NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Legenda Kaisar Api

Reinkarnasi Legenda Kaisar Api

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Chen Xuan

Chu Chen, seorang Kaisar Api mati dibunuh oleh kekasihnya hanya karena sebuah Pagoda. Dia ternyata Bereinkarnasi ketubuh seorang pemuda yang memiliki nama sama dengannya. Dengan ingatan dimasa lalu, Chu Chen kembali menapaki jalan kultivasi. Kembali melakukan perjalanan yang penuh dengan tantangan, saat Chu Chen mengira semuanya berjalan lancar. Konspirasi lama muncul kembali, membuatnya harus meningkatkan kekuatan secepat mungkin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chen Xuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 : Monster Buas Tingkat 3

"Tentu saja! Ayo kita pergi! " Kata Chu Nan percaya diri.

Mereka berdua pun pergi meninggalkan anggota klan yang sedang bertarung itu. Mereka juga tidak mungkin harus dilindungi setiap waktu, karena itu hanya akan menghambat pertumbuhan untuk menjadi kuat. Mereka harus bisa melakukannya sendiri, berjuang sendirian dijalan dewa, seperti Chu Chen dikehidupan sebelumnya.

Semua orang memiliki hak untuk memilih, jika ingin menjadi lemah maka akan menjadi lemah, sedangkan jika ingin kuat maka akan menjadi kuat. Ambisi yang besar maka harus melakukan pengorbanan yang besar pula, jangan hanya sekali kegagalan maka langsung berhenti begitu saja.

Beberapa menit kemudian, Chu Chen dan Chu Nan tiba didepan sebuah air terjun yang sangat indah. Kicauan burung-burung serta suara air terjun yang jatuh membuat suasana terasa lebih damai.

Graurrrr...

Chu Chen dan Chu Nan kaget saat mendengar suara raungan Monster Buas. Keduanya langsung waspada dan melihat sekeliling, apa yang sebenarnya sedang terjadi. Raungan itu terdengar begitu dekat dan mengerikan, layaknya seekor Monster Buas yang sedang kelaparan.

Graurrrr...

Raungan itu kembali terdengar, kini terasa semakin dekat. Chu Chen menarik tangan Chu Nan dan segera bersembunyi dibalik pohon besar yang berada di deketnya. Keduanya terus memperhatikan tanpa mengeluarkan suara sedikitpun, hingga akhirnya mereka melihat seekor Monster Buas yang berkaki empat.

Chu Chen terbelalak kaget ketika melihat Monster Buas itu. "Harimau Darah! " Ucapnya tanpa sadar.

Membuat Harimau Darah itu segera menoleh kepada Chu Chen dan Chu Nan, Harimau Darah itu kembali mengeluarkan raungan keras dan langsung berlari menuju keduanya.

"Lari.. Chu Nan! " Ucap Chu Chen segera berlari.

Begitu Chu Nan ikut berlari, Chu Chen menghentikan langkahnya. Sebuah pedang muncul di tangannya, seulas senyuman terukir di wajahnya. "Majulah! "

Disisi lain, Chu Nan terus berlari kedepan tanpa menyadari bahwa Chu Chen tak lagi berada dibelakangnya. Setelah terus berlari hingga tiba ditempat anggota klan yang ternyata sudah menyelesaikan pertarungan mereka, Chu Nan terengah-engah.

Melihat Chu Nan yang hanya berlari sendirian dengan terengah-engah membuat anggota klan kebingungan. Mereka tidak melihat Tuan Mudanya dibelakang Chu Nan, segera salah satu dari mereka bertanya.

"Chu Nan, dimana Tuan Muda? "

"Ya, bukankah tadi kalian pergi bersama? "

Chu Nan tersentak dan langsung menoleh kebelakang, tak melihat adanya Chu Chen dibelakangnya membuatnya kaget. "Sial, bukankah tadi dia juga ikut berlari dibelakangku! " Katanya kesal.

Dia kembali berlari menuju ketempat Chu Chen tadi, dan diikuti oleh anggota klan yang ikut kaget dengan ke kagetan Chu Nan.

Saat sudah sampai ditempat tadi, Chu Nan terdiam melongo, melihat Chu Chen yang ternyata saat ini sedang menduduki kepala Harimau Darah itu. Bahkan seluruh anggota klan juga ikut kaget dengan Chu Chen yang sedang duduk diatas kepala Harimau Darah itu.

"Sialan, kau membuatku kaget saja. Kukira kau sudah dimakan! " Kata Chu Nan sedikit kesal.

"Apa yang kau pikirkan, bagaimana mungkin aku lari ketika ada mangsa yang datang. Ayo, kita makan daging panggang hari ini! " Ucap Chu Chen.

