NovelToon NovelToon
Brian Sang Pemain " Doctors"

Brian Sang Pemain " Doctors"

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Diam-Diam Cinta / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:104.7k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Brian. Seorang Dokter muda yang baru berusia 27 tahu. Brian sosok pria tampan dengan kesempurnaan secara fisik dan materi yang mendukungnya. Namun Maslah percintaan Brian bukan orang yang dalam serius. Di mana Brian yang masih dalam pencarian cinta yang berpetualang untuk menentukan hati. Sehingga banyak wanita-wanita menjadi korbannya dari PHP oleh Brian. Cerita cinta dan persahabatan yang akan di bahas dalam novel ini. Pernikahan dalam kesepakatan.

Jangan lupa untuk like, komen, dan subscribe dan vote sebanyak-banyaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22 Mengalah

"Iya Om," jawab Danesh dengan singkat.

Selanjutnya Naomi yang berhadapan dengan Anju dan langsung memeluk Anju dengan usapan punggung yang di berikan Naomi seolah ada kekuatan yang di salurkan Naomi.

"Semoga kamu bahagia dengan keputusan kamu. Semoga pernikahan kamu memberikan warna untuk kamu," ucap Naomi yang melepas pelukan itu dan saling melihat dengan tatapan tulus kepada Anju. Mata Anju berkaca-kaca melihat Naomi. Anju juga memegang tangan Naomi.

"Kamu juga. Semoga bisa menemukan laki-laki yang bisa sayang kepada kamu dan bisa membahagiakan kamu," ucap Anju yang tulus memberikan doanya pada Naomi. Naomi hanya mengangguk dengan tersenyum.

Ada air mata yang jatuh di pipi Anju dan Naomi langsung mengusap dengan jarinya. Anju mengingat bagaimana Brian membela wanita di depannya itu saat dia melibatkan Naomi di dalam hubungannya dan Brian.

Setelah mengucapkan selamat pada Anju Naomi berpindah kepada Danesh dengan Naomi mengulurkan tangannya.

"Selamat untuk kamu. Aku mengenal Anju cukup lama dan dia sangat baik. Semoga kamu tidak akan mengubah apapun darinya," ucap Naomi. Danesh hanya menganggukkan kepalanya. Bagi Danesh ini salaman yang paling penuh dengan drama dan sangat lama.

Belum lagi Danesh melihat ke arah Anju yang sudah berhadapan dengan Brian. Saling melihat dan Brian menghela napasnya dan memeluk Anju membuat Kayra, Davin, dan Naomi tersenyum.

"Maafkan aku Anju. Aku tidak seharusnya bersikap kekanakan malam itu dan seharusnya aku menghargai keputusan kamu. Kamu wanita yang baik, wanita yang hebat dan pantas mendapat laki-laki yang baik untukmu," ucap Brian yang akhirnya bersikap dewasa.

Anju meneteskan air matanya dan juga memeluk Brian erat. Pilihannya juga berat.

"Makasih Brian sudah menjadi bagian dari hidupku. Aku mohon untuk selanjutnya kamu harus lebih peka di sekelilingmu. Aku merasa tidak tersakiti karena aku bukan tokoh di kehidupanmu," ucap Anju membuat Brian mengangguk dengan melepas pelukan itu.

"Iya. Semoga kamu bahagia bersamanya," ucap Brian yang melihat ke arah Danesh. Namun Danesh hanya diam saja dengan wajah datarnya.

Brian tersenyum dan juga mengucapkan selamatkan untuk Danesh.

"Tolong jaga dia," sahut Brian. Danesh hanya mengangguk yang menunjukkan sikap biasa saja.

"Ya sudah kita berfoto dulu," sahut Anna yang mencairkan suasana itu.

Mereka mengangguk dan berphoto-photo bersama untuk menjadi kenang-kenangan di hari pernikahan Anju. Setelah itu Naomi dan Brian kembali ketempat mereka.

Anju dan Danesh masih berada di pelaminan yang bersalaman dengan para tamu yang lainnya.

"Jadi dia orangnya!" tiba-tiba Danesh berbicara pelan dengan melihat ke arah Brian yang sudah menduduki salah satu kursi yang sedang menikmati makanan.

Pertanyaan Danesh tidak di jawab Anju sama sekali.

"Wanita yang bersamanya apa itu yang membuatnya ragu untuk memilihmu?" tanya Danesh lagi yang kepo.

