NovelToon NovelToon
Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:23.5k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Shen Kuo Yu, bilioner wanita yang tewas di puncak kejayaannya karena kebocoran jantung, ia terbangun di tubuh Liu Xiao Xiao- gadis malang yang disiksa oleh keluarga angkatnya. Takdir pahit menantinya. Ia dipaksa menggantikan saudari tiri nya untuk menjadi pengantin pengganti dan menikahi Pangeran Keempat yang konon buruk rupa dan berhati kejam.

Shen Kuo Yu akan menaklukan Pangeran itu dan menjadikan nya bidak untuk membalas dendam pada Keluarga Liu yang memperlakukan nya seperti binatang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21 : Berhasil

​Suasana di lorong penjara bawah tanah itu mendadak hening. Para pemanah yang tadinya sudah siap melepas anak panah kini tampak ragu, mata mereka melirik ke arah Permaisuri yang masih mematung dengan wajah pucat.

​"Jangan dengarkan dia! Dia hanya menggertak!" teriak Permaisuri, namun suaranya melengking karena panik. "Mana mungkin Pangeran Keempat bisa masuk ke paviliun pribadiku tanpa ketahuan!"

​Xiao Xiao melangkah satu tindak ke depan, mendekati ujung busur panah yang mengarah padanya tanpa rasa gentar sedikit pun. "Tentu saja bisa, Permaisuri. Anda terlalu fokus pada Paviliun Teratai Hitam dan Selir Agung, sampai Anda lupa bahwa penjaga di sayap barat istana utama adalah orang-orang lama yang pernah dipimpin oleh Pangeran Zhi Chen di medan perang."gertak nya.

​Xiao Xiao mengambil sebuah benda dari balik lengan bajunya—bukan senjata, melainkan sebuah stempel kecil milik salah satu menteri keuangan yang sangat dekat dengan Permaisuri. Stempel itu ia dapatkan dari tumpukan barang yang diselamatkan Mao saat kebakaran tempo hari.

​"Stempel ini seharusnya berada di meja kerja Anda, bukan?" tanya Xiao Xiao dengan nada bicara yang sopan namun menusuk. "Pangeran tidak perlu membakar dokumen itu. Cukup satu salinan yang sampai ke meja Kaisar besok pagi, maka gelar Permaisuri Anda akan berubah menjadi pengkhianat negara."

​Permaisuri mengepalkan tangannya hingga kukunya memutih. Ia menyadari bahwa gadis di depannya ini bukan hanya pintar, tapi juga sangat licin. "Apa yang kau inginkan? Jika kau ingin aku melepaskan wanita ular ini," Permaisuri menunjuk Selir Agung, "maka ambillah. Tapi jangan harap kau bisa keluar dari sini dengan dokumen itu."

​Xiao Xiao menggelengkan kepala perlahan. "Saya tidak hanya ingin Selir Agung. Saya ingin keamanan mutlak bagi suami saya dan paviliun kami. Saya ingin Anda menuliskan surat pernyataan di atas kertas sutra, yang menyatakan bahwa seluruh anggaran militer wilayah Barat akan diserahkan kembali pengelolaannya kepada Pangeran Keempat."

​"Kau gila! Itu sama saja dengan memberinya pasukan!"

​"Itu adalah haknya yang Anda rampas," balas Xiao Xiao tegas. "Atau, Anda bisa memilih untuk membusuk di sel ini menggantikan Selir Agung setelah Kaisar membaca laporan pajak itu."

​Permaisuri terpojok. Di satu sisi, ia sangat membenci Zhi Chen, namun di sisi lain, ia sangat mencintai posisinya sebagai wanita paling berkuasa di kekaisaran. Setelah beberapa saat yang terasa seperti selamanya, ia memberi isyarat kepada para pemanah untuk menurunkan senjata mereka.

​"Bawa Selir Agung itu pergi dari hadapanku," desis Permaisuri dengan penuh kebencian. "Dan katakan pada suamimu... permainan ini belum berakhir."

​Zhi Chen muncul dari balik kegelapan lorong tepat saat para pemanah menjauh. Ia tidak membawa dokumen apa pun; Xiao Xiao memang menggertak soal keberadaan Zhi Chen di kamar Permaisuri. Namun, stempel yang dibawa Xiao Xiao adalah asli, dan itu sudah cukup untuk membuat Permaisuri ketakutan.

​"Kau benar-benar gila, Xiao Xiao," bisik Zhi Chen sembari membantu Xiao Xiao memapah Selir Agung keluar dari sel. "Bagaimana jika dia tidak percaya pada gertakanmu?"

​"Dalam bisnis, Pangeran, kita harus tahu kapan lawan sedang merasa paling bersalah. Orang yang banyak menyimpan rahasia kotor akan mudah percaya bahwa rahasianya telah terbongkar," jawab Xiao Xiao sembari menyeka keringat dingin di dahinya. Meskipun tampak tenang, jantungnya sebenarnya berpacu sangat kencang.