"Daging panggang? "

"Ayo! "

"Tuan Muda benar-benar hebat! "

"Bahkan bisa membunuh Harimau Darah Tingkat 3! " Kata anggota klan menyaut.

Chu Chen memperlihatkan senyumannya, dia menatap seluruh anggota klan lalu kembali menatap harimau darah yang baru saja dia bunuh. Chu Chen melompat dari atas kepala Harimau Darah tersebut, lalu memandang semua anggota Klan dan berkata. "Ayo kita makan! "

...****************...

Hari demi hari berlalu semenjak Chu Chen dan anggota Klan Chu lainnya memasuki Hutan Monster. Bahkan Pertandingan antara Chu Chen dan Lie Bei akan dimulai 2 hari lagi, sedangkan Chu Chen dan yang lainnya masih belum kembali.

Kota Atan

Kediaman Klan Chu

Di aula utama Klan, terlihat beberapa tetua dan Ayah Chu Chen yang ada disana.

"Apakah ada kabar tentang Chu Chen dan anggota Klan lainnya? " Kata Chu Tan bertanya.

"Belum ada Patriark! Semenjak Tuan Muda berkata akan masuk kehutan monster, tidak ada lagi kabar tentangnya! "

"Sial... Apakah Klan Lie bergerak untuk menyerang mereka? " Gumam Chu Tan cemas.

"Ayah, kami kembali! "

Tiba-tiba saja terdengar suara dari depan pintu Aula, para tetua termasuk Ayah Chu Chen pun kaget begitu mendengar suara tersebut.

Pintu Aula utama terbuka, memperlihatkan Chu Chen yang berjalan masuk dan diikuti oleh anggota Klan lainnya dibelakang. Membuat para tetua menganga, begitupun dengan Ayah Chu Chen. Hal itu bukan karena mereka kembali dengan selamat, namun karena Aura yang mereka rasakan disetiap anggota Klan.

Sebelum mereka pergi, para tetua masih teringat jelas kekuatan mereka semua. Sedangkan saat ini, mereka merasakan hal yang berbeda. Kekuatan mereka semua terlihat jauh lebih kuat dari sebelumnya, apalagi saat mereka menatap Chu Chen.

Chu Chen berjalan kedepan ayahnya, lalu menangkup kan kedua tangannya dan berkata. "Ayah! " Ucapnya, lalu berbalik menatap semua tetua dan berkata. "Maaf telah membuat kalian cemas! " Ucap Chu Chen dengan nada lirih.

"Maaf membuat para tetua khawatir! " Kata seluruh anggota Klan yang ikut bersama Chu Chen serempak.

Para tetua saling memandang, lalu menggeleng pelan. Bagaimana mungkin mereka akan memarahi anggota Klan yang telah berusaha keras ini, bahkan jika mereka bertarung dengan para anak muda ini. Kemungkinan menangnya mungkin hanya 50/50.

"Kalian semua sangat hebat, sepertinya Klan Chu kita akan kembali kemasa jayanya dulu! " Kata salah satu tetua disana.

Chu Chen menatap ayahnya lalu bertanya pelan. "Ayah, dimana ibu? " Ucapnya bertanya.

"Ibumu sepertinya sedang berada dikamarnya! " Jawab Chu Tan.

Chu Chen mengangguk pelan sebelum akhirnya berkata. "Ayah, kekuatanku sudah berada di puncak Tahap Rendah! " Ucap Chu Chen.

Begitu perkataan tersebut terlontar dari mulut Chu Chen, semua tetua termasuk ayah Chu Chen sendiri dibuat melongo.

1
𝙵𝚑𝚊𝚗𝚒𝚊 🦂🦂 🦂
Luar biasa
y@y@
👍🏿⭐👍⭐👍🏿
Kiki AGhasie
perbanyak dulu bab ny.,biar enak di baca dan gak nunggu 2
Glastor Roy
up
y@y@
🌟👍🏻👍👍🏻🌟
Juwi Mor
kaisar api.. berarti xiao yan dooong. pas juga bertemu dengan yafei dari keluarga miti er
🟡Xuan: Beda dong 🤣 Xiao Yan kan nggk mati, sedangkan Chu Chen mati 🤣
total 1 replies
Juwi Mor
RONG RONG ini pasti nanti berteman dengan BONA yg ber anu panjang.
Dompet Janda
Semangat
Dompet Janda
Jangan lupa update
Dompet Janda
Jangan lupa untuk....
Dompet Janda
Ayoooo sahur
Dompet Janda
Gaskenlah
Dompet Janda
Mantap
Dompet Janda
Bantai
Dompet Janda
Josss
Dompet Janda
GASKEN
Dompet Janda
Semangat pagi
Dompet Janda
geser dikit bang
y@y@
👍🏻🌟👍🌟👍🏻
y@y@
👍🏿⭐👍⭐👍🏿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!