NovelToon NovelToon
Ambisi Mantan Istri Yang Depresi

Ambisi Mantan Istri Yang Depresi

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Romansa / Balas Dendam / Pelakor jahat / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga)
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: SooYuu

“Anak? Aku tak pernah berharap memiliki seorang anak denganmu!”

Dunia seolah berhenti kala kalimat tajam itu keluar dari mulut suaminya.
.
.
Demi melunasi hutang ayahnya, Kayuna terpaksa menikah dengan Niko — CEO kejam nan tempramental. Ia kerap menerima hinaan dan siksaan fisik dari suaminya.

Setelah kehilangan bayinya dan mengetahui Niko bermain belakang dengan wanita lain. Tak hanya depresi, hidup Kayuna pun hancur sepenuhnya.

Namun, di titik terendahnya, muncul Shadow Cure — geng misterius yang membantunya bangkit. Dari gadis lemah, Kayuna berubah menjadi sosok yang siap membalas dendam terhadap orang-orang yang menghancurkannya.

Akankah Kayuna mampu menuntaskan dendamnya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SooYuu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 22

Cahaya kuning dari sorot senja yang memantul di kaca jendela, menguarkan hangat. Namun, tak sedikitpun mampu menembus kilau dingin dari wajah Niko.

Laki-laki rupawan tapi berjiwa kejam itu berdiri tegak menatap tirai dari jendela kaca besar. Tangannya meremas erat sebuah map coklat berisi gugatan dari istrinya.

Mata Niko membias merah padam. “Wanita sialan itu!” geramnya.

Sudah sebulan lamanya, ia masih dalam pencarian yang tak kunjung mendapat titik temu.

Alih-alih Kayuna, justru surat gugatan perceraian dari istrinya yang ia dapatkan.

“Setelah identitasmu beredar … kau mengajukan gugatan cerai? Dasar … Jalang licik!”

Bukti perdata, juga bukti kuat video syur antara dia dan Airin, berhasil bocor sampai ke tangan kuasa hukum Kayuna.

Pengacara wanita handal itu, meluncurkan statement yang membuat Niko tak berkutik. Dalam kata lain DIA KALAH TELAK.

Tak ada mediasi, Kayuna pun tak sudi hadir ke persidangan. Hanya diwakilkan oleh kuasa hukumnya.

Dengan raut wajah penuh kekesalan. Niko menandatangani surat gugatan itu. Dalam waktu singkat, ia dan Kayuna resmi bercerai.

“Aarrghhh!!” Niko berteriak keras di ruang kerjanya.

Langkah Kayuna cukup membuatnya frustasi. Melayangkan gugatan tepat setelah identitasnya tersebar ke media.

Itu akan membuat boomerang kuat di perusahaan Niko. Pasti banyak yang akan mempertanyakan keberadaan istrinya itu.

Pria bermata membara itu merogoh saku jasnya, mengeluarkan ponsel lalu menelepon tangan kanannya.

“Kevin. Pastikan berita perceraian jangan sampai bocor sementara ini, kita pikirkan rencana baru untuk menutup kekacauan perusahaan saat ini.”

“Baik, Pak,” sahut Kevin dari seberang.

.

.

.

Sementara itu, Airin tampak duduk mengantri di sebuah klinik. Ia merapatkan kakinya, bibirnya mengatup, sesekali ia terus mengatur napasnya.

Tangannya menggenggam lembaran kertas rujukan. Awalnya, ia hanya ingin memeriksakan kesehatannya yang kian menurun dan rasa mual yang tak kunjung usai.

Tapi, tepat di depan meja resepsionis, dia kembali termangu. Mengingat ucapan seorang dokter yang menyarankan agar Airin memeriksakan kondisinya lebih lanjut ke dokter spesialis.

“Apa yang kucemaskan benar-benar terjadi?” gumamnya. Akhirnya ia pun menuruti kata sang dokter dan menuju ruang konsultasi.

Bersamaan dengan dirinya yang terus berdebar tak karuan, suara seseorang tampak memanggilnya dari kejauhan.

“Airin!”

Gadis itu sontak menoleh, bibirnya menganga lebar kala melihat Riska—rekan kantornya, melangkah menghampirinya.

“Riska? Dia ….” Airin tampak panik, ia pun bergegas hendak menghindari rekannya itu.

Nasib sial, Riska sudah lebih dulu tiba di dekatnya dan meraih lengannya.

Tak ada pilihan lain, akhirnya Airin pun berbalik badan dan menyapanya. “Hai, Ris.” Bibirnya terangkat samar, senyum palsu melengkung di wajahnya.

“Kamu ngapain di sini? Siapa yang mau periksa—” Riska menahan kalimatnya, bibirnya menyungging heran kala menatap plakat ruang konsultasi di pintu ruangan.

“Aku nemenin sepupu!” sergah Airin cepat, tangannya buru-buru meremas lembaran kertas yang digenggamnya, lalu menyelipkannya di saku belakang celana jeansnya.

Riska manggut-manggut seolah paham, meski sebenarnya batinnya masih penuh tanda tanya.

“Aku … duluan ya, Ris. Sepupuku bilang mau dijemput suaminya, jadi aku mau pulang duluan, ada urusan,” dustanya, kemudian Airin berjalan pelan — gugup, ke arah pintu keluar.

Riska memicingkan mata curiga. Ia kembali menoleh pada plakat yang menempel di pintu ruangan. “Airin … nggak mungkin, ‘kan?”