"Aku tidak tau. Jangan membahasnya," sahut Anju yang malas membahas Brian. Danesh hanya menyunggingkan senyumnya saja. Ya Danesh pasti sudah bisa menebak karena melihat kedekatan orang-orang tersebut kepada Anju.

*********

Brian, Naomi, Rachel sedang menikmati makan yang ada di tempat pernikahan Anju dan Danesh.

"Tampan juga yang suaminya Anju," ucap Rachel.

"Brian lebih tampan," sahut Naomi yang tau Brian kesal dan ingin mengembalikan mood Brian.

"Jangan membandingkan ku dengannya dan ingat kalian berdua. Jangan menghubung-hubungkan ku dengan Anju lagi. Dia sudah punya suami. Aku tidak mau di katakan pebinor. Anju sudah sold out. Jadi jangan hubungkan aku dengan Anju," tegas Brian dengan wajah seriusnya membuat Rachel dan Naomi malah tertawa.

"Kalian berdua malah tertawa lagi. Aku serius," ucap Brian.

"Iya deh yang paling serius," sahut Naomi Dengan serentak.

"Aku serius. Kalian berdua ya benar-benar," sahut Brian kesal.

Naomi dan Rachel hanya tertawa-tawa saja sembari makan.

"Hay Dokter Brian, Dokter Rachel dan Dokter Naomi!" tegur Aliyah yang tiba-tiba menghampiri meja Meraka.

"Aliyah," sahut Naomi.

"Kamu di undang juga?" tanya Rachel.

"Iya aku di undang dan makanya aku datang," jawab Aliyah dengan tersenyum.

Brian berdiri dan langsung menarik kursi untuk Aliyah.

"Jangan berdiri terus. Maka duduklah," ucap Brian. Rachel dan Naomi saling melihat dan hanya menghela napas dengan apa yang di lakukan Brian.

"Makasih Dokter," sahut Aliyah tersenyum.

"Kamu mau makan tidak?" tanya Brian yang mulai menjadi baby sister Aliyah.

"Boleh," sahut Aliya.

"Ya sudah biar saya yang ambilkan," sahut Brian.

"Huhhh, brian-brian," sahut Rachel geleng-geleng.

"Shuttt berisik," ucap Brian dengan mengkedipkan sebelah matanya dan langsung pergi.

"Dokter Anju sangat cantik dan suaminya juga sangat tampan," ucap Aliyah yang memuji pasangan pengantin baru itu.

"Kamu sudah mengucapkan selamat?" tanya Naomi.

"Sudah Dokter," jawab Aliyah dengan tersenyum.

"Bagaimana keadaan kamu Aliyah?" tanya Rachel.

"Seperti yang Dokter lihat aku baik-baik saja dan semoga tidak masuk rumah sakit lagi dan aku hanya ingin kerumah sakit dalam keadaan sehat yang datang untuk Dokter Brian," ucap Aliyah yang sangat jujur.

"Amin. Kita juga sebagai Dokter mendoakan kamu agar tetap sehat," sahut Naomi.

"Makasih Dokter," sahut Aliyah.

"Makanan datang," sahut Brian yang sudah datang membawakan makanan.

"Makasih Dokter Brian," sahut Aliyah.

"Ayo di makan!" ucap Brian.

"Apa perlu di suapi!" tawar Brian.

"Jangan Dokter," tolak Aliyah, "aku malu di suapi di tempat umum seperti ini," sahut Aliya melihat di sekelilingnya sangat banyak orang.

"Kamu harus maklum Aliyah. Kalau Brian itu tidak ada malunya," sahut Rachel dengan sindiran

"Mulai deh. Aku hanya bercanda," sahut Brian.

"Sudah Aliyah kamu makanan. Nanti kalau di tempat private baru kita suap-suapan," ucap Brian.

"Iya Dokter," sahut Aliya.

"Gombal aja terus Brian," celetuk Rachel yang sedari tadi ampun melihat kelakuan Brian. Kalau Naomi hanya biasa saja. Karena memang seperti itulah pemandangannya setiap hari.

*********

Pesta pernikahan telah berakhir.

Pasangan pengantin baru Anju dan Danesh berada di dalam kamar pengantin yang seperti biasa pada umumnya dengan ala-ala kamar pengantin. Ranjang yang penuh dengan mawar dan ruangan kamar itu penuh bunga dan juga kamar yang terlihat tenang.

