zahra gadis yang baik dan solehah, demi niatnya untuk merubah seorang laki - laki yang merupakan teman sekolahnya dia rela menjadi pacar laki - laki itu.
arya laki - laki yang urakan dan sering keluar malam, menerima tantangan dari para sahabatnya untuk menjadikan zahra pacarnya.
tapi setelah mereka dekat banyak perubahan yang dia rasakan, dengan seiringnya waktu benih - benih cinta pun mulai tumbuh di hatinya.
tapi di saat yang bersamaan masa lalunya pun ikut hadir dalam hubungan mereka.
akankah mereka bersatu dalam ikatan suci..?
yang mulai penasaran kita lanjut membaca novel ini.
semoga kalian suka dengan alur ceritanya, karena ini karya pertama ku.
kalian juga bisa memberi masukan di kolom komentar.
terima kasih and happy reading.. 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanifah Anggraeni Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22
Sudah sebulan sejak pertemuanya dengan zahra, arya masih di sibukan dengan urusan pekerjaannya.
terkadang dia harus lembur atau pergi ke luar kota beberapa hari.
arya sudah sangat rindu dengan zahra, kebetulan hari ini arya bisa pulang lebih cepat.
dia memutuskan untuk menemui zahra di rumah sakit, arya berharap zahra masih ada di sana.
arya pun mulai meninggalkan kantor dan menuju parkiran, arya masuk kedalam mobilnya dan melesat pergi menuju ke tempat zahra.
dia membawa mobil dengan santai, di tengah jalan arya melihat toko bunga dan dia mampir untuk membeli bunga untuk zahra.
tidak lama mobil arya mulai memasuki area parkir, arya hendak turun dari mobil tapi matanya melihat orang yang dia kenal sedang bergandengan tangan serta tertawa dengan seorang laki - laki.
ya dia zahra, zahra yang juga keluar dari rumah sakit dan berjalan menuju parkiran.
dia masuk ke dalam mobil yang akan membawanya pulang, arya yang melihat itu merasa sakit di hatinya, dia pandangi bunga yang di belinya tadi.
arya pun melemparkan bunga itu ke jok belakang mobilnya dan arya segera meninggalkan parkiran rumah sakit dengan perasaan yang kacau.
arya berhenti di sebuah taman, dia memukul - mukul setir mobil. sungguh dia merasa menjadi orang bodoh.
pasti sekarang zahra sudah memiliki kekasih atau mungkin suami, tidak mungkin wanita secantik zahra masih hidup menyendiri.
lama arya berfikir, dia pun mulai meninggalkan taman itu dan pulang ke apartemennya.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆
semenjak kejadian itu arya selalu menyibukan diri di kantor dia tidak ingin mengingat lagi zahra karena zahra tidak di takdirkan untuk nya.
seperti biasa arya akan pulang kerja jam 8 malam, di perjalanan arya tidak fokus menyetir karena terus saja memikirkan zahra.
sampai dia tidak sadar kalau mobil yang di bawanya melenceng jauh dari jalan raya, arya yang mulai sadar pun panik.
dia membelokan mobilnya dan akhirnya menabrak pohon besar, arya memegangi kepalanya, dia merasakan kepalanya sangat sakit dan dia melihat ada darah di telapak tangannya.
arya pun mulai kehilangan kesadarannya.
sudah tiga hari arya masih belum sadar juga, dia masih betah tertidur.
di dalam mimpinya arya mendengar orang sedang mengaji dengan suara yang sangat merdu.
arya mulai mencari arah suara itu dan arya melihat bayangan seorang perempuan, memakai baju serba putih dia sedang duduk di hamparan padang rumput serta banyak bunga - bunga yang bermekaran.
gadia itu terus mengaji tanpa melihat ke arah arya, arya yang penasaran pun mendekat dan seketika wanita itu membalikan badannya dan tersenyum.
senyuman yang sangat manis dan arya sangat merindukannya.
