya pengalaman yang bisa diperas, dan kiamat yang mengancam dunia hanyalah sebuah fluktuasi data yang perlu dikelola.
​Dengan kunci inggris berlumuran oli dan logika mesin yang tanpa ampun, Charlotte mulai memanipulasi takdir. Jika dunia harus hancur, setidaknya ia harus memastikan bahwa dialah yang memegang kendali atas rongsokannya. Siapa sangka, menjadi dalang di balik layar ternyata jauh lebih menguntungkan daripada menyelamatkan dunia yang sudah rusak ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EsKobok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22: BUKTI KORUPSI

Kehancuran reputasi Jenderal Aris di alun-alun kota hanyalah permulaan dari simfoni penghancuran yang telah dirancang oleh Charlotte. Di dalam bengkelnya yang kini telah menjadi pusat syaraf informasi Sektor 1, Charlotte duduk mengamati aliran data keuangan yang meluncur di layar monitor datar. Ia tidak lagi membutuhkan kilatan laser atau suara mesin yang menderu untuk bekerja. Hari ini, senjatanya adalah angka, tanda tangan digital, dan catatan pengadaan yang sengaja ia belokkan jalurnya.

Insiden malfungsi massal pada parade kemarin telah memicu kepanikan di tingkat dewan tinggi Radiant. Mereka membutuhkan kambing hitam, dan Charlotte telah menyiapkan leher Mayor Thorne serta Jenderal Aris untuk masuk ke dalam jerat tersebut. Ia mulai membuka folder terenkripsi yang berisi seluruh catatan fiktif yang ia susun selama tiga minggu terakhir.

Sistem, sinkronkan catatan pengadaan suku cadang dari Gudang 4 dengan akun pribadi Mayor Thorne yang telah kita modifikasi, perintah Charlotte dengan suara datar.

[Sinkronisasi Dimulai. Memasukkan Log Transaksi Fiktif Sebesar 45.000.000 Kredit.]

[Memalsukan Tanda Tangan Digital Jenderal Aris pada Persetujuan Pembelian Reaktor Plasma Kelas Dua yang Tercatat Sebagai Kelas Satu.]

[Status: Bukti Korupsi Telah Ditanam pada Server Audit Pusat.]

Charlotte menyandarkan punggungnya pada kursi kerja ergonomisnya. Ia tahu bahwa dalam hitungan menit, tim auditor independen yang dikirim oleh Panglima Tertinggi akan menemukan kejanggalan ini. Ia telah memastikan bahwa jejak digitalnya benar-benar bersih, sementara jejak Thorne dan Aris dibiarkan kasar seolah-olah mereka adalah koruptor yang ceroboh karena merasa terlalu berkuasa.

Pintu bengkel terbuka dengan desis hidrolik. Jenderal Kaelen melangkah masuk dengan langkah cepat. Wajahnya yang tua tampak tegang, namun ada binar kemenangan yang tertahan di matanya. Ia memegang sebuah tablet militer dengan tangan yang sedikit gemetar.

"Charlotte, kau harus melihat ini. Tim audit baru saja menemukan kebocoran dana yang luar biasa besar di Departemen Logistik. Aris tertangkap basah menyetujui pembelian komponen rongsokan dengan harga premium. Ini jauh lebih buruk daripada sekadar kegagalan teknis di parade kemarin," kata Kaelen dengan nada bicara yang mendesak.

Charlotte menoleh perlahan, memasang ekspresi terkejut yang telah ia latih di depan cermin. "Benarkah, Jenderal? Itu menjelaskan mengapa senjata-senjata mereka kemarin mengalami kegagalan sistem pendingin yang begitu fatal. Aku sudah menduga ada yang tidak beres dengan kualitas material yang mereka kirimkan kepadaku untuk diperbaiki."

Kaelen memukul meja kerja Charlotte dengan telapak tangannya. "Ini adalah akhir bagi Aris. Dewan Tinggi sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Mayor Thorne. Mereka akan menginterogasinya malam ini. Jika Thorne bicara, Aris akan tamat."

"Namun, Jenderal, bukankah Thorne bisa saja mencoba menghilangkan bukti jika dia merasa terpojok? Kita harus memastikan bahwa semua catatan asli, atau yang mereka kira asli, segera diamankan sebelum Departemen Logistik membakar server mereka sendiri," kata Charlotte dengan nada yang sangat persuasif.

"Kau benar. Aku akan mengirimkan unit pengawal pribadiku untuk menyegel kantor Thorne sekarang juga," balas Kaelen dengan tegas.