Namun pasangan pengantin baru itu tertidur dengan terpisah. Anju berada di atas tempat tidur dan Danesh yang berada di atas sofa berbaring lurus dengan tangannya di atas dahinya.

Keduanya tidak melakukan ritual malam pertama. Karena memang ada kesepakatan di pernikahan mereka yang mereka sepakati dan di setuju. Mereka melakukan pernikahan itu dengan alasan yang sama yaitu orang tua. Jadi Anju dan Danesh tidak akan seperti suami istri pada umumnya. Status mereka yang sudah menikah. Namun mereka ber-2 tetap menjadi orang asing.

********

Di kediaman Anju di rumah Athar dan Anna. Suami istri itu yang berada di atas ranjang dengan Anna yang berada di pelukan suaminya.

"Sayang apa ini keputusan yang bagus untuk pernikahan Anju dan Danesh?" tanya Anna.

"Ini jauh lebih baik dari pada kita membiarkan Putri kita untuk bersama pria yang membuatnya menunggu dan lama kelamaan Putri kita akan semakin terluka semakin dalam," jawab Athar.

"Semoga saja pilihan kita melakukan semua ini dapat memberikan kebahagiaan untuk Anju. Aku sangat berharap Anju dan Danesh bisa saling mencintai seperti kita," ucap Anna.

"Aku juga berharap seperti itu. Kita doakan saja yang terbaik di dalam rumah tangga mereka," ucap Athar.

"Iya sayang," sahut Anna.

"Ya sudah kita tidur!" ucap Athar mengeratkan pelukannya dan mencium kening Anna dengan lembut. Perlahan Anna memejamkan matanya.

Bersambung

...Brian Rajasa Altarik....

...Naomi Tiffani Sansekerta law...

...Anju Fariza Sanjaya Purnama ...

...Danesh Leon Darmawan...

...Rachel Amanda....

...Aliyah Ariyani...

1
Dyah Oktina
sad...end...😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Dyah Oktina
ish...
Dyah Oktina
masa ...anju d samakan sgn anjing sih thor...
Dyah Oktina
lah..kenapa bingung naomi.. kan maumu begitu dah ngak usah saling tahu & dekat.. lebih baik... brian juga dah ngak mau nganggap kamu sahabat...
Dyah Oktina
kok miranda masih d kantor polisi sih thor... bukannya kla dah putus pengadilan ... masuk nya ke lapas...penjara wanita dong..
Dyah Oktina
mau masak....buaya d apain ini danesh???🤭serem makannya juga...
Dyah Oktina
mana ada orang cemas & bahagia juga merasa gelisah..
Dyah Oktina
ya iya lah...udah.menyatu... mana tahan pisah kamar lagi... 🤭😁😁
Dyah Oktina
hah....suami????
Dyah Oktina
lah emang brian ngak ngaca.. naomi ngak mau krn kamu dah d gandeng sm alea
Dyah Oktina
emang makannya halu... masa cuma d pikirkan... 😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
?????????
Dyah Oktina
thhhhoooooor.... ceritanya banyak banget salah2 leetak nama..jd bingung baca... jd banyak d skip nih..
Dyah Oktina
jangan2 azka emang udah punya pendamping...ya kasihan rachel...sdh menutup/menjaga hati nya u azka...
Dyah Oktina
lagian keluarga aneh walau sdh deket banget tetep aja bukan muhrimnya..masa tidurnya d kmr brian kla naomi nginep... mana nempel2 mulu...saudara aja bisa saling jatuh cinta apa lagi hanya menggangap saudara..
Dyah Oktina
iya sudah ....tutup matamu anju... dari pd sakit hati terus lihat brian kasih perhatian kesana sini khususnya naomi walau brian hanya menganggap adik tp pasti ada rasa yg lain...
Ita Mei Lestari
ahhh,,, akhirnya
falea sezi
males baca novel. alea cwek munafik kek jalang aja gatelnya
novi a.r: bagus ko cerita nya d novel tsb alea menjadi wanita yg kuat
total 1 replies
falea sezi
banyak typo thor pdhl. cerita nya baguss q kasih satu vote thor
Khafiza Achmad
terimaaaa kasih othor ceritanya bagus 👍👍👍👍sesuai dengan judulnya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!