Ini adalah kelanjutan cerita si wanita miskin dan sistem,didalam cerita masih banyak kerandoman Dinda yang selalu menjalankan misi dari sistemnya,meski percintaan nya penuh dengan tantangan dan masalah,dia akhirnya menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pernikahan Dinda dan kesedihan seorang ayah'
Dipagi harinya,semua anggota keluarga erlangga sedang sibuk dengan kegiatannya. mereka semua bersiap-siap untuk hari pernikahan Dinda.
disisi dinda didalam kamarnya,setelah penata rias selesai merias wajahnya mereka meninggalkan dinda didalam kamar,kamar dinda menjadi sunyi.
sedangkan yang punya kamar sedang termenung duduk menghadap jendela ,dia sesekali menghela nafasnya.
" kenapa aku sekarang jadi seperti ini ?? seharusnya aku membicarakan pernikahan ku dulu pada ayah dan semua orang ,,,!! mereka pasti kecewa padaku " gumamnya dia menatap dirinya didalam cermin.
hari ini dia mengenakan gaun pengantin yang berwarna putih dia terlihat sangat menawan,untuk makeup nya dibuat senatural mungkin.
" maafkan aku,aku mengira ingin membuat kejutan pada kalian semua,tapi aku salah aku benar-benar terlalu kekanak-kanakan,,ini hari pernikahan ku dan masalah ini sangat serius tapi aku malah berbuat seperti ini tanpa mengatakan apapun pada kalian " gumamnya dengan mata berkaca-kaca.
dia sangat menyesalinya,ntah kenapa dia sekarang merasa berbeda dari yang dulu.
" sistem,,kenapa aku merasa sekarang berubah dan ntah kenapa aku merasa seperti kekanak-kanakan dan bertindak bar-bar ??" tanyanya dengan sistem sembari menghapus airmata nya.
( nona itu karna anda yang menjalankan misi-misi di luar dimensi,, perubahan pada diri anda berasal dari pengaruh raga yang anda tempati )
dinda terdiam dia juga berfikir' seperti itu,dia tidak mau berubah terlihat seperti orang lain. dan dia tidak mau keluarganya merasa asing dengan nya,dia harus melawan efek samping perubahan nya .
tok tok tok
mendengar suara pintu diketuk,dinda memencet tombol dan dia melihat pintu kamar yang terbuka memperlihatkan ayahnya yang berdiri disana yang terlihat tampan sembari tersenyum manis.
verick melihat putrinya yang akan menikah hari ini dan dia terlihat sangat cantik mengenakan gaun pengantin.
" putriku kamu sangat cantik hari ini,,,"ucap nya sembari berjalan tersenyum.
dinda berdiri dan memeluk ayahnya dengan Isak.
" ayah maafkan aku karna yang terlalu kekanak-kanakan,,aku mengira ingin membuat kejutan untuk kalian tapi justru aku membuat kalian merasa sedih karna tidak membicarakan pernikahan ku pada ayah " isaknya dengan airmata,dia amat merasa bersalah dengan tingkahnya yang sekarang.
verick mengelus rambut putrinya yang digerai dia menguraikan pelukannya dan mencium kening putrinya.
" jangan menangis sayang,ayah hanya terkejut saja ,,lain kali jangan ulangi yang seperti ini lagi !!! apakah putri ayah mendengarnya ?? " tanya nya dengan lembut.
dinda mengangguk,verick tersenyum dan menghapus air mata putrinya.
" sudah sayang,jangan menangis lagi lihatnya makeup mu jadi luntur " ucapnya dengan bercanda.
verick menarik tangan putrinya dan membersihkan air matanya dengan tissu,setelah melihat putrinya sudah lebih baik, dia menggenggam tangan dinda.
