NovelToon NovelToon
RITUAL PENGASIHAN SI GADIS BURUK RUPA

RITUAL PENGASIHAN SI GADIS BURUK RUPA

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Spiritual / Mata Batin / Hantu / Tumbal
Popularitas:993
Nilai: 5
Nama Author: Sely muspita

gadis kecil yang malang hidupnya selalu di bully karena mempunyai wajah jelek dan dekil hingga semua teman menjauh darinya.
Tapi saat tumbuh dewasa perlahan-lahan ia mempelajari ilmu pengasihan agar semua orang tertarik kepadanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sely muspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 22

  Ke esokan harinya....

  Rahma sudah bersiap untuk menemui Danu. Dia berpakaian sopan seperti biasa. Rok panjang semata kaki dan kaos polos khas gadis desa.

  "Sarapan dulu Rahma. Sudah lama kan tidak sarapan bareng" Ujar ibu

 Rahma, kak Utari,Bapak dan ibu sarapan bersama. Dengan lauk seadanya karena mereka suka makan dengan lauk sederhana.

 Selesai Sarapan Bapak pergi ke sawah dan Rahma menyusul untuk pergi menemui Danu. Ya karena Rumah Danu dekat dengan sawah tempat bapak bekerja.

 Para warga memandang dengan mata tajam. Gadis yang dahulu buruk rupa sekarang sudah menjadi kembang desa. Para lelaki bersiul kepadanya.

"Suit suit kembang desa mau kemana baru kelihatan"

 Rahma tidak mempedulikan omongan orang orang. Fokusnya hanya tertuju untuk menemui Danu.beberapa menit menempuh perjalanan, akhirnya Rahma sampai di rumah Danu.

   tok.... tok..... tok..... Asalamualaikum

(Wa, alaikumsalam) terdengar suara Danu dari dalam.

 " Rahma !!!!! Dari mana saja kau, tega ya kamu meninggal kan sahabat mu ini"

 "Maafkan aku tidak memberitahu kepergianku. Aku ke kota untuk bekerja Danu. Ini saja aku hanya minta cuti satu hari. Sengaja untuk menemui mu"

"Wah kerja apa kamu di kota? Aku ikut seneng sekarang kamu sudah bisa kerja. tidak seperti aku" ujarnya.

"Sudahlah jangan bersedih. Peganglah ponsel ini untuk berkabar denganku" (Rahma memberikan ponsel kepada Danu).

"Baik sekali kamu. Terimakasih ya. Aku janji aku akan saling mengabari kamu"

 Tiba tiba Ibu Danu keluar.

"Masya allah .. Rahma sekarang kamu sudah sukses yah, ayo masuk dulu nak"

"Terimakasih ibu, enggak usah bu. Aku buru buru mau ke kota lagi. Aku hanya memberikan ponsel ini kepada Danu supaya kita bisa saling berkabar" ujarnya

  Rahma sebenarnya memendam perasaan terhadap Danu. Namun akibat perkataan dua teman gaib nya dulu yang bilang Danu dan Rahma akan menjadi sahabat selama nya. Rahma menjadi bimbang. Tapi rahma tidak peduli, dia tidak sepenuhnya percaya perkataan makhluk gaib itu. Karena menurutnya takdir bisa di ubah.

    "Aku pamit dulu ya Danu. Jangan lupa selalu berkabar ya, di dalam hp itu sudah ada nomor hp ku"

  "Hati hati ya Rahma. Berkabar juga jika ada lowongan pekerjaan untuk ku "

 Mendengar kata kata Danu. Rahma jadi kepikiran untuk membawa Danu ke kota bersamanya. Rahma ingin cari tau nanti pekerjaan apa yang cocok untuk Danu. Yang terpenting nanti dia bisa bersama setiap hari.

  Rahma meninggalkan rumah Danu dan segera pulang ke rumah. Sore ini dia akan berangkat bekerja lagi di kota. Karena mamih nya sudah menelfon terus.

  "Jangan lupa Rahma malam ini kamu harus perform. Ada klien besar untuk mu"

Dengan buru buru dia berjalan ke rumah. Padahal rasa rindu akan desa kelahiran nya itu masih terbendung di hati. Tapi dia harus pergi lagi karena masalah pekerjaan.

"Pak.Bu Rahma harus berangkat ke kota lagi, majikan Rahma sudah menelfon"

"Baru saja sebentar di rumah, sudah mau pergi saja, ibu masih rindu dengan Rahma"

Ibu meneteskan air mata seolah-olah enggan putri bungsunya itu pergi lagi.

"Sudah bu jangan menangis. Rahma janji kalau Rahma cuti pasti Rahma langsung pulang "

"Kak Utari, titip Bapak dan Ibu ya. Jangan biarkan Bapak dan ibu bertemu dengan Ibunya Sekar"

Mereka semua kebingungan kenapa Rahma bisa bicara seperti itu.

"Loh memangnya kenapa nak" Ujar Bapak

"Waktu Rahma pulang. Rahma melihat sesosok jin tinggi besar di atap rumah kita. itu jin kiriman dari orang tuanya Sekar, dia syirik sama keluarga kita"

"Ibu tidak menyangka kalau Ibunya Sekar bisa berbuat seperti itu"jawab ibu

"Sudah bu. Lihat saja dia bakal kena batu nya" Ucap Rahma.

Jin yang menjaga Rahma mendengar ucapan itu. Dia bergegas membuat ulah di Rumah Sekar. membalas perbuatan nya karena sudah menyakiti hati Rahma dan keluarganya.

Keluarga Sekar menjadi sakit sakitan karena santet mereka telah dikembalikan ke mereka bukan ke keluarga Rahma.

Kendaraan travel yang menjemput Rahma sudah tiba.Semua keluarga mengucapkan salam perpisahan kepada Rahma. Saat nya Rahma menjalani kehidupan di kota lagi.

"Hati hati ya Rahma. Jangan lupa selalu mengabari kita"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!