" zahra.. " ucap arya tidak percaya
zahra hanya tersenyum lalu mendekat ke arah arya saking dekatnya arya bisa merasakan nafas zahra di kulitnya.
zahra mendekat ke telinga arya dan membisikan sesuatu.
setelah itu zahra pergi menghilang dan arya pun merasakan ada yang kosong di dalam dadanya.
lalu arya ingat kata - kata yang tadi zahra bisikan
" cepatlah bangun, aku selalu menunggu mu.. aku merindukan mu.. "
kata - kata itu terus saja terngiang di kepala arya, dan arya pun merasa ada yang memanggil namanya.
dan suara itu sangat dia kenal, suara wanita yang telah mengambil hatinya. arya berusaha untuk mencarinya, dia melihat ada sinar putih dan dia pun mulai memasukinya.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆
seperti dua hari kemaren zahra selalu datang ke tempat arya setelah selesai bertugas, dia akan selalu berada di sisinya sepanjang malam.
zahra pun mangaji di samping arya, setelah selesai mengaji zahra memandangi lelaki yang pernah dia sayangi itu.
" kenapa selama kamu di rawat disini aku tidak pernah melihat istri mu datang.. " guman zahra
" arya cepatlah bangun, aku merindukan mu.. " zahra mulai menitikan air matanya.
karena merasa lelah zahra pun mulai terlelap di samping tempat tidur arya.
tidak terasa pagi pun datang, zahra segera ke kamar mandi dan menuju ke mushola yang ada di rumah sakit ini.
setelah selesai aholat zahra tidak langsung kembali ke kamar arya, melainkan pergi keruangannya untuk bersih - bersih dan ganti baju, di ruangan praktek zahra memang ada kamar mandi di dalam dan zahra sengaja menyimpan beberapa baju disana.
karena zahra suka males jika harus bolak - balik ke rumahnya kalau - kalau dia sedang ingin keluar atau ada acara tertentu, dan terkadang zahra pun sering menginap di ruangan itu.
setelah mengganti bajunya zahra melihat jam di tangannya masih ada waktu untuk dia mulai bekerja, zahra pun memutuskan untuk sarapan terlebih dahulu di kantin rumah sakit.
setelah selesai makan zahra memutuskan untuk kembali keruangannya karena sebentar lagi waktunya dia kerja.
zahra sudah selesai memeriksa pasien yang lain dan kini giliran zahra memeriksa arya.
zahra pun berjalan ke arah ruangan arya di temani seorang suster. zahra langsung masuk kedalam dan mulai memeriksan arya.
saat zahra memeriksa arya, zahra mendengar namanya di sebut walau sangat pelan tapi zahra masih dapat mendengarnya.
" zahra... "
" zahra.... "
zahra melihat ke arah suara dan dia langsung tersenyum bahagia zahra langsung mendekat ke arah arya dan berbisik.
" aku ada disini.. " tanpa di sadari air mata zahra sudah mulai menetes
arya pun mulai membuka mata dan dia melihat zahra sedang menatapnya sambil tersenyum.
arya pun membalas senyuman zahra, arya merasa bahagia bisa melihat orang yang selama ini di rindukannya dengan jarak yang sangat dekat.
arya pun ingin bangun tapi zahra menghentikannya.
" kamu jangan banyak bergerak dulu, istirahat saja.. " zahra terus tersenyum ke arah arya
zahra menyuruh suster membawakan bubur dan obat untuk arya. setelah suster pergi zahra pun duduk di kursi samping tempat tidur arya.
" hmmm ya maaf sebelumnya, apa kamu mau aku menghubungi orang rumah terutama istri kamu, dia pasti sangat khawatir sama kamu.. sudah tiga hari kamu disini dan tidak memberi kabar apa - apa sama dia.. "
belum sempat arya menjawab suster datang dengan membawa semangkuk bubur dan obat untuk arya.
zahra pun mengambil mangkuk bubur itu dan mulai menyuapai arya, arya yang mendapat perhatian itu dari zahra merasa bahagia.
setelah selesai makan arya pun meminum obatnya, tidak lama zahra pun pamit karena masih harus memeriksa pasien lain.
tapi sebelum keluar dari ruangan arya zahra membalikan badannya dan mengucapkan sesuatu.
" aku harap kamu menghubungi keluarga mu mereka pasti sangat khawatir.. " zahra tersenyum ke arah arya dan mulai pergi meninggalkan arya sendiri di ruangannya.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa