NovelToon NovelToon
Penjelajah Naga

Penjelajah Naga

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kultivasi / Wuxia / Xianxia
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: RubahPerak77

Hidup Xiao Chen berubah ketika sebuah kejadian misterius membuatnya terlempar ke jaman kerajaan, dengan berbekal sistem beladiri dan rasa ingin tahu ia mulai menjalani kehidupan barunya yang penuh dengan tantangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RubahPerak77, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ibukota Kekaisaran Song

Tragedi di telaga darah telah merenggut banyak sekali nyawa para anggota rombongan, mereka yang masih bertahan pun tidak sedikit yang terluka hingga mengalami cacat permanen.

Anggota rombongan yang tersisa segera melanjutkan perjalanan setelah mengumpulkan jasad rekan-rekan mereka yang tewas.

Dengan dibantu oleh para kultivator yang tergabung dalam pasukan khusus kekaisaran akhirnya rombongan berangkat setelah semalam beristirahat untuk memulihkan tenaga dan juga mengobati rekan yang terluka.

Selama beberapa hari kemudian, perjalanan berjalan lancar tanpa hambatan sama sekali, hingga kini rombongan telah begitu dekat dengan tujuan mereka setelah melewati barisan pegunungan rusuk naga.

Suasana di daerah pinggiran dekat dengan ibukota kekaisaran terasa begitu berbeda, meskipun jatuhnya masih sebuah kota kecil, akan tetapi karena berdekatan dengan ibukota, membuat kota Ling'an begitu hidup dan ramai dengan aktifitas warga.

Ketika rombongan sampai di kota Ling'an, ratusan prajurit kekaisaran bersenjata lengkap menyambut mereka. Dengan dipimpin oleh Jenderal Hao dan juga beberapa kultivator tingkat atas, mereka menanti kedatangan sang tuan putri.

Sementara itu kondisi Xiao Chen masih belum ada kemajuan sama sekali, pemuda itu masih tidak sadarkan diri, ditemani oleh ayah dan kakaknya yang duduk di samping kiri dan kanan, ketiganya naik di kereta yang sama dengan tuan putri.

"Aku harap kita segera sampai di ibukota, tabib terhebat di kekaisaran Song sendiri yang akan menangani dan menyembuhkan putra anda, tolong jangan khawatir." Ucap putri Qiong Hua sambil menatap kearah Xiao Feng dan juga Xiao Wu.

"Jangan terlalu dipikirkan tuan putri, sudah menjadi kewajiban kami untuk melindungi anda. Bahkan jika nyawa yang menjadi taruhannya.." Jawab Xiao Feng yang merasa tidak enak hati kepada tuan putri.

Dan sesuai dengan permintaan Xiao Chen, tuan putri Qiong Hua mengatakan kepada semua orang bahwa mereka dibantu oleh seorang kultivator tua misterius, dimana kultivator tersebut segera pergi sesaat setelah mengalahkan Kuang Mo.

Tentu saja pernyataan tuan putri ini begitu relevan dan masuk akal, mengingat Kuang Mo adalah seorang kultivator yang telah mencapai tingkatan pendekar suci, jadi tidak mungkin jika Xiao Chen yang bahkan belum mencapai tingkatan pendekar raja (ucapan ayahnya) sanggup mengalahkan Kuang Mo sendirian.

Berbeda dengan Xiao Feng, Xiao Wu justru punya anggapan bahwa adiknya lah yang mengalahkan Kuang Mo, tapi ia juga sulit untuk memikirkan bagaimana caranya Xiao Chen bisa mengalahkan pendekar suci.

Gagasan bahwa Xiao Chen selama ini menyembunyikan kemampuannya selalu ada di benak Xiao Wu, tapi tentunya tidak sehebat itu juga, hingga sanggup berhadapan dan mengalahkan seorang kultivator yang telah mencapai tingkatan pendekar suci.

"Cihhh.."

Xiao Wu mengepalkan tangannya, ada rasa geram, marah dan bangga dalam satu waktu.

Hari itu cuaca begitu cerah, puluhan kereta kuda dan ratusan prajurit berjajar membuat sebuah pagar manusia di gerbang kota Xiang Yang untuk menyambut kedatangan tuan putri, bahkan yang mulai kaisar Song juga hadir di gerbang kota bersama dengan istri dan juga para menteri istana.

Hingga ketika rombongan pengawal tuan putri telah mulai mendekati gerbang kota, genderang perang dan juga nyanyi-nyanyian ditabuh. Mereka seolah-olah jadi pahlawan yang telah berjuang di garis depan.

Rasa lega tak lagi bisa disembunyikan dari wajah para pendekar dan juga prajurit yang masih selamat hingga sampai di ibukota Xiang Yang bahkan tak sedikit diantara mereka yang meneteskan air mata bahagia.

Perlahan namun pasti, kereta kuda tuan putri sampai di gerbang kota, Kaisar Song dan permaisurinya bergegas mendekat. Hingga ketika Tuan putri Qiong Hua turun dari kereta, permaisuri yang juga ibunya langsung memeluknya dengan erat.

"Bagaimana keadaanmu putriku?"

"Hamba baik-baik saja, Ibu dan Ayah bagaimana kabarnya? Maaf jika sudah membuat kalian berdua khawatir.." Putri Qiong Hua menyeka air mata yang meleleh di sudut mata permaisuri.