​Mereka membawa Selir Agung kembali ke Paviliun Utama dengan kereta kuda yang sudah menunggu di luar gerbang penjara. Sepanjang jalan, Xiao Xiao memberikan perhatian penuh pada Selir Agung, menyuapkan air hangat dan menyelimutinya dengan kain tebal.

​"Terima kasih... Xiao Xiao," bisik Selir Agung dengan sisa tenaganya. "Aku berjanji, mulai hari ini, seluruh jaringan informanku di istana akan bekerja untukmu."

​Xiao Xiao mengangguk pelan. "Istirahatlah. Kita butuh tenaga untuk rencana besar besok pagi."

​Begitu sampai di paviliun, Mao segera membawa Selir Agung ke ruang perawatan. Kini tinggal Xiao Xiao dan Zhi Chen yang berdiri di teras paviliun, menatap langit malam yang mulai memudar menjadi fajar.

​"Tidurlah, kau sudah bekerja terlalu keras malam ini," ujar Zhi Chen. Kali ini, suaranya jauh lebih lembut, bahkan ada nada kekaguman yang tak bisa ia sembunyikan.

​Xiao Xiao menoleh, menatap wajah bertopeng itu. "Pangeran, besok pagi koin emas ganti rugi itu akan tiba. Saya ingin Anda menggunakannya untuk membeli kembali kesetiaan para jenderal di perbatasan. Kita sudah punya anggaran pajaknya, sekarang kita butuh kekuatan fisiknya."

​Zhi Chen meraih tangan Xiao Xiao, kali ini ia menggenggamnya dengan mantap. "Aku akan melakukannya. Tapi Xiao Xiao... mulai sekarang, jangan pernah jadikan dirimu sebagai umpan lagi tanpa memberitahuku. Aku lebih suka kehilangan seluruh dokumen itu daripada kehilangan rekan sepertimu."

​Xiao Xiao tertegun sejenak melihat kesungguhan di mata Zhi Chen. Ia tersenyum tipis, sebuah senyuman yang benar-benar tulus. " Pangeran , Anda terus mengatakan hal yang sama. Jangan jangan Anda...terpesona denganku."

Pangeran Keempat membuang muka. " Tidak! Tentu tidak! Aku hanya sedikit yah..." ia tidak meneruskan kalimat nya.

" Sedikit apa ?" Xiao xiao menuntut penjelasan.

" Sedikit senang. Aku tidak pernah memiliki rekan seperti mu sebelum nya."

Mendengar itu, Xiao xiao lega. " Untung saja anda tidak terpesona dengan ku. Jika anda sampai terpesona... bisa bahaya." Ia terkekeh.

***

Happy Reading❤️

Mohon Dukungan

● Like

● Komen

● Subscribe

● Ikuti Penulis

Terimakasih ^_^ ❤️

1
sahabat pena
ayuk semangat pangeran...
sahabat pena
nyesel deh... tp tangan istri mu yg indah sdh terluka.. kau yg memberi jarak.. skrg gmn reaksi xiao. menjaga jarak jg tdk dgn pangeran
ANWi: bener banget kak ~
total 3 replies
sahabat pena
pangeran nya 4 kemah... mau aja masuk jebakan putra mahkota. kenapa td gudang nya ga dibakar aja xiao?
ANWi: xiao xiao : nanti meledak kak ada bubuk mesiu trs bukti kejahatan nya ilang
total 1 replies
sahabat pena
menegangkan...
sahabat pena
syukur lah terpecah kan. ternyata kaisar nya bijaksana dlm mengambil keputusan... ayuk balas putra mahkota.. guling kan putra mahkota
si kecil nikkey
lanjuuttt mantaapp
si kecil nikkey
lanjuuttt.....ceritanya seruu
ANWi: makasi suda mampir kaka si kecil nikkey~
total 1 replies
si kecil nikkey
liu xiu menuju kesialannya
Murni Dewita
double up thor
ANWi: siap kak~
total 1 replies
sahabat pena
lanjut kak💪
ANWi: siap kak~
total 1 replies
saniamycloe
cerita nya menarik dan membuat saya penasaran untuk melihat part selanjut nya.
ANWi: mkasi ulasan nya ka sania~
total 1 replies
Murni Dewita
👣
Mila Sari
baru baca, udah penasaran ceritanya thor💪
ANWi: makasi sudah mampir kaka cantik~
total 1 replies
sahabat pena
setelah menegangkan... skrg melihat keuwuan mereka berdua.. so sweet. lanjut kak.
ANWi: siap kak~
total 1 replies
sahabat pena
langkah awal menang... masih hrs waspada..lanjut..
sahabat pena
ututututu... pengeran bisa berkata romantis jg😍😍😍
sahabat pena
dag dig ser nih... nunggu cerita berikut nya.. 🤣🤣🤣lanjut kak
sahabat pena
eh kok up nya cuma 1 kak
ANWi: maaf kak, lagi liburan , tanggal merah hehe
total 1 replies
gacadam
suka
gacadam
baru baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!