NovelToon NovelToon
YOUR STEPMOTHER

YOUR STEPMOTHER

Status: sedang berlangsung
Genre:Kutukan / Ibu Tiri
Popularitas:55k
Nilai: 5
Nama Author: Reny Rizky Aryati, SE.

Anita tak pernah menyangka bahwa dia akan hidup abadi akibat kutukan dari keluarganya yang tewas karena ulahnya.

Seluruh keluarga Anita tewas oleh pengkhianatan sahabat karibnya bernama Samantha yang menjebak Anita berbuat jahat mengikuti kemauannya.

Selama dua ratus tahun, Anita hidup dalam ketidakpastian yang menyakitkan hatinya, dia kesepian, sendirian, tak punya keluarga lagi namun dia abadi.

Anita bertekad akan mengubah hidupnya menjadi lebih baik jika seandainya Tuhan Yang Maha Esa memberinya sebuah kesempatan baru untuk memulai hidupnya jika dia berkeluarga lagi. Dan Anita berharap Tuhan mempertemukan dia dengan keluarganya di kehidupan baru nantinya.

Mampukah Anita berubah dan menjadi ibu tiri yang baik hati ?

Mari kita ikuti serialnya, ya, pemirsa dan terima kasih telah membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22 KE PUSAT KOTA NEW YORK

Wanita cantik yang terlihat berkelas tinggi serta berpenampilan anggun itu, yang tidak lain adalah nenek Alana dan Azka, memperhatikan Anita Tumbler dengan serius.

"Siapa kamu?" tanya nenek Alana dan Azka dengan suara lembut namun penuh rasa ingin tahu.

Anita Tumbler tersenyum dan memperkenalkan dirinya. "Saya Anita Tumbler, ibu tiri Alana dan Azka. Saya akan menikah dengan Adrian Wilson, ayah Alana dan Azka."

Nenek Alana dan Azka terkejut mendengar perkenalan Anita Tumbler. "Ibu tiri? Menikah dengan Adrian?" ulang nenek Alana dan Azka dengan nada yang tidak percaya.

Kakek Wilson yang berada di belakang mereka segera menjelaskan. "Ya, aku telah meminta Adrian untuk menikahi Anita Tumbler. Aku ingin memastikan bahwa Alana dan Azka memiliki ibu yang baik."

Nenek Alana dan Azka saling menatap, lalu kembali memandang Anita Tumbler dengan rasa ingin tahu yang lebih besar. "Baiklah, kita akan membahas ini lebih lanjut nanti. Sekarang, aku ingin melihat Azka," kata nenek Alana dan Azka.

Anita Tumbler tersenyum dan mengangguk. "Tentu, saya akan membangunkannya."

Namun, nenek Alana dan Azka kembali melarang Anita Tumbler untuk membangunkan Azka. "Tidak perlu, biarkan dia tidur. Aku akan melihatnya nanti."

Kakek Wilson kemudian meminta Adrian untuk mengantar nenek Alana dan Azka ke dalam rumah. "Adrian, tolong antarkan ibumu ke dalam rumah. Aku ingin berbicara dengan Anita Tumbler sebentar."

Adrian mengangguk dan mengantar nenek Alana dan Azka ke dalam rumah. Setelah mereka pergi, kakek Wilson kembali memandang Anita Tumbler dengan serius. "Anita, aku ingin kamu tahu bahwa aku tidak sepenuhnya percaya padamu. Tapi aku ingin memberikan kesempatan kepadamu untuk membuktikan dirimu."

Anita Tumbler tersenyum dan mengangguk. "Saya mengerti, kakek. Saya akan melakukan yang terbaik."

Kakek Wilson mengangguk dan memberikan cek senilai sepuluh milyar kepada Anita Tumbler. "Gunakan uang ini untuk mempercantik dirimu dan menjadi ibu yang baik bagi Alana dan Azka."

Anita Tumbler menerima cek itu dengan senyum dan mengangguk. "Terima kasih, kakek. Saya tidak akan mengecewakanmu."

Anita Tumbler memasukkan cek senilai sepuluh milyar ke dalam tasnya, lalu dia menoleh kepada Alana kecil yang masih berdiri di sampingnya.