" ayo sayang kita harus segera pergi,,pasti sudah banyak orang-orang yang hadir di acara pernikahan mu " ajak verick yang hanya di angguki oleh dinda.
mereka keluar dari dalam kamar,dengan bergandengan tangan.
didalam mobil, morgan dan adik-adiknya nya duduk dengan terdiam.
morgan yang mengemudikan mobilnya menopang dagunya sesekali melihat kearah jendela mobil.
wiwi dan dev duduk di belakang dengan wajah sedih, sedangkan gara terlihat murung dan mengingat kebersamaannya dengan dinda.
" apa saat pernikahan kakak nanti dia akan langsung kerumah suaminya kak ?? "suara gara membuat mereka menoleh ke arahnya.
" sudah pasti adik,,atau bisa jadi mereka menginap di dalam hotel, tidak bisa pulang karna kelelahan" jawab dev dengan yakin.
morgan mengangguk dan melihat wajah adik-adiknya yang bersedih dia menghela nafasnya.
" jangan tunjukkan wajah sedih kalian nanti pada adik,,saat dia menikah dan sudah menjadi istri orang lain dia akan tetap menjadi adikku dan juga kakak kalian,,,!!! bahkan kalian bisa berkunjung kerumah suaminya nanti " jelas morgan agar adiknya tidak terus saja bersedih.
mata gara berbinar dia duduk dengan tegak dan menatap kakaknya dengan tersenyum.
" benarkah kak?? kalau begitu aku akan tinggal bersama kakak saja dan suaminya " cetus nya dengan bahagia.
pletakkkkkkk
gara meringis memegang kepalanya karna jitakan kakaknya,dia melihat kearah morgan dengan cemberut.
" kenapa kakak memukul kepala ku ??? apa yang salah dengan ucapanku ?? " tanyanya dengan mengelus-elus kepala nya.
" pemikiran mu sangat konyol !! apakah kamu tidak malu jika tinggal bersama kakak iparmu disana ??? dan juga apa kamu ingin membuat ayah sedih karna kamu juga ikut pergi ?? " ucapnya dengan geram menatap adiknya dengan serius.
dev dan wiwi cekikikan melihat gara yang mengelus kepala nya.
" kamu boleh menginap disana tapi jangan tinggal disana!! sudahlah lebih baik nanti kita bicarakan,,itu ayah dan kakak sudah datang " suara dev membuat mereka menoleh.
mereka melihat dinda yang sangat cantik dan ayahnya menggenggam tangannya,melihat keduanya sudah memasuki mobil.
morgan menjalankan mobilnya dengan hati-hati karna adik iparnya yang sedang hamil .dia takut jika membawa mobil dengan mengebut membuat wiwi kenapa napa.
***********
sementara dihotel sudah banyak orang-orang memasuki aula hotel dan juga mereka semua rekan bisnis dominic dan juga rekan bisnis perusahaan erlangga.
disana juga terlihat dominic sudah berdiri sejak tadi menunggu kedatangan calon istrinya.
" kenapa dia sangat lama ?? " gumamnya dengan mengusap wajahnya beberapa kali.
ayah dan ibunya yang melihat kegelisahan putranya menghampirinya dan meninggalkan tamu yang sedang mereka ajak bicara.
" tuan dan nyonya semua.. kami permisi sebentar dulu " pamit mama Lia dengan tersenyum.
mereka semua mengangguk dan melanjutkan pembicaraan mereka disana.