"Biarkan aku ikut membantu secara remote, Jenderal. Aku bisa mengunci akses digital mereka dari sini agar tidak ada data yang dihapus saat unitmu menyerbu masuk," tawar Charlotte.

Kaelen mengangguk setuju tanpa menaruh sedikit pun kecurigaan. Ia merasa Charlotte adalah aset paling berharga yang pernah ia miliki. Ia tidak menyadari bahwa ia baru saja memberikan kunci untuk menghancurkan siapa pun di markas ini kepada orang yang paling berbahaya di Sektor 1.

Setelah Kaelen pergi, Charlotte segera masuk ke dalam sistem internal Departemen Logistik. Ia melihat Mayor Thorne sedang panik di dalam ruang kerjanya melalui kamera pengawas tersembunyi yang ia tanam sebelumnya. Thorne tampak sibuk memasukkan kode penghapusan data pada terminal utamanya, namun setiap kali ia menekan tombol enter, layar monitornya hanya menampilkan pesan kesalahan berwarna merah.

"Jangan repot-repot, Mayor. Aku sudah mengunci pintu digitalmu," gumam Charlotte sambil tersenyum dingin.

Ia membuka jalur komunikasi audio privat yang hanya bisa didengar oleh Thorne melalui earphone militer yang masih terpasang di telinga pria itu.

"Selamat malam, Mayor Thorne. Aku harap kau menikmati kopi terakhirmu sebagai seorang perwira," kata Charlotte dengan nada yang sangat tenang namun menusuk.

Thorne tersentak, matanya liar mencari asal suara itu di dalam ruangannya yang sunyi. "Charlotte? Kau! Apa yang kau lakukan? Kau yang menanam semua angka-angka ini di akunku, kan?"

"Aku hanya mendokumentasikan apa yang seharusnya ada di sana, Mayor. Bukankah kau yang mengeluh bahwa gaji militer tidak cukup untuk membiayai pengobatan istrimu? Aku hanya memberimu alasan yang kuat di depan pengadilan militer nanti. Sayangnya, catatan ini menunjukkan kau mengambil lebih banyak daripada yang kau butuhkan," balas Charlotte.

"Kau gila! Aku akan membongkar semuanya! Aku akan memberitahu mereka bahwa kau yang meretas sistem ini!" teriak Thorne dengan suara serak karena ketakutan.

"Silakan dicoba, Mayor. Namun, sistem baru saja mencatat bahwa kau mencoba menghapus bukti-bukti korupsi tersebut lima detik yang lalu. Tindakanmu barusan adalah pengakuan dosa yang paling nyata di mata hukum. Oh, dan satu lagi, Jenderal Aris baru saja mengirimkan pesan singkat ke pusat komando yang menyatakan bahwa seluruh skema ini adalah ide pribadimu untuk menjebaknya. Dia mengorbankanmu, Thorne," kata Charlotte, berbohong dengan sangat lancar.

Padahal, pesan dari Aris itu adalah kiriman Charlotte yang dipalsukan identitasnya. Ia sedang mengadu domba dua orang yang sedang tenggelam agar mereka saling menenggelamkan lebih cepat.

[Deteksi Keputusasaan Target: Maksimal.]

[Poin Perolehan: 4.200 MP dari penderitaan mental Mayor Thorne.]

[Skenario Manipulasi Sukses. Target kehilangan kemauan untuk melawan.]

Di layar monitor Charlotte, ia melihat unit pengawal Kaelen mendobrak pintu kantor Thorne. Pria itu hanya duduk lemas di kursinya, membiarkan para prajurit menyeretnya keluar tanpa perlawanan. Di saat yang sama, tim audit mulai mengunduh seluruh catatan fiktif yang telah Charlotte siapkan.

Bukti-bukti itu sangat lengkap. Ada catatan pertemuan rahasia di bar kelas bawah, foto-foto penyerahan koper berisi kristal energi yang telah diedit oleh sistem Charlotte, hingga rekaman suara yang dikonstruksi ulang menggunakan kecerdasan buatan. Aris tidak akan pernah bisa membela diri. Setiap argumen yang ia keluarkan akan terlihat seperti kebohongan seorang pengkhianat yang mencoba melarikan diri.

"Sistem, berikan laporan dampak pada posisi Jenderal Aris," perintah Charlotte.

[Analisis Status Jenderal Aris: Reputasi hancur total.]

[Dewan Tinggi Radiant telah membekukan otoritas militernya di Sektor 1.]

[Kemungkinan penangkapan dalam 24 jam ke depan: 98 persen.]

[Peluang pengambilalihan aset logistik oleh pihak pro-Charlotte: Tinggi.]

