Alia, gadis desa yang harus merantau jauh dari ibu kota untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga nya, gadis cantik dan polos itu bekerja sebagai seorang maid di salah satu rumah terbesar di kota itu, tapi siapa sangka, seiring berjalannya waktu dia di minta untuk menyewakan rahim nya untuk mengandung anak dari sang majikan.
bagaimana kah kisah selanjutnya mari mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby cahya Karmila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sedikit pelajaran(27)
Alia dan Albert pun segera menyiapkan semua keperluan sang anak.
Hingga tanpa mereka sadari, Bella diam diam datang ke rumah sakit dan mendatangi bayi kecil itu
Tubuh bayi itu sudah tak di penuhi oleh alat alat medis, dia sekarang sudah seperti layaknya bayi sehat dan normal.
"Kamu harus mati, karena kehadiran mu, Albert pergi meninggal kan ku, dan memilih ibumu yang kampungan itu,"ucap Bella.
Bella mengambil bayi kecil itu, dan membawa nya pergi.
Semua orang tak sadar dengan apa yang di lakukan oleh Bella.
Alia dan Albert melangkah kan kaki nya masuk ke dalam ruangan itu, tapi seketika langkah nya terhenti kala melihat isi inkubator itu kosong.
"Mas, di mana anakku,"ucap Alia.
tanpa banyak bicara, Albert segera berlari keluar dan mencari keberadaan Johan.
"Johan, di mana putra ku,"teriak Albert.
"Albert ada apa,"
"Johan, putra ku Hilang,"teriak Albert.
"Apa!!!.
Johan dan Albert pun segera mencari keberadaan bayi itu, bahkan mereka mulai mengecek cctv rumah sakit.
"shitt sial, berani sekali dia membuat kekacauan,"ucap Albert segera keluar.
"Arman, segera kepung seluruh jalan, dan bawa Bella ke hadapan ku,"ucap Albert dari balik telepon nya
"Siap, tuan,"ucap seorang pria.
Arman adalah salah satu sahabat lama Albert, Arman juga salah satu kepercayaan Albert, tanpa Albert, Arman tidak akan bisa melindungi dunia bawah nya, maka dari itu jika Albert memberikan nya perintah, dia akan dengan sigap melaksanakan nya.
"Semoga Arman cepat menangkap wanita gila itu,"ucap Johan.
setelah menghubungi Arman, Albert kembali ke ruangan bayi nya, dia menatap istri nya yang masih terus menangis.
"Sayang, tenang lah, sebentar lagi putra kita akan kembali,"ucap Albert.
"Benarkah? Aku benar-benar takut mas, dia baru saja sehat,"lirih Alia.
"Dia pasti baik baik saja, aku sudah meminta sahabat ku untuk menjemput nya,"ucap Albert.
Alia hanya mengangguk setelah itu mereka pun memutuskan untuk pulang.
Di sana juga ada Johan yang menunggu kedatangan Arman.
"Tak butuh waktu lama, mobil Arman pun terparkir rapi di halaman rumah Alia.
Pria itu dengan gagah keluar dari mobil nya sambil menggendong bayi kecil di tangan nya.
"Anakku,"ucap Alia mendekati Arman dan mengambil putra nya.
"Tuan terimakasih,"lirih Alia.
"Sama sama nona,"ucap Arman.
"Alia, masuk lah ke dalam kamar mu, bawa anak kita juga,"ucap Albert.
Alia mengangguk.
Setelah wanita itu tak lagi terlihat Albert pun menanyakan Bella.
"Di mana wanita itu,"Ucap Albert.
"Di bagasi bos, aku sudah mengikat nya,"ucap Arman.
"Dasar gila kau ini, anak orang bisa mati,"ucap Johan.
"Biarkan saja, memang nya aku pikir, dia memang pantas mati lah,"ucap Arman.
"Tapi aku mau dia mati dalam keadaan tragis, jangan yang simpel seperti itu dong,"ucap Johan.
"Hahaha kau ini,"
"Bawa dia ke ruangan bawah tanah, aku ingin memberikan nya pelajaran,"ucap Albert.
"Apa tidak langsung di bunuh saja Al,"ucap Arman.
"Arman, apa kau lupa yah Bella itu siapa, mana mungkin dia tega melakukan nya, tapi setidaknya dia di beri sedikit pelajaran agar tak mengulangi perbuatannya,"ucap Johan.
Arman mengangguk setelah itu dia membawa tubuh Bella ke ruang bawa tanah.
Di sana tercium bau darah yang begitu sangat menyengat hidung.
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
❤️❤️❤️❤️❤️