"Alana, sayang, kita pergi berbelanja sekarang?" tanya Anita Tumbler dengan senyum ceria.

Alana kecil langsung bersorak gembira, "Horee! Berbelanja!" Dia melompat-lompat kegirangan, lalu menggandeng tangan Anita Tumbler. "Ayo, mama Anita! Kita pergi berbelanja!"

Anita Tumbler tertawa dan membiarkan Alana kecil menariknya pergi. "Baiklah, sayang. Kita akan memiliki hari yang menyenangkan!"

Sementara itu, kakek Wilson memperhatikan mereka dengan serius. Dia masih memiliki keraguan tentang Anita Tumbler, tapi dia berharap bahwa wanita itu akan membuktikan dirinya sebagai ibu yang baik bagi Alana dan Azka.

Adrian Wilson, yang mengantar neneknya ke dalam rumah, tidak bisa tidak memperhatikan perasaan cemas di wajah kakeknya. Dia berharap bahwa pernikahannya dengan Anita Tumbler akan membawa kebahagiaan bagi semua orang, terutama bagi anak-anaknya, Alana dan Azka.

Anita Tumbler dan Alana kecil berjalan menuju truck kontainer yang terparkir di depan rumah. Saat mereka berjalan, Alana kecil tidak bisa berhenti berbicara tentang apa yang ingin dibelinya. "Mama Anita, aku ingin membeli boneka baru! Dan mainan yang bisa mengeluarkan suara! Dan... dan...!"

Anita Tumbler tertawa dan membiarkan Alana kecil berbicara tanpa henti. Dia senang melihat anak kecil itu begitu gembira dan bersemangat. Saat mereka mencapai truck kontainer, Anita Tumbler membuka pintu dan membantu Alana kecil masuk ke dalam.

Setelah Alana kecil terpasang seatbelt, Anita Tumbler menutup pintu dan berjalan ke sisi pengemudi. Dia memasukkan kunci ke dalam ignition dan menghidupkan mesin. "Siap-siap, sayang! Kita akan pergi berbelanja!"

Alana kecil bersorak gembira lagi, "Horee! Berbelanja!" Saat truck kontainer mulai bergerak, Alana kecil melambaikan tangan ke arah Adrian Wilson yang masih berdiri di depan rumah. "Bye, papa! Kita pergi berbelanja!"

Adrian Wilson tersenyum dan melambaikan tangan kembali kepada Alana kecil.

"Bye, sayang! Berbelanja yang menyenangkan!" Dia memperhatikan truck kontainer yang membawa Anita Tumbler dan Alana kecil menjauh dari rumah, merasa sedikit lebih tenang karena mereka akan memiliki waktu bersama.

Adrian Wilson bergumam pelan dengan ekspresi agak terperanjat kaget.

"Rupanya Anita jadi juga mengendarai truck kontainer itu."

Sementara itu, di dalam mobil, Alana kecil masih tidak bisa berhenti berbicara tentang berbelanja. "Mama Anita, aku ingin pergi ke toko mainan yang besar! Aku ingin melihat boneka-boneka yang lucu!"

Anita Tumbler tersenyum dan mengangguk. "Baiklah, sayang. Kita akan pergi ke mall yang besar. Aku yakin kamu akan menemukan boneka yang kamu inginkan."

Alana kecil bersorak gembira lagi, "Horee! Aku tidak sabar!"

Anita Tumbler tersenyum dan memutar radio, membiarkan musik anak-anak memenuhi truck kontainer. Mereka berdua bernyanyi bersama, menikmati perjalanan menuju mall.

Setelah beberapa jam berbelanja di mall, Alana kecil kelelahan dan meminta untuk beristirahat sejenak.

Anita Tumbler membawanya ke sebuah kafe di dalam mall, memesan es krim dan minuman untuk mereka berdua.

Saat mereka duduk dan menikmati es krim, Alana kecil tiba-tiba bertanya, "Mama Anita, apa yang akan terjadi setelah kita menikah dengan papa?"

Anita Tumbler tersenyum dan menjawab, "Setelah kita menikah, kita akan tinggal bersama di rumah ini, dan aku akan menjadi ibu yang baik untukmu dan Azka."