Charlotte berdiri dari kursinya dan berjalan menuju jendela besar bengkelnya. Di bawah sana, ia bisa melihat kerumunan tentara yang berbisik-bisik tentang skandal besar yang sedang mengguncang markas mereka. Pahlawan-pahlawan yang biasanya sombong kini tampak bingung dan tidak memiliki arah.

Ini adalah seni dari penguasaan tanpa wajah. Charlotte tidak perlu mengangkat senjata untuk meruntuhkan satu divisi militer. Ia hanya perlu membiarkan keserakahan dan ketakutan mereka bekerja sendiri di bawah arahannya. Ia telah memposisikan dirinya sebagai satu-satunya pihak yang bersih dan kompeten di tengah lautan korupsi yang ia ciptakan sendiri bayangannya.

"Tuan Charlotte, ada pesan dari sistem logistik pusat. Karena Mayor Thorne dinonaktifkan, posisi pengawas inventaris teknis sementara dialihkan kepada Anda atas rekomendasi langsung Jenderal Kaelen," lapor sistem.

Charlotte tidak terkejut. Itu adalah langkah yang sudah ia perkirakan. Dengan memegang posisi pengawas inventaris, ia kini memiliki akses legal untuk mengambil suku cadang apa pun yang ia inginkan dari gudang pusat tanpa perlu melakukan peretasan berisiko tinggi.

"Mulai sekarang, setiap baut yang masuk ke markas ini akan melewati tanganku terlebih dahulu. Aku akan memastikan tidak ada satu pun mesin di Sektor 1 yang benar-benar sehat tanpa izin dariku," gumam Charlotte.

Ia kembali ke mejanya dan mulai menyusun rencana untuk fase berikutnya. Ia tahu bahwa Aris tidak akan menyerah begitu saja. Pria itu mungkin akan mencoba melakukan perlawanan fisik atau melarikan diri ke faksi musuh dengan membawa data rahasia. Namun, Charlotte sudah menyiapkan hari perhitungan bagi mereka semua.

[Tugas Selesai: Bukti Korupsi Berhasil Ditanam dan Diungkap.]

[Perolehan Poin Total: 15.600 MP dari kehancuran struktur logistik lama.]

[Status: Administrator Bayangan Sektor 1.]

Charlotte mematikan lampu monitor utamanya, membiarkan bengkelnya kembali ke dalam kegelapan yang hanya diterangi oleh pendar ungu dari monokelnya. Ia merasakan kekuatan yang luar biasa mengalir di dalam dirinya, bukan kekuatan otot, melainkan kekuatan kendali yang mutlak. Di dunianya yang baru, penderitaan orang lain adalah angka yang bisa diubah menjadi kemajuan teknisnya sendiri.

"Selamat tidur, Jenderal Aris. Nikmati mimpi burukmu di dalam sel tahanan nanti. Aku akan memastikan mesin produksimu berhenti berdetak tepat saat kau sangat membutuhkannya," bisik Charlotte pada kegelapan.

Ia tahu bahwa besok adalah hari yang lebih sibuk. Ia harus menyusun serangkaian kesalahan fatal pada sistem pertahanan markas untuk memastikan bahwa hari perhitungan akan benar-benar terjadi sesuai jadwal yang ia buat. Di mata dunia, ia hanyalah seorang mekanik yang rajin membantu Jenderal Kaelen. Di balik layar, ia adalah tuhan yang sedang menghapus dosa-dosa faksi Radiant dengan cara yang paling menyakitkan.

[Pesan Sistem: Anda telah mencapai ambang batas MP untuk melakukan upgrade pada modul Phantom Reach. Apakah Anda ingin melanjutkan?]

"Belum sekarang, Sistem. Simpan poin itu untuk membiayai manipulasi saksi mata di pengadilan militer nanti. Aku ingin pertunjukan ini berakhir dengan tepuk tangan yang meriah untukku," jawab Charlotte sambil berjalan menuju tempat peristirahatannya.

Malam itu, Sektor 1 sedang bergejolak, namun Charlotte tidur dengan sangat nyenyak. Ia telah berhasil mengubah bengkel rongsokannya menjadi sebuah takhta tersembunyi yang mengontrol nasib ribuan pahlawan. Tidak ada lagi yang bisa menghentikannya, karena setiap orang yang mencoba melawannya kini telah terjebak dalam jaring laba-laba yang mereka anggap sebagai hukum dan kebenaran.

1
BlueHeaven
dekstra typo kah thor
BlueHeaven
The Matrix
Dzuan 017
keren bang 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!