" aku dengar-dengar yang menikah dengan pewaris winters itu dari keluarga kaya raya juga ya ??? "
" ya ampun bukan keluarga kaya lagi,,apakah kamu tau keluarga yang terkaya..keluarga yang diperbincangkan orang-orang??? "
" iya aku mengingatnya tapi yang aku dengar itu keluarga erlangga lalu calon istrinya dari keluarga mana ?? "
" itu dia keluarga erlangga yang akan dia nikahi,,,dia sangat beruntung mendapatkan wanita yang sangat cantik dan juga kaya raya "
" ya ampun aku tidak tau itu...kamu benar dia sangat beruntung...memangnya kamu sudah pernah melihatnya ?? "
" tentu saja pernah,,apalagi disaat acara konferensi pers keluarga erlangga waktu itu aku yang hadir disana dan melihat wajahnya secara langsung dia sangat cantik sekali "
" aku penasaran melihat wajahnya,,,saat acara itu aku tidak di Indonesia,aku sedang sibuk bekerja di luar negri "
semua tamu berbisik-bisik dan melihat calon mempelai laki-laki terlihat gelisah mereka terkekeh melihatnya yang sudah tidak sabar menunggu calon istrinya.
disisi Dominic dan kedua orang tuanya. keduanya menenangkan putra mereka.
" tenang lah nak,,,perhatikan wajah mu dihadapan banyak tamu,,, sebentar lagi mereka akan segera sampai " ucap mama lia mengelus lengan putranya.
Dominic menghela nafas dan mengangguk saja dia melihat jam ditangannya.
" jangan khawatir mereka pasti baik-baik saja,,,sudah lebih baik rapikan penampilan mu " ucap ayahnya dengan serius.
dominic melihat dasinya yang berantakan dia memperbaiki penampilan, tiba-tiba mereka semua melihat kearah pintu.
disana terlihat calon mempelai wanita datang bersama keluarganya,mereka semua berbisik-bisik apalagi melihat kecantikan dan ketampanan mereka semua.
" ya ampun mereka semua sangat cantik dan juga tampan "
" kan sudah kubilang bibit keluarga erlangga semua tidak bisa dianggap enteng apalagi ketampanan dan kecantikan mereka "
" kamu benar,,,lihatlah pengantin nya sangat menawan aku sampai terpesona dengan nya "
" beruntung sekali pemuda itu menikahi wanita seperti nya,,aku sangat iri "
sedangkan disisi keluarga dinda mereka berjalan dengan anggun,dinda menatap semua tamu sudah hadir.
disana dia juga melihat Dominic yang terdiam kaku saat melihatnya, ayah dan yang lainnya memegang tangan dinda dengan lembut.
sesampainya di pelaminan mereka berhenti dan melihat dominic yang masih terdiam.
ayahnya yang melihat keterdiaman putranya langsung menginjak sepatunya dengan geram.
Dominic tersentak dan meringis kesakitan ,dia melihat dinda dan keluarganya sudah berdiri dihadapannya.
sontak dia berdiri dengan tegak dan melihat calon istrinya dengan tersenyum lembut.
" baiklah acara nya akan dimulai,,ayah dari mempelai wanita silahkan berdiri dihadapan calon menantu anda dan serahkan putri anda pada calon suaminya " suara tetua yang menikahkan mereka terdengar nyaring di aula.
para tamu semua yang hadir mendekati mereka dan melihat kedua pasangan dan keluarga itu saling berhadapan.
verick menutup matanya,,dia menghembuskan nafasnya kemudian membuka mata yang terlihat memerah.
dia melihat wajah putrinya dengan sayang dan juga dia memberikan senyuman lembut untuk putrinya yang sangat dia cintai dan sayangi.
" dominic winters !!! aku Maverick Erlangga menyerahkan putriku yang bernama Dinda Kirana Erlangga yang sangat ku cintai,dan dia adalah putriku satu-satunya!!! aku menyerahkan putriku padamu yang akan menjadi suaminya ,tolong jaga dia dengan baik,,!! jangan pernah sakiti perasaan nya dan jika kamu sudah tidak menginginkan putriku lagi antar dia kembali padaku dengan keadaan baik ,sama seperti aku memberikan putriku kepadamu tanpa kekurangan apapun...!!! " suara verick terdengar bergetar yang membuat para tamu meneteskan air matanya.
dinda yang mendengar itu terisak, dia menggenggam tangan ayahnya dengan kuat,,bahunya bergetar karna merasa beruntung memiliki ayah yang menyayangi nya.
sedangkan morgan dan adik-adiknya menangis dan hanya bisa menunduk,,apalagi mendengar suara ayahnya yang terdengar menahan tangis.
verick menyerahkan tangan putrinya pada dominic dan menatapnya dengan tegas, tapi matanya yang tidak bisa menyembunyikan kesedihan yang dia rasakan,air matanya terjatuh dan lama-lama mengalir deras.
dominic menyambut tangan dinda dengan lembut dan juga dia menatap verick dengan yakin.