Alana kecil memandang Anita Tumbler dengan serius, "Aku senang jika mama Anita menjadi ibu kami. Tapi apa yang akan terjadi dengan Azka? Dia selalu marah-marah."

Anita Tumbler tertawa dan membelai rambut Alana kecil, "Jangan khawatir, sayang. Azka hanya perlu waktu untuk menerima aku sebagai ibu tirinya. Aku yakin kita semua akan bahagia bersama."

Alana kecil mengangguk pelan, tampaknya memahami jawaban Anita Tumbler. "Aku harap Azka bisa menerima mama Anita," kata Alana kecil dengan nada yang penuh harapan.

Anita Tumbler tersenyum dan memeluk Alana kecil. "Aku yakin Azka akan menyukai aku, sayang. Dan aku akan melakukan yang terbaik untuk menjadi ibu yang baik untuk kalian berdua."

Setelah selesai menikmati es krim di sebuah cafe, Anita Tumbler dan Alana kecil memutuskan untuk kembali ke truck kontainer untuk memeriksa Azka. Saat mereka tiba, Azka masih tertidur dengan nyenyak di dalam truck kontainer yang ada di bagian belakang.

Anita Tumbler tersenyum dan membelai rambut Azka yang berantakan. "Dia masih tidur seperti biasa," kata Anita Tumbler dengan nada yang lembut.

Alana kecil tertawa dan memanggil, "Kak Azka, bangun! Kita sudah kembali!"

Azka yang masih setengah tidur membuka mata dan memandang Alana kecil dengan marah. "Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Azka dengan nada yang kasar.

Anita Tumbler segera melerai, "Azka, jangan marah. Ayo, kita pulang sekarang."

Azka memandang Anita Tumbler dengan dingin, tapi akhirnya dia mengangguk dan mengikuti Anita Tumbler dan Alana kecil keluar dari belakang truck kontainer.

Azka berjalan di belakang Anita Tumbler dan Alana kecil dengan langkah yang agak lambat, masih terlihat setengah tidur dan sedikit marah.

Anita Tumbler memperhatikan Azka dari sudut matanya, tapi tidak mengatakan apa-apa, hanya tersenyum lembut dan terus berjalan.

Saat mereka tiba di bagian depan mobil, Anita Tumbler membantu Alana kecil masuk ke dalam, lalu menoleh kepada Azka.

"Azka, kamu ingin duduk di depan atau di belakang?" tanya Anita Tumbler dengan nada yang ramah.

Azka memandang Anita Tumbler dengan dingin, lalu menjawab dengan singkat, "Di belakang."

Anita Tumbler mengangguk dan membuka kursi depan mobil untuk Azka. "Baiklah, masuklah."

Azka masuk ke dalam mobil tanpa mengatakan apa-apa lagi, masih terlihat marah dan tidak ingin berbicara.

1
Patricia Vernanda
kakek nih jeli juga ya ternyata 🤭
Patricia Vernanda
akhirnya
Patricia Vernanda
srem juga tinggal di kota mati
Patricia Vernanda
saya sih penasaran dengan hewannya darimana dia muncul
Patricia Vernanda
ternyata anita tuh tajir juga ya 🤭
Patricia Vernanda
serem juga tinggal di gedung tua yak
Patricia Vernanda
monyet bukn nih primata
Patricia Vernanda
jadi teringat apa ya
Patricia Vernanda
🤭
Patricia Vernanda
nyaris sja mrreka nih 🤭
Patricia Vernanda
akhirnya Anita bisa bersama mereka lagi meski beda situasi tapi setidaknya Anita dapat bertemu orang2 yang mirip dengan mendiang keluarganya
Patricia Vernanda
up thor 💪
sky 15
gak deh untuk kesekian kalinya
sky 15
Yailah, dah dikutuk ngapai nolong orang yang ngutuk kamu Anita...
sky 15
biar aja gak usah kembali dah daripada hidup terkutuk terus terusan
sky 15
Cinta yang membusuk
sky 15
hidup di kota mati yang gak ada apa-apanya seperti hidup di perantauan yang gak kenal siapa-siapa
sky 15
Dia benar-benar frustasi
sky 15
Bagaikan hidup tak mau mati pun segan bagi Anita Tumbler
sky 15
Gak bisa bayangkan bagaimana jadi Anita Tumbler...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!