***

Di rumah mewah yang nyaris menyerupai istana. Seorang pria paruh baya tampak duduk menegakkan bahunya. Senyum congkak melengkung, kala manik setajam pisau itu menangkap langkah Niko yang tertatih memasuki rumah.

“Kau baru pulang?” tanyanya datar.

Niko tertegun seketika, menelan ludah yang terasa menggumpal di tenggorokan. Mata elangnya membelalak saat melihat sosok pria yang sangat ditakutinya.

“Berandal! Kau sangat tak bisa diandalkan!”

Plak!

Satu tamparan menghantam keras wajah Niko.

Pria bertubuh kekar itu pun hanya menoleh ke samping, meringis perih tanpa berani melawan.

“Berandal! Kau sama sekali tak bisa diandalkan!” bentak Erik Mahendra — ayah Niko.

Pria paruh baya yang baru saja tiba ke tanah air, setelah bertahun-tahun meniti karir di luar negeri. Ia mendadak kembali karena mendengar kekacauan kembali terjadi di perusahaan, ulah anak laki-lakinya yang tidak kompeten.

“Ini bukan pertama kalinya, sialan!” Erik mendengus kesal, ia berkacak pinggang, tatapannya meruncing pada putranya.

“Aku akan segera membereskannya, Ayah.” Niko tampak menunduk sambil merendahkan suaranya.

“Membereskan apa yang kau maksud? Hah?!” Erik masih naik pitam. “Mengurus istri bodohmu saja kau tidak becus! Apalagi mengurus perusahaan yang besar. Dari awal seharusnya aku tak membiarkanmu naik jabatan, bukannya menguntungkan, kau hanya menghambat kesuksesan!”

Erik menarik napas dalam-dalam. “Temukan istrimu yang tak berguna itu! Kalau sampai berita tentang dia semakin memanas, dan rumor tentangmu kembali beredar, hingga berimbas pada MH Group. Kau … orang pertama yang akan ku usir dari rumah ini!”

Niko meneguk ludah kasar. Sama sekali tak berani mengangkat wajah. “Ya, Ayah,” jawabnya singkat.

Keluarganya belum tahu, dia dan Kayuna sudah tak ada ikatan lagi. Saat ini, berita perceraiannya hanya diketahui oleh Kevin dan dirinya sendiri.

Erik kemudian menapakkan kaki menuju kamarnya, sementara Vena—ibu Niko, berdiri di sisi tangga, memperhatikan dengan tatapan setengah tak terima — melihat sang putra tampak berdiam tak bisa berbuat apa-apa.

Niko mendesis. “Wanita sialan itu!” Dadanya naik-turun menahan emosi yang nyaris pecah. Kepalanya terasa berat, setelah menghilangnya Kayuna, tak sehari pun ia bisa tidur dengan tenang.

*

*

Bersambung.

1
Sayuri
lh kn emg ank hram
Sunaryati
Kayunya emak ikut lega semua orang yang jahat padamu menemui dan kau bebas karena bantuan Adrian.
SooYuu: terima kasih emak, sudah menemani perjalan Kayuna sejauh ini🙏🫶🏻
total 1 replies
💕Bunda Iin💕
lah ko nanya ya...itu karma kau sekeluarga...ingat loh apa yg kita tanam itu akan berbuah...sekrang kau sedng merasakan buah yg kau tanam😁
💕Bunda Iin💕
langsung dibuat ga punya apa² sama tuhan😅
SooYuu: karma dibayar tunai😆
total 1 replies
💕Bunda Iin💕
niko jdi bahan permainan para napi😁kesombongan + keangkuhannya langsung sirna😅
💕Bunda Iin💕
aw aw aw ngiluuuuu😁
N Wage
yaaaaah....
kamu...iya kamu❤️
💕Bunda Iin💕
ckckckck manusia berhati iblis yg ga mengakui klo diri nya bersalah😡
💕Bunda Iin💕
1M mah terlalu sedikit itu dan aturan di hukmat aj atuh
SooYuu: mau bagaimana lagi, beginilah hukum yang berlaku🤧🤧
total 1 replies
💕Bunda Iin💕
ringan sekali hukuman nya 20thn penjara itu blom revisi😱
💕Bunda Iin💕
pembunuhan thor bukan pembuhaan😁
💕Bunda Iin💕
apakah anak hasil dri perempuan lain
💕Bunda Iin💕
demi ambisi anak perempuan nya menjdi korban😡
💕Bunda Iin💕
didunia nyata jg banyak yg melanggar etik ke dokteran apabila anak yg berduit bikin ulah..seandainya nyata jg dokter² yg melanggar etik kedokteran mempunyai rasa bersalah dan dihantui rasa bersalah nya
💕Bunda Iin💕
typo ya thor aturan dan di kalimat "luka sayatan tak tusukan"
💕Bunda Iin💕: gpp say...slalu semangat dlm berkarya💪💪ak hanya senang membaca tdk bisa menulis dan berkarya seperti mu🥰
total 2 replies
💕Bunda Iin💕
kirain kevin menjdi saksi jg...akhir nya nih bpk irwan berguna jg menjdi bpk
💕Bunda Iin💕
apakah kevin menjdi saksi jg🤔
💕Bunda Iin💕
inilah bumerang kau irwan...neraka yg kau ciptakan bukan kedamaian
💕Bunda Iin💕
ambisi mu menjdi bumerang mu😡
💕Bunda Iin💕
uang sangat jauh beda pak dgn kasih sayang yg tulus..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!