Sang kaisar seolah tak mau kalah, ikut memeluk dan menggandeng putri satu-satunya memasuki kota Xiang Yang.

Dengan pengawalan ekstra ketat, keluarga kaisar berjalan menyusuri jalan setapak kota Xiang Yang hingga tak lama kemudian sampai di gerbang istana kekaisaran.

Disana para pengawal berpisah, mereka diarahkan menuju ke sebuah sudut kompleks penginapan yang memang di khususkan untuk menerima para tamu kaisar.

Sedangkan bagi mereka yang masih terluka, termasuk Xiao Chen. Akan langsung dibawa ke klinik kerajaan dan ditangani oleh para tabib khusus kekaisaran.

Di sebuah kamar pasien yang hanya disekat oleh kain tipis, Xiao Chen siuman dan membuka mata di hari kedua setelah rombongan pengawal sampai di kota Xiang Yang.

Meskipun seluruh luka-lukanya telah sembuh, tapi tetap saja Xiao Chen masih merasakan sakit di sekujur tubuhnya karena efek lonjakan energi yang begitu besar.

"Aoowww.. Tubuhku kaku semua.. Entah sudah berapa lama aku tidak sadarkan diri..."

"Triiiinnnggggg..."

SELAMAT KEPADA USER KARENA TELAH MENYELESAIKAN MISI TINGKAT S.

USER MENDAPATKAN HADIAH SEBAGAI BERIKUT :

100.000 POINT

3X KOTAK ITEM MISTERIUS

______________________________________________

SELAMAT KEPADA USER KARENA BERHASIL MEMBUNUH LAWAN YANG JAUH LEBIH KUAT.

USER MENDAPATKAN HADIAH SEBAGAI BERIKUT :

10.000 POINT

1X KOTAK ITEM MISTERIUS

1X SENJATA TINGKAT S

1X KITAB TINGKAT A

______________________________________________

Xiao Chen menatap layar hologram didepannya yang tiba-tiba saja muncul. Xiao Chen bahkan menggosok matanya berkali kali karena tidak percaya jika dirinya mendapat hadiah sebanyak itu.

Xiao Chen mengabaikan point yang ia dapat, karena pointnya sendiri saat ini sudah tak terhingga, ia justru fokus kepada 4X kotak misterius serta kitab dan juga senjata yang jadi hadiahnya.

Tanpa ragu Xiao Chen membuka senjata tingkat S yang menjadi hadiahnya.

Cahaya keemasan berpendar dari layar hologram, menyilaukan mata Xiao Chen sejenak sebelum perlahan memadat menjadi sebuah wujud fisik.

Sebuah aura dingin dan mencekam tiba-tiba memenuhi ruangan, membuat bulu kuduknya berdiri. ​Di hadapannya, melayang sebuah senjata yang memancarkan keagungan sekaligus kegelapan yang absolut.

​SENJATA TINGKAT S : PEDANG PENGUASA MALAM

​Xiao Chen menahan napas, tangannya gemetar saat mencoba menyentuh gagang pedang tersebut.

Begitu jemarinya melingkar di atas kulit naga hitam yang menjadi balutan gagangnya, sebuah sensasi dingin yang menyengat mengalir ke seluruh pembuluh darahnya, seolah pedang itu sedang menguji kelayakan sang tuan.

​Deskripsi Senjata :

​Material : Perpaduan Baja Bintang (Star Steel) dan material misterius dari dimensi kegelapan.

​Warna : Hitam pekat yang seolah menyerap cahaya di sekitarnya. Tidak ada pantulan, hanya kegelapan murni.

​Keunikan : Memiliki bobot yang ringan bagi pemiliknya, namun akan terasa seberat gunung bagi lawan yang terkena tebasannya.

​"Luar biasa..." gumam Xiao Chen.

Xiao Chen mencoba untuk mengayunkan pedang itu pelan, dan udara di depannya seolah terbelah tanpa suara, tidak ada gesekan, tidak ada hambatan.

​Tiba-tiba, sebuah deskripsi tambahan muncul di layar hologram, memberikan rincian kemampuan pasif dari senjata barunya :

​Pasif - Aura Keheningan : Setiap tebasan di malam hari tidak akan mengeluarkan suara dan meningkatkan kecepatan serangan sebesar 50%.

Aktif - Dominasi Malam : Pengguna dapat menciptakan domain kegelapan total dalam radius 10 meter selama 60 detik.

​Xiao Chen menyeringai tipis, dengan pedang ini di tangannya, musuh-musuh yang sebelumnya tampak mustahil untuk dikalahkan kini hanyalah barisan mangsa yang menunggu giliran.

1
y@y@
⭐👍🏾💥👍🏾⭐
y@y@
👍🏿⭐👍🏻⭐👍🏿
y@y@
🌟👍🏿💥👍🏿🌟
y@y@
👍🏼💥👍🏿💥👍🏼
y@y@
🌟👍🏾👍🏻👍🏾🌟
y@y@
👍🏿🌟👍🏻🌟👍🏿
Ayu Ayunitasari
lanjutkan..😍😍
Ayu Ayunitasari
sungguh kerenn..
Ayu Ayunitasari
kerennn😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!