"saya Dominic Winners putra dari Abraham winters berjanji akan menjadi suami yang baik dan siap melindungi istri saya dengan segenap jiwa dan raga saya...!!!dan saya bersumpah akan setia dan akan mencintainya hingga akhir hayat .!! " jawab dominic dengan yakin..
setelah itu verick melepaskan tangan putrinya dengan tidak rela ,tangannya yang sudah melepaskan tangan dinda ingin meraihnya lagi.
tapi sudah di genggam Dominic lebih dulu,,dan memeluk dinda dengan air mata yang menetes.
" terimakasih sayang karna sudah menjadi istriku,,,aku berjanji akan selalu mencintaimu dan juga akan menjadi suami yang baik sesuai dengan kemauan mu " ucapnya dengan suara bergetar, dia meneteskan air matanya karna bisa menikah dengan orang yang dia cintai.
para tamu yang melihat pernikahan yang mengharu kan,tersenyum dan menghapus air mata, cahaya kamera mengenai mereka yang ada disana.
seluruh wartawan yang bersemangat mengambil foto pernikahan dinda dan dominic..
" hari ini kalian resmi menjadi suami istri..dan untuk pengantin bisa kembali duduk ditempat yang sudah disediakan" suara tertua menyadarkan kesedihan mereka.
dominic membawa dinda duduk di pelaminan dan mereka saling melemparkan senyuman bahagia.
" aku tidak menyangka kita akan menikah dan sekarang kamu sudah menjadi istriku sayang " ucap dominic menatap dinda yang sekarang jadi istrinya.
dinda mengangguk dan tersenyum tipis membalas tatapan Dominic yang sekarang jadi suaminya.
" aku juga tidak menyangka hari ini akan tiba.. terimakasih karna sudah menunggu ku selama ini " ucap dinda dengan lembut.
Dominic mengangguk dan mereka berdiri lagi menerima ucapan selamat dari para tamu atas pernikahan mereka.
verick dan abraham mengobrol dengan santai mereka minum sesekali melihat tamu yang hadir.
" sekarang kita sudah jadi besan,,aku tidak menyangka akan berbesan denganmu seorang verick erlangga" canda abraham pada verick.
verick terkekeh dia mengangguk dengan ucapan besannya.
" ya sekarang jika kamu punya masalah apapun kamu bisa ceritakan padaku..jangan sungkan aku akan membantumu sebisa mungkin " Ucapnya dengan serius.
" terimakasih dan aku tidak akan sungkan lagi " ucap abraham mereka tertawa kecil.
sedangkan disisi mama lia dia duduk bersama teman arisan nya,mereka sangat iri karna lia mempunyai menantu yang cantik dan kaya raya.
" kamu sangat beruntung mendapatkan menantu seperti nya jeng,,,aku jadi iri dengan mu " ucap kawan arisannya.
" kamu benar aku saja sampai terkejut ternyata calon menantu nya berasal dari keluarga erlangga " cetus kawannya lagi.
mama lia hanya tersenyum tipis dan melihat mereka.
" aku doakan anak-anak kalian dapat istri dan calon menantu yang baik,,,dan sesuai dengan keinginan kalian " ucapnya dengan tulus.
mereka mengangguk tersenyum,,inilah yang orang suka dari mama lia karna tidak suka pamer atau sombong pada orang lain.